cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 443 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL AKUN INSTAGRAM @WONOSOBOZONE DALAM MENYAMPAIKAN INFORMASI WISATA DAERAH KEPADA KALANGAN GENERASI Z Ratri, Kartika; Zaenal Sukawi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6706

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengakses dan menerima informasi, khususnya Generasi Z yang sangat dekat dengan media sosial. Instagram menjadi salah satu media yang efektif dalam penyampaian informasi wisata daerah karena mengedepankan konten visual dan komunikasi yang cepat. Akun Instagram WonosoboZone berperan sebagai media informasi lokal yang aktif menyajikan konten wisata Kabupaten Wonosobo kepada audiens muda. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh akun Instagram WonosoboZone dalam menyampaikan informasi wisata kepada Generasi Z, bagaimana bentuk feedback yang diberikan audiens, serta apa saja kendala yang dihadapi dalam komunikasi satu arah dengan keterbatasan interaksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengelola akun Instagram WonosoboZone dan audiens dari kalangan Generasi Z, observasi terhadap aktivitas konten dan interaksi akun, serta dokumentasi unggahan Instagram. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital akun Instagram WonosoboZone menekankan pada penggunaan konten visual yang menarik, gaya bahasa yang santai dan mudah dipahami, serta narasi yang bersifat humanis dan dekat dengan pengalaman Generasi Z. Meskipun komunikasi yang dilakukan cenderung satu arah, akun ini tetap memperoleh feedback berupa likes, komentar singkat, reaksi instastory, dan repost konten. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan interaksi dua arah dan pengelolaan keterlibatan audiens secara konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan komunikasi digital yang humanis mampu membuat penyampaian informasi wisata tetap efektif dan relevan bagi Generasi Z.
Pergulatan Jiwa dan Pencarian Makna Hidup Tokoh Utama dalam Novel Berpayung Tuhan: Kajian Psikologi Sastra Natasya, Azhara; Anggraini, Nori
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6711

Abstract

Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana refleksi kehidupan psikologis dan spiritual manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pergulatan batin dan pencarian makna hidup tokoh utama dalam novel Berpayung Tuhan karya Jaquena Eden melalui pendekatan psikologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap teks novel. Analisis difokuskan pada dinamika psikologis tokoh Khalil yang mengalami konflik batin, krisis harga diri, dan kehampaan eksistensial meskipun tumbuh dalam lingkungan keluarga yang harmonis. Landasan teori yang digunakan meliputi psikoanalisis Sigmund Freud, psikologi eksistensialViktor E. Frankl, serta psikologi humanistik Abraham Maslow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin Khalil dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara id, ego, dan superego, serta kegagalannya menemukan makna hidup. Namun, melalui perjalanan spiritual dan refleksi batin pascakematian, Khalil mengalami transformasi psikologis dan spiritual yang membawanya pada pemaknaan penderitaan, penerimaan diri, dan kesadaran religius. Penelitian ini menegaskan bahwa spiritualitas memiliki peran penting dalam pemulihan psikologis dan pencarian makna hidup, serta memperkuat relevansi karya sastra sebagai media refleksi eksistensial manusia modern. Kata kunci: Berpayung Tuhan, psikologi sastra, makna hidup
Edukasi Bahaya Grooming Ideologis sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme pada Remaja Panti Asuhan Srimujinab Dodi Asmara; Della Arum Puspita; Ela Viola; Putri Alya Fahira
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6720

