cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
DETEKSI CACAT HASIL PENGELASAN PADA BAJA KARBON RENDAH MENGGUNAKAN FUNGSI TRANSFER UNTUK NON DESTRUCTIVE TEST (NDT) Ari Agung Santoso; Rubijanto Juni Pribadi; Samsudi Raharja
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan adalah proses penyambungan dari dua buah logam khususnyabaja untuk menghasilkan sebuah kontruksi mesin yang dilakukan dalamkeadaan cair. Pada proses pengelasan seringkali terdapat masalah sepertiadanya cacat las akibat kesalahan dalam proses pengelasan. Dalam mendeteksi kerusakan pada crack tanpa perlu merusak dalam prosespengujian dapat dilakukan menggunakan metode Non-Destructive Test (NDT),Salah satu metode Non-Destructive Test (NDT) atau pengujian tanpa merusakadalah Eddy Current Testing (ECT). Dan digunakannya probe planar sederhanauntuk mendeteksi cacat pada sambungan pengelasan. Probe planar memilikidua coil yaitu: Driving coil dan Pickup coil. Digunakan fungsi transfer untukmenginspeksi beda antara spesimen tanpa cacat dan dengan cacat 1mm dan2mm. Hasil pengujian eddy current testing menunjukan bahwa probe planarberhasil digunakan untuk mendeteksi adannya crack pada spesimen bajakarbon rendah yang tidak terlihat secara visual, hal itu dapat dilihat dari hasilperbedaan respon waktu dan frekuensi pada crack 1mm dan 2mm.Kata kunci: Welding, Non Destructive Test, Eddy Current Test, Fungsi Transfer
Peran Teknologi Yang Kurang Merata Serta Upaya Meningkatkan Fasilitas Sanitasi Air Bersih di Desa Leuwibatu. Edwin Tandira; Rifqi Muhammad; Rizki Fadillah; Safitri Jaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi merupakan suatu hal yang tidak luput dengan seiring berkembangannya zaman,terlebih saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0. Teknologi akan terus berkembang akan tetapiperkembangan teknologi yang belum merata di berbagai wilayah tentunya juga diiringi dengan fasilitasyang dibangun terutama mereka yang berada di daerah terpencil, seperti halnya yang terjadi pada desaLeuwibatu tepatnya Kampung Garung Bogor, Jawa Barat yang memiliki permasalahan penerapanteknologi yang belum merata pada daerah tersebut, banyak dari mereka masyarakat yang memiliki gawaiakan tetapi tak memiliki akses jaringan internet. Hal itu disebabkan oleh teknologi yang belum merataatau kesenjangan digital, kesenjangan digital tersebut juga dapat berdampak pada aspek pendidikan.Pembangunan fasilitas yang masih belum merata juga berakibat pada pemanfaatan sumber daya alamyang dimiliki oleh Desa Garung. Desa garung memiliki ketersediaan air yang cukup melimpah akan tetapisarana dan prasarana akses sanitasi air bersih yang kurang memadai sehingga belum memastikan aksessanitasi air bersih yang layak bagi masyarakat Kampung Garung. Dengan adanya Program PHP2D dapat membantu meningkatkan fasilitas sanitasi air yang kurang layak tersebut. Penelitian yang kamilakukan ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dengan hasil daripenelitian tersebut guna meningkatkan mutu pendidikan serta fasilitas air bersih. Kata Kunci : Teknologi, Pendidikan, Sanitasi Air Bersih
Pengembangan Kemasan Ramah Lingkungan sebagai Dukungan untuk Keberlanjutan dalam Industri Ecomarketing di Kampung Industri Tempe Sanan Eka Putri Surya; Ginanjar Atma Wijaya; Kiki Amelia Sari; Alby Aruna; - Iriaji
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan upaya pengembangan kemasan ramahlingkungan sebagai dukungan untuk keberlanjutan dalam industri ecomarketing di Kampung IndustriTempe Sanan. Industri tempe yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kampung Sananmemerlukan strategi yang berkelanjutan dalam menghadapi perubahan iklim dan kesadaran lingkunganyang semakin meningkat. Melalui serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatanberbasis aset (aset based comunnity development) artikel ini mendokumentasikan langkah-langkah konkretyang telah diambil oleh tim pengabdian untuk mengenalkan kemasan ramah lingkungan kepada produsentempe lokal, memberikan pelatihan tentang penggunaan kemasan tersebut, dan meningkatkan kesadaranlingkungan dalam komunitas industri tempe. Hasil dari pengabdian ini dapat meningkatkan keberlanjutanindustri tempe, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, serta memberikan manfaat sosial danekonomi bagi masyarakat Kampung Sanan.Kata Kunci: Kemasan, Tempe, Green Packaging, Sanan.
