cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 220 Documents
EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DI KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (Studi Kasus Desa Murung Karangan dan Desa Padang Basar Hilir) Habibah, Jahratul; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Husaini, M.
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.301

Abstract

Efektivitas program BPNT di Desa Murung Karangan dan Desa Padang Basar Hilir terdapat beberapa permasalahan yaitu masih terdapatnya peserta penerima manfaat yang kurang tepat sasaran, kurang jelasnya waktu penyaluran BPNT, serta belum maksimalnya pemuktahiran data kepesertaan penerima BPNT oleh pihak-pihak terkait sehingga masih ada keluarga penerima manfaat yang sudah tidak layak tetap terdata sebagai penerima BPNT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program BPNT dan faktor yang mempengaruhi efektivitas program BPNT di Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara (Desa Murung Karangan dan Desa Padang Basar Hilir). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui teknik purposive sampling berjumlah 11 orang. Data yang telah disimpulkan dianalisis dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas program BPNT di Desa Murung Karangan dan Desa Padang Basar Hilir pada Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup efektif yang dilihat dari 8 indikator, 1 indikator sudah efektif, 3 indikator cukup efektif dan 4 indikator kurang efektif. Indikator yang sudah efektif yaitu komitmen. Kemudian indikator yang cukup efektif yaitu ketepatan sasaran, penyaimpaian informasi dan keberhasilan program. Dan indikator kurang efektif yaitu ketepatan waktu, pemahaman program, keberhasilan program, pengawasan program dan evaluasi program. Faktor pendukung yaitu komitmen program BPNT. Faktor penghambat yaitu ketepatan waktu, pemahaman program, pengawasan program dan evaluasi.
IMPLEMENTASI APLIKASI BHABINKAMTIBMAS OPERASIONAL SISTEM (BOS V2) DI LINGKUNGAN HUKUM POLRES HULU SUNGAI UTARA Musaropah, Musaropah; Husaini, M.; Affrian, Reno
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.303

Abstract

Implementasi Aplikasi Bhabinkamtibmas Operasional Sistem (BOS V2) di Lingkungan Hukum Polres Hulu Sungai Utara terdapat permasalahan, diantaranya Aplikasi Bhabinkamtibnas Operasional Sistem (BOS V2) belum bisa mengcover semua kegiatan pelaporan, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat dan banyak anggota bhabinkamtibmas yang tidak memahami pengoperasian aplikasi. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui Implementasi Aplikasi Bhabinkamtibmas Operasional Sistem (BOSV2) dan faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi aplikasi bhabinkamtibmas operasional sistem (BOS V2) di Lingkungan Hukum Polres Hulu Sungai Utara secara umum cukup baik. (2) faktor pendukung, sebagai bukti kerja para anggota Bhabinkamtibmas dan mempermudah anggota bhabinkamtibmas dalam memberikan pembinaan. (3) faktor penghambat, jaringan yang sering mengalami gangguan dan server sering eror.
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TENTANG ANYAMAN PURUN DI KECAMATAN HAUR GADING (Studi Kasus Desa Pulantani dan Desa Tambak Sari Panji) Mariati, Mariati; Munawarah, Munawarah; Setiawan, Irza
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.304

Abstract

Tanaman purun di desa Pulantani dan Tambak Sari Panji belum dimanfaatkan secara optimal. Keahlian pengrajin anyaman purun dan sarana prasarana masih kurang. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas program pemberdayaan masyarakat tentang anyaman purun di Kecamatan Haur Gading serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sampel diambil secara purposive sampling dengan 13 orang. Hasil penelitian menunjukkan program pemberdayaan cukup efektif. Pelatihan anyaman purun setiap tahun menunjukkan keberhasilan program, terutama remaja yang berhasil membuat kerajinan kreasi dari anyaman purun. Program ini meningkatkan perekonomian dan kualitas produk anyaman. Faktor penghambat termasuk sarana prasarana yang kurang memadai dan kualitas bahan baku purun yang tidak konsisten, mempengaruhi hasil produk. Tidak semua pengrajin mampu mengadopsi teknik dan desain yang diberikan. Penelitian ini menunjukkan keberhasilan program namun juga mengidentifikasi hambatan yang perlu diatasi.
EFEKTIVITAS PROGRAM RUMAH DESA SEHAT DALAM PERCEPATAN PENURUNAN DAN PENCEGAHAN STUNTING DI DESA WALANGKIR KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG Janah, Miftahul; Sugianor, Sugianor; Affrian, Reno
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.305

