cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 791 Documents
Negotiating Social Class Through Language Style In Charles Dickens' Great Expectations: A Sociolinguistic Analysis Kamaluddin, Mohamad Ihsan; Deni Suswanto; Erlan Aditya Ardiansyah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2z5ewj50

Abstract

Language plays a vital role in reflecting and shaping social class within society. This study explores how social class is represented through language in three literary works—Charles Dickens' Great Expectations, Charles Dickens' Oliver Twist, and George Bernard Shaw's Pygmalion—using Pierre Bourdieu's ideas of linguistic capital, symbolic power, and social distinction. The research aims to understand how language acts as a social resource involved in constructing, negotiating, and maintaining social hierarchies in these texts. Using a descriptive qualitative method, data were gathered through purposive sampling and detailed reading, yielding 24 quotations for analysis. These were interpreted within Bourdieu's sociological framework and examined through qualitative content analysis. Results show that linguistic capital is depicted through characters' efforts to adopt socially valued language for upward mobility; symbolic power appears in the authority of individuals and institutions to legitimize certain linguistic forms; and social distinction is prominent as language helps enforce class boundaries and social differences. Overall, the study concludes that language is more than a communication tool—it is a mechanism that influences how social class is negotiated, sustained, and reproduced. These insights highlight Bourdieu's theory as a useful lens for understanding the link between language and social inequality in literary works.
Pengembangan Booklet Keanekaragaman Lumut Kerak(Lichenes) di Kawasan Tahura Nuraksa sebagai Media Edukasi Maulana, Arkan; Muhlis; Raksun, Ahmad; Handayani, Baiq Sri
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/7m3xyb91

Abstract

Lumut kerak (Lichenes) organisme simbiotik antara jamur dan alga atau sianobakteri dengan hubungan mutualisme yang kompleks yang berfungsi sebagai bioindikator kualitas lingkungan. Namun, informasi mengenai Lichenes masih terbatas dan cenderung sulit dipahami oleh masyarakat, sehingga diperlukan media edukasi yang efektif dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan booklet keanekaragaman lumut kerak di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa sebagai media edukasi berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan masyarakat sebanyak 10 orang di sekitar kawasan penelitian serta validasi produk oleh ahli materi dan ahli media menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 20 spesies Lichenes yang tergolong dalam 13 famili dengan dominasi tipe talus crustose. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') sebesar 2,768 menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang. Hasil penelitian ini kemudian dikembangkan menjadi booklet yang memuat informasi mengenai deskripsi umum Lichenes, keanekaragaman spesies yang ditemukan, peran ekologis, serta hasil penelitian yang disajikan secara sistematis dan dilengkapi ilustrasi pendukung. Selain itu, booklet dirancang dengan memperhatikan aspek keterbacaan, tampilan visual, dan penyajian materi agar sesuai dengan karakteristik pengguna. Hasil validasi menunjukkan bahwa booklet memperoleh nilai rata-rata 94,53% dengan kategori sangat valid. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan booklet berbasis hasil penelitian lapangan mampu mengintegrasikan informasi ilmiah menjadi media edukatif yang komunikatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Namun, penelitian ini dibatasi pada tahap pengembangan (development) sehingga belum mencakup tahap implementasi dan evaluasi penggunaan booklet di lapangan. Dengan demikian, booklet yang dikembangkan dinyatakan memenuhi kriteria kelayakan untuk dimanfaatkan sebagai media edukasi dan pembelajaran lingkungan berbasis potensi lokal di kawasan Tahura Nuraksa.
Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction Berbantuan Video Animasi Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VII A Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 1 Mataram Amrulloh, Muh Khozin Arif; Basariah; Sartika, Lianda Dewi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/schxmy62

Abstract

Rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi salah satu kendala utama dalam mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas VII A SMPN 1 Mataram, ditemukan bahwa sebagian besar siswa kurang aktif, kurang perhatian, dan cenderung merasa bosan selama proses pembelajaran berlangsung. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode ceramah yang monoton dan kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran guna meningkatkan keterlibatan dan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Direct Instruction berbantuan video animasi di kelas VII A SMPN 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah tercapainya minimal 80% siswa atau sekurang-kurangnya 34 dari 42 siswa berada pada kategori minat belajar tinggi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa secara bertahap, dari 69% pada siklus I pertemuan 1, meningkat menjadi 76% pada siklus I pertemuan 2, kemudian mencapai 86% pada siklus II pertemuan 1, dan tetap berada pada kategori tinggi dengan persentase 83% pada siklus II pertemuan 2. Dengan demikian, penerapan model Direct Instruction berbantuan video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi, khususnya dalam menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik guna meningkatkan partisipasi serta hasil belajar siswa.
Pengaruh  Model Pembelajaran  Project Based Learning (PJBL) Terhadap Hasil Belajar  Pada Materi Bioteknologi Kultur Jaringan Jamur Tiram kelas VIII di SMP Islam Miftahul Hasan Ilyas, Moh; Maharani, Lila; Danuji, Sarwo
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dftgph47

