cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
jpmi@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Address: Metuk No.8 RT.2 RW. 1, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
ISSN : 3026717X     EISSN : 30264855     DOI : https://doi.org/10.62017/jpmi.v1i4
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Jurnal ini memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu antara lain pendidikan, ekonomi, teknik, pertanian, sosial, humaniora, dan komputer. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember di terbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2024): April" : 9 Documents clear
KAJIAN KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA KASAR DALAM INTERAKSI ANTAR TEMAN SEBAYA DI SEKOLAH DASAR Fadya Dwi Kundaryanti; Deri Anggraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.612

Abstract

Tujuan artikel ini membahas tentang kesalahan berbahasa peserta didik sekolah dasar. Focus utama adalah mengidentifikasi kesalahan berbahasa di dalam konteks kehidupan sehari – hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik di SD. Bahasa merupakan salah satu dari beberapa aspek yang memegang peranan penting dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesalahan berbahasa salah satu hambatan dalam proses komunikasi adalah kurangnya keterampilan dalam berbahasa. Bentuk dari kurangnya keterampilan dalam berbahasa biasanya di sebabkan oleh kesalahan – kesalahan berbahasa. Kesalahan – kesalahan berbahasa seperti ini menyebabkan gangguan terhadap proses komunikasi, terkecuali ketika pada penggunaan bahasa secara khusus seperti dalam lawakan, iklan tertentu, serta dalam puisi. Pada pemakaian bahasa secara khusus itu, seringkali menggunakan bahasa yang dengan sengaja dibuat atau didasari oleh penutur untuk mencapai tujuan tertentu seperti lelucon, menarik perhatian dan mendorong untuk berfikir lebih intens.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM KONTEN YOUTUBE: STUDI KASUS PADA VIDEO PANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM KONTEN YOUTUBE: STUDI KASUS PADA VIDEO PENDIDIKAN Evi Setia Ningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.780

Abstract

YouTube merupakan situs berbagi media yaitu salah satu jenis media sosial yang memungkinkan penggunanya berbagi media mulai dari video, audio, dan gambar. Dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, segala informasi semakin mudah didapat. Media sosial YouTube menjadi salah satu bukti nyata perkembangan teknologi tersebut. YouTube mampu membuktikan eksistensinya dengan cepat dengan menarik perhatian masyarakat Indonesia khususnya remaja dengan konten-kontennya yang menarik dan disebut-sebut mampu bersaing dengan media sosial lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kesalahan linguistik pada konten YouTube: studi kasus video pendidikan.
Pelatihan Pembuatan Asesmen Pembelajaran Berbasis Kuis Interaktif Bagi Guru Matematika di SMA Pertiwi 1 Padang Mulia Suryani; Melisa, Melisa; Rahmi, Rahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.977

Abstract

The independent learning curriculum requires teachers to innovate by utilizing technology. Therefore, teacher skills are needed in using technology, not only in delivering material but also in designing learning assessments. However, the teacher's knowledge at SMA Pertiwi 1 Padang in designing electronic-based learning assessments is still very limited. As a manifestation of Higher Education's Tri Dharma, community service activities are carried out in the form of training, with the title "Training in Making Interactive Quiz-Based Learning Assessments for Mathematics Teachers at SMA Pertiwi 1 Padang". The aim of the training is for teachers to: 1) familiar with the IT-based evaluation system, 2) teacher able to compose questions using an IT-based assessment model in the form of interactive quizzes independently; 3) teacher able to apply the evaluation system in learning. The application used in making the assessment is Kahoot. The method applied in this training is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. After the training activities the team gave a questionnaire to see the achievement of the objectives of the training activities. This training data analysis uses percentage calculations. Based on the results of the analysis of the implementation of training activities, it was concluded that 1) The teacher's skills in using ka-hoot to make learning evaluation instruments increased, 2) Teachers better understood the importance of making online evaluation instruments, 3) These training activities could improve skills, creativity and the quality of learning evaluation.
Penguatan Bidang UMKM dan Pendidikan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon Komala, Siti; Lilis Suharti; Muangsal, Muangsal; Abdul Jafar; Ade Putri Pebriyani; Fadhli Taupiqurrahman; Jihan Fathimah Azzahra; Maya Putri Septianingrum; Minkhatul Maula; Mochamad Nurdin; Nuralfianto Putra; Sri Muliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1034

