cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,727 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA PERBEDAAN PENDAPAT ANTAR GURU MEWUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA YANG HARMONIS Tiara Adelya Putri; Ahmad Suriyansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepala sekolah SDN Karang Mekar 9 mengelola perbedaan pendapat antar guru untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi untuk memperoleh data dari kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapat muncul karena pembagian tugas yang belum seimbang, kepatuhan terhadap aturan berpakaian, kehadiran pada jadwal piket, dan kesalahpahaman komunikasi antar guru. Dalam mengatasi hal tersebut, kepala sekolah berperan sebagai komunikator, mediator, dan pengambil keputusan melalui musyawarah, serta menerapkan strategi yang memadukan pendekatan personal, kolaboratif, dan kekeluargaan. Strategi tersebut meliputi rapat terbuka, diskusi empat mata, kegiatan santai di luar sekolah, dan pembentukan tim kerja yang memadukan guru dengan karakter dan kemampuan berbeda. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan perbedaan pendapat, tetapi juga menumbuhkan rasa saling menghargai, kerja sama, dan tanggung jawab bersama, sehingga lingkungan kerja menjadi harmonis, nyaman, dan produktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang komunikatif, kolaboratif, dan bersifat mediasi sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kualitas pendidikan secara keseluruhan
INOVASI GOOGLE SHEET SEBAGAI WEBSITE INFORMASI SEKOLAH Ahmad Sauqi; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suryansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong sekolah untuk memanfaatkan berbagai platform daring guna meningkatkan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang mulai diterapkan adalah pemanfaatan Google Sheet berbasis website sebagai sarana penyediaan data sekolah yang lebih praktis, transparan, dan mudah diakses. Oleh sebab itu, penelitian bertujuan menggambarkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil penerapan inovasi informasi sekolah berbasis Google Sheets sebagai website sekolah, hambatan yang muncul serta solusi untuk mengatasnya. Metode penelitian tergolong studi kasus dengan pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Google Sheet berbasis website informasi sekolah mempermudah akses dan transparansi informasi bagi seluruh warga sekolah. Perencanaan dilakukan dengan melibatkan ide-ide dari guru, sementara peluncurannya dijadwalkan pada akhir Oktober. Fitur-fitur seperti biodata sekolah, dokumentasi kegiatan, berita, serta sistem editor dan viewer dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan informasi. Guru berkolaborasi dalam mengelola konten kelas dan ekstrakurikuler secara fleksibel. Inovasi ini juga meningkatkan efisiensi waktu, penyimpanan data, dan menjadi media promosi sekolah. Tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan kemampuan guru dalam pengelolaan konten, dengan solusi berupa pelatihan internal, pemanfaatan teknologi AI dan referensi youtube.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA MADRASAH BERBASIS NILAI – NILAI ISLAM Fariha Bintang Cahyani; Siti Nurul Mafudoh; Selnistia Hidayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan visioner kepala madrasah berbasis nilai-nilai Islam sebagai model kepemimpinan yang efektif dalam mengatasi berbagai tantangan pendidikan di era globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel yang membahas tentang kepemimpinan visioner dan nilai-nilai Islam dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner kepala madrasah ditandai dengan kemampuan merumuskan, mengkomunikasikan, dan mewujudkan visi jangka panjang yang berorientasi pada mutu akademik serta pembentukan karakter Islami. Kepala madrasah visioner mampu menginspirasi seluruh elemen madrasah untuk bekerja berdasarkan nilai dan tujuan bersama. Integrasi nilai-nilai Islam seperti shiddiq (jujur)  amanah (bertanggung jawab)  tabligh (komunikatif)  fathanah (cerdas), dan ‘adl (adil) menjadi dasar moral dalam mengarahkan lembaga pendidikan menuju perubahan yang konstruktif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI ETIKA PROFESI KEGURUAN DALAM PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH Rani Nurani; Sopian Nuriman; Muhamad Nur Rizki; Apriyono Apriyono; Asep Mulyana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika profesi keguruan dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah melalui studi literatur terhadap berbagai publikasi ilmiah terakreditasi. Fenomena bullying yang mencakup tindakan fisik, verbal, dan