cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 791 Documents
Perkawinan Di Bawah Umur Perspektif Hukum Adat Dan Hukum Nasional Haq, Zaenul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mtc1k158

Abstract

Perkawinan di bawah umur merupakan perkawinan yang dilakukan oleh laki‑laki dan perempuan secara terpaksa atau dalam kondisi tertentu yang belum berusia 19 tahun. Terdapat perbedaan terkait batas usia minimal seseorang melangsungkan perkawinan menurut hukum adat dan hukum nasional Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian kepustakaan (library research) dan kajian lapangan (field research). Kajian lapangan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam terhadap tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat, serta menelaah putusan dispensasi perkawinan di Pengadilan Agama Lombok Tengah. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa hukum adat dan hukum nasional saling melengkapi dan tidak bertentangan dalam konteks perkawinan di bawah umur, karena hukum adat pada dasarnya tidak menganjurkan praktik tersebut dan masyarakat adat mulai menyesuaikan diri dengan batas usia yang ditetapkan undang‑undang, meskipun masih terdapat celah melalui permohonan dispensasi. Kontribusi penelitian ini bagi pengembangan ilmu hukum adalah memperkaya khazanah pluralisme hukum di Indonesia, khususnya dalam menunjukkan bagaimana hukum adat dan hukum nasional dapat diharmonisasikan secara normatif dan sosiologis di tingkat lokal.
AnaIisis VaIiditas dan ReIiabiIitas E-moduI Berbasis ProbIem Based Learning untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis pada PembeIajaran Fisika Casandra, Abelia Berliana; Rokhmat, Joni; Bahri, Syamsul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/23nf4c86

Abstract

PeneIitian ini diIakukan dengan tujuan menganaIisis tingkat vaIiditas dan reIiabiIitas e-moduI berbasis ProbIem Based Learning (PBL) pada mata peIajaran Fisika yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan penguasaan konsep serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. PeneIitian tersebut merupakan bagian dari peneIitian pengembangan yang difokuskan pada tahap evaIuasi produk. Proses uji vaIiditas meIibatkan tiga vaIidator ahIi yang memberikan peniIaian terhadap 13 indikator mencakup aspek isi, penyajian, dan bahasa. Pengukuran vaIiditas diIakukan menggunakan indeks Aiken’s V, sedangkan reIiabiIitas dianaIisis meIaIui metode Percentage of Agreement (PA). HasiI anaIisis memperIihatkan bahwa rata-rata niIai Aiken’s V mencapai 0,906 dan termasuk daIam kategori sangat vaIid. Dari keseIuruhan indikator yang diniIai, sebanyak 11 indikator berada pada kategori sangat vaIid, sementara 2 indikator Iainnya termasuk kategori vaIid. SeIain itu, hasiI pengujian reIiabiIitas menunjukkan niIai Percentage of Agreement sebesar 97%, yang menandakan tingkat kesepakatan antar vaIidator sangat tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, e-moduI berbasis ProbIem Based Learning pada mata peIajaran Fisika dinyatakan memiIiki tingkat vaIiditas dan reIiabiIitas yang sangat tinggi, sehingga Iayak digunakan sebagai bahan ajar untuk membantu meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Pengaruh Media Televisi Bergambar dengan Metode Show and Tell Terhadap  Kemampuan Berbicara Anak Kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Peresak Narmada Hardiati, Maulina; Musaddat, Syaiful; Wahab, Aulia Dwi Amalina
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/86jg9c40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media televisi bergambar dengan metode show and tell terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Peresak Narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 45 anak kelompok B, sedangkan sampel penelitian sebanyak 15 anak kelompok B2 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria kemampuan berbicara anak yang masih rendah berdasarkan rekomendasi guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data diawali dengan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk, dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test berbantuan program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berbicara anak sebelum diberikan perlakuan (pretest) sebesar 50,93. Setelah diberikan perlakuan menggunakan media televisi bergambar dengan metode show and tell, rata-rata kemampuan berbicara anak meningkat menjadi 72,67 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,169 dan 0,997. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai t hitung sebesar -44,130 dan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media televisi bergambar dengan metode show and tell berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Peresak Narmada. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam memilih dan menerapkan media pembelajaran inovatif yang dapat mengoptimalkan perkembangan bahasa lisan anak usia dini.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kedisiplinan Siswa Kelas IV di SD N 1 Penyangkringan Salsabila, Shafa; Arisyanto, Prasena; Wardana, M. Yusuf Setia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8j7cb886