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan kompetensi tersebut adalah Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi Kultur Jaringan Jamur Tiram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain pretest-posttest non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 34 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 17 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,18, sedangkan kelas kontrol sebesar 65,88. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan t hitung = 4,85 dan df = 32, yang mengindikasikan bahwa model Project Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Penerapan PjBL memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui kegiatan proyek dan praktikum sehingga mampu meningkatkan pemahaman konsep bioteknologi secara lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan sekolah dalam mengadopsi model PjBL sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif pada materi bioteknologi yang memerlukan keterpaduan antara teori dan praktik, serta dapat menjadi acuan untuk pengembangan pembelajaran sains berbasis proyek di tingkat SMP.
Pengaruh Interaksi Sosial Pegawai Terhadap Efektivitas Kinerja Administrasi Kepegawaian di BKPSDM Kabupaten Pesisir Selatan Putri, Hartika Nur Natasha; Syamsir
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wajdkh84

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya efektivitas kinerja administrasi kepegawaian di BKPSDM Kabupaten Pesisir Selatan, tercermin dari kesenjangan capaian kuantitatif dengan kualitas pelayanan substantif dan lemahnya koordinasi antarbidang. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh interaksi sosial pegawai terhadap efektivitas kinerja administrasi kepegawaian. Penelitian berlangsung 4 bulan dengan pendekatan kuantitatif asosiatif dan sampel jenuh 41 pegawai. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert (12 item variabel X dan 12 item Y) yang valid (r hitung 0,591-0,762 > r tabel 0,361) dan reliabel (Cronbach's Alpha 0,941 > 0,70). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan uji prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan interaksi sosial pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja administrasi kepegawaian (t hitung 13,705 > t tabel; Sig. 0,000 < 0,05). Koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,824 menunjukkan kontribusi interaksi sosial 82,4%, sedangkan 17,6% dipengaruhi faktor lain. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa faktor sosial dan hubungan interpersonal dalam organisasi publik berperan dominan meningkatkan efektivitas kinerja administrasi serta memperkaya kajian penerapan teori interaksi sosial dalam birokrasi pemerintahan daerah. Kesimpulannya, semakin baik interaksi sosial (komunikasi, kerja sama, hubungan atasan-bawahan, dukungan sosial) maka semakin tinggi efektivitas kinerja administrasi kepegawaian. Implikasi praktisnya, BKPSDM perlu memperkuat ruang dialog dan budaya kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas pelayanan.
Pengaruh Etika Profesi dan Disisplin Akademik Terhadap Kesiapan kerja Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Anah, Nofia Isti; Murtadlo, Muhamad Nukha
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/whkbbn25

