cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 220 Documents
SISTEM PENGELOLAAN KEARSIPAN PADA UPT PUSKESMAS HAUR GADING KECAMATAN HAUR GADING KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Riadi, Selamat
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.337

Abstract

Pengelolaan kearsipan adalah keseluruhan kegiatan terkait kearsipan yang meliputi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem kearsipan, kebijakan kearsipan, dana/anggaran, serta sosialisasi dan apresiasi. Pada UPT Puskesmas Haur Gading Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara pengelolaan kearsipan masih belum maksimal, hal ini dikarenakan tidak adanya tenaga kearsipan khusus, kurangnya keterampilan, pengetahuan, dan ketelitian pengelola arsip, serta kurangnya sarana dan prasarana kearsipan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengelolaan kearsipan pada UPT Puskesmas Haur Gading, faktor-faktor yang menghambat dalam sistem pengelolaan kearsipan, serta upaya untuk mengatasi hambatan dalam sistem pengelolaan kearsipan pada UPT Puskesmas Haur Gading Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PAJAK SARANG BURUNG WALET DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Sari, Ratna; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.340

Abstract

Permasalahan Implementasi Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2021 Tentang Pajak Daerah Pajak Sarang Burung Walet Di Kabupaten Hulu Sungai Utara, seperti kurangnya kesadaran masyarakat terkait pajak sarang burung walet, ketidak teraturannya pembangunan usaha sarang burung walet, sosialisasi yang belum menyeluruh kepasa masyarakat, dan ketidak tegasan aparat. Penelitian ini bertujuan untuk: Untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2021 Tentang Pajak Sarang Burung Walet di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling terdapat informan berjumlah 13 orang. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Implementasi Peraturan ini sudah berjalan dengan cukup baik. Namun, masih ada kekurangan dalam kejelasan komunikasi tentang kebijakan yang dibuat. Kemampuan staf dalam melaksanakan tugasnya sudah baik dan jumlah staf sudah cukup. Fasilitas yang menunjang pekerjaan mereka di lapangan juga sudah lengkap. Disposisi perangkat birokrasi berjalan baik dan pengangkatan pegawai yang sesuai dengan kriteria. Struktur Birokrasi berkaitan Standar Operating Procedures (SOP) tidak ada, hanya SOP untuk kegiatan pelaksanaan kebijakan secara umum. Fragmentasi para pihak pelaksana kebijakan sudah berjalan dengan baik. Adapun Faktor yang mempengaruhi yakni kondisi sosial-ekonomi masyarakat sasaran kebijakan dilapangan, lalu dukungan publik yang minim. Disarankan perlunya pembaharuan dari Peraturan Daerah No 6 Tahun 2021 Tentang Pajak Daerah Pajak Sarang Burung Walet Di Kabupaten Hulu Sungai Utara ini khususnya tentang besaran pajak yang harus dibayarkan setiap kali panen serta mau lebih menjelaskan lagi tentang tujuan kegunaan dari hasil pajak ini.
PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PETUGAS LAPANGAN PL-KUMKM 2023 PADA BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Norhidayah , Norhidayah; Berkatillah, Akhmad; Halimah, Nor
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.347

Abstract

Kinerja adalah hasil dari tindakan seseorang dalam suatu organisasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya bimbingan teknis, kemampuan komunikasi petugas lapangan yang sulit dipahami responden, petugas lapangan tidak teliti dalam pengisian data, dan kurangnya konsistensi petugas lapangan terhadap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja petugas lapangan PL-KUMKM 2023 pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian ini adalah petugas lapangan PL-KUMKM 2023 sebanyak 243 orang dengan jumlah sampel 71 responden. Teknik sampling yang digunakan yaitu Probability Sampling dan diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 27. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan berpengaruh negatif dan tidak signifikan secara parsial terhadap kinerja petugas lapangan PL-KUMKM 2023 pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Hulu Sungai Utara. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja petugas lapangan PL-KUMKM 2023 pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh positif secara simultan terhadap kinerja petugas lapangan PL-KUMKM 2023 pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Hulu Sungai Utara.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Salim, M. Hasbi
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.353

