cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,891 Documents
THE IMPACT OF SPOTIFY ON IMPROVING STUDENTS' LISTENING SKILLS: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Muna Mawaddah; Muhammad Dewa Prasetya; Rizki Bobi Baihaki; Naf’an Tarihoran
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spotify is one of the world's most popular digital audio streaming platforms, offering millions of songs and podcasts that are easily accessible and flexible. Building on this potential, his study aims to investigate the impact of using the Spotify application on students' English listening skills, as well as identify the main benefits and challenges of its implementation. This research adopts a systematic literature review design (Systematic Literature Review) by analyzing empirical studies published within the context of English as a Foreign Language (EFL) instruction. The review findings show that using Spotify significantly improves listening comprehension (as indicated by a substantial rise in test scores) and is perceived by students as a motivating medium that effectively reduces learning anxiety. However, the identified challenges include unstable internet connections and overly fast speech rates in the audio material. It is concluded that Spotify is a highly effective digital tool for developing listening skills as it bridges students' digital habits with academic needs. The implication is that educators should integrate this platform as a source of authentic language input while designing supportive strategies to overcome technical constraints and select appropriate audio content.
Analisis Yuridis Terhadap Pengembalian Aset Hasil Korupsi (Asset Recovery) dan Dampaknya Bagi Keuangan Negara Miftakhul Jannah Hasny; Afrijal Afrijal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi di Indonesia terus mengancam perekonomian dan anggaran negara, dengan kerugian mencapai triliunan rupiah. Pengembalian aset hasil korupsi menjadi aspek krusial dalam upaya pemulihan kepercayaan publik dan memperbaiki sistem keuangan. Meskipun Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 menyediakan dasar hukum yang penting, pelaksanaannya menghadapi berbagai kendala, termasuk kurangnya efisiensi sistem hukum dalam menyita aset hasil tindak pidana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme pengembalian aset hasil korupsi di Indonesia, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut, dan mengevaluasi dampaknya terhadap keuangan negara. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi dalam perbaikan sistem hukum agar lebih efektif dalam pemberantasan korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, dengan analisis peraturan perundang-undangan dan studi kasus yang relevan. Data dikumpulkan dari berbagai sumber hukum untuk memahami kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pengembalian aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada kerangka hukum untuk pengembalian aset, tantangan signifikan masih ada, termasuk integrasi hukum yang tidak memadai dan kesulitan dalam melakukan penyitaan. Reformasi hukum dan peningkatan kapasitas lembaga penegak hukum sangat diperlukan agar pemulihan aset dapat berjalan lebih efektif. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengembalian aset hasil korupsi sebagai langkah untuk memulihkan kerugian negara dan mendukung perekonomian. Penting bagi pemerintah untuk memperkuat regulasi serta sistem penegakan hukum agar proses ini dapat terselenggara dengan optimal.
SISTEM INFORMASI PENILAIAN KARYAWAN TERBAIK PADA KANTOR POS KISARAN Apri Affandi; Harmayani Harmayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kinerja karyawan di Kantor Pos KC Kisaran masih dilakukan secara manual, sehingga sering menimbulkan kendala seperti keterlambatan rekapitulasi, potensi kesalahan perhitungan, serta kurangnya efisiensi dalam pengelolaan data. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini merancang Sistem Informasi Penilaian Karyawan Terbaik berbasis web yang mampu mengotomatisasi proses penilaian secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka guna memahami alur penilaian dan kebutuhan pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL serta dirancang dengan model Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), dan Entity Relationship Diagram (ERD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi ini dapat mempermudah proses input nilai, pengolahan data otomatis, penentuan karyawan terbaik setiap periode, serta penyajian laporan secara efektif. Dengan diterapkannya sistem ini, pengelolaan penilaian menjadi lebih efisien, meningkatkan akurasi data, dan mendukung proses pengambilan keputusan yang objektif bagi HRD dan pimpinan