Gambaran Hasil Pemeriksaan HBsAg Pada Pasien Rawat Inap di Klinik Pratama Rawat Inap Mitra Sehati Boyolali Ernawati Jesika Islamiyah; Meutia Srikandi Fitria
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepatitis B adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B yang dapat menyebabkan penyakit akutatau kronis. Menurut Riset Kesehatan Dasar, jumlah kasus hepatitis di Indonesia terus meningkat. Berdasarkanprofil kesehatan provinsi Jawa Tengah, penyakit hepatitis disebabkan oleh virus hepatitis B yang menyerangkelompok risiko secara vertical dan horizontal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran hasilpemeriksaan HBsAg pada pasien rawat inap di Klinik Pratama Rawat Inap Mitra Sehati Boyolali. Populasoadalah pasien rawat inap di Klinik Pratama Rawat Inap Mitra Sehati Boyolali pada bulan Desember 2022dengan pasien berjumlah 32 orang baik anak-anak maupun orang dewasa. Hasil penelitian ini adalah dari 32orang pasien hasil pemeriksaan HBsAg negatif karena tidak terdapat riwayat infeksi keluarga dan riwayatvaksinasi pasien. Terdapat satu pasien yang menggunakan alat akupuntur dan didapatkan hasit negatif untukinfeksi hepatitis B. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat pasien rawat inap yang positif HepatitisB.Kata Kunci : HBsAg, pasien rawat inap, hepatitis B
Studi Analisis Angka Kuman Usap Lantai dan Dinding di Bangsal Flamboyan RSUD Dr. Moewardi Anas Tasya Sekartaji; Emi Erawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan salah satu masalah utama yang ada di setiap rumah sakit. setiap tempat yang berada di lingkungan rumah sakit selalu terkena kontak baik secara langsung maupun tidak langsung dengan perantara pasien ataupun dari petugas rumah sakit. Lantai, dinding dan udara di lingkungan rumah sakit beresiko tinggi terhadap adanya infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan angka kuman lantai dan angka kuman dinding di Bangsal Flamboyan RSUD Dr. Moewardi dan mengetahui pengaruh lingkungan fisik berupa suhu dankelembaban ruang terhadap angka kuman lantai dan kuman dinding di Bangsal Flamboyan RSUD Dr. Moewardi. Jenis penelitian yang akan dilaksanakan termasuk penelitian deskriptif dengan uji laboratorium yaitu penelitian dengan menggunakan data hasil pemeriksaan angka kuman lantai dan angka kuman dinding di Laboratorium Sanitasi RSUD Dr. Moewardi. Metode yang digunakan yaitu analisis univariat dan uji rank spearman untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan dari masing-masing variabel. Suhu dan kelembaban di Bangsal Flamboyan belum memenuhi syarat.Rata – rata suhu sebesar 23,8˚C (standar 22-23˚C) dan rata – rata kelembaban sebesar 63,8% (standar 40-60%). Suhu tidak berpengaruh signifikan terhadap angka kuman lantai dengan nilai sig. 0,743 dan R korelasi 0,060. Kelembaban tidak berpengaruh signifikan terhadap angka kuman lantai dengan nilai sig. 0,758 dan R korelasi 0,057. Suhu tidak berpengaruh signifikan terhadap angka kuman dinding dengan nilai sig. 0,138 dan R korelasi 0,268. Kelembaban tidak berpengaruh signifikan terhadap angka kuman dinding dengan nilai sig. 0,743 dan R korelasi 0,060. Kata Kunci: angka kuman dinding, angka kuman lantai, lingkungan fisik, kelembaban, rumah sakit.
