cover
Contact Name
Fuad Zubaidi
Contact Email
fhoead@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
fhoead@yahoo.co.id
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako Tondo, Jl Soekarno Hatta
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 20856962     EISSN : 30314372     DOI : Prefix 10.33292
Core Subject : Social, Engineering,
The journal encourages rigorous, substantial, and original research on any topic related to architecture and urban design or the practice of architecture and design research, both within and between disciplines. It encourages interdisciplinary discussion and interaction in a variety of contexts, including how technology can serve as a medium for contemporary architectural design. The spectrum of topics includes Building Design, Material Technology, Architectural Anthropology, Environmental Behaviour, Green Architecture, and Landscape Architecture
Articles 123 Documents
GAYA ARSITEKTUR MODERN PADA PERANCANGAN RUMAH SUSUN PNS DI KABUPATEN POSO Fadli; Salenda, Hariyadi; Khaerunnisa
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 15 No 2 September (2021): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v15i2 September.51

Abstract

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Poso (2020), jumlah Pegawai Pemerintahan di Kabupaten Poso yaitu 7.000 orang, yang mana sekitar 20% pegawai tersebut bertempat tinggal jauh dari pusat perkantoran Kabupaten Poso. Pegawai-pegawai yang bertempat tinggal jauh dari pusat perkantoran Kabupaten Poso tersebut umum nya bergolongan 2 dan 3. Saat ini di Kota Poso telah banyak dibangun perumahan-perumahan bersubsidi yang disediakan oleh developer bagi PNS maupun karyawan-karyawan swasta. Akan tetapi hal ini dirasakan sulit untuk PNS terutama yang bergolongan 2 dan 3 dari segi pembiayaan per bulannya. Sehingga mereka memilih untuk tetap tinggal di kampung-kampung mereka, walaupun jaraknya jauh dari pusat perkantoran, dimana pada akhirnya akan memperlambat aktifitas kerja mereka, akibat jarak tempuh yang jauh dari tempat tinggal untuk sampai ke tempat mereka bekerja. Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Poso, Edwiyanto, mengatakan bahwa untuk menanggulangi permasalahan tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Poso berencana akan membangun sebuah kompleks rumah susun yang diperuntukan kepemilikannya untuk Pegawai Negeri Sipil, terutama yang bergolongan 2 dan 3. Perancangan rumah susun ini dicapai dengan pendekatan arsitektur modern. Pengambilan tema ini didasarkan atas pertimbangan agar bangunan rumah susun (rusun) tampil lebih sederhana dengan fungsi yang sesuai, baik secara strata sosial penghuninya, maupun secara bentuk dan susunan ruang yaitu sebagai tempat tinggal/hunian. Ruang-ruang yang direncanakan haruslah berdasarkan kebutuhan ruang dan aktivitas pengguna, atau sering disebut dengan kaidah form follow function. Bentuk ruang dan massa itu sendiri juga harus dapat memaksimalkan fungsionalisme, seperti bentuk - bentuk persegi, sehingga ruang-ruang di dalamnya dapat direncanakan seefektif mungkin. Pendekatan ini sejalan dengan PERMEN PU No.05/PRT/M/2007, Bentuk denah bangunan gedung rusun bertingkat tinggi sedapat mungkin simetris dan sederhana, guna mengantisipasi kerusakan yang diakibatkan oleh gempa
ARAHAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PERKOTAAN UNTUK MUATAN RENCANA DETAIL TATA RUANG KAWASAN PERKOTAAN DI SULAWESI TENGAH Najib, Muhammad; Takwim, Supriadi
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 15 No 2 September (2021): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v15i2 September.52