Abstract

Sosialisasi bahaya grooming ideologis dilaksanakan sebagai strategi preventif radikalisme sejak dini pada 45 remaja Panti Asuhan Srimujinab. Program intervensi langsung selama tiga jam ini menggunakan metode pemaparan materi, yang kemudian diikuti oleh Games Benar/Salah untuk identifikasi taktik manipulatif perekrut ideologis secara praktis. Penelitian ini bertujuan mengisi celah dengan menguji efektivitas model games-based learning dalam konteks pra-radikalisasi. Hasil observasi kualitatif menunjukkan bahwa metode game edukasi berhasil meningkatkan partisipasi dan daya tangkal remaja secara signifikan. Ini dibuktikan dengan transisi dari penerimaan pasif menjadi kemampuan analisis kritis terhadap bahasa manipulatif dan tahapan grooming. Peningkatan ini secara langsung memperkuat Literasi Kewarganegaraan remaja dan kesadaran mereka terhadap nilai-nilai Pancasila—terutama pengamalan Sila Keempat (Hikmat Kebijaksanaan) sebagai filter informasi. Disimpulkan bahwa edukasi grooming ideologis melalui model interaktif adalah intervensi praktis yang efektif dan berkelanjutan untuk membangun daya tangkal psikologis dan ideologis. Model ini direkomendasikan sebagai strategi pencegahan radikalisme yang selaras dengan penguatan Ketahanan Nasional dan perwujudan Sila Kelima (Keadilan Sosial) di lingkungan institusi pengasuhan.
REPRESENTASI NILAI MORAL PEREMPUAN DALAM FILM YUNI: ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS Ilyana, Putri; Moh Amin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6721

Abstract

Film Yuni karya Kamila Andini merepresentasikan realitas sosial perempuan dalam konteks budaya patriarki yang masih kuat di masyarakat. Film ini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai teks budaya yang memuat wacana tentang moralitas, relasi kuasa, serta posisi sosial perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai moral perempuan direpresentasikan dalam film Yuni melalui struktur narasi, dialog, dan visual dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis Sara Mills. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan komunikasi dan kajian media. Sumber data primer berupa film Yuni yang ditayangkan di Disney+ Hotstar, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber daring yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sementara analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Yuni merepresentasikan perempuan dalam posisi yang ambivalen, yaitu sebagai subjek yang memiliki kesadaran moral dan daya tawar terhadap norma sosial, namun sekaligus sebagai objek yang dibatasi oleh konstruksi budaya patriarki. Nilai moral perempuan ditampilkan melalui sikap keteguhan prinsip, keberanian menolak dominasi, serta upaya mempertahankan martabat diri di tengah tekanan sosial. Analisis wacana kritis Sara Mills mengungkap bahwa sudut pandang narasi dan struktur bahasa dalam film berperan penting dalam membentuk pemaknaan penonton terhadap perempuan, moralitas, dan relasi kuasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Yuni menjadi ruang kritik sosial yang merepresentasikan perjuangan perempuan dalam menegosiasikan nilai moral dan identitasnya di tengah struktur sosial yang tidak setara.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL SEBAGAI MEKANISME KOPING PENDERITA BIPOLAR DALAM MENJAGA STABILITAS EMOSI STUDI KASUS MAYA FASILA Fitri Novitasari, Ayunda; Muhammaf Yusuf
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6722

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi interpersonal sebagai mekanisme koping penderita gangguan bipolar dalam menjaga stabilitas emosi melalui studi kasus pada Maya Fasila. Gangguan bipolar ditandai oleh perubahan suasana hati yang ekstrem sehingga memengaruhi regulasi emosi, interaksi sosial, dan fungsi kehidupan sehari-hari. Dalam konteks tersebut, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana interaksi, tetapi juga sebagai strategi koping psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman Maya Fasila sebagai penderita bipolar, mengidentifikasi bentuk komunikasi interpersonal yang digunakan sebagai mekanisme koping, serta menganalisis tantangan komunikasi yang muncul akibat kondisi bipolar.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, termasuk narasi pribadi dan media sosial. Analisis data didasarkan pada teori komunikasi interpersonal Joseph A. DeVito dan teori koping Lazarus dan Folkman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berperan penting sebagai strategi koping dalam menghadapi tekanan emosional. Melalui komunikasi terbuka dengan keluarga, teman dekat, dan lingkungan sosial yang dipercaya, Maya Fasila mampu mengekspresikan perasaan, memperoleh validasi emosional, serta memaknai kembali pengalaman stres secara lebih adaptif. Komunikasi tatap muka dan komunikasi melalui media digital seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok membantu meningkatkan kesadaran emosi, dukungan sosial, dan stabilitas emosi. Meskipun terdapat hambatan berupa stigma dan kesalahpahaman, komunikasi yang efektif berkontribusi positif terhadap stabilitas emosi dan proses pemulihan penderita bipolar.  
REPRESENTASI PESAN MORAL DALAM FILM PENDEK “TEMARAM” KARYA MAHASISWA UNSIQ WONOSOBO Wulandari, Ika; Yudino
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6723

