cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,727 Documents
Strategi Personal Selling Untuk Menarik Minat Anggota Baru Pada Produk Simpanan Di BMT NU Jawa Timur Cabang Besuki Siska Dayanti; Siti Sofiatun; Acmad Febrianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi personal selling yang diterapkan dalam menarik minat anggota baru pada produk simpanan di BMT NU Jawa Timur Cabang Besuki. Personal selling merupakan salah satu strategi pemasaran yang menekankan pada komunikasi langsung antara petugas pemasaran dengan calon anggota guna memberikan pemahaman yang jelas mengenai produk, manfaat, serta prinsip-prinsip syariah yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi personal selling yang dilakukan oleh petugas BMT NU Jawa Timur Cabang Besuki meliputi pendekatan personal kepada calon anggota, penyampaian informasi produk secara jelas dan transparan, pelayanan yang ramah, serta penyesuaian produk dengan kebutuhan calon anggota. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan minat masyarakat untuk bergabung menjadi anggota dan menggunakan produk simpanan. Dengan demikian, personal selling memiliki peran yang penting dalam upaya meningkatkan jumlah anggota baru serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah
Kajian Konseptual tentang Negara dan Bangsa dalam Perspektif Ilmu Politik Resti Wahyu Yuliana; Sayful Eka Nofiananta; Gufron Bayu Satria Arno Putra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pembedaan konseptual antara negara dan bangsa dalam perspektif ilmu politik, mengingat kedua istilah tersebut kerap digunakan secara bergantian meskipun memiliki penekanan analitis yang berbeda. Kerancuan penggunaan konsep dapat menyebabkan pembacaan yang kurang tepat terhadap persoalan politik, khususnya yang berkaitan dengan identitas, legitimasi, dan tata kelola pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menelaah literatur teori politik, kajian akademik Indonesia, serta laporan relevan untuk memetakan ciri utama negara, bangsa, dan negara-bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa negara terutama dapat dipahami melalui kapasitas kelembagaan, kedaulatan, dan legitimasi, sementara bangsa berakar pada imajinasi kebersamaan, memori sejarah, simbol, bahasa, dan nilai yang membentuk solidaritas kolektif. Pembahasan juga menyoroti peran ruang digital dalam membentuk identitas kebangsaan dan partisipasi politik, sekaligus risiko disinformasi dan polarisasi yang dapat mengganggu kohesi sosial. Kontribusi utama tulisan ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang lebih terstruktur untuk membedakan sekaligus mengaitkan konsep negara dan bangsa, sehingga dapat menjadi acuan analitis yang lebih presisi dalam kajian politik, khususnya dalam konteks Indonesia.
Pandangan Masyarakat Poleang Barat Tentang Adat Uang Panai Dalam Pernikahan (Studi Kasus pada Masyarakat Suku Bugis di Desa Lameo-meong, Kec. Poleang Barat, Kab. Bombana) Wahida Wahida; Hasan bin Juhanis; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat terkait uang panai di pernikahan orang Bugis baik dari segi penetapan jumlah uang panai, maupun proses pelaksanaan pemberian uang panai. Metode penelitian dalam penulisan skripsi ini menggunakan kualitatif deskriptif, dengan informan aparat desa, tokoh pemuda, masyarakat umum, dan imam desa. Dengan pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah masyarakat Poleang Barat memandang adat pemberian uang panai suatu hal yang sudah dilakukan secara turun-temurun di dalam sebuah pernikahan suku Bugis, hal ini berdasarkan hasil wawancara dengan informan. Uang panai ini diberikan oleh pihak mempelai laki-laki kepada pihak mempelai perempuan. Bagi masyarakat, uang panai ini memang harus ada dalam pelaksanaan sebuah pernikahan dikarenakan uang panai yang diberikan akan digunakan sebagai uang belanja untuk keperluan pelaksanaan pernikahan dalam hal ini pesta (walimah). Adapun Perspektif hukum Islam terkait uang panai dalam sebuah pernikahan suku Bugis bahwa tidak ada secara spesifik yang mengatur tentang adat uang panai dalam Islam. Namun, hukumnya mubah dalam artian boleh saja selama tidak bertentangan dengan syari’at Islam dan kebiasaan tersebut telah menjadi suatu ketentuan yang harus dilaksanakan dan dianggap sebagai aturan atau norma yang harus ditaati, maka adat tersebut dapat dijadikan pijakan sebagai suatu hukum Islam. sebagaiman kaidah fiqhiyyah yang artinya: “Adat kebiasaan dapat dijadikan pijakan hukum”.
Transformasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Di Nagari Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Durian Menuju Era Digital Malta Nelisa; Cici Amelia; Fariska Ananta Gusti; Reva Azzahra Fadhilla; Ghina Rahdatul Fauziah; Aldev Alfika
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Durian (KKS) tema transformasi UMKM menuju era digital dengan menitikberatkan pada sosialisasi dan praktik langsung penggunaan media digital sebagai sarana pemasaran. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terutama dalam memasarkan produk secara lebih luas melalui platform digital. Melalui kegiatan pendampingan, pelatihan, dan promosi, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya digitalisasi sebagai strategi meningkatkan daya saing usaha. Pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan kesadaran serta minat pelaku UMKM dalam mengaplikasikan teknologi digital untuk mendukung keberlanjutan bisnis mereka
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Barang Habis Pakai Pada BKAD Kabupaten Asahan Muhammad Fakhri Fauzar; Muhammad Yasin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan barang habis pakai merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas operasional perkantoran, khususnya pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Asahan. Proses pengelolaan yang masih dilakukan secara manual, seperti pencatatan menggunakan buku stok dan lembar kerja spreadsheet, menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain risiko kesalahan pencatatan, kehilangan data, ketidaksesuaian stok, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem informasi yang mampu mengelola persediaan barang habis pakai secara lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan barang habis pakai yang berjalan di BKAD Kabupaten Asahan serta merancang sistem informasi pengelolaan barang habis pakai berbasis web
Sejarah Hukum Perdata Internasional Dan Perbandingan Sumber Hukum Dengan Hukum Internasional Jaka Ragil Daulay; Nur Fadilah; Vironica Juliany Anggriani; May Syarani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum Perdata Internasional (HPI) merupakan instrumen hukum nasional yang krusial dalam mengatur hubungan hukum privat yang mengandung unsur asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji definisi, ruang lingkup, sejarah perkembangan asas-asas HPI sejak masa Romawi hingga modern, serta perbandingannya dengan hukum internasional publik. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan pendekatan sejarah dan perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HPI memiliki karakteristik unik sebagai "hukum nasional untuk hubungan internasional" yang bersumber pada undang-undang domestik, yurisprudensi, dan doktrin, namun tetap mengadopsi prinsip global. Sejarah HPI mencatat evolusi dari asas teritorial Romawi ke asas personal, hingga lahirnya teori statuta dan pemikiran universal Savigny. Kesimpulannya, pemahaman mendalam mengenai sumber hukum dan asas-asas HPI sangat penting bagi Indonesia untuk memberikan kepastian hukum dan menghindari kekosongan hukum dalam menghadapi dinamika sengketa perdata lintas negara di era globalisasi.
