cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28087224     DOI : https://doi.org/10.54065/28087224
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat (IPMAS) merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan Hilirisasi Hasil Penelitian, implementasi teknologi tepat guna, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat. Fokus Kajian & ruang lingkup, Seperti (1) Pelatihan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna, (2) Pemberdayaan Masyarakat Mitra (Petani, Nelayan, UMKM, dll), (3) Pemberdayaan Masyarakat Mitra Non Profit (Sekolah, PKK, Komunitas, dll), (4) Pengembangan Desa/Wilayah Berbasis Science Techno Park, (5) Inovasi Kewirausahaan, Digital Marekting, E Commerece, (6) Pengembangan Produk Unggulan Daerah, dll
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Health Awareness Education Through Blood Checking in Pharmacies Hermawatiningsih, Oktaviarika Dewi; Raising, Rahmawati; Basy, Lukman La; Maritha, Vevi
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.480

Abstract

Increasing public health awareness is one of the main challenges in the health sector in Indonesia. Pharmacies not only play a role as a place to get medicine, but also as a means of health services that can provide education and basic health checks for the community. This education aims to increase public awareness about the importance of health and teach ways to maintain and improve the quality of life. Pharmacies that adopt blood testing services as part of health education programs can help reduce the burden on larger health services, such as hospitals and clinics. The educational activity to the community carried out at Apotek X Madiun City which lasted for 2 hours received a good response from the surrounding community. Where there were 35 participants who took part in blood tests and also gave various types of questions related to health. So that the provision of education and information to increase health awareness can be carried out properly. Health awareness education through blood checks in pharmacies is a strategic step in improving the quality of public health. With the strategic role of pharmacies, blood testing services can be an entrance for people to be more concerned about their health conditions.
Pengembangan Agrowisata untuk Mengoptimalkan Potensi Desa Wisata Rinding Allo Kabupaten Luwu Utara Mukarramah, Siti Khaeratul; Fitriani, Fitriani; Risna, Risna; Amri, Ariani; Mustakim, Risda
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.483

Abstract

Inovasi desa wisata melalui pengembangan desa agrowisata merupakan upaya mendorong pengembangan desa berbasis potensi pertanian dan perkebunan yang dimiliki Desa Rinding Allo Kabupaten Luwu Utara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, pertama peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami pariwisata, kedua peningkatan kapasitas kelembagaan Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis), dan ketiga uji coba berbagai produk wisata yang telah dihasilkan. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat dan pengelola wisata. Kegiatan ini menghasilkan beberapa hal yaitu identifikasi potensi daya tarik wisata, pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pembentukan perintis Kampung Ganyol, penataan Mekarwangi paket wisata desa agrowisata, dan terciptanya peningkatan kualitas agrohomestay.
Pelatihan Pembuatan Robot Light Follower Di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bua Amri, Ariani; Mustakim, Risda; Rismawati, Rismawati; Arpin, Risal Mantofani
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.486

Abstract

Pendidikan telah menjadi fokus utama dalam menyikapi era digital dan kemajuan teknologi. Di era teknologi modern saat ini, robotika merupakan bidang yang berkembang pesat. Robotika mencakup pengembangan, desain, dan penggunaan robot. Dalam konteks pendidikan, robotika tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis tetapi juga merangsang pemikiran kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi. Sebagai lembaga pendidikan Islam, penting juga untuk mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan teknologi yang relevan dengan melibatkan siswa dalam pelatihan robotika untuk mengembangkan keterampilan teknologi, kemampuan memecahkan masalah, dan kerja sama tim. Pengadian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep robotika dan keterampilan teknis terkait. Metode pelatihan yang digunakan antara lain pengenalan teori dasar robotika, pembuatan robot fisik, dan pemanfaatan sensor cahaya. Pengabdian ini melibatkan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Bua.
Pendampingan Pelatihan Literasi Digital Dalam Penyusunan Artikel Ilmiah Bagi Mahasiswa Di STIKES Mayapada Bustamin, Syamsumar; Sinaga, Wanto; Sufiani, Andi
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.488

