cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Keamanan Kolektif Regional: Peran Aseanapol Dalam Penanganan Human Trafficking Di Asean Lidia Christi, Trinova; Wira Atman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5282

Abstract

Penelitian ini menyoroti permasalahan perdagangan manusia sebagai salah satu bentuk kejahatan serius dalam lingkup lintas batas yang mengancam stabilitas dan keamanan kawasan ASEAN, dengan fokus pada peran ASEANAPOL dalam membangun sistem keamanan kolektif regional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektifitas langkah yang diambil oleh ASEANAPOL dan juga kolaborasi antar kepolisian negara anggota dalam menangani kasus perdagangan manusia melalui mekanisme kerja sama, operasi bersama, dan pertukaran informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori kejahatan transnasional dan konsep keamanan kolektif dengan contoh studi kasus, artikel terkait, dan dokumen resmi. Hasil temuan menunjukkan integrasi sistem informasi dan operasi gabungan ASEANAPOL mampu meningkatkan deteksi dan penindakan kasus, meskipun terdapat kekurangan yaitu partisipasi dari negara anggota dan perbedaan regulasi antar negara, ASEANAPOL berperan strategis dalam memperkuat respon regional terhadap perdagangan manusia, nama keberlanjutan efektivitasnya bergantung pada harmonisasi kebijakan dan peningkatan kapasitas anggota. Implikasi dari penelitian ini mendorong penguatan kerja sama lintas batas dan sektor serta evaluasi berkelanjutan terhadap mekanisme keamanan kolektif di ASEAN.
Peran Literasi Digital Dalam Mendorong Kesadaran Etis Dan Tanggung Jawab Sosial Peserta Didik Di Tengah Transformasi Digital Alya Nabilah Salistya; Desy Safitri; Sujarwo
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5284

Abstract

Di era digital, peserta didik tidak hanya dituntut untuk mampu menggunakan teknologi, tetapi juga diharapkan memiliki kesadaran etis dan tanggung jawab sosial dalam mengakses serta membagikan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran literasi digital dalam membentuk sikap etis dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga meliputi kemampuan berpikir kritis, memahami etika dalam bermedia, serta menyadari dampak sosial dari aktivitas di ruang digital. Literasi digital yang baik mendorong peserta didik untuk bersikap lebih bijak, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama dalam interaksi digital sehari-hari. Kesimpulannya, literasi digital menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap dalam menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan sosial yang kuat. Oleh karena itu, integrasi literasi digital dalam dunia pendidikan perlu dilakukan secara terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
Respon Tiongkok terhadap Kebijakan Indonesia dalam Penanggulangan IUU Fishing di Laut Natuna Utara: Dinamika Regional dan Implikasi Kerja Sama UNCLOS Nirina Nurazzahrah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5303

Abstract

Kawasan Laut Natuna Utara menjadi arena kompleks sengketa penangkapan ikan ilegal yang melibatkan interpretasi berbeda terhadap kedaulatan maritim dan hukum laut internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis respon Tiongkok terhadap kebijakan Indonesia dalam penanggulangan IUU fishing di Laut Natuna Utara serta implikasinya terhadap kerjasama UNCLOS dalam konteks keamanan maritim regional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka melalui analisis konten terhadap dokumen kebijakan, publikasi akademik, dan laporan resmi periode 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan kebijakan tegas melalui strategi "sink the vessels" dengan pendekatan diplomasi maritim multidimensional yang mencakup aspek kooperatif, persuasif, dan koersif. Respon Tiongkok menunjukkan pola grey zone operations yang konsisten dengan praktik di kawasan Laut Tiongkok Selatan, mempertahankan klaim sepihak berdasarkan nine-dash line meskipun tidak memiliki basis hukum UNCLOS yang kuat. Dinamika bilateral ini menciptakan tantangan terhadap implementasi efektif UNCLOS dan stabilitas keamanan maritim regional. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan sengketa perikanan di Natuna memerlukan pendekatan balanced antara penegakan kedaulatan maritim dan pemeliharaan kerjasama regional melalui pengembangan confidence building measures dan mekanisme diplomasi preventif yang dapat mengurangi risiko eskalasi konflik sambil memperkuat implementasi hukum maritim internasional.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Potensi Kecerdasan Emosional Pada Peserta Didik di SMP Takhassus Al-Qur’an Kalibeber Wonosobo Almas Adibah; Abdul Majid; Nasokah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5322

