cover
Contact Name
Sulton Nawawi
Contact Email
sulton.bio@gmail.com
Phone
+6285789933439
Journal Mail Official
danadyaksahistorica@gmail.com
Editorial Address
Ruang Jurnal FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang Jl. Jenderal Ahmad Yani 13 Ulu, Seberang Ulu II, Kota Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Danadyaksa Historica
ISSN : 27980324     EISSN : 2807565X     DOI : https://doi.org/10.32502/jdh.v1i1
Core Subject : Education, Social,
Danadyaksa historica merupakan jurnal pendidikan sejarah dan ilmu sejarah yang memiliki arti penjaga kejayaan sejarah. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menampung berbagai artikel yang berkaitan dengan pendidikan sejarah dan ilmu sejarah. Sehingga jurnal ini dapat menambah wawasan dan khazanah ilmu pengetahuan khususnya di bidang sejarah.
Articles 79 Documents
SEJARAH KETOKOHAN RATU KALINYAMAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BERBASIS SEJARAH LOKAL DALAM UPAYA MENUMBUHKAN KESADARAN SEJARAH SISWA SMA DI JEPARA Dwi Wijaya, Muhammad Rafi
Danadyaksa Historica Vol 5, No 1 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i1.9927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) sejarah ketokohan Ratu Kalinyamat, 2) nilai-nilai yang terdapat pada sejarah ketokohan Ratu Kalinyamat, dan 3) pemanfaatan nilai-nilai pada sejarah ketokohan Ratu Kalinyamat sebagai sumber belajar berbasis lokal dalam upaya menumbuhakn kesadaran sejarah siswa SMA di Jepara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualititaf, sehingga hasil penelitian ini akan dipaparkan secara deskriptif menggunakan kata-kata. Tujuan pemilihan metode penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai sejarah ketokohan Ratu Kalinyamat sebagai sumber belajar berbasis sejarah lokal dalam upaya menumbuhkan kesadaran sejarah siswa SMA di Jepara. Hasil dari penelitian ini merupakan pengetahuan mengenai sejarah ketokohan Ratu Kalinyamat yang ternyata berkaitan erat dengan kepemimpinannya di Jepara yang ternyata membawa pengaruh dalam kancah nasional hingga internasional. Melalui sejarah kepemimpinannya ini ternyata juga memberikan nilai-nilai penting yang dapat digunakan sebagai pembelajaran, seperti, nilai semangat kerja keras, nilai cinta tanah air dan pantang menyerah, nilai gotong royong dan semangat kerja sama, serta nilai peduli sosial dan kebudayaan. Sehingga, sejarah ketokohan Ratu Kalinyamat ini dapat digunakan sebagai sumber belajar berbasis sejarah lokal untuk menumbuhkan kesadaran sejarah siswa SMA di Jepara.
PENEMUAN SRIWIJAYA LAINNYA DI SEPANJANG SUNGAI MUSI Pratama, Angga; Solekah, Patnurroh
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10499

Abstract

Kedatuan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13 Masehi. Sungai Musi menjadi jalur vital dalam menopang kejayaannya, baik sebagai sarana transportasi maupun pusat perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis peninggalan arkeologis di Sungai Musi, menjelaskan makna historisnya, serta menelaah nilai pentingnya bagi generasi modern. Hasil kajian menunjukkan ditemukannya artefak berupa keramik, manik-manik, koin, hingga cermin perunggu yang menegaskan peran Sriwijaya sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, agama Buddha, dan diplomasi internasional. Temuan tersebut memperlihatkan pentingnya pelestarian warisan budaya demi memperkuat identitas kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran sejarah di era modern.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI A MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI SMK HIDAYATUL MUBTADIIN TEMPUREJO JEMBER TAHUN AJARAN 2023- 2024 Arifin, Ilfiana Firzaq; Satriya, Robby Nur
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10582

Abstract

Model pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang sangat penting untuk diterapkan dalam pembelajaran. Di SMK Hidayatul Mubtadiin, penggunaan model pembelajaran masih belum maksimal diterapkan. Guru masih menggunakan model pembelajaran yang konvensional untuk pembelajarannya. Berdasarkan hasil observasi, nilai yang diperoleh siswa kelas XI A SMK Hidayatul Mubtadiin Tempurejo Kabupaten Jember masih belum mencapai target KKM yang ditentukan pada mata pelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan dalam srtikel ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terbagi dalam 2 siklus yaitu Siklus I dan Siklus II dari penelitian tindakan kelas termasuk tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini fokus pada semester II kelas XI tahun pelajaran 2023/2024 yang diikuti oleh 34 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif Jigsaw pada siklus I tidak menunjukkan bahwa model pembelajaran digunakan secara optimal, karena pendistribusian kelompok pada saat pembelajaran belum optimal. Sebaliknya pada saat penerapan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada siklus II, guru sudah sesuai dengan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dalam menerapkan model pembelajaran, karena untuk setiap kelompok yang dibentuk, guru memberikan pendampingan intensif kepada siswa dari kelompok asal dan kelompok ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode pertama siswa tidak mencapai tujuan KKM, sedangkan pada periode kedua siswa kelas mencapainya.
MEMBACA MASA LALU, MENULIS MASA DEPAN: PENDIDIKAN SEJARAH SEBAGAI AKSI KRITIS Abidin, Rahman; Agustina, Ema
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10393

