cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jurnaljophs@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Public Health Science (JoPHS)
ISSN : -     EISSN : 30473632     DOI : https://doi.org/10.59407/jophs.v1i1.596
Core Subject : Health,
Journal of Public Health Science (JoPHS) is a national journal for scientific research on public health practices, epidemiology, health promotion, health service effectiveness, disease prevention, and public health evaluation. nutrition, family health, infectious diseases, research health services, gerontology, child health, adolescent health, behavioral medicine, rural health, chronic disease, promotion Health evaluation and intervention, health policies and management of public health, health economics, occupational health and environmental health, environmental health, health and safety at work, health administration and policy, nutrition science, biostatistics, reproductive health, hospital management, and health information systems
Articles 147 Documents
ANALISIS POLA TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN OBESITAS DI RSI SITI RAHMAH Saputri, Rahmi Agu; Anggraini, Debie; Adelin, Prima
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola tekanan darah pada lansia dengan obesitas di RSI Siti Rahmah dan membandingkan tekanan darah sistolik serta diastolik berdasarkan jenis kelamin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) pada lansia obesitas berusia ≥60 tahun yang tercatat dalam rekam medis RSI Siti Rahmah tahun 2024. Data tekanan darah dianalisis secara deskriptif dan komparatif menggunakan uji Mann-Whitney dan uji t tidak berpasangan sesuai distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia obesitas memiliki tekanan darah rata-rata dalam kisaran pra-hipertensi hingga hipertensi, dengan perempuan cenderung memiliki tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki, meskipun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Simpulan penelitian ini adalah lansia obesitas rentan mengalami tekanan darah tinggi tanpa perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin, sehingga pemantauan dan intervensi gizi yang terfokus sangat diperlukan untuk pencegahan hipertensi pada kelompok ini. Kata Kunci: Lansia, Obesitas, Tekanan Darah, Hipertensi, Jenis Kelamin
KUALITAS UDARA KOTA BENGKULU DALAM BAYANG-BAYANG PM2,5: ANALISIS DATA DAN RISIKO KESEHATAN Wulan, Susilo; Dirhan, Dirhan; Syavani, Dini
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren konsentrasi PM2.5 di Kota Bengkulu serta mengevaluasi potensi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional berbasis data sekunder dari pengukuran PM2.5 oleh BMKG Bengkulu selama periode September 2021 hingga Juli 2024, yang kemudian dikonversi ke nilai ISPU dan dianalisis secara statistik dan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas udara di Kota Bengkulu berada dalam kategori ISPU Sedang, namun mengalami tren peningkatan konsentrasi tahunan, terutama pada musim kemarau (Mei–Agustus). Konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat sebesar 32,87 µg/m³ pada Juli 2024 dan seluruh rata-rata bulanan melebihi ambang batas tahunan WHO sebesar 5 µg/m³. Sumber utama pencemaran diduga berasal dari emisi PLTU Teluk Sepang serta aktivitas bongkar muat dan penumpukan batubara di Pelabuhan Pulau Baai. Simpulan: Meskipun masih dalam kategori ISPU Sedang, tingginya konsentrasi PM2.5 yang melebihi standar WHO menandakan potensi risiko kesehatan jangka panjang, terutama bagi kelompok rentan, sehingga diperlukan upaya mitigasi dan pengendalian polusi udara secara lebih serius. Kata Kunci: PM2.5, ISPU, Kualitas Udara, Kesehatan Masyarakat
ANALISIS FAKTOR RISIKO GANGGUAN PENYAKIT KULIT PADA MASYARAKAT PESISIR: STUDI KASUS DI KELURAHAN TELUK SEPANG KOTA BENGKULU Syavani, Dini; Dirhan, Dirhan; Wulan, Susilo; Oktia, Vanika
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2898