Abstract

Rumah desa sehat (RDS) memiliki tujuan operasional sebanyak lima poin. RDS sudah berdiri sejak tahun 2021 di Desa Walangkir, prevalensi stunting di Kabupaten Tabalong dari tahun 2019 cukup tinggi yaitu 17,65 %, tahun 2020 yaitu 11,50% dan pada tahun 2021 yaitu 8,40%, bisa dikatakan turun akan tetapi diperlukannya upaya optimal dalam penurunan stunting sangatlah penting untuk menekan angka stunting di Kabupaten Tabalong sehingga dibentuklah program rumah desa sehat. Atas dasar itu, tujuan penelitian ini diadakan adalah pertama untuk menggambarkan dan menganalisis efektivitas penerapan program rumah desa sehat. Kedua, mendiskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat terjadinya program rumah desa sehat dalam percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Desa Walangkir Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan secara purposive (bertujuan). Teknik analisis yang digunakan adalah kondensasi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) efektivitas program rumah desa sehat dalam percepatan penurunan dan pencegahan stunting cukup efektif. (2) faktor pendukung, 1. Kesedian masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. 2. Adanya kerjasama tim antar pengurus rumah desa sehat. (3) faktor penghambat, 1. Tidak adanya dukungan dari pihak terkait, 2. Rencana/target usulan yang belum terealisasikan, 3. Keterlambatan pencairan dana desa.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA PADA PUSKESMAS KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (Studi Kasus Desa Kota Raden Hulu, Desa Kota Raden Hilir dan Desa Kandang Halang) Amelia, Radika; Budiman, Arif; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.306

Abstract

Efektivitas adalah tingkat pencapaian tujuan atau sasaran organisasional sesuai dengan yang telah ditetapkan. Efektivitas Program Posyandu Lansia pada Puskesmas Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Kasus Desa Kota Raden Hulu,Desa Kota Raden Hilir dan Desa Kandang Halang) belum efektif, karena kurangnya sosialisasi pengetahuan masyarakat, kurangnya tenaga medis, dan adanya keterbatasan anggaran dana desa yang dikelola oleh Aparat Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Program Posyandu Lansia pada Puskesmas Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Kasus Desa Kota Raden Hulu,Desa Kota Raden Hilir dan Desa Kandang Halang). Berdasarkan hasil penelitian di ketahui Efektivitas Program Posyandu Lansia pada Puskesmas Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Kasus Desa Kota Raden Hulu,Desa Kota Raden Hilir dan Desa Kandang Halang) cukup efektif, namun ada beberapa hal yang perlu di tingkatkan lagi kegiatan sosialisasi ke masyarakat lanjut usia, penyediaan kebutuhan yang sesuai dengan kondisi kesehatan, serta kejelasan sasaran program terkait kategori umur masyarakat yang berkunjung. Adapun faktor-faktor penghambatnya yaitu kurangnya sumber daya manusia, anggaran dana, tenaga medis serta pengawasan. Disarankan kepada Kepala Desa Kota Raden Hulu,Desa Kota Raden Hilir dan Desa Kandang Halang lebih meningkatkan pengelolaan terkait anggaran dana desa yang di perlukan, Kader posyandu Desa Kota Raden Hulu,Desa Kota Raden Hilir dan Desa Kandang Halang lebih meningkatkan penyuluhan ke tiap rumah yang terdapat lansia dan sosialisasi setiap 2 bulan sekali, Masyarakat lansia Desa Kota Raden Hulu, Desa Kota Raden Hilir dan Desa Kandang Halang lebih meningkatkan dan mempertahankan kemandirian dengan cara lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat positif.
KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA KANTOR KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG Budiarti , Rina; Arsyad, M.; Fahmi, Yusran
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.307

