cover
Contact Name
Fuad Zubaidi
Contact Email
fhoead@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
fhoead@yahoo.co.id
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako Tondo, Jl Soekarno Hatta
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 20856962     EISSN : 30314372     DOI : Prefix 10.33292
Core Subject : Social, Engineering,
The journal encourages rigorous, substantial, and original research on any topic related to architecture and urban design or the practice of architecture and design research, both within and between disciplines. It encourages interdisciplinary discussion and interaction in a variety of contexts, including how technology can serve as a medium for contemporary architectural design. The spectrum of topics includes Building Design, Material Technology, Architectural Anthropology, Environmental Behaviour, Green Architecture, and Landscape Architecture
Articles 123 Documents
Eksistensi Faham Aliran De Stijl Pada Komposisi Fasade Bangunan Kolonial Belanda Dan Rumah Kontemporer Hariyadi Salenda
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 5 No 2 September (2013): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v5i2 September.158

Abstract

One of stream growing during of modern architecture is De Stijl stream. The stream of De Stijl (The Style) originated from the art of painting in the Netherlands founded in 1917 by the painter Theo van Doesburg and Piet Mondrian. In general, De Stijl proposed simplicity, abstraction, using a composition of horizontal-vertical lines, squares or rectangles, using a composition of red, yellow, blue, black, white, and gray, and use asymmetrical balance the composition. One of the buildings that are designed to follow the principles of De Stijl painting wing is Schroder House by Gerrit Rietveld. Because of Indonesia as the countries of the former Dutch colony with allegations that there are some colonial buildings of Dutch facade form more or less influenced by the ideas of De Stijl stream. Similarly, the development of buildings, contemporary homes in Indonesia. One sign that is legible facade form fields set by a combination square and rectangular-field side of the field lines forming in the vertical-horizontal, and combined with a horizontal flat roof forms. The most prominent existence from stream of De Stijl in architecture facade manifested in the Dutch colonial buildings and contemporary homes on the composition of the investigated area, the composition of line, texture and composition. However, the existence of De Stijl stream is the composition of the field tends to be manifested in facade buildings compared to the Dutch colonial building’s facade contemporary homes, as shown in the arrangement of areas which are arranged on the asymmetry facade balanced and use 2 forms a horizontal flat roof areas.
Pengaruh Morfologi Blok Perkotaan Terhadap Konsumsi Energi Bangunan Komersial, Studi Kasus: Kota Palu, Indonesia Tanari, Neyman Pearson; Syafii, Nedyomukti Imam
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 18 No 1 (2024): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v18i1.159

Abstract

The increasing global energy demand has become one of the issues in energy saving in buildings, not least in urban blocks where buildings and other buildings can influence each other. Urban block morphology with complex parameters can affect the energy performance of buildings at the block scale. However, on the other hand, analysis of the combined effect of urban block morphology parameters on building energy consumption is still lacking. In this study, the aim is to examine the methods and results of the effect of urban block morphology on building energy consumption. First, the research workflow for urban block energy assessment with geometry parameters as the basis for energy simulation. The sample urban block model formed is a building plot in the form of a hypothetical district of office buildings, which is then classified based on site coverage and building height. After that, the use of geometry parameters to evaluate and obtain the Energy Use Intensity (EUI) value for each sample urban block model is analyzed. Then, the combined effects of urban block morphology and geometry parameters on building energy consumption are evaluated and see how much impact they have in changing building energy use values. The results and analysis show that building density and height can directly affect building energy consumption. Increasing the values of site coverage and building height parameters has a positive influence on decreasing the EUI value.
Penentuan Titik Evakuasi Bencana Banjir Bandang Sungai Ore Di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi Lutfi; Sri Mulyati; Ade Rahmat Nahrowy
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 17 No 2 (2023): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v17i2 September.161