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko gangguan penyakit kulit pada masyarakat pesisir di Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu. Studi menggunakan desain potong lintang dengan sampel 85 responden yang dipilih purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi faktor sosial-demografis (jenis kelamin, pendidikan, penghasilan), perilaku higiene (kebiasaan tukar baju, penggunaan sabun bersama), serta paparan lingkungan (bahan kimia dan air kotor). Hasil menunjukkan bahwa 62,4% responden mengalami gangguan kulit, dengan gejala dominan berupa gatal, perubahan warna kulit, dan ruam. Analisis bivariat mengungkapkan bahwa jenis kelamin laki-laki (OR=3,16), pendidikan rendah (OR=3,87), penghasilan rendah (OR=3,70), kebiasaan bertukar baju (OR=11,13), paparan bahan kimia (OR=3,91), dan paparan air kotor (OR=3,71) berhubungan signifikan dengan risiko gangguan kulit (p<0,05). Perilaku pencarian pengobatan dan penggunaan sabun bersama tidak menunjukkan hubungan signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan literasi kesehatan, perbaikan sanitasi, dan pengurangan paparan lingkungan berbahaya di wilayah pesisir. Kata Kunci: Gangguan Penyakit Kulit, Faktor Risiko, Masyarakat Pesisir, Paparan Bahan Kimia
THE INFLUENCE OF NUTRITION EDUCATION AND REPRODUCTIVE HEALTH ON THE KNOWLEDGE OF TEENAGERS IN BANGUN VILLAGE REJO TANJUNG MORAWA DISTRICT KABUPATEN DELI SERDANG YEAR 2025 Sinaga, Asnita; Simbolon, Rolasnih Lilista; Sitorus, Rumondang; Pasaribu, Riska Susanti
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2947

Abstract

Background: Adolescents are an age group that is prone to various health problems due to a lack of knowledge about nutrition and reproductive health. The rapid physical, psychological, and social changes of adolescence require a good understanding of these two important aspects. This study aims to determine the influence of nutrition and reproductive health education on the level of knowledge of adolescents in Bangun Rejo Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency. Methods: The study used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach. The sample consisted of 30 adolescents who were selected purposively. The main instrument was in the form of a multiple-choice questionnaire consisting of 20 questions. Data were collected through a pretest, an educational intervention for two sessions, and a posttest three days after the intervention. Data analysis using the Wilcoxon test showed that there was a significant increase in adolescents' knowledge after being educated (p < 0.05). Results: These results show that nutrition and reproductive health education is effective in improving adolescent knowledge. This study recommends that educational institutions and health services continue to integrate adolescent health education programs as part of preventive efforts against nutrition and reproductive health problems. Conclusion: Nutrition and reproductive health education significantly increases the knowledge of adolescents in Bangun Rejo Village. This educational intervention has proven to be effective as a preventive effort in forming healthy living behaviors from an early age.
THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE ABOUT PREGNANCY NUTRITION AND THE INCIDENCE OF CHRONIC ENERGY DEFICIENCY (CED) IN PREGNANT WOMEN AT THE TIMBAAN VILLAGE HEALTH POST, BANDAR DISTRICT, SIMALUNGUN REGENCY, NORTH SUMATRA PROVINCE IN 2024 Hutabarat, Dewi Sartika; Saragih, Fitri Lestari; Putri Bakara, Sri Muliana; Butarbutar, Dyanti SR
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2949

