cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025" : 195 Documents clear
ANALISIS TANGGUNG JAWAB GURU DALAM MELAKSANAKAN TUGAS PROFESIONAL DI SDN 18 KAMPUNG DURIAN KOTA PADANG Alena Rizka Azzzahra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanggung jawab guru dalam melaksanakan tugas profesional merupakan aspek penting dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat tanggung jawab guru dalam melaksanakan tugas profesional yang mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, pengembangan kompetensi berkelanjutan, serta disiplin dan etika kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab guru berada pada kategori tinggi, terlihat dari komitmen yang kuat dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran, konsistensi dalam menjalankan proses pembelajaran, serta kesungguhan dalam meningkatkan kompetensi profesional
Evolusi Sistem Pendidikan Indonesia: Studi Perbandingan Praktik Pedagogik dari Masa Kolonial hingga Era Modern Nurdin Nurdin; Dwi Bhakti Oktavianto; Yunita, Risma
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evolusi sistem pendidikan Indonesia melalui kajian komparatif praktik pedagogik dari masa kolonial hingga era modern. Dengan menggunakan metode studi literatur dan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah berbagai sumber historis, kebijakan pendidikan, serta kajian akademik yang relevan untuk mengidentifikasi pola perubahan, tujuan pedagogik, dan implikasinya terhadap pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik pedagogik pada masa kolonial bersifat diskriminatif dan berorientasi pada kepentingan kolonial, sementara masa awal kemerdekaan menandai proses dekolonisasi pendidikan dan pergeseran menuju model humanis yang mengutamakan nilai-nilai kebangsaan. Pada era Orde Baru, pendidikan berkembang secara masif namun dikelola secara sentralistik dengan pendekatan pedagogik yang berpusat pada guru. Reformasi membawa perubahan signifikan melalui desentralisasi dan penerapan pendekatan konstruktivis yang lebih partisipatif. Memasuki era modern, praktik pedagogik semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, kurikulum berbasis kompetensi, serta kebutuhan keterampilan abad ke-21. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evolusi pedagogik Indonesia bergerak dari pendekatan otoriter menuju pembelajaran yang lebih inklusif, fleksibel, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif, merata, dan relevan terhadap tantangan global.
KOLONIALISME AWAL: STUDI KOMPARATIF PENJELAJAHAN PORTUGIS, SPANYOL, BELANDA, DAN INGGRIS Rosmaida Sinaga; Jessica Amelia Butar Butar; Marturianus Laia; Muhammad Ibnu Adani; Juanda Alfario Turnip; Novita Agresia Manik; Yuliana Santa Lore Purba; Ashari Siregar; Putri Indah Yani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini merupakan studi komparatif tentang fase awal kolonialisme yang dipelopori oleh Portugal, Spanyol, Belanda, dan Inggris, dengan fokus pada perbedaan motivasi, strategi kekuasaan, dan pola interaksi awal dengan masyarakat lokal. Motivasi ekspansi didasarkan pada triad kompleks antara Gold, Gospel, dan Glory. Portugal dan Spanyol mewakili fase awal di mana agama dan monarki absolut lebih dominan, sementara Belanda dan Inggris menunjukkan pergeseran ke fase komersial-kapitalis yang didorong oleh logika akumulasi modal perusahaan saham (VOC dan EIC). Perbedaan ini tercermin dalam strategi kekuasaan: Portugal menciptakan model imperium jaringan berbasis feitorias (pos dagang) , Spanyol membangun imperium teritorial melalui conquista dan administrasi langsung di Amerika , sedangkan Belanda dan Inggris mengandalkan instrumen korporasi saham gabungan yang canggih. Interaksi dengan masyarakat lokal pun bervariasi; Portugal dan Belanda sering terlibat konflik akibat upaya monopoli rempah-rempah , sementara Spanyol fokus pada transformasi sosio-kultural yang mendalam melalui Kristenisasi di Filipina. Dampak kolektifnya adalah destabilisasi politik, disrupsi jaringan niaga tradisional, dan integrasi paksa Nusantara ke dalam orbit ekonomi global di bawah logika Eropa. Studi ini menegaskan bahwa kolonialisme awal adalah proses evolusioner yang kompleks, membentuk fondasi bagi beragam bentuk dominasi global di masa depan.