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada implementasi pelatihan literasi digital untuk penulisan ilmiah di kalangan mahasiswa STIKES Mayapada. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menyusun artikel ilmiah melalui pemanfaatan teknologi digital secara efektif. Pelatihan mencakup berbagai aspek, termasuk pencarian literatur digital, manajemen referensi, dan persiapan naskah untuk publikasi di jurnal nasional. Metode yang digunakan meliputi klinik pembinaan, di mana mahasiswa menerima bimbingan tentang aspek teknis dan substantif penulisan ilmiah, serta instruksi tentang penggunaan alat digital untuk penulisan akademik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki minat tinggi, pemahaman awal mereka tentang penulisan ilmiah dan literasi digital masih terbatas. Namun, program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan antusiasme mahasiswa, menghasilkan 10 draf artikel yang siap untuk proses publikasi selanjutnya. Tantangan yang dihadapi selama kegiatan termasuk kurangnya kepercayaan diri mahasiswa, pengetahuan metodologi penelitian yang terbatas, dan kesulitan dalam mengakses serta menerapkan prinsip-prinsip penulisan ilmiah. Kesimpulan dari pengabdian ini menekankan pentingnya pelatihan literasi digital yang berkelanjutan dan pembentukan forum ilmiah mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan penulisan ilmiah yang berkelanjutan di era digital
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Video Pembelajaran Interaktif melalui Penggunaan Platform Canva Bagi Guru SDN Sungguminasa V Maladisma, Nur; Suardi, Nurul Fadhilah; Fitriana, Nur; Mutahharah R, Mutahharah R
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.491

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SDN Sungguminasa V yang melibatkan 22 guru sebagai mitra kegiatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan guru dalam pembuatan media pembelajaran interaktif yang menarik dan efektif untuk mendukung proses belajar mengajar. Hal ini mengakibatkan keterbatasan variasi metode pembelajaran yang digunakan dan rendahnya keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan penyajian materi tentang media pembelajaran interaktif, yang berfokus pada pentingnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran modern. Dilanjutkan dengan penyajian materi dasar-dasar penggunaan Canva, sebuah platform desain grafis yang mudah digunakan untuk membuat konten pembelajaran interaktif. Selain itu, dilaksanakan pelatihan dan pendampingan secara intensif bagi para guru dalam pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Canva. Pendampingan ini bertujuan agar guru tidak hanya mampu menguasai teknik dasar, tetapi juga dapat menerapkannya secara kreatif dalam kegiatan belajar mengajar. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru pada lima indikator utama, yaitu pemahaman dasar penggunaan Canva, penggunaan elemen desain, kreativitas dalam pengembangan konten, integrasi media interaktif, dan efektivitas media pembelajaran. Berdasarkan data hasil evaluasi, terdapat peningkatan signifikan di setiap indikator, dengan persentase peningkatan rata-rata antara 29% hingga 41%, yang menunjukkan bahwa guru semakin percaya diri dan mampu memanfaatkan Canva secara kreatif dalam kegiatan belajar mengajar.
Penguatan Literasi Numerasi Siswa SDN 15 Salolo Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Teknologi Informasi Zulham, Muhammad; Sukmawati, Sukmawati; Fitriani A , Fitriani A; Taufiq, Taufiq
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.492

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN 15 Salolo, Kota Palopo, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui penerapan Kurikulum Merdeka berbasis teknologi informasi. Kegiatan ini melibatkan 10 guru sebagai mitra, yang sebelumnya mengalami kendala dalam mengakses sumber bahan ajar, memanfaatkan media pembelajaran literasi dan numerasi, serta rendahnya capaian literasi dan numerasi siswa. Solusi yang disepakati dalam PKM ini meliputi tiga bentuk kegiatan utama: (1) pelatihan akses bahan ajar berbasis teknologi informasi, (2) pendampingan pengembangan media pembelajaran, dan (3) penguatan literasi dan numerasi siswa. Hasil pelaksanaan kegiatan dievaluasi berdasarkan dua aspek utama: pengetahuan guru terkait teknologi informasi dan kemampuan literasi serta numerasi siswa. Pada aspek pertama, peningkatan pengetahuan guru terhadap teknologi informasi terlihat dari capaian akses dan penggunaan sumber bahan ajar daring yang meningkat dari 55% menjadi 80%, pemanfaatan media pembelajaran digital dari 60% menjadi 85%, penggunaan perangkat dan platform daring dari 50% menjadi 78%, serta penyusunan materi interaktif yang naik dari 45% menjadi 75%. Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan program dalam mempersiapkan guru untuk menggunakan teknologi secara efektif dalam pembelajaran. Pada aspek kedua, terjadi peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa, yang tercermin dalam peningkatan jumlah siswa di kategori Mahir dari 20% menjadi 35% dan kategori Cakap dari 30% menjadi 40%. Sementara itu, jumlah siswa dalam kategori Dasar menurun dari 35% menjadi 20%, dan kategori Perlu Intervensi Khusus (PIK) dari 15% menjadi 5%. Hasil ini menunjukkan bahwa PKM berhasil meningkatkan capaian belajar siswa dan mengurangi kebutuhan intervensi khusus, sehingga memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di SDN 15 Salolo.
Pendampingan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembuatan Modul Ajar Elektronik di SMAN 17 Lamuru Kabupaten Bone Alwi, Muhammad; Alimuddin, Muhammad Ali; Juhardi, Juhardi; Tahir, Arifin; Risnashari, Risnashari; Masnani, Sitti Wahidah; Agussalim, Andi
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.494

