cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 220 Documents
EFEKTIVITAS PROGRAM SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT PELAYANAN SEKRETARIAT DAERAH (SUKA MAS YAN SETDA) PADA BAGIAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TAPIN Rahmi, Amelia Nor; Setiawan, Irza; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1316

Abstract

Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah, permasalahannya adalah banyak pegawai yang mengalihkan link barcode untuk tidak mengisinya, data survei yang diperoleh masih ada yang belum fokus dalam memahami dan menjawab pertanyaan dengan benar dan lengkap, kurangnya pengawasan serta kurangnya sarana pendukung program SUKA MAS YAN SETDA.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Program Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah (SUKA MAS YAN SETDA) pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin dan faktor-faktor yang mempengaruhi.Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentas, sumber data diambil melalui penarikan secara purposive sampling berjumlah 11 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, menggunakan bahan referensi dan membercheck. Efektivitas Program Survei Kepuasan Masyarakat Pelayanan Sekretariat Daerah (SUKA MAS YAN SETDA) pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin cukup efektif : Pertama, penyampaian informasi belum efektif, sosialisasi pentingnya mamfaat berpartisipasi belum dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Kedua, mudah dipahami cukup efektif, karena masih ada human error dalam mengisi kuesioner. Ketiga, pihak yang terlibat dalam cukup efektif, karena semua bcukup berperan untuk mendukung dan membantu pelaksanaan survei. Keempat, pelaksanaan program sudah efektif, karena sudah berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kelima, target sasaran belum efektif karena masih rendahnya partisipasi dari penerima layanan. Keenam, sesuai dengan kebutuhan sudah efektif karena program sesuai dengan harapan dan kebutuhan pegawai. Ketujuh, tepat waktu belum efektif, karena belum sesuai waktu yang telah ditentukan dalamSOP. Kedelapan, tujuan program sudah efektif karena meningkatkan kinerja dan memudahkan pembuatan laporan. Kesembilan, keberlanjutan program cukup efektif karena adanya pendampingan dari instansi yang membidangi riset dan inovasi. Kesepuluh, dampak/efek sudah efektif karena memberikan dampak yang positif bagi pemerintah dalam meningkatkan layanan. Kesebelas, perubahan keadaan sudah efektif karena terdapat perubahan yang nyata bagi peningkatan kualitas layanan. Faktor penghambat adalah konsistensi dan inisiatif petugas dan penerima layanan untuk menerapkan program masih kurang, keterbatasan jumlah petugas, sarana dan prasarana serta anggaran yang tersedia, dan masih kurangnya komunikasi dengan pihakpihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN BALANGAN Fitria, Annisa; Dharma, Agus Surya; Noorrahman, Moh. Fajar
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1317

