cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
ami@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AMI
ISSN : -     EISSN : 30467586     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
AMI: Jurnal Pendidikan dan Riset aims to publish and disseminate original works and current issues regarding the subject of research and studies in the fields of: 1. Teacher professionalism in Islamic Basic Education 2. Development and Design of Islamic Basic Education Learning 3. Application and development of the field of study or subject matter of Islamic Basic Education 4. Models, Strategies and Learning Methods for Islamic Basic Education 5. Basic education management in Islamic Basic Education 6. Use of Media and Technology in Islamic Basic Education 7. Wahdatul Ulum-based integration in Islamic Basic Education 8. Psychology of Islamic Basic Education Learning 9. Philosophy of Islamic Basic Education 10. Islamic Basic Education Policy
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol 4, no 2 (2026)" : 10 Documents clear
Implementasi Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Materi Teks Puisi Dalam Kurikulum Merdeka di Kelas VIII SMP Negeri 16 Kota Jambi Muhammad Haikal; Taufik Hidayat Simanjuntak; A. K Farhan; Helty Helty; Liza Septa Wiliyanti
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the implementation of Indonesian language learning strategies for poetry text materials in the Merdeka Curriculum at Class VIII/I of SMP Negeri 16 Jambi City. This study employed a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive analysis model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the learning strategies, particularly discussion and practice, encouraged students to actively participate in analyzing, writing, and presenting poetry. The implementation was supported by interactive learning strategies, students' enthusiasm, and the teacher's classroom management skills. However, several obstacles were identified, including limited learning media and differences in students' self-confidence. To overcome these challenges, the teacher optimized the available learning media, provided motivation, and applied interactive teaching methods. Therefore, the implementation of Indonesian language learning strategies for poetry texts was in accordance with the principles of the Merdeka Curriculum, which emphasizes student-centered learning.
Peran Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Matematika berbasis STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siti Umi Fadilah; Imam Sujarwo
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berpotensi besar mentransformasi pendidikan, namun kajian sistematis mengenai integrasinya dalam pembelajaran matematika berbasis STEM dan dampaknya terhadap berpikir kritis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel terindeks Scopus dan Sinta yang diterbitkan pada periode 2021–2026. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 22 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran matematika berbasis STEM mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui pengalaman belajar yang adaptif, personal, dan interaktif. AI berperan sebagai cognitive scaffolding yang mendukung pemahaman konsep, memperbaiki miskonsepsi, serta mengembangkan kemampuan analisis, evaluasi, penalaran logis, dan pemecahan masalah matematis. Efektivitas AI semakin optimal ketika diintegrasikan dengan model pembelajaran aktif, seperti Problem-Based Learning dan Guided Inquiry. Namun, penggunaan AI secara pasif berpotensi menimbulkan ketergantungan kognitif dan belum sepenuhnya efektif dalam menyelesaikan permasalahan matematika yang kompleks. Oleh karena itu, implementasi AI memerlukan strategi pedagogis yang tepat dan pendampingan guru agar mampu mengoptimalkan pengembangan kemampuan berpikir kritis matematis.
PENULISAN TEKS BERITA: KESALAHAN BERBAHASA DALAM TATARAN MORFOLOGI DI MTS NEGERI 1 PACITAN Marsha Salsabilla Kussandi; Mukodi Mukodi; Arif Mustofa
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus dikuasai peserta didik, termasuk dalam penulisan teks berita yang menuntut ketepatan penggunaan kaidah bahasa, khususnya aspek morfologi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan morfologi dan faktor penyebabnya pada penulisan teks berita siswa kelas VII H MTs Negeri 1 Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berupa kesalahan morfologi pada teks berita siswa yang diperoleh melalui dokumentasi, observasi, serta wawancara dengan guru Bahasa Indonesia dan siswa. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 kesalahan morfologi, terdiri atas 17 kesalahan afiksasi, 4 kesalahan reduplikasi, dan 1 kesalahan pemajemukan. Kesalahan afiksasi menjadi bentuk yang paling dominan. Faktor penyebabnya meliputi kurangnya pemahaman kaidah morfologi, pengaruh bahasa sehari-hari, dan rendahnya ketelitian siswa. Temuan penelitian menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran morfologi melalui latihan menulis berkelanjutan agar kemampuan menulis siswa sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Khataman Al-Qur'an dalam Shalat Tarawih sebagai Media Experiential Learning di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Klinterejo Sita Acetylena; Illu Huril Firdaus
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi khataman Al-Qur'an dalam shalat Tarawih di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Mojokerto, sebagai sebuah sistem teknologi pembelajaran dan wahana experiential learning. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali data dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini telah bertransformasi menjadi tiga klaster instruksional yang terstruktur: khataman jamaah putra yang diasuh oleh Kiai dan ustadz, khataman jamaah putri yang dipimpin oleh Bu Nyai dan para Ning, serta khataman di aula yang dipimpin langsung oleh santri kelas 12. Tradisi ini berfungsi sebagai rehearsal technology yang efektif dalam konsolidasi memori hafalan melalui tekanan psikologis positif saat menjadi imam. Lebih jauh, siklus Experiential Learning David Kolb terjadi secara natural di mana santri mengalami transformasi pengalaman konkret menjadi internalisasi nilai. Studi ini mengisi kesenjangan literatur dengan menawarkan perspektif baru bahwa tradisi pesantren bukanlah ritual yang statis, melainkan sistem pedagogis yang adaptif.