Abstract

Kesiapan kerja mahasiswa menjadi isu strategis bagi pendidikan tinggi karena dunia kerja semakin menuntut lulusan yang tidak hanya menguasai kompetensi akademik, tetapi juga memiliki etika, disiplin, adaptabilitas, komunikasi, dan tanggung jawab profesional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi etika profesi dan disiplin akademik terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto melalui survei terhadap 200 mahasiswa semester 4 dan semester 6 yang dipilih berdasarkan kriteria keterlibatan akademik dan kesediaan menjadi responden. Instrumen berupa kuesioner tertutup skala Likert lima poin yang mengukur etika profesi, disiplin akademik, dan kesiapan kerja. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika profesi menjadi prediktor positif dan signifikan kesiapan kerja mahasiswa (B = 0,511; t = 7,551; p < 0,001), sedangkan disiplin akademik juga menjadi prediktor positif dan signifikan (B = 0,472; t = 6,657; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel berkontribusi signifikan terhadap kesiapan kerja (F = 470,490; p < 0,001) dengan nilai R² sebesar 0,827. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran perlu dibangun melalui integrasi karakter profesional, budaya disiplin akademik, dan penguatan kompetensi kerja. Hasil penelitian perlu ditafsirkan secara hati-hati karena data bersumber dari persepsi mahasiswa melalui self-report. Student work readiness is a strategic issue in higher education because the labor market increasingly requires graduates who possess not only academic competence but also ethics, discipline, adaptability, communication skills, and professional responsibility. This study aims to analyze the contribution of professional ethics and academic discipline to the work readiness of students in the Office Administration Education Study Program at Universitas Negeri Semarang. A quantitative approach with an ex post facto design was employed through a survey of 200 fourth- and sixth-semester students selected based on academic relevance and willingness to participate. The instrument was a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale to measure professional ethics, academic discipline, and work readiness. Data were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics version 27. The results indicate that professional ethics is a positive and significant predictor of student work readiness (B = 0.511; t = 7.551; p < 0.001), while academic discipline is also a positive and significant predictor (B = 0.472; t = 6.657; p < 0.001). Simultaneously, both variables significantly contribute to work readiness (F = 470.490; p < 0.001), with an R² value of 0.827. These findings suggest that work readiness among office administration education students should be strengthened through the integration of professional character, academic discipline culture, and work-related competencies. The findings should be interpreted cautiously because the data were obtained from student self-report perceptions.
Rancang Bangun Dan Evaluasi Awal Aplikasi Early Warning Serangan Pada Web Server Berbasis Dual-Intrusion Detection System Putra, Rizky Andika; Hadi, Ahmaddul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/38d3wq50

Abstract

Peningkatan insiden kebocoran data pribadi menuntut mekanisme keamanan web server yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu memberikan peringatan dini sebelum serangan berkembang menjadi insiden yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi awal aplikasi Early Warning System berbasis dual-Intrusion Detection System yang mengintegrasikan Suricata dan Snort dengan Log Analyzer berbasis Python, notifikasi Telegram, basis data MySQL, dan dashboard Flask. Pendekatan penelitian menggunakan Design Science Research melalui tahapan identifikasi masalah, perumusan tujuan solusi, desain dan pengembangan artefak, demonstrasi, evaluasi, serta komunikasi hasil. Evaluasi dilakukan pada lingkungan virtual terkontrol menggunakan simulasi SQL Injection, Brute Force, dan Port Scanning terhadap web server uji yang memuat data pribadi sintetis. Hasil awal pada 180 paket/skenario serangan simulatif menunjukkan bahwa sistem terintegrasi mampu menghasilkan Detection Rate 100%, False Positive Rate 0%, dan rata-rata Time-to-Detect 2 detik. Namun, hasil tersebut ditafsirkan secara terbatas karena belum merepresentasikan trafik produksi kompleks, serangan evasive, maupun uji beban skala besar. Kontribusi utama penelitian ini adalah rancangan arsitektur EWS ringan yang menggabungkan normalisasi log, filtering severity, deduplikasi, dan korelasi alert lintas-IDS untuk menghasilkan informasi yang lebih dapat ditindaklanjuti oleh administrator. Penelitian ini memperlihatkan potensi penerapan EWS berbasis open-source untuk mendukung kewajiban perlindungan data pribadi, dengan kebutuhan validasi lanjutan melalui eksperimen komparatif terhadap Snort saja, Suricata saja, dual-IDS tanpa korelasi, dan dual-IDS dengan Log Analyzer. The rising incidence of personal data breaches necessitates web server security mechanisms that are not merely reactive but capable of providing early warnings before an attack escalates into a widespread incident. This study aims to design and conduct a preliminary evaluation of an Early Warning System (EWS) based on a dual-Intrusion Detection System (IDS) architecture, integrating Suricata and Snort with a Python-based Log Analyzer, Telegram notifications, a MySQL database, and a Flask dashboard. The research employs the Design Science Research methodology, encompassing problem identification, solution objective formulation, artifact design and development, demonstration, evaluation, and communication of results. Evaluation was conducted in a controlled virtual environment using simulated SQL Injection, Brute Force, and Port Scanning attacks against a test web server containing synthetic personal data. Preliminary results from 180 simulated attack packets/scenarios indicate that the integrated system achieved a 100% detection rate, a 0% false positive rate, and an average time-to-detect of 2 seconds. However, these results are interpreted with limitations, as they do not yet represent complex production traffic, evasive attacks, or large-scale load testing. The study's primary contribution is the design of a lightweight EWS architecture that combines log normalization, severity filtering, deduplication, and cross-IDS alert correlation to generate information that is more actionable for administrators. This research demonstrates the potential of implementing an open-source-based EWS to support personal data protection obligations, while highlighting the need for further validation through comparative experiments involving Snort-only, Suricata-only, dual-IDS without correlation, and dual-IDS with the Log Analyzer configurations.
Analisis Kepuasan Masyarkat Korban Kebakaran Terhadap Kesigapan Kerja Dinas Pemadam Kebakaran Dalam Penanggulangan Kebakaran Di Kota Padang Indriani, Umi; Mubarak, Adil
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/x0308733