Abstract

Solusi pengelolaan sampah di perkotaan seringkali sulit diimplementasikan sebagai dampak dari kurangnya dukungan kebijakan pemerintah sehingga produksi timbulan sampah menumpuk di tempat penampungan akhir. Ketersediaan sarana dan prasarana persampahan di perkotaan yang tidak sesuai dengan kebutuhan, juga berdampak terhadap pengelolaan sampah yang belum optimal. Salah satu muatan informasi rencana detail tata ruang yaitu rencana sistem jaringan prasarana persampahan pada setiap kawasan perkotaan. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif eksplorasi, bertujuan untuk melakukan kajian kebijakan pengelolaan sampah perkotaan dengan memanfaatkan beberapa metode dan teknis analisis dengan informan yang terbatas sebagai responden. Hirarki kota dan kawasan perkotaan di Sulawesi Tengah umumnya adalah kota kecil hingga kota sedang orde – 2 yang menerapkan pilihan model urugan dan tumpukan dalam pengolahan produksi sampah di tempat penampungan akhir. Konsekuensi atas pilihan model tersebut harus memenuhi prasyarat kesehatan lingkungan, serta dibarengi dengan arahan kebijakan pengendalian dan optimasi guna lahan tempat penampungan akhir sampah, yaitu; a) perencanaan lokasi; b) pemilihan lokasi; dan c) pemanfaatan lahan
PRINSIP DESAIN KENZO TANGE PADA DESAIN GEDUNG OLAHRAGA DI PASANGKAYU Khaerunnisa; Salenda, Hariyadi; Thamrin, Muhammad Tizar
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 14 No 2 September (2020): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v14i2 September.53

Abstract

Perkembangan dan kemajuan bidang olahraga di dunia saat ini, termasuk Indonesia berkembang sangat cepat. Hal ini dapat dilihat dari prestasi dan antusias masyarakat akan olahraga, serta data statistik pertandingan yang terus meningkat. Maka, dari itu pemerintah diharuskan menyediakan wadah untuk menampung kegiatan olahraga. Kini menjadi permasalahan ialah tidak tersedianya gedung olahraga dengan fasilitas memadai terkhusus di Kabupaten Pasangkayu. Mengingat bahwa setiap 2 tahun sekali pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengadakan kegiatan pekan olahraga Provinsi. Perancangan ini bertujuan untuk mendapatkan konsep dan desain Gedung Olahraga di Pasangkayu dengan kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai. Adapun Metode yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Perancangan ini menghasilkan konsep bentuk perpaduan arsitektur modern dan arsitektur tradisional yang terinspirasi dari prinsip desain Kenzo Tange
ANALISIS STATUS KEBERLANJUTAN OBJEK WISATA BUKIT BUNTU BURAKE DI KABUPATEN TANA TORAJA Awalia, Rezki; Todingbua, Christian
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 14 No 2 September (2020): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v14i2 September.54

Abstract

Destinasi Wisata Bukit Buntu Burake masih tergolong baru di Kabupaten Tana Toraja. Dalam perkembangannya dari tahun ke tahun objek wisata ini menemui beberapa permasalahan yang terlihat dari dimensi sosial, lingkungan dan ekonomi. Keberlanjutan wisata saat ini perlu diperhatikan karena objek wisata Bukit Buntu Burake memberikan banyak sumbangan bagi pendapatan dan berpengaruh besar terhadap wilayah sekitar baik dari segi ekonomi, sosial- budaya, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai indeks keberlanjutan objek wisata berdasarkan masing-masing dimensi keberlanjutan dan atribut mana saja yang berpengaruh serta memerlukan peningkatan terhadap keberlanjutan objek wisata Bukit Buntu Burake. Berdasarkan hasil analisis multidimensional, berdasarkan ketiga dimensi, maka objek wisata Bukit Buntu Burake berada pada skala indeks 81,84 sehingga dapat di simpulkan Bukit Buntu Burake berada pada kategori berkelanjutan, serrta hasil analisis Leverage menunjukkan atribut yang sensitif dari dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan kata lain atribut yang perlu ditingkatkan sehingga indeks keberlanjutan lebih baik. Atribut- atribut tersebut antara lain opini pengunjung, promosi, tingkat kriminalitas, interpretasi tapak, risiko lingkungan, dan pengelolaan limbah
DESAIN FASILITAS BUMI PERKEMAHAN PRAMUKA PANEKI DI KABUPATEN SIGI Sirajuddin, Zaenal; Putri, Bunga Puja Adi
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 14 No 2 September (2020): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v14i2 September.55