Abstract

Permasalahan yang terjadi dalam kaitannya dengan pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Balangan adalah Pengetahuan pegawai terhadap tugas pokok dan fungsi yang masih rendah, rendahnya inisiatif kerja pegawai pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan, rendahnya keterampilan pegawai, penyelesaian pekerjaan yang tidak pada waktu, rendahnya semangat kerja pegawai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Balangan dan besar pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data angket, observasi dan dokumentasi, dan menggunakan teknik total sampling untuk penentuan sampel yang berjumlah 35 responden, metode analisis data meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik dan Uji Hipotesis yang kemudian dibantu dengan aplikasi pengolah data statistik yakni IBM SPSS 26.0 Statistik For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi dan kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan. Bukti kuat dari temuan ini terlihat pada nilai Thitung = 10,472, yang lebih besar dari Ttabel = 2,034, dengan nilai signifikansi 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, menegaskan bahwa pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai memang signifikan. Selain itu, analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R2 = 0,769) memberikan indikasi bahwa kompetensi menyumbang sebesar 76,9% terhadap kinerja pegawai. Ini berarti bahwa sebagian besar (76,9%) dari variasi dalam kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kompetensi, sementara sisa 23,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini, seperti aspek lingkungan kerja, kebijakan organisasi, atau faktor eksternal lainnya. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan kompetensi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pegawai di BKPSDM Kabupaten Balangan.
EFEKTIVITAS KEARSIPAN PADA KANTOR KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN Helmah, Helmah; Munawarah, Munawarah; Hidayatullah, Gusti Muhammad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kearsipan pada Kantor Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara purposive sampling berjumlah 12 orang.Efektivitas kearsipan pada Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan belum efektif hal ini dapat dilihat dari indikator: Pertama, Kualitas aparatur, Ketelitian ketelitian pegawai cukup efektif karena pegawai memiliki sikap cermat melakukan pengecekan ulang. Kerapian cukup efektif, arsip yang masuk disusun ke dalam map odner yang sudah diberikan tanda sesuai dengan jenis arsipnya. Kedua, Kompetensi, tingkat pengetahuan belum efektif dikarenakan belum adanya bimbingan teknis untuk mengelola arsip dan tidak adanya tenaga khusus dalam mengelola arsip. Kemampuan sudah efektif karena pegawai mengikuti arahan dari pimpinan, serta mampu mengelola arsip. Ketiga, Sarana dan Prasarana, kelengkapan sarana dan prasarana belum efektif karena masih kurangnya tempat penyimpanan arip. Kondisi sarana dan prasarana cukup efektif untuk kondisi sarana dan prasarana seperti etalase/rak dan lemari arsip masih cukup baik. Keempat, Pengawasan, indikator mengadakan tindakan perbaikan belum efektif, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan. Penetapan Standar Operasional Prosedur belum efektif karena minimnya pengetahuan dalam mengelola arsip. Faktor pendukung adalah sikap pegawai yang memiliki ketelitian, kerapian, pemahaman pegawai. Faktor penghambatnya adalah Belum adanya Arsiparis (Petugas kearsipan), Sarana dan Prasarana Kearsipan masih kurang, dan Belum adanya Penyusutan Arsip.
KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DI KABUPATEN BALANGAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Rahim, Aulia; Jumaidi, Jumaidi; Norrahman, Moh. Fajar
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1319

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalaan yang tditemui penulis yaitu: Pertama, Kesediaan dan kualitas alat saatmelakukan kunjungan lapangan. Kedua, Kurangnya disiplin pegawai. Ketiga, Pegawai tidak mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal, potensi manfaat dari sistem digital yang diterapkan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Di Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan, cukup baik karena hasil dari penelitian menurut Hal teori kinerja Menurut Robbins (Kristanti dan Pangastuti 37:2019) yaitu: Pertama, indikator kemampuan pegawai dalam menyelesaikan tugas cukup baik karena sebagian pegawai negeri sipil kurang mempunyai kemampuan yang cocok di teknologi terbaru atau inovasi baru, sehingga pegawai kurang dapat menyelesaikan tugasnya. Kedua, indikator kreativitas pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan sudah baik karena pegawai mempunyai kreativitas. Ketiga, indikator jumlah tugas yang diselesaikan dalam periode tertentu sudah baik, karena pegawai berusaha menyelesaikan pekerjaan. Keempat, indikator Kedisiplinan pegawai dalam kehadiran cukup baik karena pegawai masih ada keterlambatan dalam kurun waktu ssebulan. Kelima, indikator Kesesuaian pelaksanaan pekerjaan sudah baik karena pegawai bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Keenam, indikator Standar Operasional Prosedur (SOP) sudah baik. Ketujuh, Penggunaan sumber daya anggaran sudah baik karena pegawai memaksimalkan anggaran yang ada. Kedelapan, Indikator penggunaan sarana dan prasarana cukup baik, Kesembilan, indikator inisiatif pegawai dalam mengambil tindakan atau keputusan sudah baik. Kesepuluh, Kepercayaan diri pegawai dalam menjalankan tugaas dan tanggung jawab sudah baik. Adapun faktor penghambat yaitu, Pertama, Kurangnya inovasi dalam pelaksanaan Program. Kedua, minimnya pelatihan pelatihan dan pengembangan kompetensi. Sedangkan faktor pendukung yaitu, Pertama, Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Kedua, perencaan anggaran yang baik.
PENGELOLAAN ARSIP PADA BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Rahman , Arief; Barkatullah, Barkatullah; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1320