Abstract

Risiko kebakaran perkotaan di Kota Padang menunjukkan peningkatan yang menuntut pelayanan pemadam kebakaran yang tidak hanya hadir sebagai pemadaman api, tetapi juga sebagai sistem respons darurat yang cepat, terkoordinasi, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepuasan masyarakat korban kebakaran terhadap kesigapan kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang serta mengidentifikasi unsur pelayanan yang menjadi titik lemah perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap 84 korban terdampak kebakaran yang dipilih dari populasi 505 orang dengan rumus Slovin. Instrumen disusun berdasarkan sembilan unsur Survei Kepuasan Masyarakat dalam PermenPAN-RB Nomor 14 Tahun 2017 dan dianalisis menggunakan nilai rata-rata tertimbang serta konversi Indeks Kepuasan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan nilai IKM keseluruhan sebesar 78,64 atau berada pada kategori baik. Namun, capaian ini belum menunjukkan kesiapan sistem yang sepenuhnya kuat karena empat unsur masih berada pada kategori kurang baik, yaitu persyaratan penanganan, sistem/mekanisme/prosedur, waktu penyelesaian, dan penanganan pengaduan. Unsur tertinggi adalah kesesuaian penanganan, sedangkan unsur terendah adalah penanganan pengaduan. Temuan ini menegaskan bahwa masalah fundamental pelayanan bukan pada sikap petugas, melainkan pada rantai respons darurat, tata kelola keluhan, dan kesiapan sarana pendukung. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem respons berbasis waktu, digitalisasi laporan dan pengaduan, pemeliharaan armada, serta evaluasi rutin berbasis data korban. Urban fire risk in Padang City has increased and requires fire services that function not only as fire suppression units but also as a fast, coordinated, and accountable emergency response system. This study aims to analyze fire victims’ satisfaction with the responsiveness of the Padang City Fire Department and to identify service elements that require priority improvement. A descriptive quantitative survey was conducted involving 84 fire-affected residents selected from a population of 505 victims using the Slovin formula. The instrument was developed from the nine elements of the Indonesian Public Satisfaction Survey regulated by Ministerial Regulation of Administrative and Bureaucratic Reform Number 14 of 2017. Data were analyzed using weighted mean scores and the converted Community Satisfaction Index. The findings show that the overall index score was 78.64, categorized as good. However, this score does not indicate a fully resilient response system because four elements remained in the poor category: service requirements, mechanisms and procedures, completion time, and complaint handling. The highest-rated element was service conformity, while the lowest was complaint handling. These findings indicate that the fundamental problem is not frontline officers’ attitude but the emergency response chain, complaint governance, and supporting infrastructure readiness. The study recommends strengthening time-based response governance, digitalizing reporting and complaint systems, maintaining operational fleets, and conducting victim-based service evaluations.
Analisis Konsentrasi Pasar dan Efisiensi Pemasaran Kemiri pada Sistem Hutan Kemasyarakatan Giri Madia, Lombok Barat Hamdani, M. Nizar; Silamon, Rato Firdaus; Shabrina, Hasyyati
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/0aes4m60