Abstract

Bumi Perkemahan Pramuka Paneki merupakan pusat perkemahan, pendidikan serta pelatihan kepramukaan bagi para Pramuka di Sulawesi Tengah. Namun, kurangnya perawatan dan pemeliharaan terhadap fasilitas yang ada serta jumlah peserta kegiatan yang tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia berpengaruh pada penyelenggaraan kegiatan perkemahan Pramuka yang menjadi agenda tahunan Kwartir Daerah Sulawesi Tengah. Tujuan dari studi ini ialah menghasilkan desain Bumi Perkemahan Pramuka Paneki yang dapat mewadahi segala bentuk kegiatan perkemahan Pramuka pada khususnya serta sarana rekreasi masyarakat sebagai fungsi penunjang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode perancangan arsitektur dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif yang dikumpulkan melalui proses observasi dan wawancara serta studi literatur. Hasil dari studi ini ialah desain Bumi Perkemahan Pramuka Paneki di Kabupaten Sigi dengan mempertimbangkan kebutuhan fasilitas perkemahan Pramuka yang akan diwadahi serta fasilitas rekreasi sebagai fungsi penunjang
ASPEK FUNGSI, NUANSA, DAN SUASANA PADA DESAIN FASILITAS PENELITIAN DAN EDUKASI HEWAN TERNAK Luthfiah; Fattah, Rezky Rahmansyah
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 14 No 2 September (2020): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v14i2 September.56

Abstract

Kepala Bidang Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah melalui staff yang ditunjuknya mengatakan pada saat ini hanya terdapat BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) yang berfungsi sebagai penyuluh dan penentu kebijakan tentang pertanian sebagai upaya untuk meningkatkan kualiitas pertanian di Sulawesi Tengah. Sebagai wadah ekplorasi bagi para Peneliti di setiap daerah, sudah sepatutnya disediakan sebuah fasilitas yang menaungi setiap kegiatan penelitian bidang ternak di setiap daerah agar masing-masing potensi ternak di setiap daerah dapat dikembangkan melalui kegiatan penelitian yang bersifat eksploratif. Dalam mendesain fasilitas penelitian dan edukasi hewan ternak ini, perlu kiranya mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya aspek fungsi, nuansa, dan suasana, guna tercapainya kenyamanan pengunjung ataupun pengguna fasilitas ini nantinya. Berdasarkan poin rumusan masalah diatas dapat disimpulkan menjadi pertanyaan penelitian sebagai sebuah proses pemecahan masalah yaitu: “Bagaimana merumuskan aspek fungsi, nuansa, dan suasana pada desain fasilitas penelitian yang dapat mewadahi kebutuhan penelitian di bidang ternak dengan prinsip edukasi untuk masyarakat di Kota Palu ?”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perancangan, dengan pendekatan kualitatif, dimana data-data akan diolah untuk kemudian dipakai untuk merumuskan analisa dan konsep secara makro dan secara mikro. Desain Balai Penelitian dan Edukasi di Bidang Ternak adalah sebuah rancangan arsitektur yang mewadahi usaha pengkajian dan penyelidikan oleh sumber daya manusia dalam meningkatkan ilmu pengetahuan di bidang ternak untuk mengoptimalkan kebutuhan sandang dan pangan. Fasilitas penelitian dan edukasi di bidang ternak tanggap terhadap unsur edukasi bagi masyarakat, mahasiswa, dan pelajar. Sehingga desain yang direncanakan menyediakan fasilitas seminar dan publikasi dan praktikum untuk melaksanakan kegiatan edukatif tersebut. Desain bangunan fasilitas penelitian di bidang ternak akan menerapkan prinsip form follow function yang diaplikasikan pada material, fasad dan layout bangunan dan mempertimbangkan unsur ruang luar yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Analogi dari fungsi nya memberikan citra kegiatan penelitian yang bersih, tenang, namun tetap tegas yang divisualisasikan dalam bentuk dominan persegi pada setiap bangunan. Nuansa dibuat senyaman mungkin dengan tuntutan cahaya, air, dan udara di sekitar bangunan. Serta pada setiap kegiatan di dalam bangunan memberikan suasana yang tenang, kesan luas selain dari taman yang luas juga di dapatkan dari dominasi warna putih interior ruangan agar memberikan efek baik bagi psikologi para pelaku kegiatan penelitian
STUDI KERENTANAN BANGUNAN PADA HUNIAN TETAP DI KOTA PALU (Studi Kasus Hunian Tetap Tondo “Buddha Tzu Chi”, Kelurahan Tondo, Kota Palu) Mulyati, Sri; Khaerunnisa; Malik, Sutrati Melissa
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 14 No 2 September (2020): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v14i2 September.57

