cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,068 Documents
Strategi Pembelajaran Afektif Dalam Membentuk Generasi Qur’ani Di SMP Negeri 1 Pandanarum Triastati; Faisal Kamal; Bambang Sugiyanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran afektif dalam membentuk generasi Qur'ani di SMP Negeri 1 Pandanarum, Banjarnegara. Penelitian ini difokuskan pada tiga aspek, yaitu: (1) tantangan yang dihadapi dalam penerapan strategi pembelajaran afektif; (2) efektivitas strategi tersebut dalam membentukgenerasi Qur’ani; dan (3) dampak penerapannya terhadap pembentukan generasi Qur'ani. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran afektif terbukti cukup efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman guru, pengaruh negatif media sosial, serta minimnya keterlibatan orang tua.  
NILAI – NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUKU KOMPAS KEHIDUPAN JILID 2 KARYA ISMAEL AMIN KHOLIL Rani Soraya; Moh Sakir; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5188

Abstract

Pendidikan Islam memfokuskan perubahan dan tingkah laku manusia yang konotasinya pada Pendidikan Islam, sedangkan sistem Pendidikan Islam atau nilai yang dijadikan kerangka sebagai acuan sekaligus menjadi rujukan cara berperilaku lahiriah dan rohaniah, dari seorang muslim yang diajarkan dalam agama Islam. Suatu kebulatan nilai atau moralitas itu mengandung aspek normative (kaidah atau pedoman) dan operatif (menjadi landasan amal perbuatan). Dalam menyelesaikan penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kualitatif sebagai metode dalam pengumpulan data.
PENGARUH MEDIA INTERAKTIF TERHADAP PENINGKATAN KOSAKATA BAHASA ARAB SISWA DI MAS DARUL ILMI MURNI MEDAN Yola Anggraini; Yahfizham
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5189

Abstract

Kosakata merupakan salah satu unsur penting dalam penguasaan bahasa Arab, karena menjadi dasar dalam keterampilan membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran kosakata masih sering dilakukan secara monoton, sehingga siswa kurang tertarik dan hasil belajarnya pun tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas XI di MAS Darul Ilmi Murni Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen, yaitu one-group pre-test and post-test. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang diberikan tes sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media interaktif seperti Quizizz dan Wordwall. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai dari 58,33 pada pre-test menjadi 76,50 pada post-test. Uji-t yang dilakukan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa media interaktif memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa. Penggunaan media interaktif disarankan untuk diterapkan secara luas dalam pembelajaran, terutama dalam materi yang memerlukan pengulangan dan keterlibatan aktif siswa.
PENERAPAN METODE MONTESSORI DALAM MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MADRASAH IBTIDAIYAH NAHDLATUL ULAMA 24 AL-ISLAM SELOKATON KENDAL Arina Fikarotal Ulya; Vava Imam Agus Faisal; Moh. Sakir
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5191

Abstract

Metode Montessori merupakan pendekatan Pendidikan yang menekankan pada kemandirian, kebebasan dalam belajar, serta lingkungan belajar yang mendukung eksplorasi anak. Metode ini menggunakan media konkret dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan ritme perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Montessori dalam mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI NU 24 Al-Islam Selokaton Kendal serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, guru kelas IV, dan peserta didik kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Montessori diterapkan melalui media pembelajaran konkret berupa flashcard yang berisi surat pendek Al-Qur’an dan kandungannya. Penerapan metode ini mencerminkan prinsip-prinsip Montessori serta pemahaman guru yang belum merata. Meski begitu, penerapan metode ini dinilai efektif dalam meningkatkan kemandirian, partisipasi aktif, dan pemahaman siswa terhadap materi Al-Qur’an Hadits.
Dampak Microteaching terhadap Kepercayaan Diri Mahasiswa Tarbiyah dalam Mengajar: Kajian Literatur Sistematis Siti Halija
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5192