ADOPSI SISTEM MERIT TERHADAP OPTIMALISASI KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI INDONESIA Tasya Yukhi Putri; Kasih Hidayatullah; Feby Salsabilla; Yulia Hanoselina; Putri Febri Wialdi; Jumiati Jumiati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan ASN di Indonesia masih menghadapi masalah profesionalitas, transparansi, dan kualitas layanan publik sehingga diperlukan penerapan sistem merit. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem merit serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka dengan mengumpulkan data dari regulasi, dokumen kelembagaan, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem merit mampu meningkatkan kualitas SDM ASN, efisiensi organisasi, dan budaya kerja yang akuntabel. Namun, pelaksanaannya masih terhambat patronase, intervensi politik, penempatan pegawai yang tidak sesuai, lemahnya pengawasan, dan keterbatasan teknologi. Keberhasilan sistem merit dipengaruhi oleh komitmen pimpinan, kesesuaian kompetensi, kedisiplinan, dan evaluasi kinerja yang objektif.
PENGARUH EKSPOR TEPUNG TAPIOKA PT BUMISARI PRIMA PEMATANGSIANTAR TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SEKITAR Robby Anggara Naibaho; Anisa Nur Febiola; Maisyaroh Purba; Dedek Zulkarnain; Vionalia Theresia Samosir; Enjelia Rodame Sipayung; Diva Fachriansyah; Dian G. Purba
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan ekspor tepung tapioka yang dilakukan oleh PT Bumisari Prima terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan data sekunder yang bersumber dari laporan praktik kerja lapangan serta referensi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekspor PT Bumisari Prima memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan pendapatan petani ubi kayu, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Selain itu, perusahaan juga memberikan kontribusi sosial melalui penyediaan fasilitas umum dan bantuan sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan
Inovasi Digitalisasi Pelayanan melalui Aplikasi E-Tilang di Kejaksaan Negeri Padang Fadilah Zikri; Riffa Dwi Berliana; Syafrina Azzahra; Muhammad Randu; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan transformasi digital menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, terutama karena sistem birokrasi konvensional dinilai lamban, tidak efisien, dan rentan terhadap praktik pungli. Salah satu permasalahan klasik yang masih dihadapi adalah proses tilang manual yang mengharuskan masyarakat melalui prosedur panjang, antrean di pengadilan, serta minim transparansi, sehingga memperburuk kepercayaan publik terhadap pemerintah. Melalui agenda nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemerintah mendorong inovasi digital termasuk kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan penerapan E-Tilang sebagai langkah strategis modernisasi penegakan hukum lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi aplikasi E-Tilang di Kejaksaan Negeri Padang serta menilai dampaknya terhadap transparansi, akuntabilitas, efisiensi proses layanan, dan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem terintegrasi antara Kepolisian, Pengadilan, Kejaksaan, dan Perbankan mampu menciptakan proses digital yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien, sekaligus menekan praktik pungli serta meningkatkan realisasi PNBP. Namun, tantangan tetap muncul dari sisi penerimaan masyarakat, seperti penolakan terhadap sistem digital, keberatan atas besaran denda, dan keraguan terhadap akurasi kamera tilang. Secara keseluruhan, E-Tilang tidak hanya mendigitalisasi proses penegakan hukum, tetapi juga mereformasi tata kelola pelayanan publik menuju birokrasi yang lebih modern, profesional, dan terpercaya.