Abstract

Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah hasil atau output dari tugas dan tanggung jawab yang dilakukan oleh pegawai negeri sipil dalam menjalankan fungsi pelayanan publik, administrasi pemerintah, serta pembangunan nasional. Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada pada Kantor Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong masih memiliki beberapa permasalahan, antara lain kurangnya kecakapan sumber daya manusia nya, kurang disiplin pegawai terhadap jam kerja, serta sarana prasarana yang kurang memadai untuk menunjang kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Kantor Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong kurang optimal, dilihat dari masih kurang nya pemahaman pegawai terhadap tugas yang diberikan dan tingkat disiplin yang masih rendah, (2) faktor penghambat antara lain kurangnya kualitas sumber daya manusia dalamhal menyelesaikan pekerjaan, kurang disiplin nya pegawai terhadap jam kerja, dan sarana prasarana yang kurang memadai untuk menunjak kinerja pegawai. (3) faktor pendorong antara lain gajih atau tunjangan dan jaringan internet yang lancar. Untuk meningkatkan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Kantor Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong, Kepala Kantor Kecamatan Banua Lawas agar melengkapi danmemperbaharui sarana prasarana dan fasilitas yang ada, kepada pegawai agarmeningkatkan kedisiplinan dalam hal kehadiran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan kepada masyarakat agar lebih teliti dalam hal perlengkapan persyaratan ketika berurusan
PENGELOLAAN OBJEK WISATA TAMAN BUNGA POSKA DI DESA PEMATANG KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG Ulfah, St. Rahmiatul; Sugianor, Sugianor; Husaini, Muhammad
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.308

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu industri terbesar didunia dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Terkait Pengelolaan Objek Wisata Taman Bunga Poska di Desa Pematang Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong yaitu kurangnya kebersihan, kurang terawatnya wahana dan sepinya pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor yang menghambat (2) Upaya mengatasi faktor menghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara purposive sampling berjumlah 9 orang dan dianalisis dengan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Pengelolaan Objek Wisata Bunga Poska kurang baik. Dilihat dari beberapa hal diantaranya dari variabel-variabel yang terbagi menjadi beberapa indikator yaitu, (1). Perencanaan, dalam merencanakan program, penetapan tujuan dan penggunaan sumber daya manusia belum baik. (2) Pengorganisasian, pada penetapan struktur dan peran serta penugasan tanggung jawab belum baik. (3) Pengarahan, dalam melaksanakan kegiatan, mengarahkan sumber daya manusia dan sasaran pencapaian tujuan juga belum baik. (4) Pengawasan dimana menentukan tolak ukur kegiatan belum baik dan pencapaian hasil cukup baik. Faktor penghambat 1. Sumber daya manusia yang kurang profesional, 2. Kurangnya pembenahan fasilitas. Upaya mengatasi faktor penghambat, 1. Melakukan kegiatan pembinaan, 2. Melakukan pembenahan ulang.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI SAKTI PADA PELAYANAN BENDAHARA SATUAN (BENSAT) POLRES BARITO TIMUR Munawarah, Al; Munawarah, Munawarah; Setiawan, Irza
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.309