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menjelaskan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kemampuan kecerdasan emosional siswa di SMP Takhassus Al-Qur’an Kalibeber Wonosobo. Penelitian ini memusatkan perhatian pada bagaimana guru PAI berkontribusi dalam mengembangkan dan memperkuat aspek-aspek kecerdasan emosional siswa, serta menemukan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Metode yang diadopsi ialah pendekatan kualitatif deskriptif disertai pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berfungsi sebagai motivator, fasilitator, dan teladan dalam pembentukan karakter serta kecerdasan emosional siswa. Langkah-langkah yang diambil mencakup promosi perilaku positif, memberikan bimbingan, dan menggabungkan nilai-nilai agama dalam proses pembelajaran. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan termasuk lingkungan sekolah yang bersifat religius dan dukungan dari orang tua, sedangkan tantangan utamanya adalah waktu pembelajaran yang terbatas serta variasi latar belakang keluarga siswa. Secara keseluruhan, guru PAI memiliki peran penting dalam pengembangan kecerdasan emosional siswa, yang berdampak baik terhadap sikap dan perilaku mereka di sekolah maupun dalam kehidupan masyarakat secara umum.
Analisis Kinerja Lalu Lintas Jalan Perkotaan (Studi Kasus: Jalan Ahmad Yani, Wonosobo) Muhammad Sakti Novriyanto; Rahma Tata Maulida; Agus Mufid Alfaruq A; Muhammad Efrizal Zahid N; Tiyas Puji Lestari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5333

Abstract

Jalan perkotaan merupakan tempat pergerakan berbagai aktivitas salah satunya ekonomi, seperti perdagangan dan layanan, yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan Ahmad Yani, merupakan ruas jalan perkotaan yang berfungsi sebagai jalur utama distribusi orang dan barang, serta menghubungkan sejumlah kawasan strategis, termasuk pusat perdagangan. Oleh karena itu aktivitas pergerakan di ruas jalan tersebut sangat tinggi dan berbanding lurus dengan volume kendaraan yang meningkat. Sehingga berpengaruh terhadap kualitas tingkat pelayanan ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas pada ruas Jalan Ahmad Yani di Wonosobo, guna memperoleh gambaran kondisi eksisting serta memberikan rekomendasi yang mendukung kelancaran transportasi di kawasan perkotaan. Metode pada penelitian ini mengacu pada MKJI 1997. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas jalan yaitu 1155,93 smp/jam masih berada di kapasitas dasar, namun memiliki nilai derajat kejenuhan yang tinggi yaitu 0,92 pada hari kerja dan 0,85 pada hari libur. Hal ini berdampak langsung pada kecepatan dan waktu tempuh kendaraan, terlebih lagi proyeksi pertumbuhan volume yang menunjukkan tren peningkatan. Sehingga berdampak pada pada tingkat pelayanan jalan yang berada pada level E di hari kerja dan D di hari libur menunjukkan penurunan kenyamanan dan efisiensi berkendara. 
PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI KEGIATAN P5 DAN EKSTRAKULIKULER DI SD N 1 GEMBLENGAN KEC. GARUNG, KAB. WONOSOBO Suprihatin; Siriatun Nazah; Lailatul Soimah; Dwi Cahyo Setyono; Salamah Churiyatul Jannah; Nugroho Prasetya Adi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal di SD Negeri 1 Gemblengan serta efektivitasnya dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi melalui pendidikan dasar yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Wonosobo, seperti gotong royong, pertanian ramah lingkungan, kesenian tradisional, dan tradisi seperti pemotongan rambut gimbal serta merdi desa, mulai dikenalkan kepada siswa melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan ekstrakurikuler. Namun, pengintegrasiannya ke dalam pembelajaran masih bersifat insidental dan belum terstruktur dalam modul ajar atau kurikulum formal. Kegiatan seperti market day, penanaman tanaman dalam polibek, dan seni tari menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter siswa. Kendati demikian, dibutuhkan strategi lanjutan berupa penyusunan modul ajar tematik berbasis kearifan lokal serta pelatihan guru agar pembelajaran lebih sistematis dan berdampak jangka panjang.
PENERAPAN NILAI-NILAI AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH AN-NAHDLIYAH DI DESA KALIBEBER MOJOTENGAH WONOSOBO Rindiana; Yoga Khoirul Anam; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5340

