cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 220 Documents
EFEKTIVITAS KEARSIPAN PADA KANTOR BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN, PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN BALANGAN Norlamsyah, M.; Setiawan, Irza; Dharma, Agus Surya
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1326

Abstract

Arsip sebagai salah satu sumber informasi membutuhkan suatu sistem pengelolaan yang tepat sehingga dapat menciptakan efektivitas bagi organisasi. Penelitian ini berdasarkan fenomena permasalahan yaitu: Sumber Daya Manusia (SDM) masih minim baik dari segi latar pendidikan maupun pelatihan mengenai kearsipan. Belum dilakukan Penyusutan dan pemusnahan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk Efektivitas Kearsipan Pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan Dan Aset Daerah Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sample secara purposive sampling berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan Efektivitas Kearsipan pada Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari: Pertama, Sumber daya manusia/petugas kearsipan indikator ketelitian cukup baik. Tingkat kerapian yang cukup baik, serta pemahaman yang cukup baik. Kedua, Sarana dan Prasarana dengan indikator kelengkapan sarana dan prasarana sudah baik. Kondisi sarana dan prasarana cukup baik karena masih bagus dan layak pakai, untuk penggunaan sarana dan prasarana sudah digunakan dengan cukup baik. Ketiga, Sumber daya lainnya (pendanaan) dengan pengadaan tindakan perbaikan belum baik karena belum adanya arsiparis dan belum mendapatkan perhatian dari segi pengetahuan pegawai dalam kearsipan serta penetapan standar operasional prosedur belum baik karena belum adanya penyusutan arsip dan pemusnahan arsip. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Kearsipan pada Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan. Pertama, faktor penghambat : Belum ada Pegawai Khusus Kearsipan dan belum adanya penyusutan dan pemusnahan arsip. Kedua, faktor pendukung yaitu: ketelitian pegawai, kerapian dalam menyusun arsip serta Kelengkapan Sarana dan Prasarana Kearsipan di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR KELURAHAN PARINGIN KOTA KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN Noor , Muhamad Sofian; Munawarah, Munawarah; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1327

Abstract

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Pada Kantor Kelurahan Paringin Kota Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan meliputi kepastian waktu penyelesaian pelayanan yang kurang baik, keahlian atau kemampuan Pegawai belum sesuai dengan tugas dan fungsinya dan masih banyaknya masyarakat tidak puas dengan pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kelurahan Paringin Kota Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan dan besar pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data angket, observasi dan dokumentasi, dan menggunakan teknik sampling insidental untuk penentuan sampel, metode analisis data meliputi kegiatan Membuat hipotesis dalam bentuk kalimat, menentukan taraf signifikan, pengujian hipotesis, Uji Serempak (F), Uji Determinasi dan uji regresi yang kemudian dibantu dengan aplikasi pengolah data statistik yakni IBM SPSS 26.0 Statistik For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat di Kantor Kelurahan Paringin Kota, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung = 37,652 yang lebih besar dari Ftabel = 4,00 pada taraf signifikan 5%. Koefisien regresi kualitas pelayanan sebesar 0,492 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05), menunjukkan pengaruh yang signifikan. Besarnya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat ditunjukkan oleh nilai R² sebesar 39%, sementara 61% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
MANAJEMEN TENAGA HONORER PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BALANGAN Hadi, Nor; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1328

Abstract

Manajemen Tenaga Kontrak di Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan bertujuan menghasilkan tenaga kontrak yang profesional, namun menghadapi masalah dalam perencanaan pembagian tugas yang kurang baik, pelaporan yang belum optimal, dan pengawasan yang kurang intensif, yang berdampak pada beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari 10 pegawai Dinas Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan manajemen tenaga honorer sudah cukup baik, terutama dalam hal perencanaan dan pelaksanaan, meskipun terdapat kekurangan pada pembagian tugas yang kurang terstruktur, serta pengawasan yang kurang mendetail oleh Kepala Dinas. Pelaporan juga belum sepenuhnya optimal, meskipun evaluasi kerja dilakukan rutin setiap bulan. Faktor pendukung seperti kerjasama antar pegawai dan inisiatif kerja yang baik membantu kelancaran manajemen, sedangkan faktor penghambat terletak pada kekurangan petugas administrasi keuangan yang memperlambat proses penyaluran upah. Disarankan agar Kepala Dinas Pendidikan menyusun perencanaan pembagian tugas yang lebih terstruktur, meningkatkan pelatihan untuk tenaga honorer, memperbaiki pengawasan, serta meningkatkan kedisiplinan pegawai dalam laporan keuangan agar lebih akuntabel
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI KEJURUAN KOMPUTER DI BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN BALANGAN Nordiansyah, Nordiansyah; Barkatullah, Barkatullah; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1329