Abstract

Dalam sebuah kantor arsip sangat diperlukan namun di bagian Pengadaan Barang dan Jasa masih terdapat beberapa masalah seperti: kurangnya sumber daya fasilitas, kurangnya ruang penyimpanan arsip, kurangnya staf khusus arsip, dan kurangnya pemusnahan arsip berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan mengetahui tentang Pengelolaan Kearsipan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukan belum terlaksana dengan baik. Hal ini dilihat dari indikator-indikator; Pertama, berdasarkan variabel penyimpanan arsip, dari indikator surat masuk belum baik karena kurangnya SDM, penyimpanan arsip tetap dalam pengelolaan arsip dibagian Pengadaan Barang dan Jasa kurang memadai. Kedua, berdasarkan variabel pemeliharaan dan pengamanan arsip, dari indikator ruang penyimpanan arsip dan pengamanan arsip kurang baik dikarenakan tidak ada ruang khusus penyimpanan arsip,. Ketiga, berdasarkan variabel pengawasan arsip, dari indikator system pengawasan kearsipan masih kurang karena tidak adanya pegawai khusus yang menangani pengawasan arsip. Keempat, berdasarkan variabel pemusnahan arsip, dari indikator sistem pemusnahan arsip kurang baik. Adapun indikator yang sesuai. Pertama, variabel pencatatan arsip sudah baik. Kedua, variabel pengendalian arsip sudah baik dimana indikator prosedur buku agenda, prosedur buku kendali dan kode klasifikasi sudah sesuai aturan yang berlaku. Ketiga, indikator penyimpanan arsip sementara cukup baik. Keempat, indikator pengawasan arsip eksternal sudah baik di lakukan. Kelima, indikator pemindahan arsip dalam Pengelolaan Kearsipan sudah sesuai. Faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung: Adanya SOP dalam pengelolaan arsip. Sedangkan faktor penghambat terdiri dari: kurangnya sumber daya fasilitas, kurangnya ruang penyimpanan arsip, kurangnya staf khusus arsip, dan belum adanya pemusnahan arsip
KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM MENANGGULANGI BENCANA KEBAKARAN DI DESA PEMATANG KECAMATAN AWAYAN KABUPATEN BALANGAN Hatriyah, Hatriyah; Affrian, Reno; Setiawan, Irza
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1321

Abstract

Salah satu masalah yang sering muncul di negara berkembang adalah terjadinya kebakaran di pemukiman penduduk. Sebagai contoh negara berkembang, Indonesia secara rutin menghadapi tantangan ini. Setiap tahun, banyak kebakaran terjadi dalam kehidupan masyarakat di beberapa daerah yang berbeda. Risiko bencana kebakaran juga meningkat dengan banyaknya proyek konstruksi baru. Kawasan permukiman yang disebutkan di atas akan berdampak negatif pada masyarakat umum, baik dalam hal materi maupun nyawa kehilangan. Secara umum, arus pendek listrik dan meledaknya kompor merupakan penyebab kebakaran di permukiman padat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Sumber informasi diperoleh dari ringkasan yang disengaja dari 13 orang dalam sampel. Setelah pengumpulan data dan analisis menggunakan teknik perluasan pengamatan, menggunakan bahan referensi, analisis kasus negatif dan member check. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Kinerja Petugas Penanggulangan Bencana Daerah Kinerja Badan (BPBD) cukup baik. dalam hal koordinasi dengan relawan setempat. Hal ini berkaitan dengan pertama kualitas, dari indikator kinerja petugas dan prestasi kerja sudah cukup baik. kedua kuantitas dari indikator pengukuran kinerja dan motivasi juga sudah cukup baik. Ketiga pelaksanaan tugas masih belum cukup baik, dapat dilihat dari indikator uraian tugas, keempat tangggung jawab juga masih kurang baik dalam menanamkan sifat tanggung jawab hal ini dapat dilihat dari indikator pengawasan. Sebagai contoh, Upaya dilakukan untuk mengatasi faktor-faktor yang mempengaruhi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam rangka mengurangi jumlah kebakaran di Desa Pematang, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan. yaitu dengan Strategi Penanggulanagan Bencana dengan Menyelanggarakan Pendidikan / pelatihan / sosialisasi Pencegahan bencana sejak dini, Menyelanggarakan pelatihan teknis TRC dalam ke tanggapan pemberian pertolongan korban bencana, Menerapkan anggaran responsif genser ( ARG ).
IMPLEMENTASI SISTEM E-KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Saprul , Muhammad; Setiawan, Irza; Raudah, Siti
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1322

