Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Jurnal Pensi terbit bulan Juni dan September. Jurnal Pensi dikonstruksi sebagai jurnal online (e-journal). Jurnal ini di-review menggunakan sistem blind review. Jurnal Pensi ditujukan sebagai media pengembangan keilmuan pendidikan seni untuk dapat dipublikasikan secara berkelanjutan. Publikasi ini nantinya agar dapat diakui oleh lembaga-lembaga akreditasi dan diakui secara luas. Topik yang diterima adalah: Kajian Pendidikan Seni Kajian Nilai Pendidikan Teknologi Pembelajaran Kurikulum Pendidikan Studi Kasus Pendidikan Pengembangan Media Pembelajaran Pengembangan Media Pembelajaran dalam Aplikasi Pengembangan Video Pembelajaran Evaluasi Pendidikan Seni Inovasi Pengembangan Instrumen Penilaian Pendidikan Seni
Articles
110 Documents
PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR KENDANG KRUMPUNGAN GAYA PELIATAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SANGGAR GAMELAN SULING GITA SEMARA
Purwanto, Made Windu Agung;
Mawan, I Gede;
Putra, I Wayan Diana
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 1 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - Juni 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i1.1716
Penelitian ini membahas Pembelajaran Teknik Dasar Kendang Krumpungan Gaya Peliatan Dengan Model Pembelajaran Kooperatif di Sanggar Gamelan Suling Gita Semara. Kendang krumpungan gaya Peliatan merupakan salah satu kesenian klasik yang memiliki ciri khas atau karakteristik. Rumusan masalah dalam penelitian mengenai karakteristik permainan kendang krumpungan gaya Peliatan, proses dan hasil pembelajaran teknik dasar kendang krumpungan gaya Peliatan serta faktor-faktor pendukung dan penghambat selama proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan karakteristik kendang krumpungan gaya Peliatan, untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran teknik dasar kendang krumpungan gaya Peliatan, serta untuk mengatahui dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran teknik dasar kendang krumpungan gaya Peliatan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw di Sanggar Gamelan Suling Gita Semara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan penelitian yang dilakukan yaitu menentukan rancangan penelitian, lokasi penelitian, instrumen penelitian, serta jenis dan sumber data. Selanjutnya pada teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu teknik observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data disajikan dengan teknik analisis data kualitatif dan hasil analisis data disajikan dalam bentuk naratif berupa skripsi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kendang krumpungan gaya Peliatan memiliki karakteristik yang dapat dikaji melalui bentuk permainan, cara kerja pola permainan, dan sifat permainannya. Proses pembelajaran pada teknik dasar kendang krumpungan gaya Peliatan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Adapun 4 tahapan pembelajarannya yaitu: tahap persiapan (preparation), tahap penyampaian (presentation), tahap latihan (practice), dan tahap penampilan hasil (performance). Faktor pendukung dan penghambat berasal dari dari faktor internal dan faktor eksternal peserta didik dan lingkungan.
PENGARUH PENGGUNAN VIDEO PEMBELAJARAN OTEK-OTEKAN GANGSA GONG KEBYAR TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MEMAINKAN ALAT MUSIK TRADISIONAL PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SELEMADEG BARAT
Indrawan, I Nyoman;
Widyarto, Rinto;
Yulianti, Ni Ketut Dewi
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 1 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - Juni 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i1.1717
Salah satu tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan potensi dan keterampilan peserta didik. Hal tersebut perlu mendapat perhatian yang lebih oleh setiap pendidik, agar selalu berusaha menciptakan suasana kelas yang kondusif, menarik dan tidak membosankan bagi peserta didik, sehingga peserta didik menjadi lebih antusias dan aktif dalam pembelajaran, salah satu caranya yaitu dengan menggunakan media video pembelajaran. Video pembelajaran otek-otekan Gangsa Gong Kebyar sangat tepat digunakan untuk menilai hasil belajar keterampilan pada mata pelajaran seni budaya materi ajar memainkan alat musik tradisional, karena Gong Kebyar merupakan alat musik tradisional, khususnya alat musik tradisional Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap hasil belajar keterampilan pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Selemadeg Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain tes praktek untuk mengetahui hasil belajar keterampilan peserta didik, observasi untuk mengamati proses aktivitas belajar memainkan alat musik tradisional dan teknik angket untuk mengetahui respon siswa terhadap faktor penghambat dan pendukung proses belajar dengan menggunakan video pembelajaran. Hasil penelitian sesuai dengan uji hipotesis yang dilakukan dalam mencari pengaruh penggunaan video pembelajaran otek-otekan Gangsa Gong Kebyar terhadap hasil belajar keterampilan memainkan alat musik tradisional pada peserta didik kelas VIII menunjukan bahwa hasil t-hitung lebih besar daripada t-tabel dengan perolehan nilai t-hitung = 19,76993 > t-tabel = 1,99897, maka kesimpulannya adalah Ha diterima yaitu adanya pengaruh video pembelajaran otek-otekan Gangsa Gong Kebyar terhadap hasil belajar keterampilan memainkan alat musik tradisional.