Abstract

Salah satu instansi yang berperan besar dalam melaksanakan penyelenggaraan kerja adalah Balai Latihan Kerja atau yang disingkat BLK. Namun dalam pelaksanaanya masih terkendala beberapa hal sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tentang efektivitas Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Komputer Di Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui informan 12 orang secara Teknik porpusivel sampling . Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan akhir. Uji kredibilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, trigulasi, dan mengadakan member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Komputer di Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan cukup baik, hal tersebut dapat dilihat pada aspek : Pertama, kejelasan tujuan cukup baik Kedua, kejelasan strategi pencapaian tujuan meliputi indikator koordinasi kurang baik dan indikator kerjasama kurang baik. Ketiga, proses analisis dan perumusan kebijaksanaan yang mantap meliputi strategi kegiatan cukup baik, dan indikator pelaksanaan kegiatan operasional cukup baik karena dilaksanakan sesuai dengan SOP. Keempat, Perencanaan yang matang meliputi indikator pedoman implementor cukup baik, dan indikator pencapaian tujuan belum baik karena masih banyak alumni yang menganggur dan tidak mendapatkan kesempatan kerja. Kelima, penyusunan program meliputi indikator pelaksanaan yang tepat cukup baik sesuai karena dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan indikator kinerja cukup baik karena pelatihan dilakukan sesuai dengan arahan. Keenam, sistem pengawasan dan pengendalian meliputi indikator monitoring dan evaluasi cukup baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi meliputi faktor pendorong: pelatihan yang diberikan gratis faktor penghambat yang terdiri dari : kurangnya Sumber Daya Manusia atau Instruktur dan Kurangnya Mitra yang berkemampuan dalam pengembangan progra. Berdasarkan hal tersebut maka disarankan Kepada Kepada Kepala Balai Latihan Kerja Industri (BLK) sebagai pihak pelaksana harus lebih memperhatikan kualitas dari pelatihan telah diberikan agar sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja, terutama penambahan Instruktur yang memadai dengan kemampuannya supaya adanya pengembangan dalam skill dan program pelatihan; Kepada peserta pelatihan setelah selesai pelaksanaan pelatihan, diharapkan untuk mengembangkan kemampuannya dalam menyiapkan diri ke dunia kerja.
KINERJA PENYULUH KELUARGA BERENCANA DALAM MENINGKATKAN AKSEPTOR KB MKJP DI KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN Marthapati, Nurhasanah; Raudah, Siti; Barkatullah, Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1330

Abstract

Fenomena masalah yaitu masih kurangnya sosialisasi program KB khususnya KB MKJP, sehingga masyarakat kurang memahami manfaat dan keamanannya. Sedikitnya jumlah penyuluh di Kecamatan Lampihong tidak sesuai dengan jumlah desa, serta kurangnya minat masyarakat dalam menggunakan KB MKJP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana di Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan, dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data diambil melalui informan purposive sebanyak 12 orang. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, ketekunan, triangulasi, dan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan kinerja Penyuluh Keluarga Berencana di Lampihong cukup baik. Indikatornya: pertama, kemampuan sosialisasi cukup baik. Kedua, kepuasan terhadap peningkatan partisipasi dan motivasi masyarakat tercapai. Ketiga, kecepatan penyuluh efektif. Keempat, ketepatan kerja signifikan dengan partisipasi masyarakat dalam MKJP. Kelima, tugas melibatkan kader dan tokoh masyarakat. Keenam, waktu kerja sesuai jadwal BKKBN. Ketujuh, kesadaran pencapaian hasil belum optimal. Kedelapan, kewajiban terlaksana dengan baik. Kinerja penyuluh cukup baik dilihat dari kualitas dan tanggung jawab. Faktor penghambat yaitu kurangnya fasilitas dan jumlah penyuluh. Untuk meningkatkan kinerja, perlu penguatan SDM dan kerjasama lintas sektor. Penyuluh KB perlu kolaborasi dengan bidan klinik, kader desa, dan tokoh masyarakat. Penyuluh juga diharapkan meningkatkan produktivitas, mengikuti prosedur, menambah pengalaman, dan menjadikan evaluasi kerja sebagai dasar perbaikan.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA DINAS PERTANAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BALANGAN Saputra, Hendra; Jumaidi, Jumaidi; Noorrahman, Moh. Fajar
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1331

