cover
Contact Name
Hoirul Anam
Contact Email
hoirulanama96@gmail.com
Phone
+6287848003826
Journal Mail Official
hoirulanama96@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dusun Kamal, RT.65/RW.29, Kamal, Karangsari, Kec. Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. kulon progo,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AL-ABSHOR : Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30627141     DOI : -
Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam is a peer-reviewed journal published by Yayasan Pesantren Al-Qur’an Shalahuddin Al-Ayyubi, located at Jl. Dusun Kamal, RT.65/RW.29, Kamal, Karangsari, Kec. Pengasih, Kulon Progo Regency, Special Region of Yogyakarta 55674. This journal aims to disseminate research results from academics, researchers, and practitioners in the field of Islamic Studies, both in theory and practice. Specifically, this journal invites papers discussing topics such as Islamic Education, Islamic thought, learning in Islamic education, students in Islamic education, Islamic education methods, Islamic teacher education, and Islamic education policies. This journal is published online four times a year, namely in January, April, July, and October.
Articles 86 Documents
Implementasi PAI dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Student Festival di MTs Darul Ulum Pasuruan Lailatul Muarofah; M. Jamhuri; Achmat Mubarok; Muhammad Nur Hadi
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/4xervz88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan Student Festival di MTs Darul Ulum Pasuruan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran PAI dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Sejalan dengan kebijakan pendidikan nasional, Profil Pelajar Pancasila menjadi pedoman dalam menumbuhkan generasi yang religius, kreatif, mandiri, kritis, bergotong royong, serta mampu menghargai keberagaman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, guru PAI, panitia kegiatan, serta peserta didik. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI dalam Student Festival mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Melalui berbagai kegiatan seperti lomba pidato Islami, tilawah Al-Qur’an, kaligrafi, drama Islami, dan cerdas cermat keagamaan, peserta didik tidak hanya mengasah keterampilan akademik dan non-akademik, tetapi juga membiasakan diri mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan nyata. Student Festival terbukti menjadi wadah efektif untuk memperkuat iman, akhlak, kreativitas, kerja sama, serta kemandirian siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi PAI melalui Student Festival di MTs Darul Ulum Pasuruan berkontribusi signifikan dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai agama dan pendidikan karakter mampu mencetak peserta didik yang berdaya saing global sekaligus berlandaskan nilai-nilai religius. Abstract This study aims to describe the implementation of Islamic Religious Education (PAI) in strengthening the Pancasila Student Profile through the Student Festival at MTs Darul Ulum Pasuruan. The background of this research stems from the important role of PAI in shaping the character of students who are not only intellectually intelligent, but also devout, pious, and have noble morals. In line with national education policy, the Pancasila Student Profile serves as a guideline for cultivating a generation that is religious, creative, independent, critical, collaborative, and able to appreciate diversity. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of the madrasah principal, PAI teachers, the activity committee, and students. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, while data validity was achieved through source triangulation. The results indicate that the implementation of PAI in the Student Festival successfully integrates Islamic values ​​with the dimensions of the Pancasila Student Profile. Through various activities such as Islamic speech competitions, Quran recitations, calligraphy, Islamic drama, and religious quizzes, students not only hone their academic and non-academic skills but also cultivate the practice of religious teachings in real life. The Student Festival has proven to be an effective platform for strengthening students' faith, morals, creativity, cooperation, and independence. Therefore, it can be concluded that the implementation of Islamic Religious Education (PAI) through the Student Festival at MTs Darul Ulum Pasuruan has contributed significantly to strengthening the Pancasila Student Profile. This demonstrates that the integration of religious values ​​and character education can produce students who are globally competitive and grounded in religious values.
Optimalisasi Pembelajaran Fiqih Melalui Media Desain Grafis Pada Madrasah MI Darut Taqwa Sengonagung Nafisah Amaliah
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/zbkjx747