Abstract

Mitigasi bencana merupakan upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Pemahaman terhadap ancaman bencana, kondisi kerentanan, kapasitas masyarakat dan kapasitas kelembagaan, serta pola karakteristik keruangan suatu wilayah merupakan hal penting dilakukan agar pengelolaan bencana terwujudsecara efektif dan holistik. Bangunan hunian Tetap Tondo “Buddha Tzu Chi” merupakan bangunan yang dibangun bagi masyarakat terdampak bencana gempabumi, tsunami dan likuifaksi yang terletak di Kelurahan Tondo Kota Palu. Tujuan penelitian ini yaitu melalukan kajian penilaian tingkat kerentanan bangunan pada hunian tetap “Buddha Tzu Chi” di Kelurahan Tondo. Indentifikasi faktor kerentanan bangunan terhadap gempabumi dilakukan dengan menggunakan metode Rapid Visual Screening (RVS) bedasarkan FEMA 154-2002. Hasil skoring menggunakan RVS-FEMA-154-2002, bangunan hunian tetap tondo “Buddha Tzu Chi” memiliki skor yang menunjukan bahwa bangunan tersebut memiliki tingkat kerentanan bangunan sedang dalam menghadapi gempabumi. Namun tetap harus dilakukan mitigasi dalam hal ini pengurangan risiko dalam menghadapi gempabumi, mengingat wilyah Kota Palu termasuk lokasi bangunan hunian tetap tondo “Buddha Tzu Chi” memiliki tingkat sesimitas sangat tinggi
RUANG SAKRAL PERMUKIMAN TRADISIONAL MAMASA Timbang, Gator; Luthfiah; Setiawan, Altim
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 13 No 2 September (2019): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v13i2 September.60

Abstract

The problems raised in the research with the Mamasa community settlement locus focus on the issue of segregation of sacred and profane space as an effort to know and understand local wisdom in the field of architecture, especially the nature of space in the context of unique ethnic cultural and religious settlements as part of archipelago architecture who has the soul behind his physical performance. The purpose of this research is to find out and describe what the sacred space is in the context of the Mamasa ethnic settlement. This ethnic life is still integrated with Alu 'Todolo's teachings as an ancestral religion that implies religious rituals in various moments and activities are wrapped in the frame of their lives. Therefore, through qualitative methods with a post positivistic paradigm, it is hoped that this research can explore how the sacred space in its traditional settlements.
KAJIAN PENERAPAN TATA RUANG TERBUKA HIJAU PADA LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KOTA PALU Kelo, Jusnan; Sarifuddin; Luthfiah; Herniwati, Andi
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 13 No 1 Maret (2019): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v13i1 Maret.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hakekat fungsi dan peranan ruang terbuka hijau (RTH) dalam kaitannya dengan lingkungan permukiman kota, serta untuk memperoleh gambaran tentang kondisi tata ruang terbuka yang ada (existing condition)dan pengaruhnya terhadap lingkungan permukiman di kota Palu, yang selanjutnya untuk dijadikan bahan pertimbangan/ masukkan dalam mengemukakan penerapan tata ruang terbuka pada suatu lingkungan permukiman yang sesuai dengan kondisi fisik kota Palu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat, antara lain (i) sebagai usulan koreksional tata ruang terbuka hijau (RTH) yang ada yang dapat berfungsi secara optimal dan utamanya dapat meningkatkan nilai dan kualitas lingkungan permukiman kota, (ii) sebagai masukan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan Rancang – bangun perumahan & permukiman kota agar aspek tata ruang terbuka hijau tetap menjadi pertimbangan utama dan selayaknya terpadu, dalam arti tidak terpisahkan dengan pembangunan fasilitas fisik kota lainnya, demi tercapainya “pembangunan berwawasan lingkungan”, dan (iii) sebagai pedoman atau komparasi dalam kajian ilmu arsitektur dan lingkungan yang tentunya dapat dikembangkan dalam penelitian-penelitian lanjutan yang sejenis. Penelitian ini menggunakan metode “eksplorasi deskriptif”, yaitu mangamati (survey) dan menguraikan masalah-masalah serta faktor-faktor yang ada. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, akibat laju pertumbuhan penduduk Kota Palu yang cukup pesat, ditambah lagi dengan adanya kecenderungan warga kota untuk mendekati area pusat kota, maka timbul gejala bahwa makin ke pusat kota, pemanfatan lahan untuk pembangunan struktur kota semakin menuju maksimal. Sebaliknya semakin menuju minimal bagi peruntukkan ruang terbuka hijau. Berdasarkan kondisi tersebut maka untuk menjaga keseimbangan lingkungan mutlak diperlukan adanya pengendalian pertumbuhan dan perkembangan fisik kota , terutama di wilayah pusat kota, sehingga ada keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara area terbangun dan ruang terbuka hijau. Kedua, sistem tata hijau pada wilayah kota perlu dikembangkan secara terpadu dan menyeluruh, baik kualitas maupun kuantitasnya, karena hal ini merupakan faktor dominan dalam rangkaian tata ruang terbuka. Ketiga, dalam penataan sistem sirkulasi pada ruang terbuka dapat menjamin kelancaran dan keamanan bagi jalur pejalan kaki dan kendaraan yang besarannya disesuaikan dengan berdasarkan dimensi pergerakan manusia dan kendaraan. Keempat, berdasarkan kondisi geografis dan topografis kota Palu, maka dalam penerapan sistem pembatasan (tata ruang dan konstruksi pada ruang terbuka), selain melakukan penyesuaian juga masih perlu tindakan pembentukkan dan pematangan lahan sehingga tatanan ruang terbuka yang dinginkan dapat tercapai
PERANCANGAN ISLAMIC WEDDING CENTER DI KOTA PALU DENGAN PENDEKATAN BENTUK ARSITEKTUR ISLAMI Puan Maharani; Luthfia; Yasir Arafat
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 15 No 2 September (2021): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v15i2 September.80