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru SMAN 17 Lamuru, Kabupaten Bone, yang berjumlah 25 orang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi (1) Kurangnya pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mengakses sumber dan bahan ajar, (2) Kurangnya keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi, dan (3) variasi proses pembelajaran yang masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusi yang disepakati adalah (1) pelatihan pemanfaatan teknologi informasi, (2) pelatihan dan pendampingan pengembangan modul ajar elektronik, dan (3) implementasi pemanfaatan teknologi informasi dan modul ajar elektronik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pendampingan berupa ceramah, tanya jawab, diskusi, brainstorming, demonstrasi, dan praktik kerja. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan keberdayaan Mitra dalam dua aspek, yaitu pengetahuan teknologi informasi dan keterampilan pengembangan modul ajar elektronik. Pada aspek pengetahuan teknologi informasi, peningkatan terjadi dalam rentang 26% hingga 32%, yang mencerminkan keberhasilan pelatihan dalam memperkuat kemampuan guru untuk mengakses dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Pada aspek keterampilan pengembangan modul ajar elektronik, peningkatan berkisar antara 27% hingga 33%, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam membekali guru dengan keterampilan yang relevan untuk menciptakan modul ajar yang interaktif. Hasil ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian berhasil memberdayakan guru-guru di SMAN 17 Lamuru, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan pembelajaran modern.
Peningkatan Pengetahuan Dasar-Dasar Komputer Bagi Komunitas Teknologi Informatika (KTI) Banda Aceh Sebagai Jembatan Menuju Kesempatan Kerja Ahmad, Adi; Halimuddin, Halimuddin; Alfina, Alfina; Nurrisma, Nurrisma; Nurrizqa, Nurrizqa; Anisah, Anisah
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.496

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dasar-dasar komputer bagi Komunitas Teknologi Informatika (KTI) Banda Aceh yang terdiri dari 150 orang anggota. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya pemahaman dasar tentang perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kesulitan dalam mencari informasi yang kredibel, serta ketidakmampuan dalam menjaga keamanan data dan privasi di dunia digital. Permasalahan tersebut menghambat potensi anggota komunitas untuk memanfaatkan teknologi secara optimal dalam mencari pekerjaan dan mengembangkan karier mereka. Sebagai solusi, kegiatan PKM ini difokuskan pada tiga aspek utama: penguatan dasar-dasar komputer, pendampingan akses informasi online, dan pelatihan serta pendampingan keamanan digital. Pelatihan dasar komputer meliputi penggunaan perangkat lunak pengolah kata, spreadsheet, dan presentasi, sementara pendampingan akses informasi bertujuan meningkatkan kemampuan anggota komunitas dalam mencari dan mengevaluasi informasi yang kredibel melalui internet. Selain itu, pelatihan keamanan digital diberikan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menjaga data pribadi serta bertransaksi secara aman di dunia maya. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta melaporkan peningkatan keterampilan komputer, sementara 75% merasa lebih percaya diri dalam mencari pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komputer. Sebanyak 30% peserta berhasil mendapatkan pekerjaan baru, dan 50% lainnya tengah melamar pekerjaan dengan keterampilan yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kepercayaan diri peserta di pasar kerja. Program ini juga berhasil memperkenalkan konsep keamanan digital yang lebih luas kepada peserta, sehingga mereka lebih siap melindungi diri di dunia maya. Kegiatan ini memberikan manfaat positif bagi mitra, meningkatkan kesiapan peserta untuk berkompetisi di dunia kerja, serta berkontribusi pada peningkatan kemampuan digital yang sangat dibutuhkan di era teknologi saat ini.
Optimalisasi Kompetensi Tenaga Kesehatan Melalui Video Edukasi Klinis dan Manajemen Gangguan Respirasi pada Pasien Sufiani, Andi; Sinaga, Wanto; Bustamin, Syamsumar
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.498