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena yang terjadi, seperti kurangnya pelatihan, seringnya maintenance, dan kurangnya SDM. Oleh kerena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi SAKTI pada Pelayanan Bendahara Satuan (BENSAT) Polres Barito Timur dan faktor penghambat serta pendorongnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik pengolahan data dan analisis data menggunakan reduksi data, menampilkan data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Efektivitas Penggunaan Aplikasi SAKTI pada Pelayanan Bendahara Satuan (BENSAT) Polres Barito Timur telah efektif. Pertama, Aspek tugas dan fungsi belum semuanya efektif, karena; a) Aturan dan pelaksanaan tugas kurang efektif. b) Pembagian tugas kurang efektif. c) Koordinasi efektif. d) Disiplin petugas efektif. Kedua, Aspek rencana atau program efektif, karena; a) Perencanaan efektif. b) Perencanaan target efektif. Ketiga, Aspek ketentuan dan peraturan efektif, karena; a) Ketentuan terhadap aturan efektif. b) Kejelasan aturan efektif. Keempat, Aspek tujuan yang ideal efektif, karena; a) Target yang dicapai efektif. b) Kesesuaian efektif. 2) Faktor penghambatnya, meliputi; a) Kurangnya pelatihan. b) Seringnya maintenance. c) Kurangnya SDM. 3) Faktor pendorongnya, meliputi; a) Aspek rencana atau program efektif. b) Aspek ketentuan dan peraturan efektif. c) Aspek tujuan yang ideal efektif.
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PROGRAM DESA MINA PADI DI DESA PULANTAN KECAMATAN AWAYAN KABUPATEN BALANGAN Sari , Amiliana; Sugianor, Sugianor; Hasbiyah, Saidah
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.310

Abstract

Pemberdayaan petani di Kelompok Tani Agarong Permai di Desa Pulantan Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan perlu ditingkatkan. Masih terdapat kekurangan dalam perencanaan kegiatan, kemampuan memaksimalkan sumber daya yang tersedia, evaluasi yang dilakukan oleh kelompok tani dan penyuluh pertanian, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan petani melalui Program Desa Mina Padi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan petani melalui Program Desa Mina Padi di Desa Pulantan Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan tergolong baik. Indikator pemberdayaan petani yang cukup baik antara lain pengembangan potensi, penyediaan masukan, membela kepentingan petani, membangkitkan kesadaran petani, membuka peluang, memotivasi petani, dan melindungi kepentingan petani. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan petani meliputi ketertarikan masyarakat dalam mendukung Program Mina Padi, kerjasama bisnis antara petani dan pengusaha, dukungan teknis dan pembinaan. Namun, terdapat faktor penghambat seperti sulitnya mengubah pola pikir petani yang tradisional menjadi modern, kurangnya partisipasi petani dalam mengembangkan potensi, dan kurangnya pengelolaan kondisi kelembagaan dengan baik. Untuk meningkatkan pemberdayaan petani, disarankan agar pihak terkait melaksanakan evaluasi, melibatkan anggota kelompok tani dalam pengambilan keputusan, dan terlibat aktif dalam kegiatan kelompok tani.
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG BATAS USIA PERNIKAHAN PADA KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) DI KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN (STUDI KASUS PADA DESA MANGKAYAHU DAN DESA MURUNG ILUNG) Hafizah, Anisah Raudatul; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Paulina, Siti
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.311

Abstract

Fenomena menikah muda atau menikah dibawah umur menjadi masalah yang sangat krusial terutama pada Desa Mangkayahu dan Desa Murung Ilung yang tentu banyak menimbulkan dampak negative salah satunya Kesehatan dikarenakan tidak adanya sosialisasi, kurangnya kesadaran orang tua dan kurangnya koordinasi antar pegawai Kantor Urusan Agma (KUA) dengan Desa Mangkayahu serta Desa Murung Ilung menyebabkan ada beberapa masyarakat yang masih menikah dibawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang batas usia pernikahan danapa saja faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan 12 informan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang batas usia pernikahan di Kantor Urusan Agama cukup baik, dengan 6 indikator baik, 2 indikator baik, 6 indikator kurang baik. Namun, masih terdapat faktor-faktor yang menghambat seperti kurangnya media informasi, tidak adanya dana anggaran, dan ketidaksinkronan data antar instansi. Oleh karena itu, disarankan kepada Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) aparat Desa Mangkayahu dan Desa Murung Ilung untuk melalukan sosialisasi dan ikut mendukung pengimplementasian peraturan pemerintah.

Page 10 of 22 | Total Record : 220