psikis terus menjadi persoalan serius dalam dunia pendidikan karena berdampak luas terhadap kondisi psikologis, sosial, akademik, dan perilaku siswa. Guru sebagai aktor utama dalam proses pendidikan memiliki peran strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, humanis, dan bebas kekerasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi etika profesi keguruan tercermin melalui empat aspek utama, yaitu tanggung jawab moral, keteladanan, komunikasi etis, serta penerapan prinsip keadilan dalam pengelolaan kelas. Guru tidak hanya berperan dalam deteksi dini dan penanganan kasus, tetapi juga dalam membangun kultur positif melalui pembiasaan karakter, pengawasan aktif, kolaborasi dengan orang tua, serta penegakan aturan kelas berbasis nilai etis. Namun demikian, penelitian juga mengidentifikasi sejumlah hambatan seperti kurangnya pemahaman guru terhadap kode etik, minimnya pelatihan anti-bullying, beban kerja tinggi, dan lemahnya dukungan struktural sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa pencegahan bullying membutuhkan penguatan kapasitas etis guru serta dukungan sistemik dari sekolah untuk memastikan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan menghargai martabat setiap siswa.
Akhlak dalam Perspektif Tasawuf: Jalan Spritualitas Menuju Kesempurnaan Diri dan Hubungan Vertikal dengan Tuhan Gustilia Wulandari; Rahmad Fadillah; Laylatul Jahra; Nadia Putri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas akhlak dalam tasawuf sebagai aspek penting dalam spiritualitas Islam yang berfokus pada penyucian jiwa dan kedekatan dengan Allah SWT. Akhlak dalam tasawuf tidak hanya mencakup perilaku lahiriah tetapi juga kondisi hati dan niat yang tulus. Kajian ini menguraikan karakteristik utama akhlak tasawuf seperti keikhlasan, kesabaran, kerendahan hati, dan cinta kepada Allah dan sesama, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kajian pustaka dan tafsir klasik, tulisan ini menunjukkan bagaimana akhlak tasawuf membimbing individu untuk mencapai kesempurnaan spiritual dan maqam ihsan. Jalan spiritual ini membawa kedamaian batin dan hubungan yang harmonis dengan Tuhan.
NEEDS ANALYSIS AND EFFECTIVENESS EVALUATION OF ENGLISH LANGUAGE TEACHING MATERIALS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Daffa Nirwana Wahyudi; Farah Fadhilah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how English Language Teaching (ELT) materials can be improved through needs analysis and effectiveness evaluation.  The study intends to ascertain the true needs of students, assess the appropriateness of current resources, and ascertain the consequences for curricular improvement.  Six pertinent publications published between 2021 and 2025 were examined using a Systematic Literature Review that was bolstered by case-based data from needs analysis and material evaluation studies. The results demonstrate that many ELT resources are still out of step with students' actual academic and communicative needs, especially in ESP environments. Research continuously shows that materials created through systematic requirements analysis like contextualized tasks and multimodal resources tend to be more successful and improve learner engagement and skill development. Evidence also indicates that authentic, relevant, and well-targeted materials improve language learning outcomes more reliably than generic textbooks. These results carry important implications for curriculum development, emphasizing the need for curricula to be responsive to learner profiles, workplace expectations, and evolving educational demands. Integrating needs analysis and effectiveness evaluation into curriculum planning can ensure that ELT materials become more adaptive, context-appropriate, and aligned with contemporary language-learning goals
POST-PANDEMIC CURRICULUM ADAPTATION IN THE DIGITAL LEARNING ERA Nabila Nabila; Melinah Diana Putri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic significantly transformed educational practices and accelerated the adoption of digital learning across all levels of schooling. As institutions transition into the post-pandemic era, curriculum adaptation is essential to ensure that learning remains relevant, flexible, and aligned with technological advancements. This study aims to develop a conceptual model for curriculum adaptation in the digital learning era using the ADDIE instructional design framework, which consists of the Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate phases. The research employed a Research and Development (R&D) approach supported by literature analysis and expert review to refine the proposed adaptation model. The findings indicate that curriculum redesign in the post-pandemic context requires the integration of digital literacy, learner-centered strategies, technology-enhanced assessments, and flexible blended learning. The ADDIE-based model developed in this study provides a systematic structure to guide educators and curriculum developers in modifying curriculum components to better support digital learning environments. This research strengthens curriculum innovation efforts and offers practical recommendations for improving instructional planning in the post-pandemic digital era