Manajemen Strategik Program Tahfidz Al-Qur'an Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Dafa Putri Bantur Muhammad Husni; Achmad Zainul Arifin
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen strategik dalam program tahfidz Al-Qur'an sebagai upaya meningkatkan kualitas hafalan santri di Pondok Pesantren Dafa Putri Bantur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam kepada pengasuh pesantren, pengurus pesantren, para ustadzah, dan santri, serta observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategik program tahfidz dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu perumusan strategi, implementasi strategi, evaluasi strategi, dan pengembangan berkelanjutan. Perumusan strategi dilakukan dengan menetapkan visi, sistem hafalan, kurikulum kegiatan tahfidz, serta sistem pembinaan santri berbasis nilai-nilai Al-Qur'an. Implementasi strategi diwujudkan melalui pembelajaran talaqqi, muroja'ah, setoran hafalan, pembiasaan dan pendampingan intensif oleh pengasuh dan ustadzah. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui ujian hafalan berkala, monitoring perkembangan hafalan santri, serta evaluasi kinerja para pengurus dan ustadzah. Strategi tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas hafalan santri, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, istiqamah, kejujuran, dan kemandirian. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan pengasuh, budaya pesantren, kompetensi ustadzah, serta dukungan orang tua. sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan santri, kejenuhan belajar, dan keterbatasan sarana pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program tahfidz dipengaruhi oleh integrasi manajemen strategik dengan pembinaan secara sistematis sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, spiritual, dan sosial.
UPAYA PENANGANAN KEMISKINAN BERDASARKAN TEORI PRAKTIK SOSIAL DALAM NOVEL DOMPET AYAH SEPATU IBU KARYA JS. KHAIREN Febriani Cahyaningtias; Mukodi Mukodi; Arif Mustofa
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tafsir bentuk-bentuk upaya penanganan kemiskinan  berdasarkan berdasarkan habitus, modal, dan arena yang dialami Asrul dan Zenna dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen berdasarkan Teori Praktik Sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeutika karena objek kajian berupa teks sastra dari novel Dompet Ayah Sepatu Ibu yang serat makna dan membutuhkan penafsiran yang mendalam. Pendekatan ini memungkinakan peneliti memahami kemiskinan tidak hanya sebagai kondisi material, tetapi juga sebagai struktur sosial yang membentuk tindakan tokoh utama Asrul dan Zenna. Berdasarkan hasil penelitian, novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen melalui perspektif teori praktik sosial Pierre Bourdieu, upaya penanganan kemiskinan yang dilakukan Asrul dan Zenna dipengaruhi oleh habitus yang terbentuk dari pengalaman hidup, seperti sikap pantang menyerah, kerja keras, hidup sederhana, tanggung jawab terhadap keluarga, serta orientasi pada pendidikan  sebagai sarana mobilitas sosial. Habitus tersebut didukung oleh kepemilikan dan pemanfaatan modal ekonomi, modal sosial, modal budaya, dan modal simbolik dalam berbagai arena, seperti keluarga, pendidikan, pekerjaan, dan masyarakat, sehingga memungkinkan mereka bertahan menghadapi kemiskinan sekaligus meningkatkan kondisi kehidupan keluarga.
