cover
Contact Name
Muhajir Yunus
Contact Email
muhajiryunus@umgo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muhajiryunus@umgo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Mansoer Pateda, Pentadio Timur Kabupaten Gorontalo
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29639956     DOI : https://doi.org/10.31314/mohuyula
Core Subject : Education,
Mohuyula Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is a scientific multidisciplinary journal, published two times a year in June and December by Muhammadiyah University of Gorontalo. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Model Transfer Lintas Bahasa Arab–Inggris dalam Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali Nur Hanifansyah; Ahmad Makki Lazuardi; Ahmad Qusairi; Muhamad Solehudin; Masnun Masnun; Segaf Baharun; Menik Mahmudah
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.1-6.2026

Abstract

Penguatan kompetensi bahasa Inggris di lingkungan pesantren memerlukan pendekatan yang adaptif terhadap latar belakang linguistik santri, khususnya bagi mereka yang telah fasih berbahasa Arab. Pengabdian ini bertujuan merumuskan dan mengimplementasikan model transfer lintas bahasa Arab–Inggris dalam pendampingan pembelajaran bahasa Inggris dasar di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali selama satu bulan. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan memanfaatkan prinsip cross-linguistic transfer dan scaffolding, di mana struktur dan makna bahasa Arab diaktivasi sebagai jembatan konseptual untuk memahami bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan orientasi konseptual, integrasi struktur dasar, pemetaan semantik kosakata, serta praktik komunikatif sederhana, dengan evaluasi melalui observasi, tes pemahaman awal dan akhir, serta angket persepsi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model transfer lintas bahasa efektif dalam menurunkan beban kognitif awal, mempercepat pemahaman struktur kalimat nominal dan fungsi kata tanya, serta memperkuat penguasaan kosakata dasar melalui pemetaan semantik antara kedua bahasa. Selain itu, pendekatan ini meningkatkan kepercayaan diri santri dalam menggunakan bahasa Inggris secara sederhana. Secara konseptual, pengabdian ini menghadirkan model pedagogis kontekstual bagi pesantren bilingual yang memanfaatkan bahasa Arab sebagai modal linguistik strategis dalam penguatan kompetensi bahasa global. Model ini berpotensi direplikasi pada lembaga pendidikan Islam serupa untuk mendukung pengembangan pembelajaran bahasa asing yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pelayanan Kesehatan Bergerak Daerah Terpencil di Desa Toddopuli Uebangke Kabupaten Morowali Utara David Pakaya; Ratih Septi Dewi; Wahyuni Taslim; Evy Afrianti A. Darise; Adi Widiastu; Dea Alifiah
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.7-11.2026