BENTUK PENYAJIAN TARI PIRING PADA SANGGAR PIKKO KOTA PALEMBANG
Sari, Novita;
Disurya, Ramanata;
Siswanto, Silo
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 1 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - Juni 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i1.1718
Pembahasan dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana bentuk penyajian tari piriang pada sanggar Pikko Kota Palembang, yang didalam penelitainnya terdapat tujuh komponen dalam penyajiannya yaitu gerak, penari, tata rias dan busana, pola lantai, property, musik iringan tari dan tempat pertunjukan. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengertahui dan menjelaskan bagaimana bentuk penyajian tari piring pada sanggar Pikko kota Palembang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi yang dilakukan di sanggar Pikko kota Palembang, teknik wawancara yang didapat data dari narasumber yaitu ibu Hj. Purwati dan bapak Alfiandika, dan teknik dokumentasi yang didapat dari fhoto-fhoto dan rekaman video. Hasil yang didapat dari penelitian adalah Tari Piring yang semulanya tarian tradisi dari daerah Minangkabau menjadi tarian kreasi yang sudah dikembangkan oleh sanggar Pikko kota Palembang.
PEMAHAMAN PERILAKU BULLYING MELALUI PERTUNJUKAN SENI DRAMA RANTAI BULLY DI SANGGAR SENI NRITHYA GRAHA SIWANATARAJA
Dewi, Ni Kadek Putri Krisna;
Haryati, Ni Made
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 2 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - September 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i2.1812
Bullying adalah suatu keinginan yang dimiliki oleh seseorang untuk menyakiti, biasanya terjadi berulang-ulang dan dapat menimbulkan perasaan menderita pada seseorang. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya pem-bully-an pada anak-anak sekolah di Sanggar Seni Nrithya Graha Siwanataraja adalah dengan cara memberikan pemaham terkait perilaku bullying melalui pertunjukan seni drama, yaitu salah satu drama yang berjudul “Rantai Bully”. Drama ini mengisahkan tentang bullying yang terjadi pada anak-anak di sekolah. Demonstrasi adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini dan juga kuesioner sebagai instrument dalam pengumpulan data. Didapatkan total skor pemahaman bullying berdasarkan variabel sesudah pendemonstrasian pertunjukan seni drama “Rantai Bully”, yaitu: 1) total skor pemahaman pengertian bullying adalah 48; 2) total skor pemahaman perilaku bullying adalah 130; 3) total skor pemahaman dampak bullying adalah 91; dan 4) total skor pemahaman upaya mencegah terjadi bullying adalah 45. Pemahaman tentang bullying sangat penting dimiliki oleh setiap anak. Karena dengan pemahaman yang dimiliki, dapat membantu anak agar tidak terjerumus ke dalam perilaku bullying. Berdasarkan total skor pervariabel dapat disimpulkan, bahwa pemahaman responden mengenai bullying mengalami peningkatan setelah pendemonstrasian seni drama “Rantai Bully”. Drama dapat dijadikan pembelajaran dalam memberikan pemahaman terkait bullying. Karena melalui drama, kisah hidup maupun masalah sosial yang ada di masyarakat dapat dengan mudah dipahami melalui pesan amat yang disampaikan dalam pertunjukkannya.
