cover
Contact Name
Anita Nurgufriani
Contact Email
jurnalbahasatsb@gmail.com
Phone
+6285338894705
Journal Mail Official
jurnalbahasatsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880316     EISSN : 26850133     DOI : https://doi.org/10.37630/jpb
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Jurnal ini merupakan wadah bagi pegiat pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Redaksi menerima artikel dan laporan penelitian mengenai inovasi dan perkembangan dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, seperti: Pendidikan bahasa Indonesia; Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA); Pengajaran dan pembelajaran; Bahasa dalam pendidikan; Linguistik; Pengembangan kurikulum bahasa; Tes bahasa; Sastra dalam dunia pendidikan dan pengajarannya.
Articles 224 Documents
Subalternity and Resistance: Examining Women’s Experiences in Chimamanda Ngozi Adichie’s Purple Hibiscus Stanislaus Bayu Kusuma Wardhana
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3239

Abstract

The portrayal of women in formerly colonized nations is a topic covered by postcolonial feminist theory. In this respect, this study examines how colonialism influenced the lives of women in the third world who endure “double colonization” based on both race and gender. This study uses a postcolonial feminist framework to uncover the themes of female voice and subalternity in Chimamanda Ngozi Adichie’s Purple Hibiscus. This study aims to explore how Adichie portrays female subalternity and resistance in Purple Hibiscus. Employing the concept of subaltern, this study also examines how societal and familial structures marginalize women’s experiences and inhibit their self-expression. Through a close reading of the text, this study highlights the characters’ struggles and journeys toward empowerment, which illustrates the complexities of female identity in a patriarchal society within the contexts of postcolonial Nigeria. Focusing on the experiences of Kambili, Beatrice (Kambili’s mother), and Aunty Ifeoma, this study reveals the multifaceted nature of female resistance within the oppressive system.
Efektivitas Penggunaan Website Carrd.co sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Siswa Kelas 10 SMA Raisha Nurhaliza
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.2375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan website Carrd.co sebagai media pembelajaran interaktif di kalangan siswa kelas 10. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Carrd.co memiliki efektivitas yang baik sebagai media pembelajaran. Sebagian besar responden merasa bahwa Carrd.co membantu mereka memahami materi pelajaran, dengan desain tampilan yang menarik, sederhana, dan mudah dipahami. Fitur interaktif seperti video dan formulir dianggap dapat meningkatkan pemahaman materi, sementara kemudahan akses yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja menjadi nilai tambah bagi siswa. Di sisi lain, terdapat beberapa kekurangan dalam penggunaan Carrd.co, antara lain terbatasnya fitur pada paket gratis, kurangnya interaktivitas lanjutan, dan masalah teknis seperti jaringan yang sering ngelag. Meskipun demikian, Carrd.co dianggap memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran yang efektif, menarik, dan mudah diakses, dengan beberapa perbaikan teknis dan interaktif yang diperlukan untuk memaksimalkan efektivitasnya.
Enhanching Expository Text Writing Ability Through Project-Based Learning for Broadcasting Students Sanita Fitri; Rini Fadhillah Putri
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3062

Abstract

This study aims to develop expository text writing skills of Grade 10 students majoring in Broadcasting at SMK Swasta Dwi Tunggal through the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model. The problems identified include low student motivation, poor logical structure in writing, and the continued use of teacher-centered learning models. The method applied was Research and Development (R&D) based on Borg and Gall's model. Data were collected through interviews, writing tests (pre-test and post-test), and analysis of student writing samples. The findings revealed that implementing PjBL significantly improved students' writing abilities, with the average score increasing from 65.1 (pre-test) to 86.3 (post-test). The N-Gain scores were categorized as medium to high. Students also demonstrated improvement in content development, text organization, language use, and writing mechanics. These findings suggest that the PjBL model is effective in enhancing students' expository writing skills in vocational contexts, particularly in the Broadcasting field.
Hibriditas Tokoh Utama Ipuy dalam Film Lovely Man Sutradara Teddy Soeriaatmadja Kajian: Poskolonial Homi K. Bhabha Putri Marsyanda; Irma Suryani; Dwi Rahariyoso
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan dan membahas mengenai hibriditas tokoh Ipuy dalam film Lovely Man dengan menggunakan kajian poskolonial Homi K. Bhabha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan diteliti dengan menerapkan teori poskolonial Homi K. Bhabha yaitu hibriditas. Temuan penelitian menghasilkan hibriditas pada tokoh utama Ipuy dalam bentuk tujuh bagian, yaitu: 1) identitas nama Saiful Herman menjadi Ipuy; 2) tokoh Ipuy selalu mengirimkan uang sebagai bentuk tanggung jawab seorang ayah walaupun dengan kondisi fisik yang berubah; 3) tokoh Ipuy tetap bertanggung jawab dalam bentuk uang untuk kebutuhan sehari- hari anaknya; 4) tokoh Ipuy tetap membiyai pendidikan anaknya; 5) tokoh Ipuy tetap pada peran ayahnya yang bertanggung jawab dan peduli terhadap anaknya walaupun dengan kondisi tokoh menjadi waria; 6) adanya hibrditas ganda pada tokoh yang dimana tokoh menjalani peran menjadi laki-laki dan perempuan; 7) adanya hibriditas campuran yang terjadi pada pemeran. Penelitian ini menghasilkan hibriditas yang ditemukan pada pemeran utama Ipuy dalam film Lovely Man yaitu hibriditas campuran dengan unsur yang saling bertentangan dengan gender, peran sosial, status keluarga dan ekspektasi budaya. Kondisi tokoh yang sudah menjadi trangender, tokoh tetap berperan sebagai seorang ayah untuk anaknya.
Horja Pabuat Boru dan Haroan Boru Etnik Batak Angkola Kajian: Kearifan Lokal Immanuel Pedro Hutagalung; Herlina Herlina; Asriaty R. Purba; Jekmen Sinulingga; Warisman Sinaga
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3268

