cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 220 Documents
KINERJA PEGAWAI BAGIAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hariyati, Hariyati; Affrian, Reno; Barkatullah , Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1338

Abstract

Kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam sebuah organisasi namun dalam pelaksanaanya tersebut terdapat masalah seperti: Kurangnya kedisplinan pegawai dan motivasi dari pimpinan .Penelitian ini bertujuan mengetahui tentang kinerja pegawai Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor yang mempengaruhinya . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Hasil penelitiannya menunjukan cukup baik, terkait kualitas dilihat dari aspek Ketepatan Penyelesaian Tugas dan Kualitas hasil Kerja cukup baik, terkait ketepatan waktu dilihat dari aspek ketepatan kehadiran dan ketepatan menyelesaikan pekerjaan belum baik. Kesadaran dalam melaksanakan pekerjaan dan Inovatif dalam melakukan pekerjaan cukup baik, terkait kemampuan dilihat dari aspek sesuai kompetensi dan tannggung jawab cukup baik, dan terkait komunikasi dilihat dari aspek menyampaikan ide/ saran dam menjalankan hubungan baik cukup baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung pegawai ditempatkan sesuai dengan pengetahuan dan latar belakang pendidikan yang mereka miliki dan adanya SOP atau topuksi. Adapun faktor penghambat terdiri dari: pegawai kurang bertanggung jawab dalam kehadiran karena ada beberapa pegawai yang keterlambatan masuk kerja dan kurangnya motivasi dari pimpinan.
KUALITAS PELAYANAN DALAM PEMBUATAN SURAT PERNYATAAN PENGUASAAN FISIK BIDANG TANAH (SPPFBT) DI KELURAHAN TANJUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Robaiti, Ida; Barkatullah , Barkatullah; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1339

Abstract

Permasalahan berkaitan dengan implementasi Pelayanan Pembuatan Surat SPPFBT di Kelurahan Tanjung meliputi ketepatan waktu pelayanan yang masih belum optimal, sulitnya menghadirkan saksi-saksi batas tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui Bagaimana Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPPFBT) di Kelurahan Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan secara Accidental Sampling, teknik analisis yang digunakan adalah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan dalam pembuatan SPPFBT di Kelurahan Tanjung tergolong cukup baik berdasarkan indikator keandalan petugas baik dalam kesigapan, ketepatan waktu masih kurang. responsivitas petugas cukup baik dan memberikan pelayanan sesuai prosedur. kompetensi petugas dinilai baik dan cukup baik dalam pengetahuan prosedur. aksesibilitas pelayanan cukup baik dengan kemudahan komunikasi. kesopanan petugas baik dalam bersikap hormat dan ramah. komunikasi masih kurang dalam penyediaan media informasi, kerja sama masyarakat cukup baik. Kredibilitas pelayanan dinilai baik dengan kepercayaan dan kejujuran petugas. Empati petugas juga baik dalam memahami kebutuhan masyarakat. Dari aspek fisik, ruang pelayanan cukup baik dengan fasilitas memadai, serta penampilan petugas yang rapi dan ramah. Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan pembuatan SPPFBT di Kelurahan Tanjung mencakup faktor penghambat dan pendorong. Penghambatnya adalah ketepatan waktu yang kurang optimal karena tidak sesuai dengan SOP, kurangnya koordinasi antara pemohon dan pihak batas tanah yang menyebabkan keterlambatan dalam penyelesaian SPPFBT, kurangnya sosialisasi terkait mekanisme dan prosedur pelayanan. faktor pendorongnya adalah kemampuan petugas yang sudah memadai dalam memberikan pelayanan.
PENGELOLAAN ARSIP PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN TABALONG Budiyarti, Indiah; Affrian, Reno; Setiawan, Irza
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1340