PEMBELAJARAN GAMELAN SELONDING STYLE BEBANDEM DI SANGGAR SARATI SVARA BANJAR PANDE TUNGGAK DESA BEBANDEM
Surananggana, Agus;
Mawan, I Gede;
Putra, I Wayan Diana
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 2 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - September 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i2.1813
Sanggar Sarati Svara merupakan salah satu sanggar seni yang aktif di bidang seni Karawitan Bali khususnya pada gamelan golongan tua seperti gamelan Selonding yang ada di desa Bebandem. Gamelan Selonding merupakan seni musik tradisional yang diperkirakan hidup sejak zaman Bali kuno dan merupakan peninggalan dari kegiatan berkesenian nenek moyang di masa silam dan merupakan salah satu contoh peninggalan dari leluhur. Sanggar Sarati Svara berupaya melestarikan seni budaya Bali dan memperkenalkan kesenian tersebut melalui pembelajaran praktek Gamelan Selonding kepada peserta didik yang dalam hal ini ditunjukkan kepada generasi muda yang masih awam dengan kesenian yang ada di Bali serta menjadikan cambuk semangat dalam mengembangkan potensi intelegensi peserta didik terhadap seni budaya Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga aspek, yaitu proses pembelajaran, metode pembelajaran dan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran. Pada pengumpulan data mengunakan metode atau teknik penelitian yang meliputi observasi, wawancara, dekumentasi dan studi kepustakaan. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan demikian hasil analisis data akan disajikan dengan cara naratif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa proses pembelajaran Gamelan Selonding syle Bebandem di Sanggar Sarati Svara menggunakan empat tahapan meliputi tahap persiapan (preparatio), tahap penyampaian (presentation), tahap latihan (practice) dan tahap penampilan (performance). Dalam pendukung dan penghambat dalam pembelajaran Gamelan Selonding syle Bebandem dipengaruhi oleh dua faktor meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal: tingkat intelegensi peserta didik, emosi, bakat, motivasi. Faktor eksternal: pendidik, lingkungan.
VIRTUAL DALAM KEGIATAN BERKESENIAN
Dewi, A.A Sagung Istri Alita;
Kandiraras, Tudhy Putri Apyutea
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 2 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - September 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i2.1815
Teknologi digital merupakan suatu alat yang tidak menggunakan tenaga manusia secara manual dalam pengelolaannya, tetapi lebih pada sistem pengoperasian otomatis . Sistem pengoperasian yang dilakukan komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem penghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numerik (kode digital). Melalui artikel yang berjudul “ Virtual Dalam Kegiatan Berkesenian ” mengenai virtual itu sendiri yang dalam hal ini virtual atau teknologi digital ini menjadi trending dalam masa pandemi covid-19 ini, dikarenakan pada masa pandemi ini segala kegiatanpun dibatasi mulai dari pembelajaran, lomba, dan semua jenis kegiatan yang dilaksanakan diluar rumah. Pertunjukan didunia seni sekarang ini telah dihadapkan dengan sebuah tantangan yang sangat sulit bagi para seniman khususnya seniman tari. Tidak banyak orang memiliki kemampuan secara modern untuk mengolah sebuah pertunjukan ke dalam media lain. Dalam masa pandemi sekarang ini jalan keluar terbaik untuk tetap berlangsungnya sebuah pertujukan adalah dengan menampilkan pertunjukan berbasis virtual. Pertunjukan yang awalnya dikonsep untuk ditampilkan dipanggung kemudian dipindahkan kemedia rekam berupa pertunjukan virtual. Dengan begitu kegiatan kesenian yang telah dibatasi tetapi tidak menurunkan minat dalam bidang kesenian, seperti banyaknya kegiatan lomba kesenian yang dirancang secara virtual.
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN DARING MASA COVID-19 PADA GURU SENI BUDAYA DI SMP 8 DENPASAR
Yunita, Ni Ketut Vira;
Dewi, Ni Made Liza Anggara
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 2 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - September 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i2.1816
Corona Virus Disease (Covid-19) merupakan virus yang sedang menyerang dunia dan dan juga Indonesia sehingga membawa dampak bagi semua kehidupan manusia. Bidang Pendidikan merupakan bagian dari kehidupan manusia yang juga terkena dampak dari serangan virus ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 dan juga factor pendukung serta penghambat pendidik dalam melaksanakan pembelajaran daring. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 8 Denpasar, dimana penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah tenaga pendidik SMP Negeri 8 Denpasar. Teknik pengumpulan data yakni berupa angket terbuka, wawancara, pengamatan dan penelusuran pustaka daring dengan analisis data kualitatif deskriptif.
