cover
Contact Name
Kurniawan
Contact Email
kbinakrom@gmail.com
Phone
+628112807435
Journal Mail Official
kbinakrom@gmail.com
Editorial Address
Apotek Nayla Jl. Pungkruk-Gabugan km 3 Taraman, Sidoharjo, Sragen, Jawa Tengah 57281
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 3031089X     DOI : https://doi.org/10.21111/jakes
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) is a health scientific journal which published original articles this articles. Published twice a year in Mei and November. Which focus and scope in health issues, including : health education and promotion, pharmacy health, enviromental health, human resources development in health, technologi application in health, bussiness aplication in health. Contributors for JAKes are researchers, lecturers, student, health practicioner that focus health in Indonesia and word wide.
Articles 27 Documents
EDUKASI PSIKOEDUKASI TENTANG EXPRESSIVE WRITING SEBAGAI STRATEGI KOPING UNTUK MENGHADAPI STRESS AKADEMIK PADA SISWA SMAN 21 MAKASSAR Hastuti, Dr.; Gaffar, Indra; Saleh, Ariyanti; Purnama, Intan Ayu; Andrian, M. Afgan; Nur Amalia, Wafiq; Dini, St Ramona
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Kesehatan
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v2i2.78

Abstract

Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi gangguan mental emosional di Kota Makassar mencapai 17,86%, dengan 14,79% kasus di antaranya terjadi pada remaja usia 15-24 tahun atau setara dengan 8.364 kasus. Sulawesi Selatan menduduki peringkat kedua nasional dengan prevalensi sebesar 9,3%, yang menunjukkan perlunya intervensi kesehatan mental yang signifikan, khususnya pada populasi remaja. Menyikapi hal tersebut, dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat “Psikoedukasi Menulis Ekspresif sebagai Strategi Mengatasi Stres Akademik pada Siswa SMAN 21 Makassar” untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola stres akademik melalui menulis ekspresif. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi rapat koordinasi, pengurusan perizinan, pembuatan angket, pemberian penyuluhan, demonstrasi, dan penilaian pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli, dengan hasil peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 68,86 menjadi post-test sebesar 98,00 (p < 0,05). Diharapkan pelatihan menulis ekspresif akan dilaksanakan secara berkala, minimal sebulan sekali.
Education on the Importance of Healthy Snacks for Elementary School Children Under the Embassy At Kuala Lumpur, Malaysia Kurniawan, K; Fadholah, Amal; Fatihah, Nadia Iha
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Kesehatan
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v2i2.79

Abstract

Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu cara agar masyarakat dapat menjaga kesehatan yang bermutu. Program PHBS memiliki beberapa indikator yang menjadi pedoman dalam penerapan PHBS, salah satunya adalah pemilihan makanan sehat. Kegiatan pengabdian ini merupakan bakti sosial yang melibatkan seluruh warga negara, dengan melibatkan siswa-siswi SD binaan KBRI Kuala Lumpur dan para siswa sangat antusias dalam memberikan dukungannya, terbukti sebagian besar peserta mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat. Memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang manfaat pemilihan makanan sehat, cara memilih jajanan yang baik dan benar, serta apa saja ciri-ciri makanan sehat. Pentingnya penyuluhan makanan sehat bagi anak sekolah sebagai langkah awal pencegahan gangguan kesehatan pada anak sekolah. Kata Kunci : Edukasi, Jajanan Sehat, Anak Sekolah
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Mengenai Anemia Sebagai Penyedia Makan Keluarga Di Desa Precet, Mantingan, Ngawi Jawa Timur Pibriyanti, Kartika; Fathimah, Fathimah; Marfu'ah, Hanan; Dias S, Nashwa; Luthfiya, Lulu'
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Kesehatan
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v2i2.81