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam kaitan pengeloaan arsip pada dinas perpustakaan dan kearsipan Tabalong yaitu kurangnya kelengkapan sarana dan pra sarana penyimpan data, langkah-langkah pengarsipan yang masih belum efektif, waktu yang lama dalam menemukan arsip kembali, masih kurangnya pemahaman pemahaman pegawai perihal kearsipan serta masih kurangnya pemeliharaan, keluar masuk arsip. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong dan mengetahui faktor apa saja yang dapat memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini. Penentuan informan secara purposive (bertujuan) berjumlah 10 Orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan digunakan untuk menganalisa data. Uji kredibilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, tringulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan reverensi dan mengadakan memberchek. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong sudah cukup baik akan tetapi ada beberapa indikator yang belum mendapatkan hasil nilai optimal. Nilai tersebut dapat dilihat dari: pertama, perencanaan (planning) dengan indikator menetapkan tujuan, dapat disimpulkan sudah baik. Indikator sumber daya manusia, dapat disimpulkan belum baik, terbatasnya jumlah SDM yang memiliki kompetensi khusus, rotasi tugas yang sering terjadi, dan kurangnya insentif bagi pegawai yang berprestasi di bidang kearsipan. Kedua, pengorganisasian (organizing) indikator struktur organisasi dapat disimpulkan kurang baik, belum tersedianya pengelola arsip pada bidang layanan, bidang pengembangan dan sekretariat pada peta jabatan. Indikator program kerja dapat disimpulkan bahwa program kerja sudah baik. Ketiga, pengarahan (directing) indikator koordinasi dapat disimpulkan bahwa koordinasi sudah baik. Indikator motivasi dapat disimpulkan bahwa sudah baik, indikator komunikasi disimpulkan berjalan cukup baik, perbedaan persepsi terhadap informasi dan kendala dalam komunikasi informasi sensitif. Keempat,(controlling), indikator aturan dan prosedur sudah baik. Indikator wewenang dan tanggung jawab dapat dikatakan cukup baik, akan tetapi masih terdapat beberapa kekurangan seperti kurangnya pemahaman mendalam pada beberapa aspek, perlu adanya sosialisasi yang lebih intensif, serta evaluasi yang lebih komprehensif. Indikator standar sudah baik. Standar ini bertindak sebagai pedoman yang jelas, memastikan kualitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan arsip. Faktor yang mempengaruhi pengelolaan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong yaitu, sumber daya manusia, struktur organisasi, komunikasi, wewenang dan tanggung jawab.
KINERJA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI ( SMKN) 1 AMUNTAI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Mubarak, Khairil; Jumaidi, Jumaidi; Noorrahman, Mohammad Fajar
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1341

Abstract

Bertitik tolak dari latar belakang lembaga pendidikan, khususnya sekolah, memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang bermoral dan berakhlak sesuai dengan tujuan dasar negara. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang bermutu, diperlukan iklim sekolah yang mendukung, yang salah satunya dipengaruhi oleh pelaksanaan administrasi sekolah yang efektif. Keberhasilan sekolah juga sangat bergantung pada manajemen sumber daya manusia, terutama kinerja tenaga administrasi sekolah dalam memberikan pelayanan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja tenaga administrasi sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta menggali berbagai faktor yang mempengaruhi kinerja tersebut. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumentasi. Data yang diperoleh dari berbagai sumber ini kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tenaga administrasi di sekolah tersebut. Subjek penelitian ini Adalah Kinerja Teanaga Administrasi Sekolah dan objek penelitian ini adalah Sekolah Menebgah kejuruan Negeri 1 Amuntai Kabupaten Hulu Sungau Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi wawancara dan dokumentasi Adapun data dianalisis menggunakan metode desktiptif kualitataif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keinerja Tenaga Administrasi Sekolah Pada Sekolah Meneghah Kejuruan Negeri 1 Amuntai baik meskipun masih ada jabatan yang dibatu oleh guru disebabkan kekurangan Tenaga Adminstrasi.
PENGARUH PEMBINAAN PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG, PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN BALANGAN Rahim, Muhdi; Setiawan, Irza; Munawarah, Munawarah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1342