Abstract

Salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mempunyai peranan penting di masyarakat adalah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sehingga perlu diteliti tentang pelayanan publik yang terjadi di kantor tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian diskriptif. Informan penelitian sebanyak 12 orang yang dipilih menggunakan sampling porpusive. Lokasi penelitian ini di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Teknik pengumpulan data adalah melalui: wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data melalui tahap; reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji Kredibelitas data menggunakan triangulasi sumber, pengumpulan data dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas pelayanan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari: Pertama, Kehandalan (reliability) berdasarkan indikator tepat waktu dalam pemberian pelayanan baik. Sedangkan indikator benar dalam memberi pelayanan baik pula. Kedua, Bukti Langsung (tangible) berdasarkan pemberian pelayanan fasilitas cukup baik. Adapun penyediaan jumlah pegawai yang melayani juga cukup baik. Ketiga, daya tanggap (responsiveness) berdasarkan indikator keinginan melayani dengan cepat cukup baik. Keempat, Jaminan (assurance) berdasarkan indikator etika dan moral dalam memberikan pelayanan sudah baik. Kelima, Empati (empaty) dengan indikator perhatian terhadap kebutuhan pelanggan cukup baik. Dan pada indikator memahami keinginan pelanggan sudah cukup baik. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari; Faktor pendukung, antara lain; tersedianya wifi yang cukup banyak, rata-rata ruangan ber-AC dan sudah tersedianya Unit Layanan Terpadu (ULT) dengan perlengkapannya. Adapun faktor penghambat yaitu; jaringan yang padat dan edaran yang mepet waktunya. Disarankan agar Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Utara selalu meningkatkan kualitas pelayanan publik, kepada para pegawainya agar terus meningkatkan kualitas profesional diri dan masyarakat hendaknya memanfaatkan kantor ini semaksimal mungkin.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hidayatullah, Gusti Muhammad; Nasripani, Nasripani; Misliani, Lily
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.356

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat/pengunjung perpustakaan oleh pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif- kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat/pengunjung perpustakaan oleh pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Hulu Sungai Utara dinilai sudah cukup baik. hal ini berdasarkan teori yang digunakan oleh peneliti menggunakan (Sinambela dkk, 2006:6): Pertama dari transparansi, bahwa pegawai pelayanan perpustakaan sudah terbuka mudah diakses karena terletak ditengah Kota Amuntai dan pelayanan yang diberikan mudah dimengerti karena ada pengarahan atau penjelasan dan pelayanannya tidak berbelit-belit. Kedua, Akuntabilitas, bahwa pegawai pelayanan sudah bertanggung jawab dalam memberikan pelayanannya, kedisiplinan pegawai bekerja sudah baik, sedangkan disiplin tepat waktu masuk kerja sudah lumayan baik. Ketiga, Kondisional, fasilitas masih kurang memadai seperti fasilitas komputer, kelengkapan buku, dan jaringan internet atau wifi yang masih lemah sehingga masih kurang efektif dan efisien dalam penggunaannya. Kemampuan pegawaipun sudah mampu dalam menumbuhkan rasa percaya pengunjung dan sebisa mungkin untuk menumbuhkan rasa percaya pengunjung. Keempat partisipatif, bahwa penyaluran aspirasi pegawai terhadap kebutuhaan pengunjung sudah berusaha sebisa mungkin agar pelayanan yang diberikan prima dan aspirasi pegawainyapun sudah baik. Harapan pegawai dan masyarakat berbeda, pegawai berharap pelayanan ditingkatkan dengan mengikuti perkembangan zaman, sedangkan pengunjung mengharapkan pegawai lebih ramah dan fasilitasnya diperbanyak lagi. Kelima Kesamaan Hak, bahwa pegawai pelayanan tidak memandang status sosial terhadap semua pengunjung yang datang ke perpustakaan. Keenam Keseimbangan Hak dan Kewajiban, bahwa keadilan dalam memberikan pelayanan sudah baik, dan pengunjungpun berkata sama serta tidak mengeluhkan ketidakadilan dalam pelayanan. Faktor penghambat, seperti rendahnya minat baca masyarakat dapat di ketahui bahwa minat baca menjadi faktor banyak atau tidaknya jumlah pengunjung perpustakaan, fasilitas komputer dan koleksi buku referensi dan buku terbaru yang masih kurang, serta fasilitas pembuatan kartu keanggotaan online masih dalam pembenahan, dan Sumber Daya Manusia (SDM) disimpulkan bahwa pegawai perpustakaan masih kurang.
IMPLEMENTASI KABUPATEN KOTA SEHAT (FOKUS PADA USULAN PENCAPAIAN PENGHARGAAN SWASTI SABA T.2023) Fahmi, Yusran
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.359