Strategi Pemasaran melalui Pengembangan Teknik Pengemasan dan Pelabelan Merek Dagang terhadap Produk Nugget Jamur Tiram pada UMKM Jamur Tiram Safa Group Desa Ngunut Kelurahan Sonorejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo Retno Widyastuti; Catur Budi Handayani; Agustina Intan Niken Tari; Yoesti Silvana Arianti; Rosita Dewati; Muharomah Nur Aini
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya jamur tiram yang berlimpah menginisiasi pemilik mengolah hasil panen menjadi produknugget (siap masak/ ready to cook). Nugget jamur tiram diproduksi setiap hari dengan jumlah ±100packs. Distribusi produk dikirimkan ke pedagang pasar dan warung penjual bahan mentah.Peminatan terhadap nugget jamur tiram cukup baik dilihat dari peningkatan jumlah produksi setiapharinya dan adanya tambahan pemesanan khusus (pre-order). Nugget memiliki sifat mudah rusakkarena mengandung zat gizi yang dapat dimanfaatkan mikrobia patogen sebagai tempat tumbuh.Nugget dikemas menggunakan plastik mika yang memiliki potensi tercemarnya produk akibatkurang kedapnya kemasan. Hal ini dikarenakan mitra belum memiliki pengetahuan cara mengemasproduk dengan tepat. Perlu adanya perbaikan teknik mengemas untuk melindungi produk sertapelabelan untuk meningkatkan daya tarik konsumen serta perluasan distribusi. Kegiatan pengabdiandimulai dengan sosialisasi cara pengolahan nugget dengan benar sesuai dengan prinsip caraproduksi pangan olahan yang baik (CPPOB), pendampingan pengemasan vakum dan pembuatandesign label kemasan yang menarik. Hasil kegiatan sosialisasi telah dilakukan, antusiasme pesertacukup baik dengan adanya tambahan pengetahuan cara penanganan bahan baku dan bahantambahan pada produk dengan tepat. Peserta menyadari untuk menjaga kualitas produk perludilakukan takaran yang sesuai untuk menjaga rasa nugget, selain itu kebersihan pekerja dan sanitasilingkungan juga perlu dijaga. Selanjutnya setelah produk jadi harus dikemas secara tepat, pesertamelakukan pengemasan vakum untuk meminimalisir kontaminasi udara. Produk juga diberi labelsebagai informasi ke konsumen dan bertujuan memperluas pemasaran. Kegiatan diakhiri dengansosialisasi mengenai pentingnya strategi pemasaran sebagai upaya perluasan pasar. Kata kunci : jamur tiram, keamanan pangan, kemasan vakum, konsumen, label, sanitasi
Management of Mount Kemukus Cultural and Ritual Tourism as an Effort to Change Negative Stigma in Sragen Regency, Central Java. Dyah Putri Mahasari; Wa Ode Irma Wati La Dia
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ritual mistik masih mendarah daging dalam kehidupan masyarakat. Meski zaman sudah modern, ritual tetap dilakukan secara supranatural. Kehidupan masyarakat tidak terlepas dari ritual mistik. Kajian ini memperkenalkan ritual mistis para peziarah ngalap berkah yang diberkati di Gunung Kemukus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pelaku memaknai eksekusi ngalap berkah dalam melakukan ritual persetubuhan di Gunung Kemukus dan apa yang mereka harapkandari ritual tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaku ngalap berkah sadar melakukan hubungan seksual selama ritual. Mereka percaya bahwa hubungan seksual ini akan dengan mudah memuaskan keinginan mereka. Hasil yang diperoleh setelah melakukan ritual ngalap berkah dapat berupa berdagang atau bekerja lebih lancar, sementara sebagian orang tidak menerima hasil dari ritual tersebut. Kata Kunci : Wisata Religi, Gunung Kemukus, dan Stigma Negatif.