Abstract

Motivasi merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi Kinerja ASN ditemukan beberapa fenomena yang ditemukan yaitu tiap pegawai memiliki perilaku dan keingnan yang beragam sehingga sulit menerima dan memahami motivasi dari pimpinan. Kurangnya kerja sama tim dan masih adanya pegawai yang terlambat datang dan pulang sebelum waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Dinas Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi, dan dokumentasi Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan uji regresi linier sederhana, uji linearitas dan Uji Koefisien Determinasi (r2) dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics 25 untuk membuktikan adanya pengaruh dan seberapa besar pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka kesimpulan penelitian ini adalah variabel motivasi (x) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan yang. Dari persentase pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja ASN dapat dinjelaskan besarnya nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,868 dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,754 yang mengandung pengertian bahwa pengertian pengaruh variabel bebas (Motivasi Kerja) terhadap Variabel Terikat (Kinerja ASN) adalah sebesar 75,4%.
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KERJA PADA UPT BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN BALANGAN Mukhlis, Abdul; Setiawan, Irza; Munawarah, Munawarah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1334

Abstract

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Balangan, yang berada di bawah naungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) setiap tahunnya membuka program pelatihan berbasis kompetensi, permasalahannya kurangnya sarana dan prasarana yang ada pada setiap kejuruan, Kurangnya sumber daya manusia atau instruktur dan masih banyak peserta yang kurang serius dalam mengikuti pelatihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Program Pelatihan Kerja Pada UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan secara Snowball sampling berjumlah 12 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data antara lain perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, dan mengadakan membercheck. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Pelatihan Kerja Pada UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan kurang efektif, terlihat dari indikator kurang efektif yaitu: Pertama, instruktur pelatihan kerja tidak efektif, Kedua, adaptasi pelatihan kerja kurang efektif. Ketiga, pelatihan kerja belum efektif. Keempat, proses pembelajaran kurang efektif. Dan Kelima, keterampilan pelatihan kerja kurang efektif. Sedangkan indikator sudah efektif yaitu Pertama, jumlah pelatihan sudah efektif. Kedua, hasil dari pelatihan kerja sudah efektif. Ketiga, tujuan pelatihan kerja sudah efektif. Keempat, keberhasilan pelatihan kerja sudah efektif. Kelima, persaingan pelatihan kerja sudah efektif. Faktor penghambat yang mempengaruhi Efektivitas Program Pelatihan Kerja Pada UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan adalah kurangnya instruktur kejuruan, kurangnya keseriusan siswa pelatihan kerja dan kurangnya anggaran. Sedangkan faktor pendukung yang mendukung berjalannya program pelatihan kerja pada UPT. Balai Latihan Kerja (BLK) Balangan adalah terpenuhinya siswa pada setiap jurusan, pelatihan dapat mengembangkan keterampilan baru dan pelatihan kerja yang bertujuan meningkatkan individu. Untuk meningkatkan efektivitas program pelatihan kerja Disarankan Kepada Kepala UPT. Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan agar menambah instruktur kejuruan agar meningkatkan kualitas pelatihan dan memastikan bahwa peserta mendapatkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan serta menambahkan anggaran untuk kedepannya agar dalam sarana dan prasrana terpenuhi dan instruktur pelatihan kerja agar kualitas pelatihan dapat ditingkatkan secara signifikan. Instruktor yang ahli dalam bidangnya mampu memberikan penjelasan yang lebih mendalam, berbagi pengalaman praktis, serta memberikan keterampilan yang lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan industri
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN PASPOR PADA KANTOR IMIGRASI KELAS III NON TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI (TPI) BALANGAN Purnama, Tania Adelita; Affrian, Reno; Jumaidi, Jumaidi
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1335

Abstract

Permasalahan berkaitan dengan kualitas pelayanan pembuatan Paspor pada Kantor Imigrasi Kelas III Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Balangan meliputi waktu penyelesaian pelayanan yang tergolong lama dan kurang efektif, informasi pelayanan yang masih kurang optimal, kepuasan masyarakat yang masih kurang tercapai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan pembuatan Paspor pada Kantor Imigrasi Kelas III Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan secara purposive sampling, Teknik analisis data meliputi Kondensasi Data, Penyajian Data dan Penarikan kesimpulan dan Verifikasi. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa Kualitas Pelayanan Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Balangan tergolong cukup baik. Aspek Tangibles menunjukkan fasilitas yang memadai, meskipun beberapa peralatan sering rusak dan cadangan terbatas. Personil pelayanan profesional, namun informasi kurang terperinci. Aspek Reliability menunjukkan petugas dapat memenuhi layanan sesuai prosedur dengan menjaga kerahasiaan data, meskipun terkadang ada kendala teknis yang mempengaruhi waktu pelayanan. Aspek Responsiveness menunjukkan petugas sangat responsif. Aspek Assurance terlihat dari pengetahuan petugas yang baik tentang prosedur dan keamanan data yang terjaga, meningkatkan kepercayaan masyarakat. Aspek Empathy menunjukkan petugas peduli dan proaktif terhadap kebutuhan masyarakat, menciptakan pengalaman pelayanan yang nyaman. Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan pembuatan paspor meliputi kendala teknis seperti server error dan perangkat yang kurang memadai, keterbatasan informasi yang tersedia, faktor pendukung utama adalah profesionalisme petugas, pengetahuan teknis yang baik, komunikasi yang efektif, serta jadwal operasional dan proses pelayanan yang jelas, yang meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat.
EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN RETRIBUSI PASAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Assyarif, Taslim; Raudah, Siti; Barkatullah , Barkatullah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1336