Abstract

Indonesia memiliki keistimewaan dalam keragaman etnis, agama, dan budayayang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Sumatra Utara merupakan salah satu provinsi dengan populasi 14.936.148 jiwa (BPS, 2021) yang kaya akan keanekaragaman etnis, termasuk Batak, Melayu, Pesisir, dan Nias. Dalam konteks ini, etnik Batak Angkola–Mandailing menjadi menarik untuk dikaji, khususnya tradisi horja sebagai bentuk perayaan adat yang sarat nilai kearifan lokal. Tradisi horja memiliki dua bentuk utama, yaitu horja siriaon (pesta sukacita) dan horja siluluton (pesta dukacita), yang masing-masing dilaksanakan dengan aturan adat yang ketat. Fokus penelitian ini adalah pada horja pabuat boru dan horja haroan boru yang dilaksanakan dalam perkawinan etnik Batak Angkola–Mandailing. Tujuan penelitian adalah (1) mengidentifikasi tahapan-tahapan pelaksanaan horja pabuat boru dan haroan boru, serta (2) mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, serta studi dokumentasi di Kelurahan Sorik, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. Analisis dilakukan dengan teori kearifan lokal Robert Sibarani yang menekankan dimensi kesejahteraan dan kedamaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan horja tidak hanya berfungsi sebagai ritus sosial, tetapi juga mengandung nilai gotong royong, kesopansantunan, kesetiakawanan, disiplin, serta rasa syukur. Dengan demikian, tradisi horja berperan penting dalam memperkuat identitas budaya, menjaga harmoni sosial, serta melestarikan kearifan lokal masyarakat Batak Angkola–Mandailing.
Perubahan Sastra Digital: Eksplorasi Unsur Pembangun Karya Sastra dalam Novel Dilan 1991 ke dalam Film Dilan 1991 Karya Pidi Baiq Iin Indayani; Mardiningsih Mardiningsih; Sugianti Sugianti
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3311

Abstract

Perkembangan budaya digital mendorong karya sastra melampaui medium cetak menuju bentuk audiovisual yang dikonsumsi luas daring. Salah satu contoh signifikan di Indonesia adalah adaptasi novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 (Pidi Baiq) ke film Dilan 1991 (Fajar Bustomi). Penelitian ini menganalisis transformasi unsur pembangun sastra tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang, gaya Bahasa ke medium film digital serta pengaruhnya bagi pengalaman audiens. Pendekatan kualitatif deskriptif; data primer: teks novel (2015), film Dilan 1991 (2019), komentar audiens YouTube terpilih. Teknik: pembacaan intensif, koding transformasi (reduksi, penambahan, perubahan), analisis tematik resepsi (gaya bahasa, emosi tokoh, latar nostalgia, evaluasi moral). Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka unsur intrinsik (Nurgiyantoro), analisis formalis, dan sastra digital. Hasil: kerangka naratif utama—kisah cinta remaja Dilan–Milea di Bandung 1990-an dipertahankan namun mengalami transformasi: narasi batin terpangkas; tokoh minor berkurang; adegan sinematik baru (deklarasi pacaran); konflik bergeser dari refleksi verbal ke aksi visual; klimaks lebih performatif; resolusi verbal terganti montage + musik nostalgia. Resepsi audiens digital menunjukkan apresiasi dialog ikonik, keterlibatan emosional, dan nostalgia era 1990-an.
Nilai Kekeluargaan dalam Novel Sea for Blue Whales pada Wattpad dengan Pendekatan Sosiologi Sastra Rokhmau Dinal Khusna; Suwadi Suwadi; Ilmiyatur Rosidah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3337