Abstract

Pendidikan sejarah tidak semata-mata bertujuan menanamkan hafalan peristiwa masa lalu, tetapi membuka ruang reflektif bagi peserta didik untuk memahami dinamika sosial, politik, dan budaya yang membentuk identitas kolektif. Artikel ini menyoroti urgensi pendekatan pendidikan sejarah sebagai aksi kritis yang mampu membekali siswa dengan kemampuan berpikir historis, kesadaran etis, dan keberanian untuk mempertanyakan narasi dominan. Melalui pembelajaran sejarah yang dialogis dan kontekstual, peserta didik diajak untuk tidak hanya membaca masa lalu sebagai fakta beku, tetapi menulis masa depan dengan sikap kritis, empatik, dan visioner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan studi pustaka dan analisis kurikulum sebagai metode utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi pedagogi kritis dalam pendidikan sejarah mampu menciptakan ruang belajar yang demokratis dan transformatif. Sejarah diposisikan bukan sebagai instrumen legitimasi kekuasaan, melainkan sebagai medan dialektika dan pembebasan. Oleh karena itu, guru sejarah memegang peran strategis sebagai fasilitator kesadaran, bukan sekadar penyampai materi. Pendidikan sejarah yang demikian akan memungkinkan lahirnya generasi yang tidak hanya tahu tentang masa lalu, tetapi mampu mengartikulasikan masa depan secara lebih adil dan inklusif.
INTEGRASI MULTIKULTURALISME DAN PENDIDIKAN GLOBAL DALA M PEMBELAJARAN IPS Ramadhani, Fitriah; Putri, Marzhela M; Suniyah, Siti Arah; Bahri, Bahri
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10616

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya integrasi multikulturalisme dan pendidikan global dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dalam konteks globalisasi yang semakin meningkat, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai alat untuk membangun kesadaran multikultural dan pemahaman antarbudaya. Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kritis dan empati terhadap berbagai budaya, yang sangat diperlukan dalam masyarakat yang semakin beragam. Penelitian ini menggunakan data dan statistik terkini untuk menggambarkan dampak positif dari integrasi ini dalam pembelajaran IPS, serta memberikan contoh kasus yang relevan sebagai ilustrasi.
HUBUNGAN DIPLOMATIK SRIWIJAYA DENGAN KERAJAAN NUSANTARA Manurung, Juliyanti Kristina; Khotimah, Desta Nur; Sasmitapura, Dewi Candrawulan Assyifa'; Hudaidah, Hudaidah
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10553

Abstract

Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara yang memiliki peran penting dalam membangun jaringan perdagangan dan hubungan diplomatik di wilayah Nusantara pada abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bentuk, karakter, dan dampak hubungan diplomatik Sriwijaya dengan kerajaan-kerajaan lain di kepulauan Indonesia, seperti Melayu, Tarumanegara, Kalingga, Kutai, dan Medang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis sumber primer dan sekunder, termasuk prasasti, catatan perjalanan asing, dan penelitian historis modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sriwijaya menjalin hubungan diplomatik melalui strategi politik, perdagangan, keagamaan, dan pendidikan. Diplomasi tersebut berdampak pada terbentuknya jaringan ekonomi maritim yang kuat, penyebaran agama Buddha, serta lahirnya integrasi budaya di kawasan Nusantara. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa hubungan diplomatik Sriwijaya menjadi fondasi awal bagi terbentuknya identitas geopolitik dan budaya maritim Indonesia.
PERANAN YOSAPHAT SUDARSO DALAM UPAYA MEMPERSATUKAN IRIAN BARAT DENGAN NKRI PADA 1950-1963 SUATU SUMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA MASA KEMERDEKAAN Dina, Nurhayati; Ramadhan, Nur; Kigi, Susanti Alviani
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10588