Abstract

Banjir bandang merupakan bencana yang sering terjadi di Kabupaten Sigi Desa Bangga. Dataran rendah, Longsor tebing sungai, Intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab luapan air sungai. bencana banjir bandang berawal pada tahun 1932 dan terjadi kembali pada tahun 1962, 1986, 2002, 2010, 2012 dan 2019. Tujuan Membuat peta kerawanan dan Kerentanan terhadap bencana banjir bandang dan Membuat peta titik dan jalur evakuasi yang efektif pada daerah rawan bencana banjir bandang di Sungai Ore. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif yang memberikan gambaran serta deskripsi mengenai fakta yang ada diwilayah studi secara sistematis serta digunakan untuk menggambarkan variabel, gejala dan kondisi yang ada di masyarakat dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode skoring analysis, Overlay dan Network Analysis. Berdasarkan hasil analisa rawan bencana banjir bandang, kawasan rawan bencana banjir bandang ada pada dusun satu dan dusun dua. Tingginya rawan bencana banjir disebabkan karena Dusun tersebut berbatasan langsung dengan sungai Ore dan merupakan kawasan yang memiliki topografi rendah. Dusun satu dan dusun dua yang berbatasan langsung dengan Sungai Ore memiliki tingkat risiko tinggi. Luas kawasan terdampak sebesar +293,63 ha. analisa titik evakuasi terdapat 4 titik evakuasi akhir yang memenuhi kriteria penentuan titik evakuasi yang terdapat pada dusun dua berjumlah 2 titik evakuasi akhir dan dusun tiga berjumlah 2 titik evakuasi akhir. Pembuatan jalur evakuasi dibagi menjadi tiga hal ini dilakukan untuk memudahkan dan mengurai kepadatan ketika proses evakuasi sedang berlangsung. Perencanaan titik dan jalur evakuasi bertujuan untuk mengungsikan penduduk dari ancaman bahaya bencana, serta mengurangi dampak dari bencana banjir bandang. Perencanaan jalur dan titik evakuasi difokuskan pada penyelamatan melalui jalur darat sehingga masyarakat dapat mengetahui secara cepat dan tepat informasi jalur evakuasi yang aman untuk dilalui ketika terjadi bencana banjir bandang.
Distribusi Fasilitas Persampahan Pada Kawasan Perumahan Silae Di Kelurahan Silae Mariela Kaloan; Deltri Dikwardi Eisenring; Sarifuddin
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 17 No 2 (2023): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v17i2 September.162

Abstract

Kelurahan silae merupakan kelurahan yang tergolong kelurahan yang sadar akan kebersihan, namun kondisi eksisting pada Kelurahan Silae terutama pada distribusi fasilitas persampahannya khususnya untuk sistem pengelolaan sampahnya masih kurang baik. Walaupun sistem pembuangan sampahnya di atur dan dijadwal tiap minggunya berdasarkan urutan RW di Kelurahan Silae, hal ini tidak berjalan dengan baik dikarenakan jumlah volume sampah yang dapat tertampung pada kontainer TPS makin meningkat tiap harinya dan penyediaan kontainer TPS dikelurahan Silae untuk umum hanya ada 1 unit saja dan hanya digunakan khusus oleh pegawai PLN Silae. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang memperoleh data langsung saat observasi langsung maupun saat survei ke lapangan, data yang digunakan untuk mencari data dari hasil wawancara yang peroleh melalui instansi kelurahan Silae, dan masyarakat Silae. Hasil dari penelitian menghasilkan Distribusi pesampahan yang di lakukan dengan melakukan pengangkutan dan pengelolaan di tiap minggunya di Kelurahan Silae. Sehingga sampah yang ada telah di angkut kemudian diolah menjadi pupuk kompos yang di proses melalui TPS3R yang tersedia di Kelurahan Silae, sampah yang masih produktif seperti sampah plastik akan di daur ulang kembali dan sisanya akan dibuang di TPA Kawatuna.
'Tetean' Spaces Culture On The Coastal Communities In Central Sulawesi A.M. Yamin Astha; Ahda Mulyati; Muhammad Najib
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 17 No 2 (2023): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v17i2 September.163