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai kekeluargaan dalam novel digital Sea for Blue Whales di Wattpad, menggunakan pendekatan sosiologi sastra Robert Escarpit. Dengan metode kualitatif deskriptif, data naratif dan dialog dianalisis untuk mengidentifikasi dan manifestasi nilai kekeluargaan. Hasil penelitian menunjukkan ada 9 indikator utama dalam penggambaran nilai kekeluargaan yaitu kasih sayang, peran keluarga, tanggung jawab, hubungan, ikatan, dukungan, perhatian, tradisi keluarga, dan kenangan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa novel tersebut secara efektif menggambarkan nilai kekeluargaan, tidak hanya sebagai elemen cerita tetapi juga sebagai refleksi realitas sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sastra digital memiliki potensi besar sebagai media penyampaian nilai-nilai sosial dan pembentuk kesadaran pembaca akan pentingnya kekeluargaan. Penelitian ini mengisi gap dalam kajian sastra digital dan membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai dampak emosional dan perilaku terhadap pembaca dalam kehidupan sehari-hari.
The implementation of English Language Assessment Based on Language Assessment and Evaluation Principles at Senior High School Amos Frans Abdial Tarigan; Palti Hansd Togi Maruhum Simanjuntak; Cassandra Dealova Sitopu; Jonathan Hartodes Purba; Dumaris E. Silalahi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3412

Abstract

This study investigates the implementation of English language assessment based on five core language testing principles: practicality, reliability, validity, authenticity, and washback. The research was conducted at SMA N 1 Siantar, involving 25 eleventh-grade students. A mixed-method approach was applied, combining quantitative data from test scores (multiple-choice and essay) with qualitative insights from observation and rubric-based evaluation. The results show that the assessment was feasible and manageable in the classroom setting. Reliability was high for most components, although the listening section revealed weaknesses in validity. Authentic tasks increased student engagement, while positive washback was observed through enhanced teaching practices and student motivation. These findings demonstrate that principled language assessment, when integrated into the classroom context, can meaningfully support student learning and teaching effectiveness. However, challenges related to item construction and classroom logistics suggest the need for further refinement in future implementations.
Washback in Language Testing: A Literature Review of Positive and Negative Influences on Teaching and Learning Merry Christiana
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3416

Abstract

Washback, the influence of testing on teaching and learning, is a critical issue in language education with the potential to produce both beneficial and harmful effects. This literature review aims to provide an updated understanding of this phenomenon by synthesizing empirical and theoretical research published between 2018 and 2025. Employing a qualitative document analysis of 12 peer-reviewed articles, this study interprets recent findings through the theoretical lenses of Bachman and Palmer’s (1996) model of test usefulness and Carr’s (2011) framework of tests as decision-making tools. The review identifies three primary conclusions: (1) assessment design is a key determinant of washback, with product-oriented tests frequently leading to negative outcomes while process-oriented and formative tests foster positive ones; (2) washback is deeply embedded in its context, with socio-political and economic factors often overriding the test's intended effects; and (3) stakeholders, particularly teachers, are the ultimate mediators of washback, with their assessment literacy and beliefs playing a crucial role. The study concludes that washback is a complex ecosystem resulting from the interplay between the test, the context, and the people involved. Creating positive washback requires a holistic approach that improves not only test design but also invests in teacher training and mitigates negative contextual pressures.
Authentic Assessment in The Students as Pre-Service Teacher Education at Karangasem Public Schools: Phenomenological Study in Karangasem Regency Ni Komang Sri Mariati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3418

Abstract

The students as pre-service teachers as the bridge for producing good quality of the future teacher. In the era of 21st century learning, the teacher and the student are need to have ability facing the problems related to real situation. Authentic assessment needs to be developed and investigate deeply related to the situation. The purposes of the research to find out the theory of practice pf teaching and the real practice of teaching that find while conducting pre-service teacher program and to investigate the implementation of authentic assessment in student as pre-service teacher. The study used qualitative design through phenomenological method. The data were analyzed by theory from Colaizzi’s method of descriptive data analysis. The study involving 64 English student as pre-service teacher in seventh semester at STKIP Agama Hindu Amlapura. The study uses purposive sampling in choosing the respondents. The study conducting at Karangasem Public schools. The result from the study was there are 3 major gaps in process teaching such as, diversity of students in making lesson plan, learning media, and classroom management. Next, the study found that mostly pre-service teacher conducts their practice with implementing authentic assessment. But, some of the pre-service teacher still use traditional assessment because the material that they taught just for remembering not for understanding. The authentic assessment could use in 21st learning century but some sub topic need use traditional assessment.

Page 9 of 23 | Total Record : 224


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA More Issue