cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
Pengaruh Metode Pembelajaran Talking Stick Terhadap Kemampuan Kerjasama Dan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV SD Negri 37 Bengkalis Pada Pembelajaran IPA Mazdalena Mazdalena; Musnar Indra Daulay; Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Talking Stick terhadap kemampuan kerjasama dan pemahaman konsep siswa kelas IV di SD Negeri 37 Bengkalis dalam pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 37 Bengkalis, dengan sampel yang dipilih sampling jenuh. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes dan angket, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Talking Stick memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan kerjasama dan pemahaman konsep siswa. Siswa yang belajar dengan metode Talking Stick menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa metode pembelajaran Talking Stick efektif dalam meningkatkan kemampuan kerjasama dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA, sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif metode pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Canva Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Peseta Didik Kelas III Pada Sub Tema 4 Perkembangan Teknologi Transportasi di SDN 001 Ukui Nova Sepriyanti; Wida Rianti; Jufrianis Jufrianis
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media pembelajaran Canva terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kritis peserta didik kelas III pada sub tema Perkembangan Teknologi Transportasi di SDN 001 Ukui. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih secara acak, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran Canva dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif dan kritis pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Penggunaan Canva sebagai media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, sehingga berdampak positif terhadap pengembangan kemampuan berpikir mereka.
Pengaruh Penggunaan Metode Demonstrasi Terhadap Minat Belajar dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VI SDN 7 Bengkalis Tety Sarah; Musnar Indra Daulay; Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode demonstrasi terhadap minat belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VI SDN 7 Bengkalis. Metode demonstrasi merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang melibatkan penggunaan contoh nyata atau demonstrasi langsung untuk memperlihatkan konsep, proses, atau prinsip tertentu kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VI SDN 7 Bengkalis yang dipilih secara acak. Data penelitian dikumpulkan melalui angket minat belajar dan tes kemampuan berpikir kreatif sebelum dan sesudah penerapan metode demonstrasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan minat belajar dan kemampuan berpikir kreatif sebelum dan sesudah penerapan metode demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode demonstrasi terhadap minat belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Minat belajar siswa meningkat setelah penerapan metode demonstrasi, yang ditunjukkan dengan skor rata-rata yang lebih tinggi pada angket minat belajar setelah penerapan metode. Selain itu, kemampuan berpikir kreatif siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan, yang ditunjukkan dengan peningkatan skor pada tes kemampuan berpikir kreatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VI SDN 7 Bengkalis.
PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA KELAS II SD SWASTA PAB 21 KWALA NAMU Ummi Fadhlillah Ulfa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat peraga terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II SD Swasta PAB 21 Kwala Namu. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas II SD Swasta PAB 21 Kwala Namu Tahun Ajaran 2023 / 2024 sebanyak 48 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dan dokumentasi. Instrumen untuk mengukur kemampuan berhitung siswa menggunakan pre-test dan post-test yang berbentuk tes objektif. Teknik analisis data menggunakan t-test, yang sebelumnya telah diketahui normalitas dan homogenitasnya. Pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata rata pre-test sebesar 67.50 dan nilai post-test sebesar 87.50. Pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 51.67 dan nilai post-test sebesar 63.33. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji Independent Sample T test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh alat peraga terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II ( Fhitung = 1.941 dan nilai sig.(2-tailed) 0.000 < 0.05 ).
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Sq3r Untuk Peningkatan Keterampilan Membaca Lanjut Pada Siswa Kelas V Di Mi Ma’arif Kadipaten Selomerto Wonosobo Tahun Ajaran 2024/2025 Ika Nurhayati; Noor Aziz; Ahmad Khoiri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui keterampilan membaca lanjut pada siswa kelas V di MI Ma’arif Kadipaten; 2) untuk mengetahui peningkatkan keterampilan membaca lanjut pada siswa kelas V MI Ma’arif Kadipaten dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe SQ3R; 3) untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca lanjut pada siswa kelas V di MI Ma’arif Kadipaten. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Menurut Kemmis & McTaggart prosedur penelitian tindakan kelas terdari dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di MI Ma’arif Kadipaten yang berjumlah 16 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe SQ3R untuk peningkatan keterampilan membaca lanjut khususnya kelas V dapat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari nilai terendah siswa pada awal prasiklus 40 menjadi 75, nilai tertinggi siswa dari 70 menjadi 100, dan siswa yang tuntas KKM dari 4 siswa menjadi 16 atau semua siswa telah lulus KKM. Sedangkan prosentase ketuntasan siswa yaitu prasiklus 55.94%, siklus I 67.19%, dan semakin meningkat pada siklus II yaitu 87.81%. Sehingga penerapan pembelajaran kooperatif tipe SQ3R dapat meningkatkan keterampilan membaca lanjut siswa kelas V pada mata pelajaran bahasa Indonesia
PENDEKATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH DASAR Anton, Anton; Dessi Anggraeni; Silvi Wulan Munggaran; Alka Hasbiya; Andika Rahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan multikultural memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun karakter siswa. Pendidikan ini dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa, termasuk komunikasi lintas budaya dan sikap menghargai keberagaman. Keberagaman budaya di Indonesia adalah kekuatan sekaligus tantangan yang harus dilestarikan, sehingga perlu dipersiapkan tenaga pendidik yang professional dan memahami keberagaman. Dengan pendekatan yang tepat, pendidikan multikultural dapat menjadi bagian integral dari sistem pendidikan, mendukung karakter siswa yang adaptif, inklusif, dan peduli terhadap keberagaman budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah narrative literature review, dengan fokus pada penerapan pendekatan pendidikan multikultural dalam membentuk karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural tidak hanya menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk berinteraksi secara positif. Meskipun dihadapkan pada tantangan globalisasi dan keberagaman latar belakang, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung. Tujuan akhirnya adalah menghasilkan siswa yang cerdas secara akademis dan memiliki karakter yang baik, siap berkontribusi positif dalam kehidupan masyarakat.
FILSAFAT PROGRESIVISME DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN ISLAM Syarifah Aini; Rika Lestari; Syarifah Alfiah Nabilah; Herlini Puspika Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas konsep progresivisme dan implikasinya bagi pendidikan Islam. Progresivisme menekankan pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa. Melalui pendekatan kualitatif library research ini, pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan kritis dan kemampuan beradaptasi di dunia yang terus berubah. Dalam konteks pendidikan Islam, progresivisme menawarkan cara untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan praktik pendidikan modern, sehingga mendorong siswa untuk berpikir kritis terhadap ajaran agama dan menerapkannya dalam konteks sosial. Artikel ini mengeksplorasi berbagai strategi implementasi progresivisme dalam kurikulum pendidikan Islam, serta tantangan dan peluang yang dihadapi. Dengan mengadopsi pendekatan progresivis, pendidikan Islam diharapkan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan menciptakan generasi yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Status Ekonomi Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Kelas VII SMPN 3 Kerumutan Uci Trisnawati Rahayu; Jufrianis Jufrianis; Adityawarman Hidayat
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi belajar dan status ekonomi orang tua terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas VII di SMPN 3 Kerumutan. Motivasi belajar diartikan sebagai tingkat semangat dan hasrat siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris, yang dapat tercermin melalui motivasi ekstrinsik. Status ekonomi orang tua mencakup variabel-variabel yang mencerminkan kondisi keuangan keluarga siswa, seperti penghasilan keluarga dan pekerjaan orang tua. Hasil belajar Bahasa Inggris diukur melalui nilai atau skor yang diperoleh siswa dalam ujian atau evaluasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 3 Kerumutan, dengan sampel yang diambil secara acak. Instrumen pengumpulan data berupa angket yang diberikan kepada siswa dan data nilai ujian Bahasa Inggris. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda untuk melihat pengaruh variabel independen (motivasi belajar dan status ekonomi orang tua) terhadap variabel dependen (hasil belajar Bahasa Inggris). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Inggris. Selain itu, status ekonomi orang tua juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan motivasi belajar dan perbaikan kondisi ekonomi orang tua dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa di SMPN 3 Kerumutan.
PENGARUH POLA KOMUNIKASI KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL DAN KREATIVITAS GURU DI SEKOLAH DASAR Reza Fahlevi; Masrul Masrul; Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pola komunikasi kepala sekolah terhadap pengembangan literasi digital dan kreativitas guru di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana peran pola komunikasi kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan literasi digital dan mendorong kreativitas guru dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan sejumlah guru sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola komunikasi kepala sekolah dengan peningkatan literasi digital dan kreativitas guru. Pola komunikasi yang efektif dari kepala sekolah dapat memfasilitasi pertukaran informasi dan pengalaman terkait teknologi digital, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi di sekolah dasar. Penelitian ini menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam mendorong dan mendukung pengembangan profesional guru melalui komunikasi yang baik dan strategi yang tepat.
PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN DAN PEMAHAMAN TANDA BACA SISWA SEKOLAH DASAR Siti Yani; Masrul Masrul; Imam Hanafi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media gambar terhadap kemampuan menulis permulaan dan pemahaman tanda baca siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media gambar dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan menulis permulaan dan tes pemahaman tanda baca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas yang menggunakan media gambar dan kelas yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Analisis data dengan uji Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih besar dalam kemampuan menulis permulaan dan pemahaman tanda baca dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata kemampuan menulis permulaan pada kelas eksperimen meningkat dari 60 menjadi 78, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 58 menjadi 65. Rata-rata pemahaman tanda baca pada kelas eksperimen meningkat dari 55 menjadi 72, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 53 menjadi 60. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis permulaan dan pemahaman tanda baca siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, disarankan kepada para guru untuk mempertimbangkan penggunaan media gambar dalam proses pembelajaran menulis dan tanda baca di sekolah dasar.

Page 44 of 298 | Total Record : 2975