Pelatihan Pembuatan Masker Kain 3 Lapis bersama Masyarakat Slogohimo oleh Tim KKN UNS 314 Mahardika Supratiwi; Aulia Firdatin; Esti Istina Wardani; Danti Ayu Saputri
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini betujuan untuk: (1) memberikan pelatihan pembuatanmasker kain kepada ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19 di DesaSlogohimo (2) mengetahui permasalahan yang dihadapi ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkanselama pandemi Covid-19 (3) meningkatkan kepedulian dan kesadaran minat masyarakat untukmenggunakan protokol kesehatan  salah satunya dengan pemakaian double masker. Metode kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah, demontrasi, metode tanya jawabdan pelatihan. Kegiatan pelatihan ini melibatkan ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkan denganjumlah peserta pelatihan sebanyak 15 orang. Hasil luaran kegiatan ini yaitu (1) evaluasi masker yangdibuat peserta pelatihan secara umum termasuk kategori baik dengan rata-rata keberhasilan 80%, (2)tersampaikannya beberapa permasalahan ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkan akibat pandemiCovid-19 di Desa Slogohimo kepada mahasiswa, (3) peningkatan terhadap kepedulian dan kesadaranmasyarakat untuk tertib protokol kesehatan melalui pelaksanaan pelatihan pembuatan masker kain,dilihat dari antusiasme peserta pelatihan dan keaktifan peserta selama sesi tanya jawab kegiatan.Kata Kunci: Slogohimo, Pelatihan, Masker Kain
Efektivitas Larutan Asam Jawa (Tamarindus Indica) 5%b/v Dengan Variasi Waktu Perendaman Terhadap Penurunan Kadar Ion Pb(II) Pada Susu Kemasan Kaleng Adela Kartikasari; Ana Hidayati Mukaromah; Ayu Rahmawati Sulistyaningtyas
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susu merupakan bahan makanan yang mengandung protein, lemak, karbohidrat. Susu kemasandengan wadah kaleng akan menyebabkan kontaminasi susu dengan logam Timbal (Pb) pada kaleng.Pb merupakan logam toksik terhadap tubuh manusia karena dapat menyebabkan mual, pusing,demam bahkan kematian. Kadar ion Pb(II) pada susu kemasan kaleng dapat diturunkan kadarnyamenggunakan bahan alami seperti asam jawa (Tamarindus indica) karena mengandung asam sitratdan tanin yang dapat merusak ikatan kompleks logam dengan protein. Tujuan penelitian ini untukmengetahui kadar ion Pb(II) sebelum dan setelah perlakuan serta persentase penurunan kadar ionPb(II) dengan penambahan larutan asam jawa 5%b/v berdasarkan variasi waktu perendaman. Metodepenelitian ini adalah eksperimen dengan sampel susu kemasan kaleng kadaluarsa 2 hari yang diujikadar ion Pb(II) menggunakan larutan asam jawa 5%b/v dengan variasi lama perendaman 0, 30, 40,50 dan 60 menit dan dilakukan pengulangan 3 kali. Hasil penelitian bahwa kadar awal ion Pb(II) padasusu kaleng adalah 25,44 mg/kg, dan setelah direndam menggunakan larutan asam jawa 5%b/v selamawaktu perendaman 30, 40, 50 dan 60 menit mengalami penurunan dari 25,44 ppm menjadi 3,66 ppm.Penurunan kadar ion Pb(II) tertinggi pada susu kemasan kaleng yaitu 86,85% menggunakan larutanasam jawa 5%b/v dengan waktu perendaman 60 menit. Kata Kunci : Ion Logam (Pb (II), Susu Kemasan Kaleng, Asam Jawa.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui Rina Purnamasari; Feny Sinta Dewi; Tri Kartika Setyarini; Vita Susianawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perilaku pemberian ASI eksklusif mendapat pengaruh dari faktor eksternal (dukungankeluarga dan petugas kesehatan) serta faktor internal (pengalaman menyusui, tingkat pengetahuan, danfaktor demografi (pekerjaan, umur, pendidikan). Metode: Penelitian ini menerapkan metode observasi analitik melalui pendekatannya cross sectional yangmenganalisis pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga pada perilaku pemberian ASI Ekslusif.Populasi adalah ibu menyusui di Puskesmas Bandarharjo. Teknik sampling dengan metode purposivesampling dan sampel yang didapatkan ada 45 responden. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Analisisdata melalui analisis univariat dan bivariat dan pengujian Chi Square Hasil: Dari total 45 responden sesuai kriteria responden terbanyak usia <35 tahun (57,8%), pendidikantertinggi SMA (44,4%), tidak bekerja (60%), multipara (68,9%), memberikan ASI eksklusif (68,9%),pengetahuan tinggi (57,8%), dan yang mendapatkan dukungan baik (73,3%). Hasilnya menjelaskan adaketerkaitan signifikan dari pengetahuan untuk memberikan ASI Ekslusif yang bernilai p-value 0,004(≤0,05) dan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga terhadap perilaku memberikan ASIEkslusif dengan nilai p-value 0,000. Namun tidak ada keterkaitan antara pekerjaan pada perilaku pemberianASI Ekslusif dengan nilai p-value 0,293. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan dukungan keluarga pada perilakupemberian ASI Ekslusif. Namun tidak ada keterkaitan pekerjaan pada perilaku pemberian ASI Ekslusif  Kata Kunci: ASI ekslusif, pengetahuan, perilaku