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya permasalahan kedisiplinan siswa kelas IV di SD N 1 Penyangkringan, seperti datang terlambat, tidak mengerjakan tugas, tidak melaksanakan piket kelas, serta kurang mematuhi tata tertib sekolah. Permasalahan tersebut diduga berkaitan dengan perbedaan pola asuh yang diterapkan orang tua di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan siswa dan menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan kedisiplinan siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas IV, siswa, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, angket, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik, sumber, dan member check. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan siswa secara umum tergolong cukup baik, meskipun masih ditemukan beberapa pelanggaran ringan. Pola asuh demokratis menjadi tipe yang paling dominan dan terbukti paling efektif karena mampu menyeimbangkan aturan, pengawasan, komunikasi dua arah, serta pemberian tanggung jawab kepada anak, sehingga menghasilkan kedisiplinan berbasis kesadaran internal. Sebaliknya, pola asuh otoriter cenderung melahirkan kepatuhan semu berbasis ketakutan, sedangkan pola asuh permisif berkorelasi negatif terhadap kontrol diri siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar orang tua lebih mengoptimalkan pola asuh demokratis dan menjalin komunikasi kolaboratif dengan pihak sekolah guna menyelaraskan pembiasaan disiplin di rumah dan di sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Sikap Ilmiah Dan Hasil Belajar Kognitif Mata Pelajaran Pembenihan Ikan Siswa Kelas XI Perikanan SMK Islam Al - Azhar Za’in, Nur Ainiah; Atmadja, I Wayan Wesa; Hariyanto
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/yz2zw363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Pembenihan Ikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa pretest-posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sikap ilmiah dikumpulkan menggunakan angket, sedangkan data hasil belajar kognitif diperoleh melalui tes. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) untuk kedua variabel, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penerapan model PjBL terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa. Nilai Cohen's d sebesar 2,16 untuk sikap ilmiah dan 4,15 untuk hasil belajar kognitif termasuk kategori very large effect. Penerapan model PjBL terbukti memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Melalui keterlibatan siswa dalam penyelesaian proyek nyata, model PjBL mampu mendorong siswa berpikir kritis, bekerja sama, meningkatkan rasa ingin tahu, serta menghubungkan konsep pembelajaran dengan permasalahan nyata di bidang pembenihan ikan. Dengan demikian, model PjBL berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK.
Identifying Student Competencies in Sustainable Energy: APreliminary Study of Chemistry Education Students in Indonesia Bayani, Faizul; Hulyadi, Hulyadi; Pomeistia, Meilynda; Rahman, Rahman
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/380wk693

Abstract

This preliminary study identifies the competencies of chemistry education students in understanding sustainable energy within the context of Indonesia’s energy transition. The study addresses a gap in energy education research by examining not only conceptual knowledge but also analytical, contextual, and policy-oriented reasoning across four strategic energy domains: hydrocarbons, hydrogen, bioethanol, and biodiesel. An exploratory descriptive assessment design was employed with undergraduate chemistry education students who had completed Organic Chemistry and Instrumental Chemistry courses. Participants were selected through purposive sampling and completed a four-item essay-based instrument. Student responses were scored using a four-point analytic rubric in which 1 indicated low competence and 4 indicated strong competence; the rubric assessed conceptual accuracy, comparative analysis, contextual relevance, multidimensional evaluation, and policy reasoning. The results showed that the highest mean score was obtained for energy efficiency and environmental impact analysis (M = 3.33), indicating relatively stronger competence in comparing hydrocarbons and hydrogen. Lower mean scores were found for the Indonesian prospects of bioethanol and biodiesel (M = 2.00), comparative evaluation across energy sources (M = 2.33), and sustainable energy policy recommendations (M = 2.00). These findings suggest that students were more prepared for concept-based scientific explanation than for contextual application, synthesis, and strategic policy reasoning. The study provides an initial diagnostic basis for improving sustainable energy education through contextual, interdisciplinary, and problem-based learning linked to Indonesia’s renewable resource potential.
Pengaruh Kebiasaan Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar Situmorang, Oktri Harlany; Sijabat, Osco Parmonangan; Barus, Maria
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fvbkb333