Abstract

Pendahuluan : prevalensi anemia di Indonesia dikalangan anak-anak balita mencapai angka 38,5%. Dapat yang ditimbulkan dari anemia yakni menghambat perkembangan mental anak, serta memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas mereka di masa depan. Pengetahuan gizi memiliki peran penting karena dengan memiliki pengetahuan yang cukup khususnya dibidang kesehatan, seseorang dapat mengetahui berbagai macam gangguan kesehatan yang mungkin akan timbul sehingga dapat dicari pemecahannya. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan ibu-ibu balita di Desa Precet mengenai anemia, faktor-faktor penyebabnya, serta cara pencegahan dan penanganannya melalui pemberian makanan yang kaya akan zat besi dan nutrisi penting lainnya. Hasil : Karakteristik ibu balita sebanyak 45,5% berada pada rentang usia 21-26 tahun, 68,2% berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT), dan 54,6% memiliki pendidikan setingkat SMU atau sederajat. Pengetahuan ibu tentang anemia sebelum diberikan edukasi memiliki nilai rata-rata 67,5 dengan nilai minimum 40 dan maksimum 100. Sekitar 22,7% peserta memiliki nilai di bawah median, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan SMP-SMA dan ibu muda berusia 21 tahun. Simpulan : Edukasi mengenai anemia dan pemberian makanan balita di Posyandu Melati 6, Desa Precet, cukup efektif sebagai langkah pencegahan anemia. Beberapa poin penting dari kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi: 1) Membina konselor atau kader sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait kesehatan dan gizi balita. 2) Memberikan motivasi kepada para ibu untuk menerapkan hasil edukasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait pemberian makanan sehat untuk balita dan keluarga. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan praktik gizi yang lebih baik di masyarakat
Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) bersama IAI PC Sragen di Alun-alun CFD Kabupaten Sragen Kurniawan, K; Budi Sawitri, Satwika; Fitrian, Ahyana; Al Hasanah, Fauziyyah
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Kesehatan
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v2i2.82

Abstract

Dagusibu (Dapatkan, Gunatkan, Simpan, Buang) merupakan program pembinaan kesadaran keluarga yang digagas oleh Ikatan Apoteker Indonesia dalam rangka mewujudkan keterbukaan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan penggunaan narkoba yang tepat. Obat merupakan barang yang dibutuhkan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, apabila digunakan secara tidak tepat, tidak sesuai dosis dan tanda-tanda akan berbahaya. Penyalahgunaan obat dapat mengakibatkan obat tidak dapat digunakan lagi, bahkan dapat membahayakan orang lain dan lingkungan. Sebagai bagian penting dari pelayanan kesehatan, obat merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Sudah pasti setiap keluarga harus memiliki obat. Obat terpakai dalam hal ini adalah obat sisa atau obat sisa pemakaian terdahulu yang belum habis. Pada umumnya obat sisa tidak boleh disimpan, yang dapat mengakibatkan penyalahgunaan, obat rusak/kadaluwarsa. Selain itu, proses pembuangan obat yang tersedia di rumah belum tentu dilakukan dengan benar. Dalam perkembangannya, kasus penjualan obat dari keluarga yang tidak bertanggung jawab yang terjadi adalah karena individu tidak memahami cara menyimpan dan mengatur obat dengan baik dan benar dalam keluarga. Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) merupakan program Pembinaan Keluarga Sadar Sehat yang digagas oleh Ikatan Apoteker Indonesia untuk mewujudkan keterbukaan pemahaman dan kesadaran akan penggunaan obat yang benar.
EDUKASI MANFAAT ASI EKSKLUSIF TERHADAP IBU DAN BAYI PADA POSYANDU DUSUN BULAK DESA DADAPAN KAB KENDAL NGAWI JAWA TIMUR Jazila, Rizky; Nuzulah, Firdausi; Amanah, Khusnul; Rizkia Z, Syahla; Fakhriah, Nanda; Nafisa A., Sayyida; Lamasano, Marfianti; QS., Syarifatunnisa; Assyifa NG, Ayu; Nurkhalisya, Siti; Nuzula S, Rahimia; K, Kurniawan
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Kesehatan
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v2i2.90