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor kunci dalam keberhasilan suatu organisasi, termasuk instansi pemerintahan. Pembinaan pegawai yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, motivasi, dan disiplin kerja, sehingga berdampak pada peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pembinaan pegawai terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai dinas yang menjadi responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh pembinaan pegawai terhadap kinerja pegawai. Jumlah populasi berjumlah 51 orang dan sampel 34 orang pegawai berstatus ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan pegawai memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pembinaan yang diberikan, semakin tinggi pula kinerja pegawai. Faktor-faktor seperti pelatihan, bimbingan, serta motivasi dari pimpinan berkontribusi dalam meningkatkan kinerja pegawai. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa pembinaan yang berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan peningkatan kedisiplinan memiliki dampak yang lebih besar terhadap peningkatan produktivitas dibandingkan dengan pembinaan yang bersifat administratif. Lebih lanjut, hasil analisis juga mengindikasikan bahwa pegawai yang mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan cenderung menunjukkan tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap loyalitas dan komitmen pegawai terhadap organisasi. Untuk meningkatkan kinerja pegawai hendaknya instansi selalu melakukan pembinaan kerja kepada pegawai melalui langkah pembinaan dalam kepangkatan guna memantapkan aktivitas kerja, misalnya menyangkut gaji berkala, kenaikan jabatan, cuti, peninjauan masa kerja dan lain-lain. Dalam pembinaan kepangkatan, bagi pegawai yang telah memenuhi syarat perlu naik pangkat. Pembinaan dalam jabatan adalah menempatkan pegawai yang tepat pada jabatan yang tepat pula.Pembinaan disiplin berupa berkewajiban atau keharusan untuk mentaati peraturan perundang-undangan, kedinasan dan perintah atasan yang berwenang. Pembinaan dalam korp suatu usaha untuk lebih meningkatkan keutuhan dan kekompakan antar pegawai dalam menjamin kesetiaan dan ketaatan penuh. Pembinaan pendidikan dan latihan yaitu bentuk pembinaan untuk mengembangkan kemampuan berpikir para pegawai melalui diklat.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PERPANJANGAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) DI KANTOR SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) MARTAPURA KOTA BANJARBARU Hafifah, Siti Noor; Munawarah, Munawarah; Barkatullah , Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1343

Abstract

Kantor SAMSAT Martapura Kota Banjarbaru merupakan pelayanan untuk menerbitkan dan perpanjangan STNK. Permasalahan yang ditemukan: prosedur yang mengaharuskan masyarakat menggunakan KTP asal pemilik kendaraan mengakibatkan lambatnya proses perpanjangan, kurangnya fasilitas tunggu dan Praktik percaloan yang masih sering ditemui. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan masyarakat dalam perpanjang STNK di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Martapura Kota Banjarbaru peran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 10 informan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi maupun dokumen. Analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik dalam perpanjangan STNK di kantor SAMSAT Martapura Kota Banjarbaru cukup baik dilihat dari: Pertama, Reliability (Kehandalan), indikator Pelayanan Yang Tepat dalam perpanjangan STNK sudah baik, indikator Pelayanan Yang Konsisten cukup baik pelayanan perpanjangan STNK buka setiap hari kerja. Kedua, Responsiviness (Daya Tanggap) indikator Ketanggapan dalam pelayanan sudah cukup baik sesuai dengan prosedur pelayanan pajak, indikator Kesanggupan cukup baik yang mana dalam penerimaan pajak Kantor SAMSAT menyediakan SAMSAT keliling. Ketiga, Assurance (Jaminan) indikator Jaminan kemudahan prosedur dalam pelayanan cukup baik di indikator Keterbukaan/ transparansi biaya sudah baik. Keempat, Empaty (Empati) indikator Penyesuaian Layanan sudah sesuai dengan SOP, indikator Tindakan Proaktif petugas di SAMSAT Martapura cukup baik. Kelima Tangibles (Bukti Fisik) indikator penampilan petugas cukup baik dan rapi, Fasilitas Fisik masih kurang baik karena masih kurang fasilitas tunggu.
PENGELOLAAN BARANG PERSEDIAAN DALAM MENUNJANG PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (Studi Kasus Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. HSU) Iskandar, Iskandar; Affrian, Reno; Munawarah, Munawarah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1344