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk mengetahui Peranan Yosaphat Sudarso Dalam Upaya Mempersatukan Irian Barat Dengan NKRI Pada 1950-1963 Suatu Sumbangan Media Pembelajaran Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan. Pembahasan ini adalah untuk mengetahui : (1) Latar Belakang Yosaphat Sudarso dalam upaya Mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963 (2) peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963, (3) dampak peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963, (4) sumbangan media pembelajaran Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan. Metode: historis. Jenis Penelitian: kajian pustaka. Penulis menggunakan Pendekatan geografi, sosiologi, politik dan militer. Penulis juga menggunakan Teknik Pengumpulan Data: studi kepustakaan dan dokumentasi. Teknik Analis Data: kritik sumber (verifikasi), interpretasi dan historiografi, Kesimpulan (1). Latar Belakang Yosaphat Sudarso dalam Upaya Mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963 Yosaphat Sudarso ingin mempersatukan Irian Barat dengan NKRI karena Yosaphat Sudarso sebagai seorang anggota militer yang setia kepada bangsa dan negara, Yosaphat Sudarso merasa bahwa Irian Barat adalah bagian integral dari NKRI yang harus dipertahankan. Pada saat Indonesia baru merdeka, Belanda masih menguasai Irian Barat (Papua), meskipun Indonesia telah memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. (2) Peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI Pada 1950-1963, yakni dimulai ketika Yosaphat Soedarso, menumpas pemberontakan Andi Azis di Makassar, menjadi komandan korvet Banteng menumpas gerakan rakyat Maluku Selatan, menempuh pendidikan di negeri Belanda, diangkatnya Yos sebagai Deputy I KSAL, pucaknya ketika Yos ikut terlibat dalam pembebasan Irian Barat dari kekuasaan Belanda, dibentuklah Komando Mandala yang bersifat gabungan dari unsur Angkatan Darat, laut dan udara dalam operasi pertempuran laut Aru. (3) dampak dari peranan Yosaphat Sudarso dapat mendorong opini publik nasional dan internasional dan juga membantu memperkuat tekanan terhadap Belanda. Kematian sang perwira dianggap sebagai simbol pengorbanan demi persatuan bangsa, turut memperkuat diplomasi Indonesia menuju kesepakatan New York atau perjanjian New York yang ditandatangani pada bulan Agustus 1962, dan pada tahun 1963 kembalinya Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi. (4) bentuk sumbangan dari materi peranan Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI pada 1950-1963 dalam pembelajaran sejarah yakni sumbangan media pembelajaran berupa poster berbingkai yang ditunjuk untuk mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan. Poster tersebut berisikan tentang Latar Belakang Yosaphat Sudarso dalam upaya mempersatukan Irian Barat dengan NKRI, biografi Yosaphat Sudarso, Peranan Yospahat Sudarso dan dampak peranan Yosaphat Sudarso.
UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DALAM PENERAPAN MEDIA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Setyawati, Dewi; Yuliarni, Yuliarni; Heryati, Heryati
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pendekatan dan penerapan media teknologi pembelajaran dalam peningkatan mutu pendidikan peningkatan di sekolah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan dalam segala kehidupan manusia, terutama di bidang pendidikan. Hal ini membuka pandangan yang lebih luas dan memberikan  peluang yang lebih besar bagi masyarakat pendidikan untuk memanfaatkan  berbagai produk  teknologi dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (Library Reseach). Penelitian ini ditujukan untuk mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan material yang terdapat di ruangan perpustakaan. Adanya perkembangan teknologi informasi dalam pendidikan mendorong pemerintah untuk lebih meningkatkan profesionalisme guru agar dapat mengajar dengan baik serta memotivasi siswa untuk lebih mengenal teknologi agar dapat meningkatkan hasil belajar.   
REPRESENTASI NILAI SABILULUNGAN DALAM TRADISI MERLAWU (KAJIAN SEJARAH SOSIAL BUDAY GALUH – KERTABUMI) Munsyid, Marnastiar; Rahmawati, Santy; Sintia, Riska
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10584

Abstract

Tradisi Merlawu di Desa Kertabumi, Kabupaten Ciamis, merupakan salah satu bentuk pelestarian warisan budaya Galuh yang masih bertahan hingga kini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pelaksanaan tradisi Merlawu dalam masyarakat kontemporer serta menggali nilai Sabilulungan sebagai representasi sosial budaya Galuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi, melalui analisis data dari berbagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Merlawu memiliki tahapan prosesi seperti tawasul, mushafahah, ziarah leluhur, nyiraman pusaka, balakecrakan, hingga beber sajarah. Nilai Sabilulungan tercermin dalam partisipasi kolektif warga, semangat kebersamaan, dan gotong royong yang memperkuat solidaritas sosial. Dalam konteks modern, Merlawu tetap relevan melalui inovasi digital dan pelibatan generasi muda, sehingga berfungsi sebagai penguat identitas budaya dan modal sosial masyarakat Galuh.