Abstract

Permasalahan yaitu banyaknya pedagang yang tidak membayarkan retribusi pasar saat dilakukan penagihan, Fasilitas pada Pasar Senin Kecamatan Amuntai Selatan yang kurang memadai. Kurangnya ketegasan petugas dalam menagih atau memungut retribusi pasar. Tujuan Penelitian yaitu mengetahui Efektivitas Pemungutan Retribusi Pasar Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Faktor-faktor yang mempengaruhi. Metode Penelitian Kualitatif Deskriptif. Sumber data dan teknik penarikan informan menggunakan purposive sampling sebanyak 10 orang informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dianalisis dengan teknik data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kreadibilitas yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi dan mengadakan membercheck. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Pemungutan Retribusi Pasar Di Kecamatan Amuntai Selatan kurang baik. Hal ini dapat dilihat dari indikator Target belum efektif, Sumberdaya Manusia atau petugas belum memadai, sarana atau fasilitas belum memadai, komunikasi dan kerjasama dengan pedagang juga belum efektif, proses pelaksanaan pemungutan retribusi pasar belum efektif, kemampuan belum efektif karena kurang tegas. Faktor penghambat seperti Kurangnya Anggaran, Sumber Daya Manusia yang kurang, dan Kurangnya kesadaran wajib retribusi, serta adanya pungutan sewa tanah untuk los yang ditempati pedagang. Faktor pendukungnya seperti lingkungan kerja yang harmonis dan nyaman merupakan salah satu faktor pendukung yang mempengaruhi Evektifitas Pemunggutan Retribusi, Yaitu pemungutan retribusi dari petugas sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Kepada Petugas agar lebih tegas kepada pedagang yang tidak membayar retribusi karcis dan sering berkerjasama dengan pedagang. Kepada para pedagang agar lebih sadar terhadap pentingnya bayar retribus karcis untuk kenyamanan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI PARKIR DI TEPI JALAN UMUM DI SIRING ITIK AMUNTAI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Edyanur, Wahyudi; Affrian, Reno; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1337

Abstract

Implementasi kebijakan retribusi parkir di Tepi Jalan Umum di Siring Itik Amuntai ditemukan beberapa fenomena, di antaranya kurangnya kepatuhan pengguna parkir, pengawasan dan penegakan yang lemah, dan kurangnya fasilitas penunjang. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka tujuan dalam penelitian ini, yaitu untuk mengetahui implementasi kebijakan retribusi parkir di Tepi Jalan Umum di Siring Itik Amuntai, serta faktor pendorong dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif-kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 9 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Data yang telah didapat diuji kredibilitas data melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, tringulasi, diskusi teman sejawat, analisis kasus negatif dan membercheck. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa; Pertama; Implementasi kebijakan retribusi parkir di Tepi Jalan Umum di Siring Itik Amuntai cukup baik; 1) Komunikasi; Transmisi informasi dalam komunikasi cukup baik, kejelasan dalam menyampaikan kebijakan retribusi parkir cukup baik, konsistensi kebijakan retribusi parkir tidak baik. 2) Sumber daya; Wewenang Pegawai Dinas Perhubungan kurang baik, dukungan fasilitas kurang baik. 3) Disposisi; Pengangkatan birokrat sudah baik, insentif sudah baik. 4) Struktur Birokrasi; SOP sudah baik, potensi fragmentasi sudah baik. Kedua; 1) Faktor Pendorong, seperti transmisi informasi kebijakan cukup baik, kebijakan retribusi parkir sudah jelas, pengangkatan birokrat sesuai mekanisme, adanya insentif pegawai, implementasi kebijakan sesuai SOP, fragmentasi terkelola baik. 2) Faktor Penghambat, seperti pegawai tidak konsisten menjalankan kebijakan retribusi parkir, pegawai tidak menjalankan wewenangnya, implementasi kebijakan tidak didukung dengan fasilitas yang memadai, petugas tidak menggunakan atribut juru parkir, dan tarif dinaikan juru parkir. Disarankan kepada Dinas Perhubungan agar perlu memperkuat pengawasan, pelatihan, dan fasilitas pendukung, sementara pegawainya harus disiplin dan bertanggung jawab. Pengelola serta juru parkir diharapkan patuh pada aturan, memungut tarif sesuai ketentuan, dan aktif memberi masukan demi perbaikan sistem retribusi parkir yang lebih baik.