Abstract

  Penelitian ini mengkaji Representasi Pesan Moral dalam Film Pendek ‘Temaram’ Karya Mahasiswa UNSIQ Wonosobo (Analisis Semiotik Roland Barthes). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukan bahwa Temaram merepresentasikan sejumlah pesan moral utama antara lain, larangan melakukan bullying dan kekerasan, pentingnya komunikasi yang hangat dalam keluarga, kewajiban menghormati dan menyayangi orang tuakeberanian mengakui kesalahan, serta keutamaan memaafkan. Pesan-pesan tersebut diperkuat melalui simbol seperti adegan perundungan, pertengkaran Ayah dan Anak, moment curhat Zain dengan Ibu, kontras visual rumah ayah dengan ibu, hingga adegan penyesalan Zain saat Ayah tidak sadarkan diri. Pada level mitos, film ini menegaskan ideologi bahwa keluarga Adalah ruang utama penanaman nilai moral dan bahwa penyesalan sering datang terlambat untuk kesempatan mempernaiki hubungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film pendek Temaram menjadi media penyampai pesan (dakwah) yang humanis bagi kalangan remaja dan mahasiswa.
STRATEGI HOOK INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MINAT TONTON PENGGUNA PADA KONTEN VIDEO INSTAGRAM: STUDI KASUS PADA AKUN INSTAGRAM @WILDANALLAAM Labibullubab, Ahmad; Muhammad Yusuf
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6724

Abstract

Transformasi media sosial Instagram menuju dominasi konten video pendek menciptakan tantangan baru berupa kompetisi atensi yang sangat ketat, di mana kreator hanya memiliki waktu kurang dari tiga detik untuk menghentikan aktivitas gulir pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi hook interaktif yang diterapkan oleh akun Instagram @wildanallaam dalam upaya meningkatkan minat tonton dan mempertahankan retensi audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif terhadap strukur konten, serta analisis data insight digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi hook pada akun @wildanallam dirancang secara sistematis sejak tahap pra-produksi. Bentuk hook yang paling dominan digunakan meliputi pernyataan negatif, pemanggilan audiens secara spesifik, dan pemanfaatan celah rasa ingin tahu. Temuan utama studi ini mengungkapkan bahwa keberhasilan hook interaktif ditentukan oleh sinergi antara faktor naratif, visual, dan psikologis. Secara spesifik, faktor visual ditemukan sebagai elemen paling dominan dan krusial, di mana estetika visual dan komposisi grafis berfungsi sebagai pemicu atensi instan.
ANALISIS STRATEGI VISUAL DAN NARATIF TASYA FARASYA DALAM MENGEDUKASI SKINCARE PADA REMAJA DI MEDIA SOSIAL Masruroh, Zahri; Zaenal Sukawi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6725