Abstract

KKN Tematik ini memiliki tiga bidang yang menjadi sasaran capaian yaitu bidang pendidikan, UMKM dan kemasyarakatan. Hasil survey dan diskusi kelompok menyimpulkan bahwa program kerja yang difokuskan pada bidang UMKM adalah meningkatkan pemasaran dan mengadakan workshop berupa sosialisasi  pemasaran digital menggunakan berbagai macam aplikasi yang dapat membantu pemasaran secara online pada BUMDES Wanasaba Lor, selain itu sebagai bagian dari dukungan tim KKN terhadap UMKM, tim KKN juga akan membantu dalam pembuatan laporan profil usaha. Hal ini akan membantu UMKM untuk memiliki representasi yang lebih baik di dunia digital. Selain membantu dalam penyusunan laporan profil usaha, tim KKN juga memberikan panduan dan bantuan dalam desain logo produk dan profil produk. Logo yang menarik dan representatif dapat membantu UMKM dalam membangun identitas yang kuat dan mudah dikenali oleh pelanggan. Dalam upaya memperluas dampak pemasaran, tim KKN juga menggagas pembuatan video promosi singkat untuk setiap UMKM yang berpartisipasi. Video ini  memberikan gambaran lebih hidup tentang produk atau layanan yang ditawarkan oleh UMKM, serta memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan konsumen. Melalui langkah-langkah ini, tim KKN memberikan dukungan nyata kepada UMKM di BUMDes Wanasaba Lor untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran digital, mengoptimalkan potensi online, dan memperluas jangkauan bisnis UMKM. Dengan kolaborasi antara tim KKN dan UMKM, tim KKN yakin bahwa desa tersebut dapat menjadi lebih maju dalam era digital dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun bagian bidang pendidikan, tim KKN fokuskan pada jenjang Sekolah Dasar karena di desa Wanasaba Lor hanya ada TK dan Sekolah Dasar. Program kerja yang dilaksanakan di Sekolah Dasar ini yakni pelatihan komputer karena menjelang dilaksanakannya ANBK pada siswa kelas 5 hal ini tentu bisa menjadi simulasi kepada anak kelas 5 SD untuk lebih siap dalam menghadapi ANBK kedepan. Selain pelatihan komputer, tim KKN juga memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada siswa SD. Bahasa Inggris memiliki peran penting dalam dunia yang semakin global, dan memberikan pelatihan pada usia dini dapat membantu siswa membangun dasar yang kuat dalam berkomunikasi dalam Bahasa Internasional.
PENERAPAN LITERASI DIGITAL TENTANG KIAT MEMBUAT INFOGRAFIS KEREN DAN BERKUALITAS BAIK KEPADA GURU DI SDN KUNCIRAN 9 KOTA TANGERANG GUNA MENDUKUNG PEMBELAJARAN SISWA Priambodo, Caka Gatot; Satria Setiawan , Heri; Pujiastuti, Pujiastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1113

Abstract

Proses pengembangan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi digital untuk menciptakan materi pembelajaran yang menarik dan informatif bagi siswa mereka. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang konsep desain grafis, penggunaan perangkat lunak pengolah gambar, dan kemampuan untuk menyajikan informasi secara visual dengan jelas dan efektif. Melalui literasi digital, guru dapat mengasah kreativitas mereka dalam menciptakan infografis yang menarik dan informatif. Ini tidak hanya meningkatkan pengalaman pembelajaran dengan visual yang kuat, tetapi juga dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Kolaborasi antara guru dan siswa dalam pembuatan infografis juga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, literasi digital ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di SDN Kunciran 9 dan sekolah-sekolah lainnya.
Pelatihan Brevet A dan B Bagi Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI Estiningsih, Wening; Saripah, Saripah; Yuniarso, Yudi Budi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1121

Abstract

Pelatihan Brevet A dan B yang diadakan bagi mahasiswa Universitas PGRI Indraprasta merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang perpajakan, sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis dan kompetitif. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar pajak, administrasi pajak, serta pengenaan dan perencanaan pajak yang lebih lanjut. Melalui serangkaian sesi teoritis dan praktis, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan yang relevan tapi juga keterampilan aplikatif yang diperlukan untuk menghadapi tantangan profesional di masa depan. Program ini juga memfasilitasi pemberian sertifikasi Brevet A dan B, meningkatkan profil profesional peserta dan mempersiapkan mereka untuk berbagai peran dalam manajemen keuangan dan akuntansi. Respons peserta terhadap pelatihan ini sangat positif, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman materi dan kepercayaan diri dalam mengaplikasikan pengetahuan pajak di lingkungan kerja nyata. Kesimpulan dari pelatihan ini menekankan pentingnya pembaharuan kurikulum secara berkala untuk memastikan kesesuaian materi dengan perubahan regulasi dan praktik terbaru, serta perluasan metode pengajaran untuk mencakup lebih banyak interaksi praktis dan aplikasi nyata. Pelatihan ini berhasil membangun dasar yang kuat bagi mahasiswa dalam bidang perpajakan, membuka jalan bagi pengembangan profesional mereka selanjutnya.
PELATIHAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI SDN 5 MANGUNREJA TASIKMALAYA JAWA BARAT Nursa’adah , Fatwa Patimah; Nurfitriyanti , Maya; Masruroh, Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1139