Abstract

Desa Toddopuli Uebangke kecamatan Soyo Jaya merupakan salah satu desa terpencil di Kabupaten Morowali Utara. Kondisi daerah tersebut mempengaruhi akses layanan kesehatan masyarakat. Oleh karenanya penting untuk dilakukan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan bergerak bagi masyarakat untuk menjangkau daerah terpencil serta meningkatkan derajat kesehatannya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan bergerak untuk menjamin layanan yang terjangkau. Pengabdian ini dilakukan dengan melewati tahap perencanaan dan koordinasi, sosialisasi kegiatan, implementasi dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan skrining penyakit tidak menular serta penyuluhan kesehatan, serta evaluasi pelaporan dan tindak lanjut dilaksanakan bersama pihak terkait. Hasil kegiatan ini diikuti oleh 61 orang yang terdiri 18 orang laki-laki dan 43 perempuan. Ditemukan 5 penyakit terbanyak yaitu hipertensi, gout arthtritirs, hiperkolesterol, vertigo dan gastritis. Kegiatan ini mendapat respon positif karena banyak diikuti masyarakat desa yang sehari-hari hidup di perkebunan. Masyarakat memanfaatkan kegiatan ini untuk mengetahui status kesehatannya dan juga melakukan kontrol utamanya penyakit-penyakit degeneratif. Dari kegiatan ini juga timbul kesadaran untuk menjaga kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini mampu menjangkau dan memenuhi akses layanan kesehatan di derah terpencil seperti desa Toddopuli Uebangke.
Implementasi Konseling Multikultural Berbasis REBT dalam Meningkatkan Toleransi Siswa di SMP Alfalah Assalam Arif Ainur Rofiq; Aldila Kholishah Putri Darmawiyanto; Candra Kartika Wulandari
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.12-18.2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan layanan konseling multikultural berbasis Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam rangka meningkatkan toleransi siswa di SMP Alfalah Assalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Single Subject Research (SSR) menggunakan desain A-B. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelas VII dan VIII yang memiliki tingkat toleransi rendah berdasarkan hasil observasi dan rekomendasi guru BK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dengan skala penilaian 1–5 yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, siswa masih menunjukkan perilaku kurang menghargai pendapat teman, cenderung memilih teman dalam kelompok tertentu, dan kurang mampu menerima perbedaan sosial maupun budaya. Setelah diberikan layanan konseling multikultural berbasis REBT, terjadi peningkatan sikap toleransi siswa yang terlihat dari kemampuan bekerja sama, menghargai pendapat orang lain, menjaga hubungan sosial, dan menghormati perbedaan. Pendekatan REBT membantu siswa mengubah pola pikir negatif menjadi lebih rasional terhadap keberagaman di lingkungan sekolah. Penelitian ini memberikan dampak praktis bagi sekolah mitra berupa peningkatan kemampuan guru BK dalam menerapkan konseling multikultural serta terciptanya lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan toleran.
Pelatihan Pemasaran Digital Pengelola Desa Wisata Rintisan di Kabupaten Gorontalo Desrika Talib; Sufriyanto Igirisa; Windi Ratnadi Abidin
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.19-26.2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola desa wisata rintisan dan anggota Pokdarwis di Kabupaten Gorontalo dalam memanfaatkan pemasaran digital sebagai strategi pengembangan pariwisata yang berdaya saing. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya literasi digital, keterbatasan keterampilan pengelolaan media sosial, serta belum optimalnya kemampuan pembuatan konten promosi wisata berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Program Studi Pariwisata Universitas Muhammadiyah Gorontalo dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gorontalo dengan melibatkan 20 pengelola desa wisata rintisan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang dipadukan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Materi pelatihan meliputi branding desa wisata, pengelolaan media sosial, strategi pemasaran digital, serta praktik pembuatan konten promosi menggunakan telepon pintar. Indikator capaian kegiatan meliputi kemampuan peserta mengidentifikasi unsur branding desa wisata, menyusun caption promosi, dan menghasilkan konten promosi digital sederhana menggunakan telepon pintar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi pemasaran digital serta peningkatan keterampilan praktis dalam menyiapkan konten promosi dasar untuk desa wisata. Pendekatan praktik langsung mendorong partisipasi aktif karena peserta mempraktikkan langsung penyusunan materi promosi berdasarkan potensi desa masing-masing. Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah mendukung pelaksanaan program serta memperkuat pendampingan kelembagaan bagi masyarakat desa wisata. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kompetensi sumber daya manusia pariwisata lokal serta mendukung pengembangan promosi desa wisata berbasis digital yang lebih adaptif.
Penguatan Upaya Preventif Penyakit Degeneratif Melalui Pemeriksaan Kesehatan Lansia Bersama PIP3T di Desa Sumberjeruk Denok Risky Ayu Paramita; Rosida Rosida; Alfi Rizqi Oktafi Rohmadoni; Aninda Nyoka Sari; Septiana Bintang Maharani
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.27-35.2026