Abstract

Background: The most common nutritional disorder experienced by pregnant women is Chronic Energy Deficiency (CED). CED in pregnant women is a condition of insufficient energy and protein intake during pregnancy that can cause health problems for the mother and fetus. Pregnancy is not a disease, but a normal and natural phenomenon. Pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED) are pregnant women at risk of CED, which is characterized by a mid-upper arm circumference (MUAC) of less than 23.5 cm. Nutritional problems in pregnant women, especially Chronic Energy Deficiency (CED), are a public health problem that affects the health of mothers and fetuses. One factor influencing the incidence of CED is pregnant women's knowledge of nutrition during pregnancy. This study aims to determine the relationship between pregnant women's knowledge of pregnancy nutrition and the incidence of CED at the Timbaan Village Health Post, Bandar District, Simalungun Regency, North Sumatra Province in 2024. Methods: This study was quantitative with a cross-sectional approach. The population was all pregnant women visiting the Timbaan Village Health Post, and a sample of 40 respondents was drawn using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire to determine the level of knowledge of pregnant women and to measure nutritional status using the Mid-Upper Arm Circumference (MUAC). Data were analyzed using univariate and bivariate methods using the chi-square test with a 95% confidence level. Results: The results of the study showed that most pregnant women had insufficient knowledge (57.5%), and most experienced CED (55%). The chi-square test results showed a significant relationship between pregnant women's knowledge of pregnancy nutrition and the incidence of CED (p-value = 0.012 < 0.05). Conclusion: The conclusion of this study is that there is a significant relationship between pregnant women's knowledge of pregnancy nutrition and the incidence of Chronic Energy Deficiency (CED). It is hoped that health workers can improve nutrition education and counseling for pregnant women to prevent CED.
ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING MOTHERS' BEHAVIOR IN THE LINTAS DIARRHEA PROGRAM IN BANGUN REJO VILLAGE IN 2025 Wahyuni, Retno; Sari, Febriana; Subroto, Edi; Zega, Petra Dian; Nuraisyah, Sitti; Efitasari, Yuni; Hutabarat, Yosefvania Agatha
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2956

Abstract

Background: Diarrhea remains a major public health problem in Indonesia and is a significant cause of morbidity and mortality in young children, especially in areas with limited access to clean water and sanitation. Objective: This study aims to analyze the factors that influence mothers' behavior in implementing the LINTAS Diarrhea program in Bangun Rejo Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency.Method: This analytical cross-sectional study involved 35 mothers of infants selected using purposive sampling. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed using the Chi-Square test (p<0.05). Results: The majority of respondents had good knowledge (62.9%), positive attitudes (60.0%), supportive family support (57.1%), and easy access to information (65.7%). Knowledge (p=0.001), attitude (p=0.020), family support (p=0.003), and access to information (p=0.002) were significantly associated with mothers' behavior in LINTAS Diarrhea.Conclusion: Knowledge, attitude, family support, and access to information influence mothers' behavior in the prevention and management of diarrhea.  
FACTORS INHIBITING MOTHERS IN PROVIDING EXCLUSIVE BREASTFEEDING TO INFANTS AT PMB NURLELA LUBUK PAKAM SUBDISTRICT DELI SERDANG REGENCY IN 2024 Marliani, Marliani; Anggraini , Mia; Surbakti , Imran Saputra; Astria , Nila; Lusiatun, Lusiatun
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2962

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding for the first six months of life is recommended by WHO and UNICEF to ensure optimal infant growth and development. However, exclusive breastfeeding coverage in Indonesia, including Deli Serdang Regency, remains low. Several factors can hinder exclusive breastfeeding, including maternal knowledge, occupation, and the role of healthcare workers. Objective: To determine the factors inhibiting exclusive breastfeeding among mothers with infants at PMB Nurlela, Lubuk Pakam Subdistrict, Deli Serdang Regency, in 2024. Methods: This study used a cross-sectional design with a quantitative approach. The sample consisted of 30 mothers with infants aged 0–12 months who did not exclusively breastfeed. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate analysis to describe the frequency distribution of each variable.Results: The majority of respondents were aged 20–35 years (53.3%), had a senior high school education (46.7%), and worked as housewives (43.4%). Most respondents had a moderate level of knowledge about exclusive breastfeeding (43.3%), rated the role of healthcare workers as good (83.3%), and did not exclusively breastfeed (66.7%). Statistical tests showed that maternal knowledge (p = 0.006), occupation (p = 0.003), and the role of healthcare workers (p = 0.006) were associated with exclusive breastfeeding practices.Conclusion: Maternal knowledge, occupation, and the role of healthcare workers are significant factors inhibiting exclusive breastfeeding at PMB Nurlela. Efforts to improve exclusive breastfeeding rates should focus on continuous education, workplace support for breastfeeding mothers, and optimizing the role of healthcare workers.
IMPLEMENTASI PEMANFAATAN REGISTER KOHORT PADA PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS DI PUSKESMAS LAU BALENG KABUPATEN KARO TAHUN 2024 Sembiring, Mediana br; Panjaitan, Polma Ria Metawati; Marlina, Marlina; Azizah, Nur; Dalina, Yusi
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2965