Abstract

Central Sulawesi has the longest coastlines in Sulawesi and consists of the coastal and the small islands occupied by communities. In community life, cultures play an essential role in the establishment of settlements, especially in the settlement areas with specific and unique characteristics. The coastal communities have unique cultural traditions, mainly inhabited by the coastal settlements in the coastal regions and the small islands. Cultural uniqueness is reflected in their territory with the reflection of the characteristics of the function and the form. Concerning various aspects of the local culture, including the cultural and hereditary character passed down from generation to generation. The study was conducted with a qualitative approach to phenomenology through data retrieval of naturalistic and inductive analysis techniques. Coastal settlements are inhabited by families or groups who have family ties. They are known as sailors, with their principal livelihood as a fisherman. Therefore, they build a settlement in the water or near the water. It comprised residential concessions with houses on stilts, using wood materials that were partly or wholly on the water. The primary orientation was the sea, so staying home to have a two-way street toward the sea and as a public space and social space. Each unit of the house neighborhood is connected with the road or standing in the water tetean. Tetean are made of wood and use the wooden pillars that plug into the water (the sea). Tetean is not only an access but a multi-purpose space, where a 'tetean' is used as a play space, relationship space, event space (circumcision, marriage, school ceremonies, etc.), and space to work and make a living. These activities support the cultural life of coastal communities. The local culture of coastal communities is very instrumental in establishing the settlements, especially in the form, the order of settlements and neighborhoods, as well as supporting elements.
Restorasi Banuaoge di Kota Palu Nurwahida; Khaerunnisa; Zubair Butudoka; Altim Setiawan
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 17 No 2 (2023): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v17i2 September.164

Abstract

Banuaoge merupakan salah satu warisan budaya rumah adat suku Kaili, Sulawesi Tengah. Untuk mempertahankan warisan budaya kota, maka pemberdayaan bangunan cagar budaya merupakan hal yang mutlak dilakukan. Dalam fenomena seperti inilah revitalisasi terhadap bangunan cagar budaya penting dilakukan agar bangunan lama tersebut tidak mengalami penurunan baik dari segi eksistensi maupun sebagai objek vital di kawasan tersebut. Banuaoge telah direvitalisasi sebanyak dua kali yaitu pada 1983 dan yang terakhir pada 2022. Penelitian terhadap Banuaoge ini bertujuan untuk mengetahui upaya revitalisasi dan mengkaji hasil yang dilakukan terhadap bangunan cagar budaya Banuaoge. Kajian ini penting untuk dilakukan mengingat eksistensi Banuaoge sebagai salah satu situs cagar budaya di Sulawesi Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan cara menganalisis objek berdasarkan hasil survey lapangan kemudian dikaitkan dengan dengan landasan teori yang sesuai dengan kriteria-kriteria bangunan cagar budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses restorasi Banuaoge di Kota Palu secara garis besar tergolong restorasi mayor, dimana proses restorasi tersebut harus mempertimbangkan beberapa prinsip-prinsip. Restorasi yang dilakukan juga harus mengedepankan pada aspek pelestarian dengan memanfaatkan kembali bahan-bahan yang digunakan dan mengganti bahan yang tidak dapat digunakan.
Ruang Ingtangible Pada Ritual Adat Nokeso/Novati Topo Da’a Di Sulawesi Tengah Zulfitriah Masiming
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 17 No 2 (2023): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v17i2 September.165

Abstract

Topo Da’a merupakan salah satu komunitas adat terpencil yang ada di Sulawesi Tengah. Seperti masyarakat tradisional lainnya, masih taat dan konsisten dalam menjalankan adat istiadat terutama ritual adat “Mombine”. Salah satu ritual adat tersebut adalah upacara adat “Nokeso” atau “Novati”. Upacara adat yang dilakukan untuk anak perempuan yang sudah memasuki usia baligh. Pada prosesi adat tersebut memunculkan ruang -ruang ingtangible. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui ruang-ruang ingtangible yang terbentuk pada saat upacara dilaksanakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik wawancara dengan sejumlah responden yang dipilih secara purposive sampling. Unit amatan adalah proses kegiatan upacara adat, sedangkan unit informasinya adalah totua adat, tokoh masyarakat dan warga topo Da’a. Data di analisis menggunakan metode induktif. Hasil studi menunjukkan ruang-ruang yang terbentuk pada saat upacara adat “Nokeso” adalah “Ruang Pingitan”, “Dapur Adat”, “Ruang Mandi” dan “Ruang Vunja”.
Pendekatan Arsitektur Islam Pada Konsep Makro Perancangan Islamic Center Alkhairaat Di Kabupaten Tojo Una-Una Muhammad Fadel Hiola; Luthfiah; Khaerunnisa; Yasir Arafat
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 17 No 2 (2023): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v17i2 September.166