Analisis Kuantitatif Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Potensi Putus Kuliah di Kalangan Mahasiswa Alyaa Defitri; Tiara Fasri; Amelia putri; Pitta uli mariyola sirait; Puji Rahayu Peronika Sihaloho; Marnida Yusfiani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena putus kuliah di kalangan mahasiswa masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa berhenti kuliah, meliputi faktor ekonomi, akademik, motivasi belajar dan dukungan keluarga, serta faktor sosial-lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring kepada 44 responden mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Data primer dianalisis dalam bentuk persentase dan dibandingkan dengan hasil temuan dari tiga penelitian sebelumnya, yaitu Khoiriyah et al. (2021), Umar et al. (2025), dan Moesarofah (2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi merupakan penyebab paling dominan dengan 84,1% responden menyatakan kesulitan finansial sebagai alasan utama berhenti kuliah. Faktor motivasi dan dukungan keluarga menempati urutan kedua (79,5%), diikuti oleh faktor akademik (76,4%) dan sosial-lingkungan (72,7%). Temuan ini menunjukkan bahwa permasalahan putus kuliah bersifat multidimensional, di mana aspek ekonomi sering menjadi pemicu awal yang diperkuat oleh lemahnya dukungan akademik, sosial, dan motivasional. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan preventif dari perguruan tinggi dan pemerintah melalui beasiswa berbasis kebutuhan, layanan konseling akademik, serta penguatan dukungan keluarga dan sosial mahasiswa.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH Eka Puspita Sari; Askari Zakaria; Novita Novita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, artikel, serta dokumen relevan lainnya. Data dianalisis melalui proses reduksi, verifikasi, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai peran guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam menumbuhkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik peserta didik melalui keteladanan, metode pembelajaran yang kreatif, pemberian penguatan positif, pembimbingan personal, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua turut memperkuat upaya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peran guru PAI tidak hanya pada aspek kognitif, tetapi mencakup pembentukan karakter, akhlak, dan semangat belajar siswa secara menyeluruh.
A Systematic Literature Review on the Effectiveness of the Merdeka Curriculum in Enhancing Student Competencies Siti Melasari; Bela Ayu Permatasari; Muhammad Hanafi; Selnistia Hidayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Merdeka Curriculum in enhancing student competencies through a systematic literature review of 28 selected articles published between 2020 and 2025. The review followed the PRISMA framework, involving identification, screening, eligibility assessment, and final inclusion stages. Data were synthesized using a structured extraction table to analyze research objectives, methods, findings, and relevance to the Merdeka Curriculum. The results indicate that the curriculum supports more flexible, differentiated, and project-based learning, contributing to improvements in creativity, independence, and higher-order thinking skills. Several studies also highlight increased student engagement and the development of the Pancasila Student Profile as central outcomes of the curriculum's implementation. However, challenges persist, including varied teacher readiness, limited learning resources, and inconsistent school-level support, which influence the curriculum's overall effectiveness. The discussion emphasizes that while the Merdeka Curriculum holds strong potential to transform learning, its success depends on systemic factors such as professional development, resource availability, and administrative commitment. The study concludes that the curriculum offers a promising framework for modern education but requires strengthened implementation strategies to achieve its intended impact across diverse educational settings