Abstract

Latar Belakang: Register kohort merupakan instrumen pencatatan penting untuk memantau kesehatan ibu hamil, ibu nifas, dan bayi baru lahir secara berkesinambungan. Pemanfaatan register kohort yang optimal dapat meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan membantu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Bayi (AKB). Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala.Tujuan: Menjelaskan implementasi pemanfaatan register kohort ibu nifas pada pelayanan KIA di Puskesmas Lau Baleng, Kabupaten Karo, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif dan metode naturalistik. Informan terdiri dari bidan koordinator, bidan desa, dan pihak terkait lainnya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil: Implementasi pemanfaatan register kohort ibu nifas belum optimal. Hambatan yang ditemukan meliputi kurangnya pengetahuan dan keterampilan bidan, minimnya pembinaan dan pelatihan (hanya pernah dilakukan sekali dalam sepuluh tahun terakhir), rendahnya motivasi karena tidak adanya penghargaan atau sanksi, beban kerja tinggi, serta tumpang tindihnya pencatatan antarregister. Pemanfaatan data register kohort untuk analisis dan pengambilan keputusan program KIA jarang dilakukan, sehingga intervensi berbasis data tidak berjalan efektif.
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP KESIAPAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI DESA HUTA DAME KECAMATAN PANYABUNGAN UTARA KABUPATEN MANDAILING TAHUN 2024 Simbolon, Marlina; Sembiring, Mediana; S Ginting, Siska S; Delpi, Delpi; Feronika, Erna; Tarigan, Rismalia
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di Desa Huta Dame, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh ibu hamil di desa tersebut sebanyak 32 orang, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi SOP senam yoga untuk variabel independen dan kuesioner kesiapan menghadapi persalinan untuk variabel dependen. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kesiapan ibu sebelum dan sesudah senam yoga (p < 0,05), dengan mayoritas responden mengalami peningkatan kesiapan menghadapi persalinan dan penurunan keluhan nyeri punggung. Senam yoga terbukti efektif meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Disarankan agar senam yoga dijadikan program rutin bagi ibu hamil guna mempersiapkan proses persalinan secara optimal.
PENGARUH EDUKASI BERBASIS KELUARGA TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERSIAPAN KEGAWATDARURATAN OBSTETRI DAN ANCAMAN BENCANA ALAM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB PERA KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN PROVINSI SUMATERA UTARA Pasaribu, Riska Susanti; Sinaga , Ribur E; Ridesman, Ridesman; Bakara , Cristoboy Vasius; Sari, Lusi Aulia; Daulay , Meriyatul Akmal
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2969

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yakni 228 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab tingginya AKI adalah keterlambatan penanganan kegawatdaruratan obstetri, terutama pada kondisi bencana alam. Edukasi berbasis keluarga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan persiapan keluarga menghadapi kegawatdaruratan obstetri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis keluarga terhadap pengetahuan, sikap, dan persiapan keluarga dalam menghadapi kegawatdaruratan obstetri pada ibu hamil trimester I di PMB Pera tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 30 ibu hamil trimester I, dibagi menjadi kelompok kontrol (n=15) dan kelompok intervensi (n=15). Intervensi berupa edukasi berbasis keluarga terkait persiapan kegawatdaruratan obstetri dan bencana alam. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan (p=0,001) dan sikap (p=0,001) pada kelompok intervensi setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: Edukasi berbasis keluarga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester I dalam menghadapi kegawatdaruratan obstetri dan ancaman bencana alam. Rekomendasi penelitian ini adalah pelaksanaan edukasi secara rutin pada ibu hamil dengan melibatkan anggota keluarga sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap kegawatdaruratan obstetri.

Page 11 of 15 | Total Record : 147