Abstract

Optimalisasi kompetensi tenaga kesehatan dalam manajemen gangguan respirasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis, terutama mengingat tingginya prevalensi kasus seperti Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), pneumonia, dan COPD. Namun, banyak tenaga kesehatan menghadapi keterbatasan pelatihan berkelanjutan yang relevan dan berbasis teknologi. Mitra Pada Kegiatan PKM ini adalah Puskesmas Maroangin di Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dengan 30 tenaga kesehatan. Fokus permasalahan Mitra yaitu minimnya akses terhadap media pembelajaran interaktif, seperti video edukasi klinis, serta penerapan protokol manajemen respirasi yang belum terstandar, turut menjadi kendala. Masalah ini sering kali berdampak pada tingginya tingkat kesalahan prosedural dan kurangnya kepercayaan diri dalam menangani kasus-kasus kompleks. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program ini dilaksanakan dalam tiga kegiatan utama: seminar kasus gangguan respirasi, pelatihan dan pendampingan pengembangan video edukasi klinis, serta pendampingan manajemen gangguan respirasi pada pasien. Seminar kasus difokuskan pada pemberian pemahaman teoretis dan diskusi interaktif berbasis kasus nyata. Pelatihan video edukasi klinis bertujuan untuk membekali tenaga kesehatan dengan keterampilan teknis dalam membuat video pembelajaran berbasis prosedur medis. Pendampingan manajemen gangguan respirasi berfokus pada penerapan protokol berbasis bukti, penggunaan alat bantu medis modern, dan evaluasi kasus nyata. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di Puskesmas Maroangin. Peserta seminar melaporkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menangani gangguan respirasi, didukung dengan pengetahuan protokol terbaru. Pelatihan video edukasi menghasilkan media pembelajaran berkualitas yang dapat digunakan secara mandiri. Sementara itu, pendampingan manajemen respirasi berhasil mengurangi kesalahan prosedural dan meningkatkan hasil klinis pasien. Program ini memberikan solusi komprehensif untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di fasilitas dengan keterbatasan sumber daya, melalui pendekatan berbasis teknologi dan intervensi langsung.
Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap Siswa SMK Al- Hidayah Lestari Jakarta berbasis Teknologi Informasi Sinaga, Wanto; Sufiani, Andi
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.499

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dilaksanakan di SMK Al-Hidayah Lestari Jakarta Selatan dengan melibatkan 125 siswa sebagai sasaran. Program ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan siswa tentang Bantuan Hidup Dasar, terbatasnya akses dan pemanfaatan teknologi informasi dalam edukasi BHD, serta rendahnya dukungan lingkungan terhadap pengembangan keterampilan penyelamatan nyawa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai teknik BHD dan menciptakan individu yang tanggap dalam situasi darurat medis. Program dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama: edukasi teori, implementasi modul interaktif, dan simulasi praktik. Edukasi mencakup resusitasi jantung paru (RJP), pengenalan tanda darurat medis, penanganan luka, dan komunikasi dalam situasi darurat. Modul interaktif berbasis visualisasi dan skenario realistis dirancang untuk memperdalam pemahaman, sedangkan simulasi memberikan pengalaman langsung menerapkan teori dalam situasi darurat. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa pada empat indikator utama: teknik RJP (30%), pengenalan tanda kegawatdaruratan (33%), keselamatan dan prosedur pertolongan (38%), serta keterampilan komunikasi darurat (35%), dengan rata-rata peningkatan sebesar 34%. Temuan ini menunjukkan efektivitas program dalam meningkatkan keterampilan siswa menghadapi situasi darurat, menciptakan lingkungan yang lebih responsif, dan memberikan potensi jangka panjang dalam menyelamatkan nyawa di masyarakat.

Page 7 of 10 | Total Record : 99