NILAI PENDIDIKAN PADA TARI “BARIS JANGKANG” DESA PELILIT, KEC. NUSA PENIDA, KAB. KLUNGKUNG
Surya, Ni Komang Okta Adi;
Putra, I Gede Gunadi
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 2 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - September 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i2.1817
Penelitian ini menunjukkan bahwa Baris Jangkang terlahir dari kemenangan yang diperoleh oleh Desa Pelilit melawan Desa Watas dan Desa Tanglad dalam sebuah perang perebutan wilayah kekuasaan yang terjadi di Desa Pelilit. Nama Baris Jangkang sendiri berasal dari kalahnya musuh melawan Desa Pelilit dengan berlari terjengkang- jengkang, sehingga oleh I Jero Kulit diciptakanlah sebuah tarian yang disebut dengan Baris Jangkang karena melibatkan barisan pasukan. Prosesi pementasan Baris Jangkang diawali dengan tabuh oleh sekaa gong. Jro mangku nyakap banten, sedangkan penari merias diri. Sebelum pementasan dimulai, semua penari, penabuh, dan alat musik diberikan tirtha penglukatan untuk menyucikan agar tidak terjadi hal yang tidak diharapkan dilanjutkan dengan melakukan persembahyangan untuk memohon agar Ida Sang Hyang Widhi Wasa merestui dan menghidupkan tarian sehingga memiliki taksu. Pementasan Baris Jangkang berlangsung sekitar 15 menit diiringi dengan pesantian sebagai penetralisir kekuatan jahat yang mengganggu para penari
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BERMAIN REYONG GONG KEBYAR DI SMP NEGERI 5 MENGWI, KABUPATEN BADUNG
Dadri, Made Asta Sidhi;
Budiarsa, I Wayan;
Putra, I Wayan Diana
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 2 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - September 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i2.1818
Penelitian ini membahas topik tentang video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar. Materi teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar dikemas dalam bentuk DVD yang terdiri dari (1) sejarah Gamelan Gong Kebyar; deskripsi reyong Gong Kebyar; (3) bentuk fisik reyong Gong Kebyar; (4) fungsi reyong Gong Kebyar; (5) teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar yang mencakup sikap duduk, cara memegang panggul, teknik nekep, serta teknik dasar pukulan kabelet dan norot. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan proses pembuatan video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar; (2) mendeskripsikan hasil validasi ahli materi (seni karawitan), ahli media, dan guru seni karawitan terhadap video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar; (3) mendeskripsikan hasil uji coba perorangan terhadap video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar; (4) mendeskripsikan hasil uji coba kelompok kecil terhadap video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar. Penelitian ini berpendekatan penelitian pengembangan (research and development). Metode pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan wawancara. Data kuantitatif dianalisis dengan penskoran, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan komentar dan saran. Penelitian ini menghasilkan (1) video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar; (2) hasil validasi dari uji ahli terhadap video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar masuk dalam kategori sangat layak; (3) hasil tanggapan peserta didik melalui uji coba perorangan terhadap video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar masuk kategori sangat layak; (4) hasil uji coba kelompok kecil terhadap video pembelajaran teknik dasar bermain reyong Gong Kebyar masuk dalam kategori sangat layak.
PEMBELAJARAN DRAMA MONOLOG CERITA SANO NGGOANG DENGAN METODE SOSIO DRAMA DI SMP ARNOLDUS LABUAN BAJO KABUPATEN MANGGARAI BARAT FLORES NTT
Ola, Stefania Lidia;
Suratni, Ni Wayan;
Haryati, Ni Made
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 2 No 2 (2022): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - September 2022
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/pensi.v2i2.1819
Peneliti melakukan sebuah penelitian mengenai proses pembelajaran drama monolog dengan menggunakan cerita Sano Nggoang di SMP Arnoldus Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Flores NTT, hal ini karena peneliti melihat proses pembelajaran seni budaya yang dilaksanakan di sekolah tersebut tidak menerapkan proses pembelajaran drama monolog terlebih lagi peneliti menggunakan cerita Sano Nggoang karena cerita ini mengandung makna sosial yang dapat membantu proses perkembangan peserta didik. Penelitian ini membahas tiga aspek bahasan pokok yaitu bentuk cerita dari Sano Nggoang, proses pembelajaran drama monolog, dan hasil proses pembelajaran drama monolog. Penelitian ini juga dilaksanakan di SMP Arnoldus Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Flores NTT dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan selama proses pembelajaran yang dilakukan peneliti menerapkan sebuah metode pembelajaran yaitu metode Sosio Drama. Penggunaan metode Sosio Drama ini bertujuan agar para peserta didik lebih mudah memahami setiap karakter dari tokoh yang akan dimainkan atau diperankan dalam cerita Sano Nggoang. Peneliti melaksanakan proses penelitian dengan melalui tiga tahap yaitu 1) peneliti melakukan observasi lapangan untuk mendapatkan data mengenai proses pembelajaran di SMP Arnoldus Labuan Bajo, 2) peneliti memulai melaksanakan proses pembelajaran dengan mulai memberikan materi mengenai pengertian drama, tujuan mempelajari drama, memberikan materi mengenai unsur-unsur drama, dan memberikan praktek langsung teknik bermain drama dengan cara melatih pernapasan, olah vokal, senam wajah, dan latihan ekspresi, 3) peneliti memilih salah satu siswa dengan melihat hasil proses pembelajaran yang peneliti amati secara langsung untuk memberikan kesempatan mementaskan sebuah drama monolog dengan cerita Sano Nggoang.