Abstract

Berdasarkan data yang ditemukan dilapangan, terdapat 7 fasilitas yang berfungsi sebagai gedung pernikahan atau gedung pertemuan meskipun belum memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pernikahan secara khusus. Gedung gedung tersebut memiliki kondisi yang berbeda beda pasca gempa yang terjadi di Kota Palu pada tanggal 28 September 2018. Kondisi gedung gedung tersebut bisa dikategorikan menjadi kondisi rusak berat, salah satu contoh gedungnya adalah Hotel The Sya Regency Palu. Kondisi rusak ringan, salah satu contohnya adalah gedung Dakwah Aisyiyah Palu. Kondisi tidak rusak, salah satu contohnya adalah gedung Al Muhsinin Alkhairat Palu. Kondisi bangunan yang digunakan sebagai gedung pernikahan di Kota Palu tidak didukung oleh fasilitas - fasilitas yang dibutuhkan untuk sebuah acara pernikahan baik itu sebelum pernikahan maupun acara pernikahan yang sedang berlangsung. Tidak tersediaannya fasilitas fasilitas utama maupun fasilitas pendukung dalam gedung pernikahan membuat kepuasan pengguna dalam efesiensi waktu tidak tercapai. Seiring dengan berkembangnya zaman, hal ini mempengaruhi masyarakat untuk cenderung melakukan sesuatu yang efisien dan efektitif. Sehingga dibutuhkan satu fasilitas yang memfasilitasi segala urusan pernikahan dalam satu tempat untuk mencapai efisiensi dan efektifitas. Islamic Wedding Center hadir untuk menjadi solusi atas masalah tersebut, dengan pertimbangan semakin banyaknya pernikahan yang dilaksanakan di gedung pernikahan. Islamic Wedding Center ini juga dirancang menjadi sebuah fasilitas lengkap pernikahan islam yang belum ada di Kota Palu. Selain itu, kehadiran Islamic Wedding Center ini juga diharapkan menjadi sebuah media edukasi kepada masyarakat Islam Kota terhadap konsep pernikahan yang disyariatkan dalam Agama Islam. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan konsep dan desain yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Palu dalam berbagai prosesi pernikahan serta mampu mengatur perilaku penggunanya berdasarkan pendekatan arsitektur islami yang difokuskan pada nilai nilai perilaku islami (adab). Dalam perancangan Islamic Wedding Center ini, terdapat beberapa proses untuk mendapatkan dan mengembangkan ide ide perancangan. Proses ini terdiri dari ide perancangan, lokasi perancangan, pengumpulan data baik data primer maupun data sekunder, analisis, konsep perancangan atau sintesis, diagram atau alur perancangan. Perancangan Islamic Wedding Center di Kota Palu menerapkan pendekatan arsitektur islami yang difokuskan pada nilai nilai perilaku islami (adab). Konsep bentuk yang digunakan adalah bentuk yang diadopsi dari prinsip arsitektur modern karna terdapat kesamaan antara prinsip arsitektur modern dan prinsip arsitektur islami

Page 4 of 13 | Total Record : 123