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana microteaching berdampak pada kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Tarbiyah dalam mengajar.  Microteaching, sebuah metode pelatihan pedagogis, memberi mahasiswa calon guru kesempatan untuk secara bertahap meningkatkan kemampuan mengajar mereka dalam suasana yang terkendali.  Salah satu indikator keberhasilan dalam proses microteaching adalah rasa percaya diri, karena menunjukkan kesiapan psikologis mahasiswa untuk menghadapi dunia pendidikan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah berbahasa Indonesia yang dipublikasikan antara tahun 2014 hingga 2025 melalui database seperti Google Scholar dan Garuda. Dari 9 artikel yang dikaji, sebanyak 5 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa microteaching membantu mahasiswa menjadi lebih percaya diri dalam praktik mengajar.  Kemampuan membuka dan menutup pelajaran, mengelola kelas, berkomunikasi dengan baik, dan mengendalikan rasa gugup adalah beberapa aspek kepercayaan diri yang meningkat .  Selain itu, refleksi dan umpan balik teman sejawat dan dosen sangat penting untuk peningkatan ini.  Namun demikian, proses membangun kepercayaan diri juga terhambat oleh masalah seperti kurangnya penguasaan materi dan kurangnya pengalaman lapangan. Dengan demikian, microteaching terbukti sebagai strategi efektif dalam membentuk kesiapan mental dan profesional mahasiswa calon guru, khususnya di lingkungan Fakultas Tarbiyah.
HUBUNGAN PENGGUNAAN YOUTUBE TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA PBA UINSU MEDAN DALAM MEMAHAMI ILMU NAHWU Siti Halija; Yahfizham
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5193

Abstract

Penggunaan media digital seperti YouTube dalam pembelajaran telah berkembang pesat dan menjadi alternatif penting dalam mendukung pemahaman mahasiswa terhadap materi-materi yang kompleks, termasuk ilmu Nahwu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan YouTube dan kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UINSU Medan dalam memahami ilmu Nahwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 14 orang mahasiswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket menggunakan skala Likert dengan empat pilihan jawaban, dan kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa secara umum memanfaatkan YouTube sebagai media pembelajaran tambahan yang fleksibel, terutama untuk memahami struktur kalimat dalam bahasa Arab. Dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,217, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang lemah antara variabel penggunaan YouTube dan pemahaman ilmu Nahwu. Meskipun tidak signifikan secara kuat, hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan YouTube dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman mahasiswa apabila digunakan secara terarah dan berkelanjutan. Faktor lain seperti motivasi belajar, strategi belajar, dan kualitas konten juga turut memengaruhi keberhasilan mahasiswa dalam memahami ilmu Nahwu secara mendalam.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KITAB HIDAYATUS SHIBYAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BACAAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL FUTUHIYYAH ALI MASYKUR, BUMEN WONOSOBO Dewi Saniatun; Ngarifin Shidiq; Nur Farida
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kitab Hidayathus Shibyan dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Al Futuhiyyah Ali Masykur, Bumen, Wonosobo. Kitab Hidayathus Shibyan dipilih karena berisi ringkasan hukum-hukum tajwid dalam bentuk nadzom yang mudah dipahami dan dihafalkan oleh santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tajwid mencakup lima aspek: perencanaan, materi, media, metode, dan evaluasi. Pelaksanaan pembelajaran terbukti meningkatkan kemampuan bacaan santri secara bertahap. Faktor pendukung meliputi media pembelajaran yang sesuai, rutinitas ngaji ba’da maghrib, serta dukungan guru yang kompeten. Adapun faktor penghambat antara lain latar belakang santri yang beragam, keterbatasan waktu belajar, ketidakhadiran santri, dan menurunnya motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kitab Hidayathus Shibyan efektif digunakan dalam pembelajaran tajwid, namun memerlukan penguatan dalam hal strategi pembelajaran dan pendampingan bagi santri pemula.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TAJWID MELALUI NADZOM TERJEMAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SANTRI DI TPQ THORIQUL HUDA WANAKARSA WANADADI BANJARNEGARA Pratama Surya Haryanto; Nurul Mubin; Ngatoillah Linnaja
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat anak-anak dalam mengikuti pembelajaran Al-Qur’an, yang berdampak pada kurang maksimalnya pemahaman mereka terhadap ilmu tajwid serta rendahnya kualitas bacaan Al-Qur’an. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi dalam metode pembelajaran yang mampu menarik minat santri serta mempermudah proses pemahaman materi. Salah satu metode yang digunakan adalah metode nadzom terjemah berbahasa Indonesia dengan pendekatan Ummi, yang dinilai sesuai dengan karakteristik anak-anak dan lebih mudah diterima dalam proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran tajwid melalui nadzom terjemah, serta menilai pengaruhnya terhadap peningkatan pemahaman santri dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini dilaksanakan di TPQ Thoriqul Huda, yang berlokasi di Desa Wanakarsa, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah santri TPQ Thoriqul Huda dari berbagai jenjang kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode nadzom terjemah berbahasa Indonesia dengan pendekatan Ummi mampu meningkatkan pemahaman santri terhadap kaidah-kaidah tajwid secara bertahap. Hafalan nadzom yang dilagukan terbukti membantu santri dalam mengingat materi dengan lebih mudah dan menyenangkan. Peningkatan pemahaman ini berdampak langsung pada kualitas bacaan Al-Qur’an para santri, yang menjadi lebih baik dan sesuai dengan aturan tajwid. Dengan demikian, penerapan metode ini dapat menjadi alternatif strategis dalam pembelajaran tajwid di lingkungan TPQ.
Imam Allah dalam Ruang Kelas: Upaya Guru PAK Menyikapi Dilema Penegakan Aturan dan Hak Perlindungan Anak dalam Perspektif Alkitab Lahope, Teofilus Adiwijaya
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5205