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa di tingkat sekolah dasar masih menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan, di mana berbagai faktor turut memengaruhinya, salah satunya adalah kebiasaan belajar yang kurang efektif. Di UPTD SD Negeri 122358 Sumber Jaya II, fenomena ini terlihat dari capaian akademik siswa kelas V yang belum optimal, diduga karena lemahnya rutinitas belajar mandiri di rumah, kurangnya pengelolaan waktu, serta minimnya pemanfaatan sumber belajar. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa yang diambil melalui teknik total sampling, sementara instrumen pengumpulan data berupa angket kebiasaan belajar dan post-test hasil belajar. Analisis data mencakup uji normalitas, uji linearitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig. 0,200 > 0,05) dan bersifat linear, dengan persamaan regresi Y = 33,877 + 0,555X. Uji t memperoleh nilai signifikansi 0,002 < 0,05, yang membuktikan adanya pengaruh signifikan antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar, dengan kontribusi sebesar 23% (R² = 0,230). Secara implikatif, temuan ini memberikan masukan penting bagi guru untuk merancang strategi penguatan kebiasaan belajar positif, seperti membuat jadwal belajar teratur dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, guna meningkatkan prestasi siswa. Bagi sekolah, hasil ini mendorong penyediaan program pembinaan akademik dan fasilitas pendukung, sementara bagi orang tua, penelitian ini menekankan pentingnya peran pendampingan di rumah. Meski demikian, karena 77% variasi hasil belajar dipengaruhi oleh faktor lain, disarankan agar penelitian selanjutnya mengeksplorasi variabel tambahan seperti motivasi, dukungan sosial, dan kualitas pengajaran guna memperoleh pemahaman yang lebih holistik tentang determinan keberhasilan belajar siswa.
Prediksi Energi Keluaran PLTS Off-Grid Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Amba, Muhammad Ilham; Koerniawan, Tony; Hardyanti, Andi Dyah Harum
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2zvn8v57