Abstract

ASI eksklusif merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan, karena mengandung zat gizi lengkap yang mendukung pertumbuhan, perkembangan otak, dan sistem kekebalan tubuh. Selain bermanfaat bagi bayi, menyusui juga memiliki dampak positif bagi ibu, seperti mempercepat pemulihan pasca persalinan, menurunkan risiko perdarahan postpartum, serta mengurangi kemungkinan terkena penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, kanker payudara, dan kanker ovarium. Penelitian ini dilakukan melalui kegiatan edukasi di Posyandu Dusun Bulak, Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dengan metode penyuluhan menggunakan media poster. Hasil edukasi menunjukkan bahwa pemahaman ibu mengenai manfaat ASI eksklusif meningkat, baik dalam aspek gizi bayi maupun manfaat kesehatan bagi ibu. Dengan demikian, edukasi mengenai ASI eksklusif perlu terus digalakkan guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberian ASI, sehingga bayi dapat tumbuh sehat dan ibu tetap terjaga kesehatannya. Peningkatan terjadi dan dapat dilihat dari hasil kuisioner pengetahuan menunjukkan dari hasil pre-test pengetahuan rata-rata peserta tentang pengetahuan manfaat ASI sebelum diberi edukasi adalah 72%. Setelah diberi edukasi, pengetahuan rata-rata peserta tentang pentingnya manfaat ASI meningkat menjadi 90%.
PENDEKATAN EDUKATIF DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT PADA KELOMPOK PENGAJIAN IBU DI DUSUN NGRANCANG, KENDAL, NGAWI Pibriyanti, Kartika; Jannah, Ifra Miftahul; Firdaus, Adelia Ammanee; Kautsar, Amanda Nibras Halilah; Yulinar, Zefika Artha; Wijayanti, Silviana; Fajria, Nur Lailatul; Salsabila, Bunga Mutiara; Assilmi, Khiththotul Faz; Nada, Tsaniatin; Difinubun, Istikomah; Zahira, Fitria Maulida Faridatuz
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i1.89

Abstract

Kegiatan ini memberikan edukasi berupa seringnya terjadi penyalahgunaan obat yang seringkali terjadi dilingkungan masyarakat umum. Pendekatan eduktif untuk mencegah penyalahgunaan obat di Dusun Ngrancang dilakukan dengan cara penyuluhan materi kesehatan tentang DAGUSIBU. Tujuan dari kegiatan ini untuk menekankan pentingnya tata cara dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan baik dan benar, hal ini dapat diwakili oleh istilah “DAGUSIBU”. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa one group pre-test and post-test yang menilai tingkat pengetahuan ibu-ibu pengajian mengenai materi DAGUSIBU. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait manajemen obat yang baik dan benar. Intervensi ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis kelompok dapat secara efektif meningkatkan literasi kesehatan khususnya dalam penyalahgunaan obat.
PENYULUHAN KESEHATAN DAN TATALAKSANA PENYAKIT ASAM URAT DI POSYANDU LANJUT USIA DESA JATISARI, MAJASEM, NGAWI Jasmine, Fashabilla Firstlanda; Alifia, Dita Dwi; Hidayati, Nur Najmi; Firdausi, Faza Nur; Najjah, Putri Safinatun; Anjani, Rara Sativa; Sawitri, Satwika Budi
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i1.91

Abstract

Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai berbagai penyakit tidak menular, termasuk asam urat. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Posyandu, Dusun Jatisari, Desa Majasem, Ngawi, dengan menggunakan media informatif berupa leaflet. Penyuluhan ditujukan kepada lansia peserta Pos Pelayanan Lanjut Usia (POSLANSIA) serta ibu-bapak yang datang untuk mengantarkan anak atau cucu mereka dalam program rutin Posyandu. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi terkait penyakit asam urat atau gout, faktor risiko, serta pencegahan melalui pola hidup sehat, terutama dalam konteks menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader Posyandu yang berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 36 dari Universitas Darussalam Gontor. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki kadar asam urat yang tinggi, terutama dalam rentang usia 30-50 tahun serta lansia di atas 60 tahun. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pola hidup sehat menjadi aspek penting dalam mengendalikan kadar asam urat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT LANJUT USIA DALAM TATALAKSANA PENYAKIT KOLESTEROL DAN HIPERTENSI KRONIK SERTA KOMPLIKASINYA DI DESA JATISARI, MAJASEM, NGAWI Sawitri, Satwika Budi; Jasmine, Fashabilla Firstlanda; Rohmah, Alifia; Anjani, Rara Sativa; Milawati, Ridha Ayu; Kurniawan; Ramadhani, Chelsea Aulia
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i1.92