Abstract

E- Kinerja BKN merupakan flatform digital yang dirancang untuk mengelola kinerja Pegawai Negeri Sipil secara lebih efektif dan efisien dan Pegawai Negeri Sipil diharuskan bisa menguasai dan menggunakan Aplikasi tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi Sistem E-Kinerja BKN dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor yang mempengaruhi Sistem E-Kinerja BKN. Metode penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 12 orang, Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Implementasi Sistem E-Kinerja BKN dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup baik, dilihat dari: Pertama Komunikasi: Transmisi informasi terkait E-Kinerja berjalan baik melalui sosialisasi oleh BKPSDM. Kedua Sumber Daya: Informasi tentang sistem E-Kinerja tersedia melalui surat tertulis, penyampaian langsung oleh BKPSDM, dan helpdesk BKN. Wewenang untuk menilai kinerja bawahan diberikan kepada atasan sesuai peraturan. Ketersediaan fasilitas seperti ruangan, komputer, dan jaringan juga cukup baik. Ketiga Disposisi: Insentif terkait E-Kinerja cukup baik karena nilai evaluasi kinerja dari aplikasi ini sudah digunakan sebagai salah satu parameter dalam pembayaran TPP. Disarankan kepada Kepala Dinas agar Meningkatkan sosialisasi dan pelatihan terkait E-Kinerja kepada semua ASN, meningkatkan kualitas jaringan internet serta melakukan evaluasi dan penataan kembali Pembagian beban kerja agar lebih merata. Kepada Pegawai Negeri Sipil agar dapat meningkatkan kompetensi terutama dalam menggunakan komputer dan teknologi informasi serta lebih disiplin dan memperhatikan lagi terkait komitmen kinerja
KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DEWAN PEWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Zulqifli, Zulqifli; Barkatullah, Barkatullah; Munawarah, Munawarah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1323

Abstract

Keberhasilan pencapaian tujuan dalam suatu organisasi tidak terlepas dari kualitas Sumber Daya Manusia yang dimiliki kualitas yang baik akan diperoleh jika organisasi secara sungguh-sungguh memperhatikan serta mengetahui kebutuhan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara Snowball Sampling berjumlah 12 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian kredibilitas data melalui perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan member check.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa belum baik hal ini dapat dilihat dari aspek : 1) Kualitas terdiri dari indikator hasil kerja cukup baik karena sesuai dengan standar operasional prosedur dan indikator sesuai dengan tugas cukup baik karena pegawai mempunyai kompetensi berupa keterampilan,. 2) Kuantitas, terdiri dari indikator waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas belum baik karena banyak pegawai yang tidak bisa menentukan kapan waktu penyelesaian tersebut, dan indikator kecepatan pegawai belum baik karena pegawai memerlukan proses untuk bekerja dengan waktu yang berbeda-beda, 3) Pelaksanaan Tugas, terdiri dari indikator akurat cukup baik dan indikator keahlian cukup baik karena pegawai ditempatkan sesuai dengan pengetahuan dan latar belakang pendidikan yang mereka miliki. 4) Tanggung Jawab terdiri dari indikator kesadaran cukup baik.Faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung adalah adanya kompetensi pegawai, pegawai ditempatkan sesuai dengan pengetahuan dan latar belakang pendidikan yang mereka miliki. Faktor penghambat meliputi pegawai tidak disiplin dalam kehadiran dan banyak pegawai yang masuk tidak sesuai jadwal pegawai sering munda-nunda dalam melaksanakan pekerjaan menyebabkan waktu pelaksanaan tugas tidak efesien. Dari permasalahan diatas maka disarankan : Kepada Kepala Sekretariat Dewan Pewakilan Rakyat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara agar mengevaluasi kinerja pegawai terutama kinerja terkait kecepatan dalam menyelesaikan tugas dengan cara memberikan penilaian kepada pegawai satu bulan sekali. Kepada pegawai hendaknya tepat waktu dan bertanggng jawab dalam bekerja
EFEKTIVITAS PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN MELALUI APLIKASI E-KATALOG DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hariadi , Joko; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1324