IMPLEMENTASI ETIKA PROFESI DALAM MENINGKATKAN INTEGRITAS GURU DI ERA DIGITAL Dia Hasbi Maola; Devi Devi; Sulthan Aqil; Asep Mulyana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini melihat literatur tentang etika profesi, digitalisasi, dan peran dan tanggung jawab guru karena kemajuan teknologi digital telah mengubah peran dan tanggung jawab guru. Untuk menjaga integritas di era digital, etika profesi yang lebih kuat diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi banyak masalah. Ini termasuk kemungkinan plagiarisme berbasis kecerdasan buatan, manipulasi penilaian, penyalahgunaan teknologi, dan kemungkinan hukum yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi. Untuk memastikan profesionalisme, keamanan data, dan kualitas pembelajaran, etika profesional yang konsisten diperlukan. Untuk meningkatkan integritas guru, penelitian ini menemukan bahwa kompetensi etis individu, dukungan kelembagaan, dan peraturan yang responsif terhadap era digital diperlukan. Kembangkan literasi digital etis, desain pelatihan berbasis kasus, dukungan institusional, dan pembaruan kebijakan pendidikan, termasuk pelaksanaan UU PDP dan penguatan Kode Etik Guru
Perancangan Sistem Absensi Guru  Berbasis Web di Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Parlakitangan Siti Ramadani; Zunaida Sitorus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan kerja praktek ini membahas perancangan Sistem Absensi Guru Berbasis Web di Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Parlakitangan sebagai solusi atas berbagai kendala yang muncul dari sistem absensi manual. Proses pencatatan kehadiran sebelumnya masih dilakukan dengan menuliskan data pada buku absensi, sehingga menimbulkan risiko kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta kesulitan dalam pencarian dan perekapan kehadiran untuk kebutuhan laporan. Melalui analisis yang dilakukan selama kerja praktek, ditemukan bahwa digitalisasi sistem sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan akurasi data. Sistem absensi yang dirancang menggunakan teknologi berbasis web, sehingga dapat diakses oleh guru dan admin secara real-time. Guru dapat melakukan absensi secara mandiri melalui akun masing-masing, sementara admin dapat mengelola data guru, memeriksa dan merekap kehadiran, serta mencetak laporan absensi secara otomatis. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL, serta antarmuka berbasis HTML, CSS, dan JavaScript agar mudah digunakan oleh pengguna sistem Hasil perancangan menunjukkan bahwa sistem mampu mempermudah proses pendataan kehadiran, mengurangi beban kerja tata usaha, serta meningkatkan keakuratan laporan absensi.
Analisis Konsistensi Disiplin Guru dan Pegawai dalam Pelaksanaan Tugas Harian di Sekolah: Studi Observasi di  SD Negeri 18 Kampung Durian Damara Otaba; Jasrial Jasrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor penting yang menentukan kualitas layanan pendidikan di sekolah adalah kedisiplinan guru dan pegawai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa konsisten guru dan karyawan melakukan tugas harian di SD Negeri 18 Kampung Durian. Ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, penyelesaian tugas, etika kerja, dan konsistensi perilaku disiplin adalah semua topik yang dibahas dalam instrumen angket observasi yang digunakan dalam penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum guru dan staf memiliki tingkat kedisiplinan yang baik. Namun, beberapa metrik yang perlu diperhatikan, seperti kecenderungan menunda tugas dan toleransi terhadap keterlambatan tertentu, perlu diperhatikan. Hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan, pengawasan, dan peningkatan komitmen individu terhadap tanggung jawab profesinya diperlukan untuk memperkuat kedisiplinan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas harian dan kualitas kinerja tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.
LARANGAN PERNIKAHAN SESUKU DAN SEKORONG DALAM ADAT ISTIADAT DI KORONG BENGKE, NAGARI AMBUANG KAPUA, KECAMATAN VII KOTO SUNGAI SARIAK, KABUPATEN PADANG PARIAMAN Nisya Apridila; Alena Rizka Azzahra; Marsha Nurfadhillah; Leony Sandriwati; Syifa Amanda
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji larangan perkawinan sesuku dan sekorong dalam tradisi Korong Bengke, Nagari Ambuang Kapua, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Metodologi deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara komprehensif dengan Wali Korong. Temuan penelitian menunjukkan bahwa larangan perkawinan sesuku didasarkan pada sistem kekerabatan matrilineal Minangkabau, yang bertujuan untuk menghentikan perkawinan sedarah, menjaga keragaman genetik, dan menjaga keharmonisan sosial. Larangan perkawinan sekorong, khususnya di kalangan marga Tanjung, Sikumbang, dan Piliang, didasarkan pada ikatan historis saudara sepersusuan, yang dianggap sama dengan hubungan darah. Jika melanggar aturan ini, akan dikenakan hukuman adat seperti dipaksa pindah, membayar denda, atau mengikuti ritual rujuk masyarakat yang melibatkan penyembelihan ternak dan persembahan uang. Penelitian ini menyoroti keberlangsungan norma-norma tradisional di tengah perubahan sosial modern, serta ketegangan antara hukum adat dan hukum Islam, yang tidak melarang pernikahan semacam itu.

Page 11 of 20 | Total Record : 195