Abstract

Paham Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) telah menjadi kerangka keislaman yang mendasari kehidupan mayoritas umat Islam Indonesia, termasuk masyarakat Desa Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Wonosobo. Melalui peran pesantren, khususnya Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah, nilai-nilai Aswaja seperti tawasuth, tasamuh, tawazun, dan i’tidal diterapkan secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan lapangan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Aswaja telah mewarnai praktik ubudiyah, tradisi keagamaan, pendidikan pesantren, hingga kehidupan sosial masyarakat Kalibeber. Tradisi seperti tahlilan, yasinan, haul, dan pengajian menjadi media transmisi ajaran Aswaja yang moderat dan inklusif. Dengan demikian, masyarakat Kalibeber menjadi contoh konkret penerapan ajaran Aswaja dalam konteks lokal yang dinamis dan berakar kuat pada tradisi.
PERBANDINGAN PEMIKIRAN Al-ASY’ARI DAN Al-MATURIDI: KONTRIBUSI TERHADAP TEOLOGI ISLAM Desi Ariani; M. Fatih Ade Raihan; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5358

Abstract

Artikel ini membahas perbandingan pemikiran dua tokoh besar dalam teologi Islam, yaitu Abu al-Hasan al-Asy'ari dan Abu Mansur al-Maturidi, yang dikenal sebagai pendiri dua mazhab teologi Sunni terbesar: Asy‘ariyah dan Maturidiyah. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan pandangan keduanya dalam isu-isu sentral akidah Islam, seperti sifat-sifat Tuhan, kehendak bebas manusia, serta rasio dan wahyu sebagai sumber pengetahuan keagamaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan metodologis dan penekanan tertentu dalam beberapa persoalan teologis, keduanya sepakat dalam prinsip-prinsip dasar keimanan dan berkontribusi besar dalam membentuk kerangka ortodoksi Islam Sunni. Kontribusi pemikiran Al-Asy'ari dan Al-Maturidi memberikan dasar teologis yang kuat bagi umat Islam dalam menghadapi tantangan intelektual dari kelompok lain, baik internal maupun eksternal, pada masa klasik hingga kontemporer.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP TRADISI MERTI DESA MASYARAKAT MUSLIM DI DESA JLEGONG KECAMATAN BEJEN KABUPATEN TEMANGGUNG Arif Hidayatullah; Moh Sakir; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5391

Abstract

Makna tradisi sebagai penjaga keseimbangan lahir-batin dapat diambil contohnya dari sikap mendua di kalangan sementara elite kota, di mana segi mereka menampilkan diri sebagai pribadi modern, tetapi di sisi lain masih lengket  dengan sejumlah ketradisionalan. Perbandingan kontras antara rumah mewah, dan sebilah keris kuno yang tertata di ruang tamu pada pihak lain, adalah satu dari contoh yang tentang makna tradisi sebagai penjaga keseimbangan lahir dan batin.
STANDAR PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI ERA DIGITAL Eki Yanto Neonisa; Yerliani Boymau; Heldi Efraim Amung; Marwela Remini Seo; Hemi Damnosel Bara Pa
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5403

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia menghadapi tantangan kompleks di era digital, yang memerlukan transformasi dalam standar profesionalisme guru. Era digital mengubah paradigma pembelajaran, sehingga guru PAK dituntut untuk menguasai teknologi digital selain materi keagamaan. Hal ini menciptakan kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki guru saat ini dan tuntutan profesional yang diperlukan untuk menghadapi pembelajaran abad ke-21. Meskipun regulasi pendidikan nasional sudah ada, implementasinya dalam konteks PAK masih menghadapi kendala struktural dan teknis. Oleh karena itu, diperlukan redefinisi standar profesionalisme yang mencakup kompetensi digital dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Penulis bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan standar profesionalisme guru PAK yang adaptif dan komprehensif dalam menghadapi tantangan sistem pendidikan nasional di era digital. Dengan mengintegrasikan pendidikan agama dengan teknologi, diharapkan guru PAK dapat menciptakan pembelajaran yang relevan, interaktif, dan bermakna, serta tetap berpegang pada nilai-nilai spiritual yang menjadi inti pendidikan agama.