Abstract

Dalam konteks dunia pendidikan, guru kerapkali diperhadapkan pada kenyataan dilematis antara kewajibannya menegakkan kedisiplinan terhadap siswa yang melanggar aturan dan hak perlindungan anak. Fenomena ini menjadi begitu signifikan termasuk bagi guru pendidikan agama Kristen yang berusaha mensinkronisasikan pengajarannya dengan berkaca pada jati dirinya penganjur kebenaran Allah. Penelitian berikut bertujuan mengeksplorasi usaha guru pendidikan agama Kristen berdasarkan perspektif figur imam dalam Alkitab dalam menengahi dilema manajemen kelas dan perlindungan anak. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Kristen pertama-tama perlu membangun pemahaman terkait esensi hukum dari perundang-undangan Nomor 35 Tahun 2014 tentang Hak Perlindungan Anak atau Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Pemahaman tersebut perlu dilandasi dengan kesadaran akan identitasnya sebagai imam Allah yang menerapkan kasih dalam memperbaiki perilaku siswa, menegakkan keadilan dengan memedulikan kebutuhan siswa, memfokuskan tugas kepastoralannya kepada usaha pemulihan hubungan melalui pengampunan, serta melandasi keputusannya dengan doa kepada Tuhan. Di lain sisi, sinergitas dengan orangtua, sekolah, masyarakat dan pemerintah membantu kondusifitas pembelajaran pendidikan agama Kristen.
Peran Teknologi, Pendidikan, dan Toleransi dalam Membangun Komunitas Muslim yang Harmonis Bagus Ellen Setyawan; Dhanny Agustya Rachmawan; Nabieh Shulhan Ahmad
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5215

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana teknologi, pendidikan, dan toleransi dapat berperan penting dalam membangun komunitas Muslim yang harmonis di zaman sekarang. Di tengah kemajuan teknologi dan globalisasi, komunitas Muslim menghadapi berbagai tantangan dan peluang yang memengaruhi cara mereka berinteraksi dan menjalankan ajaran agama. Teknologi, terutama media sosial, telah menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan informasi, memperkuat hubungan antaranggota komunitas, dan mendorong dialog antarumat beragama. Pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai toleransi sangat penting untuk membentuk sikap saling menghormati dan memahami di antara individu dari berbagai latar belakang. Dengan mengintegrasikan teknologi dalam pendidikan agama, kita dapat meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam yang moderat dan mendorong partisipasi aktif dalam masyarakat. Melalui analisis berbagai contoh dan data yang ada, artikel ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara teknologi, pendidikan, dan toleransi dapat menciptakan lingkungan yang mendukung terciptanya komunitas Muslim yang harmonis. Selain itu, artikel ini memberikan rekomendasi bagi para pemangku kepentingan untuk memanfaatkan teknologi dan pendidikan sebagai alat untuk mempromosikan toleransi dan kerukunan dalam masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan komunitas Muslim dapat hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati.

Page 75 of 107 | Total Record : 1068