A CONCEPTUAL STUDY ON DEVELOPING SUPPLEMENTARY SPEAKING MATERIALS FOR TERTIARY-LEVEL EFL STUDENTS USING THE ADDIE MODEL Lutpiyah Lutpiyah; Nasywa Kamilah; Selnistia Hidayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop supplementary speaking materials for tertiary-level EFL students using the ADDIE model. The development was intended to support speaking instruction and provide additional materials for students’ speaking practice. This research used a research and development approach that followed the five stages of the ADDIE model: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data were collected through needs analysis, expert judgment, and students’ feedback on the developed materials. The findings showed that the supplementary speaking materials were appropriate and useful for supporting students’ speaking activities. The materials were considered relevant to students’ needs and suitable for use in tertiary-level EFL classes. In conclusion, the supplementary speaking materials developed through the ADDIE model can be used as additional learning resources to support speaking instruction for tertiary-level EFL students
Digital Transformation in English Material Development: Opportunities and Challenges for EFL Curriculum Designers Nabilah Dafa Rusliani; Siti Alifa Nurhaliza; Fatir Ahmad Fachrezy; Selnistia Hidayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation has significantly changed the development of English teaching materials, especially in the context of English as a Foreign Language (EFL). These changes require curriculum designers to adjust their strategies and approaches so that teaching materials remain relevant, effective, and in line with the demands of 21st-century learning. This article focuses on analyzing the opportunities and challenges arising from the development of digital-based teaching materials by examining key concepts and frameworks in curriculum and teaching material development. This study uses a literature review approach, referring to theoretical sources related to curriculum design, types of digital materials, and principles of material evaluation. The findings show that digital transformation offers significant opportunities, including wider access to learning resources, flexible learning environments, and enhanced interactivity. However, challenges such as limited digital literacy, infrastructure constraints, and the need for rigorous material quality evaluation require careful attention. Overall, this study concludes that digital transformation has the potential to improve the quality of EFL material development, provided that curriculum designers have adequate digital competence and apply appropriate material evaluation principles
HUBUNGAN BODY IMAGE DAN KESEHATAN MENTAL REMAJA : STUDI PUSTAKA Dwi Anaresti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara body image dan kesehatan mental remaja melalui studi kepustakaan. Masa remaja merupakan fase perkembangan dengan perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang cepat sehingga berpengaruh pada cara individu memersepsikan dan menilai tubuhnya. Body image negatif semakin meningkat seiring tekanan sosial dan paparan media yang menampilkan standar kecantikan tidak realistis. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana persepsi terhadap tubuh berdampak pada kesejahteraan emosional dan psikologis remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan melalui penelaahan buku, artikel ilmiah, dan literatur relevan terkait body image dan kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa body image negatif berkaitan erat dengan kecemasan, depresi, harga diri rendah, penarikan diri sosial, serta perilaku makan tidak sehat seperti diet ekstrem. Sebaliknya, body image positif berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri, regulasi emosi yang baik, serta stabilitas kesehatan mental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan literasi media, dukungan sosial, serta layanan konseling yang berfokus pada penerimaan diri sangat penting untuk memperkuat kesehatan mental remaja.
ANALISIS KEDISIPLINAN GURU DI SDN 18 AIR TAWAR SELATAN MELALUI VALIDITAS PENGUJIAN INSTRUMEN SURVEI Alni Vionita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kedisiplinan guru di SDN 18 Air Tawar Selatan melalui penyusunan serta pengujian validitas dan reliabilitas instrumen survei. Instrumen dikembangkan berdasarkan indikator kedisiplinan guru, seperti kehadiran, ketepatan waktu, kepatuhan aturan, dan tanggung jawab profesional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi pendukung. Uji validitas menggunakan korelasi item–total dan reliabilitas dianalisis dengan koefisien Cronbach Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, sehingga layak digunakan. Secara umum, kedisiplinan guru berada pada kategori baik, meskipun terdapat beberapa aspek yang masih membutuhkan peningkatan. Temuan ini dapat menjadi dasar evaluasi dan pengembangan instrumen penilaian kedisiplinan guru di masa mendatang.