Abstract

Fenomena tidak adanya pelatihan khusus bagi pengurus barang, kurangnya tenaga khusus dalam pengelolaan barang, keterbatasan lokasi penyimpanan barang, tidak adanya akses khusus bagi aplikasi RKBMD di lingkungan SKPD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan barang persediaan dalam menunjang pelayanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Hulu Sungai Utara serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan berjumlah 10 orang. Teknik analisis data reduksi, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas dengan perpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian belum optimal. Pertama, pembagian tugas yaitu ketersediaan tenaga teknis yang belum maksimal karena kekurangan pegawai. Kedua, kinerja Pengurus Barang cukup baik. Faktor penghambat keterbatasan ruangan penyimpanan barang belum optimal, kedisiplinan cukup baik dilihat. Ketiga, distribusi barang persediaan cukup baik, pemeliharaan belum optimal. Keempat, Struktur Birokrasi pada indikator Standar Operasional Prosedur (SOP) cukup baik, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021. Faktor penghambat Pertama, keterlambatan pengadaan barang yang tidak terencana, Kedua, keterbatasan ruang penyimpanan, Ketiga, kurangnya tenaga teknis. Faktor pendorong Pertama, ketersediaan barang tepat waktu, dan Kedua, koordinasi yang baik. Disarankan Kepala Dinas Dukcapil meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi sumber daya, mengusulkan SDM potensial dan kompeten di bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN RETRIBUSI PASAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) PASAR PARINGIN KABUPATEN BALANGAN Anshari, M. Ridha; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Nasir, Muhammad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1345

Abstract

Permasalahan yang ada adalah kurangnya petugas dalam pemungutan retribusi di Pasar Paringin, mengangalami penurunan pendapatan dan kurangnya disiplin petugas melaksanakan kewajibannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini. Pertama, indikator aturan dan pelaksanaan tugas sudah efektif pelaksanaan tugas aturan tertera pada Peraturan Daerah Kabupaten Balangan. Indikator pembagian tugas sudah efektif pegawai sudah sesuai dengan tugas. Indikator koordinasi sudah efektif dimana koordinasi yang dilakukan. Indikator disiplin petugas kurang efektif yang mana masih ada wajib retribusi yang kurang kesadaran. Kedua, indikator adanya perencanaan kurang efektif yang mana wajib retribusi tidak membayar tepat. Indikator penentuan tarif retribusi kurang efektif banyak retribusi yang terutang. Indikator perencanaan target kurang efektif kurangnya antusias pedagang dalam pembayaran. Ketiga, indikator ketentuan terhadap aturan belum efektif kurangnya sosialisasi. Indikator kejelasan aturan kurang efektif kejelasan aturan belum tersampaikan dalam pungutan. Keempat, indikator target yang dicapai belum efektif yang mana belum tercapainya target. Indikator kesesuaian kebijakansudahefektif dimana sudah sesuai dengan Peraturan Daerah. Faktor penghambat kurangnya penegakan hukum, wajib retribusi membayar tidak tepat waktu, ketidaksesuaian dengan kemampuan masyarakat, kurangnya sosialisasi dari pemerintah, pemungutan retribusi belum tersampaikan dan kurangnya petugas dalam pemungutan. sedangkan faktor pendukung adanya kerjasama yang baik antar pihak terkait dan sesuai dengan tugas yang dilakukan. Saran kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Paringin sebaiknya melakukan penambahan petugas. Kepada Petugas UPTD Pasar Paringin agar lebih tegas dalam penagihan retribusi kepada Pedagang
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI UPT PUSKESMAS AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Raudah, Siti; Riadi, Selamat; Aisyi, Rehadatul
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1346