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccanus) merupakan hasil hutan bukan kayu bernilai ekonomi penting bagi masyarakat pengelola Hutan Kemasyarakatan (HKm), tetapi manfaat ekonominya sangat ditentukan oleh struktur pembeli, panjang saluran, dan distribusi nilai tambah di sepanjang rantai pemasaran. Penelitian ini menganalisis konsentrasi pembeli, margin pemasaran, dan farmer’s share pada pemasaran kemiri rakyat di HKm Giri Madia, Lombok Barat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis survei terhadap 42 petani kemiri dan delapan pelaku pembeli/pemasaran yang teridentifikasi melalui penelusuran rantai pemasaran. Data dianalisis menggunakan Herfindahl-Hirschman Index (HHI), margin pemasaran berbasis harga ekuivalen kemiri kupas, dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat saluran pemasaran yang dibedakan oleh jumlah perantara, tujuan pasar, dan fungsi nilai tambah pascapanen. Nilai HHI sebesar 3.931 menunjukkan pasar sangat terkonsentrasi dan mengarah pada oligopsoni ketat; dua pembeli terbesar menguasai 87,97% volume penyerapan kemiri. Margin pemasaran bervariasi dari Rp21.800/kg sampai Rp34.800/kg, sedangkan farmer’s share berkisar antara 42% dan 54%. Saluran IV menjadi saluran paling menguntungkan secara indikatif bagi petani karena memiliki margin terendah dan farmer’s share tertinggi, tetapi efisiensi belum dapat dinilai secara mutlak karena biaya pemasaran dan keuntungan bersih tiap lembaga belum dipisahkan. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kelembagaan petani, peningkatan kapasitas pascapanen, dan perluasan akses pasar untuk mengurangi ketergantungan pada sedikit pembeli dominan. Candlenut (Aleurites moluccanus) is an economically important non-timber forest product for communities managing community forests, yet its contribution to farmer welfare depends on buyer structure, marketing-channel length, and the distribution of value added along the chain. This study analyzes buyer concentration, marketing margins, and farmers’ share in the community-based candlenut marketing system of Giri Madia Community Forest, West Lombok. A quantitative descriptive survey was conducted with 42 candlenut farmers and eight buyer/marketing actors identified through marketing-chain tracing. Data were analyzed using the Herfindahl-Hirschman Index (HHI), marketing margins based on peeled-candlenut equivalent prices, and farmers’ share. The results show four marketing channels differentiated by the number of intermediaries, market destination, and postharvest value-adding functions. The HHI value of 3,931 indicates a highly concentrated buyer market tending toward tight oligopsony; the two largest buyers controlled 87.97% of the total purchased volume. Marketing margins ranged from IDR 21,800/kg to IDR 34,800/kg, while farmers’ share ranged from 42% to 54%. Channel IV was indicatively the most favorable channel for farmers because it had the lowest marketing margin and the highest farmers’ share. However, marketing efficiency should not be interpreted as absolute because marketing costs and net profits of each actor were not separately estimated. The findings highlight the need to strengthen farmer institutions, improve postharvest capacity, and expand market access to reduce dependency on a small number of dominant buyers.
Pengembangan Media E-Komik dengan Pendekatan Life Skills untuk Meningkatkan Ketahanan Mental Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Padangbulia Sudani, Ni Komang Mayva Sri; Parmiti, Desak Putu; Jayanti, Luh Sri Surya Wisma
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bwh10513

Abstract

Ketahanan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional siswa sekolah dasar, namun hasil observasi awal di SD Negeri 1 Padangbulia menunjukkan bahwa ketahanan mental siswa kelas IV masih tergolong rendah, terutama pada aspek mengelola emosi (61,5%) dan menyelesaikan masalah (61,5%). Rendahnya ketahanan mental ini berisiko menghambat kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan akademik, perundungan, dan pengaruh negatif media sosial. Meskipun media E-Komik telah banyak dikembangkan untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep, belum ada penelitian yang secara khusus mengintegrasikan pendekatan life skills ke dalam E-Komik untuk meningkatkan ketahanan mental siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media E-Komik dengan pendekatan life skills yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan ketahanan mental siswa kelas IV. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, media, bahasa, guru, dan 25 siswa kelas IV. Uji efektivitas menggunakan desain one-group pretest-posttest. Hasil validasi memperoleh skor 4,55 (materi), 4,80 (media), dan 4,80 (bahasa) dengan kualifikasi sangat baik. Uji kepraktisan memperoleh skor 4,41 (siswa) dan 4,50 (guru) dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata skor ketahanan mental dari 37,72 menjadi 90,92 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Dengan demikian, media E-Komik dengan pendekatan life skills terbukti valid, praktis, dan efektif sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan ketahanan mental siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian ini mendorong pemanfaatan media digital berbasis cerita kontekstual dalam pendidikan karakter dan sosial-emosional di jenjang sekolah dasar.