Abstract

Zahri Masruroh (2022050012). ANALISIS STRATEGI VISUAL DAN NARATIF TASYA FARASYA DALAM MENGEDUKASI SKINCARE PADA REMAJA DI MEDIA SOSIAL. Skripsi. Wonosobo: Program Studi Komunikasi dan Sosial Politik, Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah, 2025. Penelitian skripsi ini tentang analisis visual dan naratif terhadap konten review skincare yang dilakukan Tasya Farasya, penelitian ini dilakukan seiring dengan berkembangnya industri skincare dan banyak sekali promosi skincare yang tidak sesuai dengan hasil setelah pemakaian, tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa strategi visual dan naratif memiliki peran penting didalam dakwah, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang dikumpulkan melalui konten Skincare Routine AM to PM Tasya Farasya di instagram. Hasil penelitian menunjukka bahwa  konten Tasya selain mengedukasi melalui video juga terdapat tindakan nyata pemakaian produk yang direview, Dengan gaya komunikasi Tasya yang sangat relatable dengan keadaan kulit para remaja masa kini membuat penonton jadi terpengaruhi sesuai apa yang dikatakan oleh Tasya Farasya. Dengan review skincare yang jujur Tasya secara tidak langsung sedang berdakwah dengan dakwah bil hal dan mengajak penonton untuk menjaga dan merawat diri (hifz al-nafs).
Peningkatan Kepekaan Sosial terhadap Keberagaman melalui Edukasi Intoleransi di SMA Negeri 9 Pekanbaru Nabila Aulia Putri; Putri Nafisha; Azmi Habibah; Mutia Mawaddah; Ilham Hudi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6732

Abstract

Fenomena meningkatnya intoleransi di kalangan remaja menjadi keprihatinan tersendiri. Kasus-kasus bullying, ujaran kebencian, dan diskriminasi yang tersebar di media sosial menunjukkan bahwa teknologi digital tidak selalu mendukung pembentukan karakter positif. Pengabdian ini bertujuan untuk menidentifikafi dampak intoleransi dengan dorongan dari media sosial yang sulit untuk di batasi sehingga dapat memunculkan hasil yang memiliki dampak yang cukup buruk dalam kehidupan kewarganegaraan. Metode pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 9 Pekanbaru, dengan pendekatan melalui penyuluhan. Dimana penyuluhan tersebut di bungkus dengan metode yang sederhana sehingga mudah di pahami oleh siswa. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi dan ketrampilan melalui metode ceramah, simulasi, dan bermain peran kepada siswa SMA. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan kepekaan sosial siswa. Ada perubahan perilaku yang berarti, di mana siswa mulai menunjukkan kepedulian terhadap keberagaman di SMAN 9 Pekanbaru. Peningkatan kesadaran ini diharapkan menjadi dasar yang kokoh dalam membentuk kepribadian mereka sebagai generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. upaya strategis untuk memperkuat karakter inklusif di antara siswa. Peserta didik sekarang dapat mengenali berbagai jenis intoleransi di sekolah baik yang berbentuk verbal, sosial, maupun simbolis serta menyadari dampak merugikannya terhadap kesehatan mental individu dan suasana belajar yang kondusif
Manifestasi Id, Ego, dan Superego Tokoh Utama dalam Novel Kiri Sampai Sini Karya Faroq Zamzami Nur Safitri; Nori Anggraini
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Kiri Sampai Sini karya Faroq Zamzami dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada manifestasi Id, Ego, dan Superego yang tercermin dalam sikap, emosi, serta tindakan tokoh utama, Wais. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pencatatan terhadap kata, frasa, dan kalimat dalam novel yang mengandung aspek psikologis tokoh. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengungkap dinamika kepribadian tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Id pada diri Wais tampak dominan melalui luapan emosi seperti cinta berlebihan, kehilangan, kemarahan, dan penderitaan batin yang diekspresikan secara spontan. Ego berperan sebagai penengah yang berupaya menyesuaikan dorongan emosional dengan realitas sosial melalui sikap mengalah, pengendalian diri, dan pertimbangan rasional. Sementara itu, Superego tercermin melalui kepatuhan Wais terhadap nilai moral dan religius yang membimbing perilakunya dalam menghadapi konflik batin. Interaksi ketiga struktur kepribadian tersebut membentuk kompleksitas psikologis tokoh utama dan memperkuat penggambaran konflik internal dalam novel Kiri Sampai Sini.