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid memiliki tantangan dalam menjaga ketersediaan energi akibat fluktuasi produksi yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Oleh karena itu, diperlukan metode prediksi energi yang dapat membantu memperkirakan ketersediaan energi pada periode berikutnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi energi keluaran PLTS off-grid menggunakan metode Backpropagation Feed Forward Neural Network. Data yang digunakan berupa energi keluaran PLTS, suhu lingkungan, dan iradiasi matahari yang dikumpulkan dari PLTS off-grid di IT-PLN selama tiga hari berturut-turut dengan interval pengukuran 15 menit pada rentang waktu pukul 09.00–15.00 WIB. Model jaringan syaraf tiruan dibangun menggunakan 75 neuron input yang terdiri atas data energi, suhu, dan iradiasi, satu hidden layer, serta 25 neuron output. Penentuan jumlah neuron pada hidden layer dan nilai learning rate dilakukan menggunakan metode trial and error. Hasil pelatihan menunjukkan konfigurasi terbaik diperoleh pada learning rate sebesar 0,2 dan jumlah neuron hidden layer sebanyak 20 neuron dengan nilai Mean Squared Error (MSE) sebesar 0,0000116. Pengujian model dilakukan secara terbatas menggunakan data hari ketiga dan menghasilkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 2,6158%. Nilai error terkecil diperoleh sebesar 0,00334% pada pukul 12.00, sedangkan error terbesar mencapai 24,322% pada pukul 09.15. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Backpropagation Feed Forward Neural Network memiliki potensi untuk digunakan dalam prediksi jangka pendek energi keluaran PLTS off-grid pada data pengujian yang digunakan. Namun, karena data penelitian hanya mencakup tiga hari pengamatan dan validasi dilakukan pada satu hari pengujian, hasil yang diperoleh masih bersifat studi awal (pilot study) dan belum dapat digeneralisasi untuk berbagai kondisi cuaca maupun musim. Penelitian lanjutan dengan data yang lebih panjang dan beragam diperlukan untuk mengevaluasi keandalan model secara lebih komprehensif. Off-grid Photovoltaic (PV) systems face challenges in maintaining energy availability due to fluctuations in power generation caused by changing weather conditions. Therefore, an energy forecasting method is required to estimate energy availability for future periods. This study aims to develop an energy output forecasting model for an off-grid PV system using the Backpropagation Feed Forward Neural Network method. The dataset consisted of PV energy output, ambient temperature, and solar irradiance collected from the off-grid PV system at IT-PLN over three consecutive days with a 15-minute sampling interval between 09:00 and 15:00. The neural network architecture comprised 75 input neurons representing energy, temperature, and irradiance data, one hidden layer, and 25 output neurons. The number of hidden neurons and learning rate were determined through a trial-and-error approach. The training results indicated that the optimal configuration was achieved with a learning rate of 0.2 and 20 hidden neurons, resulting in a Mean Squared Error (MSE) of 0.0000116. Model testing was conducted using data from the third day and produced a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 2.6158%. The smallest prediction error was 0.00334% at 12:00, while the largest error reached 24.322% at 09:15. These findings indicate that the Backpropagation Feed Forward Neural Network method shows potential for short-term forecasting of off-grid PV energy output under the testing conditions used in this study. However, since the dataset covered only three days of observation and validation was performed on a single testing day, the results should be considered a preliminary pilot study and cannot yet be generalized across different weather conditions or seasonal variations. Further studies employing longer and more diverse datasets are required to evaluate the robustness and generalizability of the proposed model.
Pemanfaatan Ecobrick Dengan Metode Collaborative LearningDalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa SDN 1 Gelora Kec Sikur Artika, Baiq Juni; Sururuddin, Muhammad; Saputra, Ahmad Yudi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jqptq671

Abstract

Permasalahan sampah plastik merupakan isu lingkungan yang semakin serius dan memerlukan penanganan sejak dini melalui pendidikan. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan ecobrick dengan metode collaborative learning dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa SDN 1 Gelora Kecamatan Sikur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Gelora Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi aktivitas siswa dan angket kesadaran lingkungan. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan kategori tingkat kesadaran lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ecobrick melalui metode collaborative learning mampu meningkatkan kesadaran lingkungan siswa pada kategori baik. Hal ini terlihat dari peningkatan aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terhadap lingkungan, serta keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan pengelolaan sampah plastik secara berkelompok. Dengan demikian, pemanfaatan ecobrick berbasis pembelajaran kolaboratif dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Quick On The Draw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akhlak Wigar, Lingga Shevila; Saifullah, Iman; Anton
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fnmkrb34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Quick On The Draw serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akhlak di MI Al-Ikhlas Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 42 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas V-A sebagai kelas eksperimen yang terdiri atas 21 siswa dan memperoleh pembelajaran menggunakan model Quick On The Draw, serta kelas V-B sebagai kelas kontrol yang terdiri atas 21 siswa dan mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest yang mencakup aspek kognitif dan afektif, observasi, angket, serta dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif, perhitungan skor N-Gain, dan uji independent samples t-test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelas setelah perlakuan diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest aspek kognitif pada kelas eksperimen mencapai 80,48, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 69,52. Peningkatan hasil belajar berdasarkan skor N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,38 termasuk kategori sedang, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 0,04 yang berada pada kategori rendah. Pada aspek afektif, kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai 88,10 dengan skor N-Gain sebesar 0,58 (kategori sedang), sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata 76,19 dengan skor N-Gain 0,10 (kategori rendah). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Quick On The Draw lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik pada aspek kognitif maupun afektif, dibandingkan metode pembelajaran konvensional. Selain itu, model ini juga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menyenangkan, interaktif, dan kolaboratif. Oleh karena itu, Quick On The Draw dapat dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif untuk diterapkan pada mata pelajaran Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah.