cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA E-BOOK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PADA REMAJA MENGENAI TUBERCULOSIS DI SMPN 59 JAKARTA PUSAT TAHUN 2024 Intari Intari; Emi Yuliza; Saiful Gunardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis meruapakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis (TBC) sampai dengan saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat didunia setelah HIV. Tuberculosis juga menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di dunia setelah COVID -19 pada tahun 2022. Dilaporkan oleh Kemenkes RI, TBC anak <15 tahun diperkirakan 110.0881 dan 40.976 kasus pada usia 15-19 tahun. Adanya kasus TB ini, salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan remaja dalam melakukan pencegahan penularan tuberculosis di kehidupan sehari-hari dan banyaknya remaja saat ini yang mengkonsumsi rokok. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan media E-book terhadap pengetahuan remaja mengenai tuberculosis di SMPN 59 Jakarta Pusat Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan Pre-Eksperiment with One Group Pretest-Posttest Design dengan menggunakan uji paired T-Test. Sampel yang digunakan menggunakan pendekatan purposive sampling yaitu dengan 20 responden sisw/siswi di SMPN 59. Hasil penelitian didapatkan ada efektivitas pendidikan kesehatan melalui media E-book terhadap tingkat pengetahuan pada remaja mengenai tuberculosis di SMPN 59 jakarta pusat dengan nilai p value 0,01 < 0,05. Kesimpulannya, penggunaan media E-Book dalam pendidikan kesehatan mengenai TB memberikan efektivitas terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan penyakit tuberculosis
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI SEBELUM TIDUR MALAM DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI SDN CITAYAM 03 Nabila Tri Wahyuni; Ristinawati Ristinawati; Arif Hidayatullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi pada anak kerap terjadi sebab tingkatan perilaku perawatan gigi pada anak di Indonesia seluruhnya belum terlaksanakan. Penyakit jaringan gigi yang dikenal sebagai karies gigi ditandai dengan kerusakan jaringan mulai dari permukaan gigi hingga ke pulpa. Menurut American Dental Association (ADA) Menggosok gigi dimalam hari dapat menurunkan kemungkinan terkena gingivitis, mencegah timbulnya bau mulut, serta mengurangi risiko gigi berlubang karena dapat menghilangkan sisa – sisa makanan yang menyebabkan plak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kejadian karies gigi di SDN Citayam 03. Jenis penelitian ini kuantitatif desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Stratified Random Sampling jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 273 responden dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukan pada hubungan antara kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kajdian karies didapatkan hasil P-Value 0,001 <0,05 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kejadian karies di SDN Citayam 03. Kesimpulan pada penelitian ini adalah adanya hubungan antara kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kejadian karies di SDN Citayam 03.
Dampak Krisis Literasi terhadap Prestasi Akademik Mengakibatkan Ketergantungan pada Teknologi dan Penurunan Minat Nadya Tesalonika Simbolon; Dwi Wulan Joy Lumbantobing; Ernita Pasaribu; Alya Sania Putri; Natasya Ruth Putri Panjaitan; Suhailah Haya Nasution; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak krisis literasi terhadap prestasi akademik siswa serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan penurunan minat baca di Indonesia, termasuk pengaruh ketergantungan pada teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka melalui penelusuran sistematis terhadap jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan publikasi relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis literasi berdampak signifikan terhadap prestasi akademik siswa, menghambat akses terhadap pengetahuan, mengurangi kemampuan berpikir kritis, dan membatasi peluang pendidikan serta karier. Faktor-faktor penyebab penurunan minat baca meliputi defisit kemampuan membaca kritis, absennya kebiasaan membaca yang berkelanjutan, ketergantungan pada teknologi, peran keluarga yang minim, sekolah yang kurang progresif, monotonnya koleksi bacaan, metode pengajaran guru yang tidak partisipatif, dan ketimpangan akses ke sumber bacaan berkualitas. Penelitian ini menekankan pentingnya upaya komprehensif dari berbagai pihak untuk mengatasi krisis literasi dan meningkatkan prestasi akademik siswa di Indonesia.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM BIROKRASI PUBLIK: STUDI KASUS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DI MERAUKE Willem Kabuam
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam birokrasi publik merupakan faktor penting dalam menciptakan kebijakan yang inklusif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam birokrasi publik di Merauke serta merumuskan strategi kebijakan yang lebih efektif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini menggali perspektif berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, organisasi masyarakat sipil, serta masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat masih menghadapi tantangan struktural, sosial-budaya, dan ekonomi, seperti kompleksitas birokrasi, kurangnya akses informasi, serta faktor budaya yang membentuk hubungan masyarakat dengan pemerintah. Meskipun telah ada upaya dari pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat, efektivitasnya masih bervariasi tergantung pada tingkat pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi birokrasi. Partisipasi yang lebih aktif terbukti meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan legitimasi kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan reformasi birokrasi yang menyederhanakan mekanisme partisipasi, pemanfaatan teknologi informasi untuk memperluas akses informasi, serta penguatan peran tokoh adat dan organisasi masyarakat sipil dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi mekanisme partisipasi yang adaptif terhadap kondisi sosial-budaya lokal menjadi kunci dalam menciptakan birokrasi yang lebih responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Merauke.
STRATEGI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENDORONG KETAHANAN EKONOMI DI TENGAH TANTANGAN GLOBAL Simon Yanuarius Konorop
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi di Kabupaten Merauke melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter, optimalisasi infrastruktur, serta diversifikasi ekonomi berbasis potensi lokal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengeksplorasi implementasi kebijakan ekonomi dalam konteks lokal yang spesifik. Data kuantitatif sekunder seperti pertumbuhan ekonomi daerah, tingkat inflasi, serta data produksi dan distribusi sektor unggulan digunakan untuk mendukung analisis kualitatif. Subjek penelitian melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku UMKM, petani, akademisi, serta sektor swasta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan metode analisis tematik dan triangulasi data untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi Merauke sangat dipengaruhi oleh efektivitas kebijakan fiskal dan moneter, kualitas infrastruktur, serta diversifikasi ekonomi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, koordinasi antar lembaga, serta ketidakseimbangan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Keterbatasan infrastruktur, khususnya dalam transportasi dan akses pasar, juga menjadi faktor penghambat produktivitas sektor unggulan. Oleh karena itu, strategi berbasis penguatan kebijakan, pengembangan infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas diperlukan untuk membangun ketahanan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang adaptif terhadap tantangan global dan domestik.
Analisis Efektivitas Penggunaan Lagu Anak dalam Meningkatkan Pemahaman Huruf pada Siswa Kelas Rendah Nur Kibah Mandasari; Tetty A.R Simatupang; Mutiah Mutadayyinah Marbun; Niko Alriadi Sinaga; Anthony Cornelius Nadeak; Nabila Syahara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran huruf merupakan tahap awal penting dalam membangun literasi siswa sekolah dasar, namun banyak siswa kelas rendah masih kesulitan mengenali dan mengingat huruf. Penelitian ini menganalisis efektivitas lagu anak dalam meningkatkan pemahaman huruf melalui studi kepustakaan kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa lagu anak membantu siswa mengenali huruf lebih mudah dengan ritme dan melodi yang menarik, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar. Penggunaan lagu anak dapat lebih efektif jika dikombinasikan dengan media visual dan gerakan, menjadikannya strategi inovatif untuk meningkatkan literasi dasar siswa.
DINAMIKA REFORMASI BIROKRASI DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI KABUPATEN MERAUKE Damianus Katayu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika reformasi birokrasi dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Merauke, dengan fokus pada faktor struktural dan kultural yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut, serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas tata kelola pemerintahan desa yang adaptif dan berkelanjutan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi pemerintah desa dalam mengelola dana desa, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, studi dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan aparatur desa, masyarakat, pemerintah daerah, pendamping desa, dan lembaga pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada perubahan dalam struktur birokrasi desa, tantangan utama yang dihadapi adalah kapasitas aparatur desa yang terbatas dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan keuangan. Partisipasi masyarakat juga masih rendah, dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya. Namun, ada indikasi peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa berkat reformasi birokrasi yang telah diterapkan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kapasitas aparatur desa, pemanfaatan teknologi dalam pengawasan, serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pengawas untuk menciptakan tata kelola dana desa yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan, demi mencapai kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
PEMEKARAN DAERAH DAN STABILITAS POLITIK: ANALISIS SISTEM POLITIK INDONESIA DI MERAUKE Martinus Wika
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemekaran daerah merupakan salah satu strategi desentralisasi yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan, mempercepat pembangunan, dan memperluas akses layanan publik. Namun, dalam implementasinya, pemekaran daerah juga menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait stabilitas politik dan tata kelola pemerintahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemekaran daerah di Merauke terhadap stabilitas politik, dinamika kekuasaan, partisipasi politik, serta hubungan antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, seperti pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan akademisi, sementara data sekunder dikumpulkan dari dokumen kebijakan, laporan penelitian, serta artikel jurnal. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara semi-struktural, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan triangulasi untuk memastikan validitas dan keakuratan hasil penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemekaran daerah di Merauke memiliki dampak signifikan terhadap tata kelola pemerintahan, dinamika politik, serta kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan kapasitas administratif, ketimpangan distribusi sumber daya, serta ketegangan politik antara elite lokal, masyarakat adat, dan pendatang. Oleh karena itu, strategi yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan pemekaran berjalan sesuai tujuan awalnya. Penguatan kapasitas pemerintahan daerah, penerapan kebijakan afirmatif bagi masyarakat adat, serta model pemekaran berbasis kajian akademik menjadi langkah penting dalam mendukung stabilitas politik dan pembangunan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan terarah, pemekaran dapat menjadi instrumen desentralisasi yang efektif dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
STRATEGI KEBIJAKAN UNIVERSITAS DALAM MENYIKAPI TANTANGAN MENTAL HEALTH DI KALANGAN MAHASISWA DI ERA MODERN Rosina Jostina Marise Kebubun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kebijakan universitas dalam menghadapi tantangan kesehatan mental di kalangan mahasiswa serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung kesejahteraan mental mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memungkinkan peneliti untuk menggali pengalaman dan persepsi berbagai pemangku kepentingan, termasuk administrasi, dosen pembimbing, tenaga konseling, dan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap kebijakan yang diterapkan di universitas, serta analisis dokumen terkait kebijakan kesehatan mental. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dalam data dan mengungkap hubungan antara kebijakan dengan dampaknya terhadap mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kesehatan mental yang ada di universitas masih memiliki keterbatasan dalam cakupan, aksesibilitas, dan efektivitas, dengan tantangan utama berupa keterbatasan sumber daya, stigma negatif, dan kurangnya kesadaran mahasiswa terhadap layanan yang tersedia. Meskipun demikian, kebijakan tersebut memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang mengaksesnya, khususnya dalam hal pengelolaan stres dan kecemasan. Penelitian ini menyarankan agar universitas mengembangkan kebijakan kesehatan mental yang lebih komprehensif dan integratif, dengan fokus pada pencegahan, peningkatan akses, dan pengurangan stigma untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung kesehatan mental mahasiswa. Rekomendasi ini diharapkan dapat memperkuat kebijakan universitas dalam merespons kebutuhan kesehatan mental mahasiswa di masa depan, terutama dalam konteks perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin memengaruhi kesehatan mental di era digital.
DESENTRALISASI DAN OTONOMI KHUSUS: DINAMIKA SISTEM POLITIK INDONESIA DI MERAUKE Willem Kabuam
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sistem politik di Kabupaten Merauke dalam konteks desentralisasi dan Otonomi Khusus (Otsus), dengan menyoroti peran aktor politik lokal, relasi kekuasaan, serta partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan daerah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, yang memungkinkan eksplorasi mendalam mengenai makna, persepsi, dan interaksi sosial dalam sistem politik lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat pemerintah, anggota DPRD, tokoh adat, dan aktivis lokal, serta melalui observasi partisipatif dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi dan Otsus telah membawa perubahan signifikan dalam struktur politik di Merauke, namun implementasinya masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek distribusi kekuasaan dan partisipasi masyarakat. Meskipun Otsus bertujuan untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam pemerintahan, masih terdapat ketimpangan akses terhadap pengambilan keputusan politik, yang lebih didominasi oleh elit lokal. Partisipasi masyarakat juga terbatas akibat kurangnya pendidikan politik dan transparansi kebijakan. Selain itu, pengelolaan dana Otsus masih menghadapi kendala dalam akuntabilitas, yang berdampak pada ketimpangan pembangunan dan potensi ketidakstabilan sosial.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas Otsus sangat bergantung pada keseimbangan antara desentralisasi politik dan pemberdayaan masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan reformasi dalam tata kelola pemerintahan daerah, peningkatan transparansi anggaran, serta penguatan partisipasi masyarakat adat dalam proses politik dan pembangunan. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan Otsus dapat berkontribusi lebih optimal dalam menciptakan sistem politik yang lebih inklusif dan berkeadilan di Merauke.