Abstract

Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan; Nomor 34 Tahun 2005 dan Nomor 1138/ Menkes /PB/VIII/2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat. Tercapainya suatu kondisi kabupaten/kota untuk hidup bersih, nyaman, aman dan sehat, tempat bekerja, terlaksananya berbagai program program Kesehatan dan program sektor lainnya, meningkatkan sarana produktifitas dan perekonomian masyarakat. Penilaian dan penghargaan “SWASTI SABA” setiap 2 tahun sekali, diberikan oleh Presiden Republik Indonesia. Diklasifikasikan menjadi 3 katagori: Penghargaan PADAPA, Penghargaan WIWERDA, Penghargaan WISTARA, Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori George C Edward III dalam kendala besar keberhasilan implementasi, kemudian diharapkan ada gambaran mendalam tentang “Implementasi Kabupaten Kota Sehat fokus pada usulan untuk mendapatkan pencapaian Penghargaan Swasti Saba di Provinsi Kalimantan Selatan” Lima Kabupaten Kota terbaik antara lain : Banjarbaru, Tabalong, Kab Banjar, Tapin dan Kab HSS kemudian hanya Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tabalong yang bisa diusulkan ke Pusat untuk mendapatkan penghargaan. Syarat pengusulan mendapatkan penghargaan sebuah Kabupaten Kota Sehat, Wajib bebas ODF (buang air besar sembarangan) minimal 80% penduduk, termasuk 9 tatanan minimal rata rata 70% (tatanan Kehidupan masyarakat sehat mandiri, Pemukiman dan Fasilitas Umum, Satuan Pendidikan, Pasar, Perkantoran dan Perindustrian, Parawisata, Transportasi dan tertib lalu lintas, Perlindungan Soaial, dan tatanan penanggulangan bencana) Komitmen bersama Pemerintah Daerah, TIM Pembina Kabupaten Instansi terkait, Forum Kabupaten Kota Sehat termasuk TIM Koordinasi Kecamatan dan Pokja Desa Kelurahan dalam menciptakan pelaksanan Kabupaten Kota Sehat sangat diperlukan
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DAN POLI BEDAH DI RSUD BALANGAN Munawarah, Munawarah; Misdawati, Misdawati
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.362

Abstract

Rumah sakit adalah pelayanan kesehatan yang menjadi salah satu bentuk fasilitas yang diberikan kepada masyarakatselain bertanggung jawab memberikan pelayanan yang berkualitas baik bagi masyarakat, permasalahannya adalah kurangnya sarana dan prasarana yang ada di poli penyakit dalam dan poli bedah, Masih rendahnya kualitas pelayana terhadap masyarakat, dan dibedakannya jenis obat yang di berikan antara pasien Umum dan BPJS. Metode ini merupakan jenis penelitian deskriftif kualitatif dan metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dengan jumlah informan 12 (dua belas) orang. Hasil penelitian menunjukkan Kualitas pelayanan pada poli penyakit dalam dan poli bedah RSUD Balangan dapat dilihat dari: Pertama, Reliability (Kehandalan) yang mempunyai indikator pelayanan yang tepat dalam melayani masyarakat sudah baik sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) sedangkan Kemampuan petugas juga sudah baik karena sudah memenuhi standar yang ada, mengikuti pelatihan sesuai dengan keahliannya. Kedua, Tangibles (bukti langsung) yang mempunyai indikator sarana dan prasarana masih kurang baik karena ruangannya sempit, tempat duduknya yang masih terbatas, Sedangkan untuk kualitas sumber daya manusia sudah cukup baik karena mereka sudah mengikuti pelatihan dan di tempatkan sesuai dengan bidang keahliannya. Ketiga, Responsiveness (daya tangkap) yang mempunyai indikator pelayanan kecepatan atau kesigapan petugas dalam memberikan pelayanan kepada pasien sudah cukup baik karena setiap ada pasien mereka langsung memeriksa atau menangangi dengan cepat, Sedangkan untuk ketepatan waktu pelayanan masih kurang baik, karena dokter memiliki kesibukan dilain. Keempat, Assurance (jaminan) yang mempunyai indikator keramahan dan sopan santun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah cukup baik, sedangkan untuk pengetahuan dan wawasan petugas dalam melayani pasien sudah baik. Kelima, Empaty (empati) yang mempunyai indikator perhatian petugas terhadap keluhan sudah cukup baik dan responsif, sedangkan untuk tidak membeda-bedakan (dikriminatif) dalam memberikan pelayanan terhadap pasien juga sudah baik.Faktor-faktor yang mempengaruhii kualitas Pelayanan pada Poli Penyakit Dalam dan Poli Bedah yaitu: pertama Faktor Penghambat yaitu fasilitas fisik yang kurang memadai, kedua Faktor Pendorong yaitu kompetensi petugas yang baik. Untuk meningkatkan kualitas Pelayanan pada Poli Penyakit Dalam dan Poli Bedah kepala RSUD Balangan agar sebaiknya menambahkan fasilitas-fasilitas yang masih dan untuk dokter agar bisa memberi tahu kepada pasien jadwal buka poliklinik, dan masyarakat agar memberikan saran dan kritikan terhadap pelayanan yang kurang nyaman atau kurang memuaskan agar terciptannya pelayanan yang baik dan berkualitas.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI KOMPUTERISASI HAJI TERPADU (SISKOHAT) DALAM PENYELENGGARAAN IBADAH HAJI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Fuadi, M. Noor
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.447