Abstract

Meskipun aplikasi E-Katalog di Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dinilai cukup efisien dan efektif, namun masih ada beberapa kendala sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tentang efektivitas penyediaan makanan dan minuman melalui aplikasi E-Katalog di Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan cukup efektif hal ini dapat dilihat pada: kejelasan tujuan yang hendak dicapai cukup baik, bertujuan untuk mendorong peningkatan daya saing Produk Dalam Negeri (PDN) serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara, kejelasan strategi pencapaian tujuan belum baik karena kurangnya sosialisasi terkait penggunaan aplikasi E-Katalog serta ada kendala dalam proses pencairan dana yang seharusnya sesuai kontrak namun mereka tidak menerima sesuai yang disajikan dalam kontrak, proses analisis dan perumusan kebijakan yang mantap cukup baik, perencanaan yang matang cukup baik, penyusunan program yang tepat cukup efektif, tersedianya sarana dan prasarana cukup efektif karena sudah tersedia, dan sistem pengawasan dan pengendalian cukup efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung seperti adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Adapun faktor penghambat yaitu kurangnya sosialisasi terkait penggunaan aplikasi E-Katalog dan adanya kurang informasi antara pelaku usaha dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengakibatkan proses pencairan dana tidak sesuai kontrak
EFEKTIVITAS PROGRAM KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK BALITA (KIBBLA) PADA PUSKESMAS RAWAT INAP HALONG KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN Dinayan, Rinaldi; Munawarah, Munawarah; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1325

Abstract

Program Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir dan Anak Balita (KIBBLA) sebagai salah satu upaya mengatasi kematian ibu dan bayi. Penelitian ini berdasarkan fenomena permasalahan yaitu: Belum optimalnya Tim KIBBLA pada tingkat desa. Kurangnya pemberdayaan masyarakat sebagai Kader Pendamping KIBBLA (KPK) di tingkat desa serta kurangnya kampanye Program KIBBLA oleh instansi terkait kepada masyarakat.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Efektivitas Program Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, dan Anak Balita (KIBBLA) Pada Puskesmas Rawat Inap Halong Kabupaten Balangan cukup efektif dapat dilihat dari: Pertama, Keberhasilan Program, Tujuan program cukup efektif, yaitu melakukan pendataan dan pendampingan ibu hamil. Kemampuan operasional program cukup efektif karena sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kedua, Keberhasilan Sasaran, Sasaran program cukup efektif yaitu pelayanan ibu hamil, persalinan, dan bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. Ketiga, Kepuasan Terhadap Program, Pelaksanaan Kegiatan sudah efektif dengan Pelayanan kesehatan ibu hamil meliputi penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Keempat, Tingkat Input dan Output, Sosialisasi belum efektif karena masih banyak masyarakat yang awam terhadap program KIBBLA. Partisipasi cukup efektif , masyarakat sudah hadir ke Posyandu setiap bulannya. Kelima, Pencapaian Tujuan Menyeluruh, Dampak positif cukup efektif karena secara umum diikuti dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Faktor Penghambat: Belum berjalannya Tim KIBBLA pada tingkat desa serta Kurangnya pemberdayaan masyarakat sebagai Kader Pendamping KIBBLA dan kurangnya kampanye Program KIBBLA. Sedangkan faktor Pendukungnya adalah Adanya program yang dijalankan.