EVOLUSI TEORI INFLASI DI ERA EKONOMI DIGITAL: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Suryatama Ekadana; Lidya Shopie Maharani; Ernawati Ernawati; Anas Malik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksioma makroekonomi klasik mengenai stabilitas harga kini menghadapi tantangan struktural akibat penetrasi ekonomi digital yang mengubah fundamental pasar secara radikal. Model inflasi ortodoks, yang bertumpu pada asumsi kekakuan harga (price rigidity) dan friksi transaksi, dinilai mengalami penurunan relevansi dalam menjelaskan fenomena inflasi kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi pemahaman teoretis mengenai mekanisme transmisi inflasi dengan membedah dikotomi antara efisiensi pasar digital dan likuiditas moneter. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), studi ini mensintesis 24 artikel bereputasi dan working papers otoritas moneter yang diterbitkan pada rentang 2018–2025. Hasil analisis mengungkap bekerjanya dua kekuatan yang saling berinteraksi: (1) Fenomena Amazon Effect yang bertindak sebagai "jangkar disinflasi" melalui peningkatan transparansi harga dan penurunan menu costs; dan (2) Akselerasi Velocity of Money akibat digitalisasi pembayaran yang menekan sisi permintaan, namun dampaknya termoderasi oleh efisiensi struktural. Lebih jauh, studi ini mengonfirmasi terjadinya pendataran Kurva Phillips (flattening of the Phillips Curve) yang mengindikasikan melemahnya sensitivitas inflasi terhadap instrumen suku bunga konvensional. Implikasi kebijakan menuntut pergeseran paradigma bank sentral dari pengendalian moneter tradisional menuju adopsi big data dan integrasi variabel transaksi digital sebagai indikator utama stabilitas harga.
KODE ETIK PROFESI GURU Dandi Rizki Kurniawan; Nisa Nur Fadilah; Muhammad Zaky Ramadhan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kode Etik Profesi Guru merupakan seperangkat prinsip moral dan pedoman profesional yang mengatur perilaku, tanggung jawab, serta standar kerja guru dalam melaksanakan tugas pendidikannya. Penelitian atau kajian mengenai kode etik ini penting karena peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan kepribadian peserta didik. Kode etik berfungsi sebagai acuan untuk menjaga integritas, profesionalitas, dan kualitas layanan pendidikan, sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan perilaku dalam praktik pembelajaran. Abstrak ini mengkaji konsep, ruang lingkup, nilai-nilai utama, dan urgensi penerapan kode etik profesi guru dalam konteks pendidikan modern. Pembahasan menekankan bagaimana prinsip-prinsip seperti tanggung jawab, keadilan, kejujuran, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap martabat peserta didik menjadi landasan dalam membangun hubungan edukatif yang sehat. Selain itu, dibahas pula tantangan penerapan kode etik di era digital yang menuntut guru untuk memiliki integritas lebih tinggi dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Kajian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan kode etik secara konsisten berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat citra profesi guru sebagai pendidik bermartabat.
Hermeneutika sebagai Jembatan Epistemologis antara Agama dan Sains dalam Pengembangan Ilmu Kontemporer Nadzirul Wuqu', Adam; Abidin, Munirul
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran hermeneutika sebagai jembatan epistemologis dalam menghubungkan agama dan sains, dua tradisi pengetahuan yang kerap ditempatkan dalam relasi konflik atau independensi. Dengan menggunakan metode Analisis Kritis–Interpretatif, kajian ini menelaah bagaimana prinsip-prinsip hermeneutika filosofis—khususnya gagasan horizon, pre-understanding, dan fusion of horizons ala Gadamer dan Ricoeur—dapat mengintegrasikan dimensi normatif agama dengan rasionalitas empiris sains tanpa mereduksi karakter epistemik masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hermeneutika menyediakan mekanisme dialogis yang memungkinkan kedua bidang saling mengoreksi, saling memperkaya, dan berkolaborasi dalam menjawab persoalan kontemporer seperti bioetika, ekologi, dan kecerdasan buatan. Temuan ini menegaskan bahwa hermeneutika tidak hanya berfungsi sebagai metode penafsiran teks, tetapi sebagai paradigma epistemologis yang relevan untuk membangun ilmu pengetahuan yang lebih reflektif, etis, dan humanistik. Dengan demikian, hermeneutika menawarkan kerangka integratif yang dapat memperkuat pengembangan ilmu kontemporer dalam konteks masyarakat modern yang kompleks dan pluralistik.