Abstract

Hipertensi dan kolesterol tinggi merupakan salah satu penyakit yang sering ditemuai di masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Majasem dusun Jatisari, Jawa Timur. Komplikasinya terhadap gangguan kardiovaskuler menjadikan kewaspadaan yang perlu ditangani dan ditanamkan kesadarannya terhadap para penderitanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan kolesterol dan hipertensi melalui edukasi dan pemeriksaan Kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan Kesehatan guna mengedukasi masyarakat, pemeriksaan tekanan darah secara gratis, serta pendistribusian bahan edukasi. Edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pentingnya pemeriksaan Kesehatan rutin. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi Langkah awal untuk mengurangi prevalensi hipertensi dan kolesterol tinggi di Dusun Jatisari. Keimpulannya bahwasanya masalah penyakit kardiovaskuler dan komplikasnya dapat diatasi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan adanya sinergi dari faskes tingkat pertama dan kesadaran oleh masyarakat secara luas cara pencegahan dan tatalaksananya sehingga meminimakan terjadinya komplikasi lebih lanjut.
EDUKASI DAN TATALAKSANA DIABETES MELLITUS PASIEN LANJUT USIA SAAT PUASA RAMADHAN DI DESA JATISARI, MAJASEM, NGAWI Rohmah, Alifia; Fathkhiyah, Elly Zarthi; Milawati, Ridha Ayu; Anjumi, Aruni Laila; Tsaqafi, Izzatun Nisa; Sawitri, Satwika Budi
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i1.93

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang tinggi, yang dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Selama bulan Ramadan, pasien diabetes menghadapi tantangan dalam menjaga pola hidup sehat saat berpuasa. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada warga Dusun Jatisari, Desa Majasem, tentang pencegahan dan penanganan diabetes selama bulan Ramadan. Program ini dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2025 di Posyandu setempat dan menyasar penduduk usia lanjut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, meliputi sesi edukasi kesehatan, pembagian brosur edukasi, dan pemeriksaan kesehatan seperti penimbangan berat badan, pemantauan tekanan darah, dan pemeriksaan kadar glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang gejala diabetes, pilihan pola hidup sehat, dan tindakan pencegahan. Banyak peserta usia lanjut yang sebelumnya tidak menyadari risiko diabetes dan komplikasinya. Partisipasi aktif masyarakat, beserta dukungan dari POSLANSIA dan tenaga kesehatan setempat, turut mendukung keberhasilan program. Temuan penelitian ini menyoroti efektivitas edukasi berbasis masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong perilaku hidup sehat di kalangan penduduk berisiko tinggi. Inisiatif di masa mendatang sebaiknya terus memadukan edukasi kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan rutin guna meningkatkan pencegahan dan pengendalian diabetes, khususnya selama masa puasa keagamaan.
SOSIALISASI MENGENAI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) TERHADAP KADER POSYANDU DI DUSUN CAMPUREJO DESA KARANGREJO, KENDAL, NGAWI Nurmahmudi, Nanda Arofah; Yulandari, Aryu; Nur, Irmayudi; Harirotuz, Ummu; Ramadina, Annisa; Ajitata, Annisa; Luthfia, Ica
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i1.94

Abstract

MPASI merupakan langkah krusial dalam memenuhi kebutuhan gizi anak yang semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai peran MPASI terhadap balita serta jenis-jenis makanan yang dapat diperkenalkan kepada anak sebagai pendamping ASI. Metodologi yang digunakan dalam hal ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai jenis makanan yang direkomendasikan untuk MPASI meliputi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan sumber protein, yang semuanya berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang. Edukasi bagi orang tua mengenai cara dan waktu yang tepat untuk memperkenalkan MPASI sangat diperlukan untuk memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang optimal. Dengan pemahaman yang baik tentang MPASI, diharapkan orang tua dapat mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak secara efektif. Jurnal ini diharapkan menjadi referensi yang bermanfaat bagi orang tua dan tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip-prinsip MPASI yang tepat. Kesimpulan dari jurnal ini menekankan pentingnya pengenalan MPASI secara bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan anak. Hasil dari sosialisasi terdapat kenaikan tingkat pemahaman mengenai MPASI secara signifikan sejumlah 34%

Page 2 of 3 | Total Record : 27