Abstract

Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una terletak didaerah provinsi Sulawesi Tengah. Daerah Kabupaten Tojo Una-Una adalah salahsatu daerah yang memiliki jumlah pengikut Agama Islam terbanyak, yakni dapat dilihat dari jumlah pengikut Alkhairaat yang berjumlah 3.435 orang dari tahun 2018-2021 dan beberapa kegiatan, fasilitas dari yayasan Alkhairaat di Kabupaten Tojo Una-Una. Penelitian ini bertujuan mendapatkan konsep makro desain perancangan Islamic Center Alkhairaat yang dapat mewadahi fasilitas kegiatan ibadah untuk masyarakat muslim di Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una melalui dengan pendekatan Arsitektur Islam. Penelitian yang dilakukan menggunakan Metode Perancangan Arsitektur, dimana penulis melakukan penelitian berdasarkan observasi, literatur, dokumentasi dan karya ilmiah serta sumber-sumber lainnya yang diterjemahkan dalam analisis makro. Dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai konsep dan teori-teori yang dapat dijadikan acuan dalam melakukan perancangan Islamic Center Alkhairaat dengan pendekatan Arsitektur Islam. Hasil yang didapatkan bahwa dalam setiap analisa makro perancangan Islamic Center Alkhairaat Islamic Center Alkhairaat, tidak lepas dari prinsip-prinsip perancangan arsitektur islam, yaitu prinsip Habluminallah (hubungan manusia dengan Allah Swt), prinsip Habluminannas (hubungan manusia dengan manusia, artinya menjaga silaturahmi, persaudaraan dan kerjasama antar manusia), dan prinsip Habluminal’alam (hubungan manusia dengan alam semesta).
Arsitektur Hijau Sebagai Instrumen Pendekatan Perancangan Terminal Angkutan Darat Tipe B Di Kabupaten Tojo Una-Una indri Islamiyati penende; Hariyadi Salenda; Arifin, Rosmiaty; Moch. Rachmat Syahrullah
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 17 No 2 (2023): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v17i2 September.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsep perancangan serta menghasilkan Desain Terminal Angkutan Darat Tipe B dengan pendekatan arsitektur hijau di Kabupaten Tojo Una-Una yang dapat memberikan akses transportasi darat yang baik serta nyaman bagi penggunanya. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode perancangan arsitektur. Metode perancangan arsitektur adalah proses dalam merancang untuk menghasilkan suatu desain yang diawali dengan pengumpulan data-data yang relevan dengan penelitian, wawancara serta observasi lapangan. Data-data tersebut kemudian diolah melalui tahapan analisis-analisis perancangan dalam arsitektur. Hasil dari penelitian ini adalah konsep desain terminal tipe B sebagai prasarana transportasi darat di Kabupaten Tojo Una-Una yang menerapkan pendekatan arsitektur hijau. Adapun prinsip-prinsip arsitektur hijau yang diterapkan pada perancangan terminal ini diantaranya penggunaan solar panel sebagai pembangkit listrik utama, sunscreen pada bangunan, meminimalisir penggunaan AC, bukaan-bukaan yang maksimal pada bangunan serta memanfaatkan tumbuhan dan air sebagai pengatur iklim di sekitar tapak.
Penerapan Prinsip Tadao Ando Pada Perancangan Pusat Kesehatan Mental di Kota Palu khaerunnisa, khaerunnisa; Mutmainah, Mutmainah; Setiawan, A.; Syahrullah, M. Rachmat
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 18 No 1 (2024): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v18i1.171

Abstract

The study was conducted to support the healing of survivors of mental health disorders in Central Sulawesi. Therefore, the Mental Health Center facilitates healing and recovery. Apart from that, the mental health center is also a forum for education about mental health disorders in order to raise awareness and understanding about the importance of maintaining mental health. This research method uses descriptive qualitative research methods, which are then processed using architectural design methods through the process of designing buildings, data collection, concept analysis and design. From the results of this analysis, the design concept and design of mental health centers in the city of Palu are produced. The result of this study is a Mental Health Center in Palu City with the application of Tadao Ando's design principles which will be able to accommodate the function of the building as a place for healing and education for the people of Palu City.

Page 6 of 13 | Total Record : 123