Abstract

Meningkatnya proporsi penduduk lanjut usia (lansia) berdampak pada tingginya prevalensi penyakit degeneratif, seperti hipertensi dan diabetes melitus, yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada kelompok usia tersebut. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung upaya preventif penyakit degeneratif melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi kesehatan bersama PIP3T (Pusat Informasi dan Pelatihan Pencegahan Penyakit Tropis) di Posyandu Lansia Teratai 1, Desa Sumberjeruk, Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 21 peserta yang terdiri atas masyarakat lansia mengikuti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, sosialisasi penyakit degeneratif, edukasi pola hidup sehat, serta konsultasi hasil pemeriksaan. Hasil skrining memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta, dengan beberapa peserta memiliki tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥90 mmHg, bahkan mencapai 200/109 mmHg, serta kadar gula darah sewaktu tertinggi sebesar 187 mg/dL. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta berpartisipasi aktif dalam sesi edukasi, diskusi, dan konsultasi kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa skrining kesehatan yang dipadukan dengan edukasi dapat menyediakan informasi awal mengenai faktor risiko penyakit degeneratif sekaligus mendukung upaya deteksi dini di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini mendukung peran kader kesehatan dalam pemantauan kesehatan masyarakat melalui Posyandu Lansia dan program PIP3T secara berkelanjutan.
Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada Anak Usia Prasekolah di TK Iloheluma Nour Arriza Dwi Melani; Levana Sondakh; Fatmah Zakaria; Revika Nurlela Kasim
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.36-42.2026

Abstract

Anak usia prasekolah merupakan kelompok yang berada pada periode emas pertumbuhan dan perkembangan sehingga memerlukan pemantauan secara berkala untuk memastikan tumbuh kembang berlangsung secara optimal. Namun, masih terdapat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan orang tua maupun guru dalam melakukan stimulasi dan deteksi dini terhadap penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan guru mengenai Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada anak usia prasekolah di TK Iloheluma. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2026 dan diikuti oleh 44 peserta yang terdiri atas 4 guru, 10 orang tua, dan 30 anak usia prasekolah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, pengukuran pertumbuhan, dan praktik pelaksanaan SDIDTK. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, diskusi, dan tanya jawab untuk mengetahui partisipasi dan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak serta pentingnya pelaksanaan SDIDTK. Guru dan orang tua juga menunjukkan komitmen untuk menerapkan stimulasi perkembangan secara mandiri di rumah maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran orang tua dan guru dalam pemantauan tumbuh kembang anak sehingga mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Pengembangan Produksi Abon pada Mitra A2N Gorontalo melalui Penerapan Teknologi Pengeringan Spinner Tusaban Tusaban; Nur Jihan Fareranty Piu; Sari Rahmawati; Dewi Shinta Achmad; Mohamad Ervandi; Widiyastuti Ardiansyah; Wahyu Sulistyo
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.43-50.2026

Abstract

UMKM pengolahan abon skala rumah tangga masih menghadapi kendala pada tahap penirisan dan pengeringan yang dilakukan secara manual, sehingga proses produksi membutuhkan waktu lama, kadar minyak produk relatif tinggi, tekstur belum seragam, dan daya simpan terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan produksi abon pada Mitra A2N Gorontalo melalui penerapan teknologi pengeringan sentrifugal berupa alat spinner. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan mitra dalam identifikasi masalah, sosialisasi teknologi, pelatihan dan praktik pengoperasian, penerapan alat dalam produksi, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan spinner mampu menurunkan waktu pengolahan 2 kg abon dari sekitar empat jam menjadi sekitar satu jam. Produk abon yang dihasilkan menjadi lebih kering, teksturnya lebih seragam, kadar minyak berkurang, dan proses produksi lebih efisien. Selain itu, keterampilan mitra dalam mengoperasikan, membersihkan, dan merawat alat mengalami peningkatan. Kegiatan ini juga menghasilkan model pendampingan berbasis integrasi teknologi tepat guna, pelatihan operasional, penerapan prosedur kerja, dan evaluasi produksi berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan spinner bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi, mutu, dan kemandirian produksi abon. Pengembangan lanjutan perlu dilakukan melalui uji daya simpan berkala, penguatan standar operasional, perbaikan pengemasan, dan pendampingan pemasaran.