INTERNALISASI NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Anisa’ul ‘Azizah; Wulan Trisnawaty; Hasan Khalawi
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter siswa melalui nilai kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan sosial dan budaya peserta didik. Penelitian bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SD Negeri Tremas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kearifan lokal berlangsung melalui pembiasaan, keteladanan guru, keterlibatan siswa, interaksi sosial, dan penguatan perilaku dalam budaya sekolah. Nilai religius menjadi nilai dominan melalui Ngaji Adab Santri, pembacaan Asmaul Husna, salat berjamaah, dan Sedekah Jum’at. Nilai gotong royong, tanggung jawab, disiplin, kesantunan, dan kepedulian sosial diperkuat melalui piket kelas, kerja bakti, dan kegiatan sosial. Proses tersebut didukung konsistensi budaya sekolah dan keteladanan guru, tetapi menghadapi keberagaman latar belakang serta perbedaan pengalaman siswa. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal dapat menjadi basis pendidikan karakter ketika diintegrasikan secara konsisten dalam pengalaman sosial dan budaya siswa.
ANALISIS KETERGANTUNGAN PADA PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMKN 2 PACITAN Muhammad Nur Rochman; Mukodi Mukodi; Arif Mustofa
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, pola, dan tingkat ketergantungan siswa kelas XI SMKN 2 Pacitan terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Data dihimpun melalui observasi nonpartisipatif, wawancara terstruktur terhadap lima siswa kelas XI Perhotelan 3, serta dokumentasi, kemudian diperiksa keabsahannya melalui triangulasi teknik dan dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan menggunakan lebih dari satu platform AI dengan intensitas tinggi pada tugas berbasis penulisan teks, sehingga AI bergeser posisinya dari alat bantu menjadi rujukan utama, sementara sumber belajar konvensional hanya difungsikan sebagai cadangan. Ketergantungan yang terbentuk bersifat fungsional sekaligus psikologis, karena siswa tetap memeriksa dan memparafrasekan hasil AI, tetapi pemeriksaan tersebut cenderung permukaan. Dampak ketergantungan bersifat asimetris terhadap empat keterampilan berbahasa: keterampilan menulis mengalami stagnasi kemandirian, keterampilan membaca bergeser orientasinya menjadi verifikasi jawaban, sedangkan keterampilan menyimak dan berbicara relatif tidak terpengaruh.
FENOMENA POST-TRUTH DAN TANTANGAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA PADA GENERASI Z Arnia Fenti Rosari
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya pada Generasi Z yang dikenal sebagai digital native. Kemudahan akses informasi tidak selalu diikuti oleh kemampuan literasi digital yang memadai, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap hoaks, disinformasi, dan berbagai bentuk manipulasi informasi. Kondisi tersebut mendorong munculnya fenomena post-truth, yaitu situasi ketika opini publik lebih dipengaruhi oleh emosi dan keyakinan pribadi dibandingkan fakta objektif. Fenomena ini menimbulkan kegelisahan akademik karena berpotensi memengaruhi proses internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara pada Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fenomena post-truth, mengidentifikasi tantangan penguatan ideologi Pancasila, serta merumuskan strategi yang relevan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila pada Generasi Z di era digital. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai post-truth, media sosial, Generasi Z, dan Pancasila yang diperoleh dari berbagai basis data akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena post-truth pada Generasi Z ditandai oleh tingginya ketergantungan terhadap media sosial, kecenderungan mempercayai informasi viral, munculnya echo chamber, dan rendahnya verifikasi informasi. Tantangan penguatan ideologi Pancasila meliputi rendahnya pemahaman nilai Pancasila, menurunnya nasionalisme, hoaks dan disinformasi, radikalisme digital, polarisasi politik, serta pengaruh budaya global. Adapun strategi yang dapat dilakukan meliputi penguatan literasi digital, transformasi pendidikan Pancasila, pemanfaatan media digital edukatif, dan peningkatan civic engagement. Dengan demikian, penguatan ideologi Pancasila perlu dilakukan secara adaptif dan kontekstual agar mampu membangun ketahanan ideologis Generasi Z dalam menghadapi dinamika era post-truth.
ANALISIS PELAKSANAAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BIOGRAFI SISWA KELAS X ULW SMK NEGERI 1 PACITAN Veny Nur Hanisyah; Mukodi Mukodi; Arif Mustofa
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendekatan deep learning dalam pembelajaran menulis teks biografi di kelas X Usaha Layanan Wisata (ULW) SMK Negeri 1 Pacitan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning telah diterapkan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan mengintegrasikan komponen meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, penggunaan media pembelajaran, ketersediaan sumber belajar, serta motivasi peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan peserta didik, rendahnya motivasi belajar sebagian peserta didik, dan kesulitan mengembangkan ide dalam menulis teks biografi. Penerapan pendekatan deep learning mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan menyenangkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10