Abstract

Penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pelayanan haji. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Kementerian Agama mengembangkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) sebagai sistem informasi yang mengelola data calon jemaah haji secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SISKOHAT dalam penyelenggaraan ibadah haji pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Indikator yang digunakan meliputi persepsi pengguna, proses pengelolaan data, dukungan teknis, infrastruktur pendukung, koordinasi dan komunikasi, serta kebijakan dan regulasi terkait SISKOHAT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SISKOHAT sangat efektif karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu persepsi pengguna, proses pengelolaan data, dukungan teknis, infrastruktur pendukung, koordinasi dan komunikasi, serta kebijakan dan regulasi yang berlaku.
KINERJA DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PEMUKIMAN DAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PADA BANK SAMPAH INDUK BUNCU ELHA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Arsyad, Muhamad
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 1 (2024): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.1.541

Abstract

Kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup dalam pengelolaan sampah di Bank Sampah Utama Buncu Elha belum sepenuhnya baik. Hal ini dapat terlihat pada beberapa aspek, seperti kurangnya dana yang disediakan oleh pemerintah, tidak adanya pencapaian target dalam penerimaan sampah, dan tidak adanya program yang disediakan oleh Bank Sampah Utama Buncu Elha. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan kinerja dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pengelolaan sampah oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup di Bank Sampah Utama Buncu Elha, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi yang melibatkan. Sumber data yang diambil dengan metode purposive adalah 10 (sepuluh) peserta. Setelah mengumpulkan data, peneliti menganalisis data dengan menggunakan teknik analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup dalam pengelolaan sampah di Bank Sampah Utama Buncu Elha cukup baik. Kinerja input dan output dalam aspek produktivitas adalah baik. Kemudian, menurut aspek kualitas layanan, kepuasan masyarakat baik namun cukup adil dalam dukungan terhadap masyarakat. Aspek responsivitas cukup adil menurut tiga indikator, yaitu memahami kebutuhan masyarakat, menyelenggarakan agenda, dan menentukan prioritas layanan. Menurut aspek tanggung jawab, prinsip administrasi baik dan aspek akuntabilitas seperti konsistensi dengan keinginan masyarakat baik. Selain itu, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja, yaitu: kemampuan dalam menganalisis masalah, ide kreatif, komunikasi dan penyusunan rencana kerja, faktor motivasi seperti kesadaran diri dan kesadaran keluarga, insentif dan penghargaan, pemahaman pekerjaan, solidaritas, fasilitas yang baik, sinergi dengan program pemerintah, rasa tanggung jawab, dan keterlibatan kerja. Untuk meningkatkan kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup dalam pengelolaan sampah di Bank Sampah Utama Buncu Elha, disarankan untuk memperoleh anggaran tambahan dari pemerintah, memberikan bantuan intensif dan berkelanjutan, menentukan harga kompetitif dari pengumpul eksternal, melaksanakan pengayaan, pengembangan diri, dan kreativitas petugas Bank Sampah, serta memberikan sosialisasi yang intensif.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS RAWAT INAP KECAMATAN HARUYAN KABUPATEN HULUS SUNGAI TENGAH Jumaidi, Jumaidi
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.906

Abstract

Puskesmas unit pelaksana teknis dinas Kabupaten/Kota yang mana harus bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja. Kualitas pelayanan adalah faktor penting dimana baik buruknya suatu instansi dapat diukur dengan baik atau buruknya dapat diukur dari kualitas produk atau jasa yang dihasilkan. Adapun kepuasan pasien merupakan fungsi dan persepsi/kerja atas kinerja dan harapan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan rumus statistik untuk membantu menganalisa data dan fakta yang diperoleh. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang pernah berobat di Puskesmas Kecamatan Haruyan pada bulan juli yang berjumlah 217 orang. Sedangkan sampel yang diperoleh setelah menggunakan teknik accidental sampling dan dihitung menggunakan rumus slovin berjumlah 79 orang. Hasil analisis data mengenai kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien diperoleh dengan nilai korelasi kedua variabel sebesar 0,724 pada signifikansi level 0,01. Hal demikian menujukkan terdapat korelasi yang kuat dan hipotesis yang diajukan oleh peneliti diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan antara kedua variabel. Hubungan antar variabel positif. Artinya semakin tinggi kualitas pelayanan maka semakin tinggi kepuasan pasien, begitupula sebaliknya semakin rendah kualitas pelayanan maka semakin rendah juga kepuasan pasien. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan agar Puskesmas Kecamatan Haruyan untuk memberikan pelayanan dengan cepat dan tanggap karena mempunyai pengaruh langsung terhadap kepuasan pasien.