Abstract

Peran strategis Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan primer terletak pada penyediaan layanan kesehatan bermutu tinggi. Kualitas suatu layanan atau produk diukur dari seberapa baik layanan tersebut memenuhi harapan sasaran. Termasuk di dalamnya sejauh mana layanan atau produk tersebut menjawab kebutuhan dan keinginan sasaran. Kerbatasan sarana prasarana dan Kurang lengkapnya obat-obatan dan adanya ketidak seimbangan antara kebutuhan dan kapasitas layanan yang tersedia merupakan salah satu faktor kurangnya kualitas yang diberikan oleh UPT Puskesmas Amuntai Selatan kepada Pengunjung dan pasien. Teknik deskriptif kuantitatif dipakai dalam studi ini, Metode Observasi, Metode Angket, Metode Dokumenter yang dipakai untuk menghimpun data. Menganalisa datanya dari pengamatan studi dengan melalui langkah-langkah pengumpulan informasi dari pengamatan, kuisioner, dokumntasi. Kepuasan pasien di UPT Puskesmas Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, memperkuat hipotesis alternatif (Ha), sementara hipotesis nol (Ho) ditolak berdasarkan hasil riset. Dengan kata lain, temuan ini menepis anggapan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien dan membuktikan pengaruh signifikan kualitas layanan terhadap kepuasan tersebut. Untuk mening Peran strategis Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan primer terletak pada penyediaan layanan kesehatan bermutu tinggi. Kualitas suatu layanan atau produk diukur dari seberapa baik layanan tersebut memenuhi harapan sasaran. Termasuk di dalamnya sejauh mana layanan atau produk tersebut menjawab kebutuhan dan keinginan sasaran. Kerbatasan sarana prasarana dan Kurang lengkapnya obat-obatan dan adanya ketidak seimbangan antara kebutuhan dan kapasitas layanan yang tersedia merupakan salah satu faktor kurangnya kualitas yang diberikan oleh UPT Puskesmas Amuntai Selatan kepada Pengunjung dan pasien. Teknik deskriptif kuantitatif dipakai dalam studi ini, Metode Observasi, Metode Angket, Metode Dokumenter yang dipakai untuk menghimpun data. Menganalisa datanya dari pengamatan studi dengan melalui langkah-langkah pengumpulan informasi dari pengamatan, kuisioner, dokumntasi. Kepuasan pasien di UPT Puskesmas Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, memperkuat hipotesis alternatif (Ha), sementara hipotesis nol (Ho) ditolak berdasarkan hasil riset. Dengan kata lain, temuan ini menepis anggapan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien dan membuktikan pengaruh signifikan kualitas layanan terhadap kepuasan tersebut. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada UPT Puskesmas Amuntai Selatan maka diharapkan mulai sedikit demi sedikit untuk memperbaiki fasilitas dan infrastruktur puskesmas, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan pegawai meningkatkan kualitas pelayanan dan Serta meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien. katkan kualitas pelayanan pada UPT Puskesmas Amuntai Selatan maka diharapkan mulai sedikit demi sedikit untuk memperbaiki fasilitas dan infrastruktur puskesmas, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan pegawai meningkatkan kualitas pelayanan dan Serta meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien.
PENGELOLAAN UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) BALAI BENIH IKAN LOKAL BANJANG PADA DINAS PERIKANAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Maryati , Anna; Fahmi, Yusran; Resmawati , Resmawati
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1347

Abstract

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Lokal Banjang bertugas memproduksi dan menyalurkan benih ikan unggul untuk di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Namun hal tersebut memerlukan pengelolaan yang baik agar benih ikan sehat, unggul, dan sampai ke pembudidaya dalam kondisi optimal. Permasalahan yang ditemukan yaitu infrastruktur yang kurang terawat, keterbatasan sumber daya manusia, serta pembagian tugas yang tidak efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Lokal Banjang pada Dinas Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti mengambil sampel secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun uji kredibilitas data menggunakan triangulasi, membercheck, perpanjangan waktu terjun, pengamatan tepat, audit trail, dan peer debriefing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Lokal Banjang pada Dinas Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup baik. Dalam variabel perencanaan, yaitu pertama, menetukan tujuan dimasa yang akan datang berjalan dengaan baik. Kedua, langkah-langkah strategis mencapai tujuan berjalan dengan baik. Ketiga, kelengkapan fasilitas cukup baik. Selanjutnya, variabel pengorganisasian, yaitu: pertama, pengelompokan kegiatan terlaksana dengan cukup baik. Kedua, pembagian tugas dilakukan cukup baik. Selanjutnya, variabel kepegawaian, yaitu pertama, Sumber Daya Manusia kurang baik. Kedua, pelatihan dan pengembangan berjalan cukup baik. Selanjutnya, variabel motivasi, yaitu pertama, penghargaan/insentif kurang baik. Kedua, lingkungan kerja cukup baik. Selanjutnya, variabel pengawasan, yaitu pertama, pengukuran kinerja dilaksanakan dengan baik. Kedua, analisis penyimpangan dilakukan dengan baik. Ketiga, tindakan korektif berjalan dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Lokal Banjang terdiri dari faktor penghambat dan pendukung. Faktor penghambat yaitu keterbatasan anggaran dan kurangnya tenaga ahli. Faktor pendukung yaitu perencanaan yang tersusun sesuai dengan tujuan.