Survei Konsumsi Digital dan Literasi Media Warga Koto Mambang Ridho Saputra; Malta Nelisa; Muhammad Fauzan; Tarisa Adestri; Erli Elviana; Intan Dafriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the patterns of digital consumption and the level of media literacy among the residents of Koto Mambang Village. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through structured questionnaires distributed to 31 randomly selected respondents aged 15 years and above, complemented by brief interviews with selected participants. The findings indicate that internet usage is relatively high, with most respondents purchasing data packages monthly. WhatsApp emerged as the most dominant platform, followed by TikTok, YouTube, and Instagram. In terms of information literacy, over half of the respondents demonstrated critical awareness by verifying the truth of information before sharing it, while a smaller portion still relied on others’ opinions or spread information without verification. Although nearly half of the participants were familiar with fact-checking methods, a significant proportion remained unaware or only partially understood how to implement them. These results highlight that digital literacy in Koto Mambang Village has developed, yet disparities in knowledge and verification practices persist. Further educational initiatives are necessary to strengthen media literacy skills, particularly through participatory training programs that provide practical guidance on verifying online information
KRITIK DAN PROSPEK PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM DALAM ERA DIGITALISASI DAN EKONOMI HIJAU Sahrul Gunawan; Nuraulia Aco Dahrul; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kritik dan prospek pemikiran ekonomi Islam kontemporer dalam merespons tantangan ekonomi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis literatur klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan ekonomi Islam, metodologi, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memiliki landasan normatif yang kuat, namun masih menghadapi tantangan metodologis, khususnya dominasi pendekatan normatif dan ketergantungan pada metodologi ekonomi konvensional. Dalam era digitalisasi, ekonomi Islam memiliki peluang untuk meningkatkan inklusi dan efisiensi ekonomi dengan tetap menjaga prinsip-prinsip syariah. Selain itu, ekonomi Islam memiliki prospek besar dalam mendukung ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan melalui prinsip etika dan instrumen keuangan syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan metodologi integratif antara nilai normatif dan analisis empiris menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan ekonomi Islam ke depan.
Ekologi dan Konservasi Lingkungan Perspektif Komunikasi Islam Adnan Adnan; Ruhama Wazna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ekologi dan konservasi lingkungan melalui lensa komunikasi Islam. Sebagai agama yang komprehensif, Islam memberikan fondasi teologis yang kuat terhadap pelestarian alam melalui konsep tauhid (keesaan), khalifah (kepemimpinan/penjaga), dan mizan (keseimbangan). Dalam perspektif komunikasi Islam, penyampaian pesan-pesan lingkungan bukan sekadar diseminasi informasi, melainkan bentuk dakwah yang mengajak manusia untuk kembali kepada fitrahnya sebagai pemelihara bumi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dan literatur kontemporer mengenai etika lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi Islam berperan vital dalam membangun kesadaran ekologis melalui prinsip tabligh (menyampaikan kebenaran) dan hikmah (kebijaksanaan). Komunikasi lingkungan yang efektif dalam Islam harus mampu mentransformasi paradigma manusia dari penguasa alam menjadi mitra alam. Strategi ini melibatkan penggunaan bahasa yang menyentuh spiritualitas, keteladanan (uswah hasanah) dari tokoh agama, serta integrasi nilai-nilai lingkungan ke dalam institusi pendidikan Islam dan khotbah-khotbah keagamaan
Pengembangan Strategi Pemasaran AI untuk Meningkatkan Pengalaman Nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tenri Bayang; Fatmawati Fatmawati; Abd.Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong perubahan signifikan dalam praktik oprasional perbankan, termasuk pada sektor perbankan syariah yang berlandaaskan prinsip-prinsip Islam. Pemanfaatan AI berpotensi meningkatkan episiensi layanan, ketepatan analisi risiko, serta kualitas interaksi dengan nasabah. Namun demikian, implementasi teknologi ini tidak tidak terlepas dari berbagai tantangan yang berkaitan dengan kepatuhan regulasi dan penerapan etika syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penerapan AI dalam perbankan syariah dari perspektif regulasi dan etika Islam. Metode penelitian yang digunakan Adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan analisis tematik terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dalan perbankan syariah masih dihadapkan pada keterbatasan kerangka regulasi yang responsive terhadap perkembangan teknologi, permasalahan transparansi algoritma, perlindungan data nasabah, serta akuntabilitas pengambilan Keputusan berbasis sistem cerdas. Selain itu, nilai-nilai etika Islam seperti keadilan, Amanah, dan kemaslahatan menurut adanya integrasi prinsip syariah secara konsisten dalam tata kelola teknologi AI. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi dan pengembangan tata kelola AI yang berorientasi pada kepatuhan syariah guna mendukung transformasi digital perbankan syariah yang berkelanjutan.