Abstract

Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah di SDN 5 Mangunreja, Tasikmalaya, Jawa Barat, merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dan komunitasnya. Melalui penyuluhan yang diadakan secara online oleh tim abdimas, peserta, yang terdiri dari guru dan warga sekolah, diberikan pemahaman tentang pengertian sampah, jenis sampah, dampak yang ditimbulkan, dan solusi untuk meminimalisasi sampah melalui pembuatan bank sampah. Kegiatan ini mencapai keberhasilan dengan partisipasi aktif dari 20 peserta yang menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi dalam mempelajari konsep-konsep baru tentang pengelolaan sampah. Bagi para guru, pelatihan ini memberikan pengalaman baru dalam menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui bank sampah, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan dalam mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini merupakan langkah awal yang positif dalam membangun kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan sampah di sekolah dan komunitasnya.
Expo Kewirausahaan: Membangun Jiwa Entrepreneur dan Mengasah Kreativitas Anak Sejak Dini, dibangku Usia Taman Kanak-kanak (TK) Insan Mandiri Kota Bandar Lampung Sariyah Astuti; Leni Anggraeni; Dian Puspita; Novi Ayu Kristina Dewi; Marilin Kristina; Miswan Gumanti; Wulandari , Wulandari; Rara Marselina Jupon; Nurlela
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1147

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan tingkat pengangguran yang signifikan di Indonesia menimbulkan permasalahan sosial, termasuk kurangnya lapangan pekerjaan. Untuk mengatasi hal ini, penting untuk meningkatkan potensi kewirausahaan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program expo kewirausahaan di sekolah taman kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada peningkatan potensi entrepreneur pada peserta didik TK Insan Mandiri, Kota Bandar Lampung melalui kegiatan expo kewirausahaan. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan pengumpulan dokumen terkait kegiatan expo. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan memiliki dampak positif terhadap kecenderungan siswa untuk menjadi wirausaha, serta peran guru dalam memfasilitasi kegiatan ini sangat penting. Melalui kegiatan expo, siswa-siswi TK ini dilatih untuk memiliki ide kreatif, inovatif, dan kemandirian dalam mengelola produk serta mempromosikannya. Kuesioner yang diberikan kepada peserta menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menyukai kegiatan expo kewirausahaan, dan banyak dari mereka berminat untuk menjadi wirausaha di masa depan. Kesimpulannya, kegiatan expo kewirausahaan efektif dalam mengembangkan potensi kewirausahaan peserta didik sekolah dasar, serta membentuk karakter kemandirian dan inovasi sejak dini. Diharapkan program ini dapat menjadi model pembelajaran efektif dalam mengembangkan kewirausahaan di sekolah dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia melalui generasi muda yang siap berwirausaha.
MENINGKATKAN NILAI BUDAYA LOKAL: “PENYULUHAN DAN PENGENALAN BATIK DILINGKUNGAN PENDIDIKAN SMP SUNAN AMPEL PONCOKUSUMO” Evita Fitri Anggraini; Devina Maharani; Fauziah; Muslim Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1200

Abstract

Batik berarti bertitik atau membatik membuat bertitik. Membatik bertujuan untuk menciptakan lingkungan hidup yang indah. Batik sebagai budaya bangsa perlu dikenalkan dan dilesarikan kepada generasi muda di Indonesia, termasuk di kalangan anak muda. Generasi muda merupakan pilar penting dalam usaha pelestarian batik di era globalisasi dan era digial ini. Kegiatan pengenalan dan pelatihan batik terhadap siswa siswi sekolah ini sangat bermanfaat. Selain menumbuhkan kreativias juga meningkatkan kebudayaan lokal indonesia  Para peserta didik yang menjadi peserta pengenalan dan pelatihan batik sangat antusias dan mengikuti kegiatan dengan semangat. Para remaja juga mendapat pengetahuan mengenai sejarah dan ciri khas batik tulis,cara pembuatan dan juga bahan bahan yang dipakai Para peserta juga telah mampu menciptakan batik tulis dengan kreaifitas masing masing.

Page 1 of 1 | Total Record : 9