Abstract

AbstrakOptimalisasi pembelajaran Fiqih di MI Darut Taqwa Sengonagung, Purwosari menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi keagamaan, khususnya pengenalan gerakan sholat. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemanfaatan media desain grafis sebagai alat bantu pembelajaran, dengan tujuan untuk menguji efektivitasnya dalam mengenalkan gerakan sholat kepada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga tahap: a). pra-tindakan, b). siklus I, dan c). siklus II. Subjek penelitian terdiri dari 29 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi a). pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, b). kuesioner, c). observasi, dan d). dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media desain grafis dalam pembelajaran gerakan sholat efektif meningkatkan pemahaman siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan signifikan nilai rata-rata posttest dibandingkan nilai rata-rata pretest. Analisis korelasi antara nilai pretest dan posttest menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan positif, yang mengindikasikan bahwa media desain grafis merupakan alat yang efektif dalam pembelajaran Fiqih. Selain itu, observasi tambahan terhadap kondisi sekolah, keadaan siswa, dan guru menunjukkan bahwa MI Darut Taqwa Sengonagung memiliki sarana dan prasarana yang memadai serta tenaga pendidik yang berkualifikasi baik. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan metode pembelajaran inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di tingkat sekolah dasar AbstractOptimizing Fiqh education at MI Darut Taqwa Sengonagung, Purwosari is a crucial step in enhancing students' understanding of religious material, particularly the introduction of prayer movements. One of the approaches used in this study is the utilization of graphic design media as a teaching aid, aimed at testing its effectiveness in introducing prayer movements to students. This research employs a quantitative method with a classroom action research approach conducted in three stages: a) pre-action, b) Cycle I, and c) Cycle II. The research subjects consist of 29 students. Data collection techniques include a) pretests and posttests to measure students' understanding improvement, b) questionnaires, c) observations, and d) documentation. The results indicate that the use of graphic design media in teaching prayer movements effectively enhances students' understanding, as evidenced by a significant increase in the average posttest scores compared to the average pretest scores. Correlation analysis between pretest and posttest scores shows a very strong and positive relationship, indicating that graphic design media is an effective tool in Fiqh education. Additionally, supplementary observations of the school environment, student conditions, and teachers reveal that MI Darut Taqwa Sengonagung is equipped with adequate facilities and qualified educators. This study contributes to the development of innovative and effective teaching methods to improve the quality of religious education at the primary school level.
Implementasi Program Ekstrakulikuler Muhadharah Dalam Meningkatkan Percaya Diri Siswa MI Tarbiyatul Atfal Gunting 2 Sukorejo Mahrus Hasyim Albaihaqi
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/372b2355

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Gunting 2 adalah salah satu pendidikan dasar sebagai wadah yang mendidik generasi tingkat dasar yang berahlakul karimah dengan mengembangkan diri siswa melalui program muhahdrah untuk melatih dan meningkatkan kwalitas percaya diri siswa. Adapun dalam melaksanakan program muhadharah ini terjadi beberapa hambatan. Untuk itu peneliti ingin mendeskripsikan, menganalisis dan mengimplementasikan atau meperbaiki bagaimana pelaksanaan program Muhadharah di Mi Tarbiyatul Athfal Gunting 2. Faktor pendukung Pelaksaan program muhadharah adalah niat yang tulus dan minat siswa, dorongan dari orang tua, guru pendamping yang sangat ulet membimbing siswa, serta dukungan dari pihak yayasan. Faktor penghambat diantaranya: siswa sulitnya diatur karena mamang siswa masih kategori anak-anak, manajemen waktu yang kurang efektif, dan siswa yang susah dan kurangnya rasa percaya diri siswa. Abstract Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Gunting 2 is one of the basic education as a place to educate the elementary generation who have good morals by developing students through the muhahdrah program to train and improve the quality of student confidence. In implementing this muhadharah program, there are several obstacles. For that, the researcher wants to describe, analyze and implement or improve how the implementation of the Muhadharah program at Mi Tarbiyatul Athfal Gunting 2. Supporting factors for the implementation of the muhadharah program are sincere intentions and student interests, encouragement from parents, accompanying teachers who are very persistent in guiding students, and support from the foundation. Inhibiting factors include: students are difficult to manage because students are still in the category of children, ineffective time management, and students who are difficult and lack of student confidence.
Implementasi Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Untuk Memotivasi Minat Belajar Siswa Pada Materi Akidah Akhlak MI NU Miftahul Huda Pasuruan M. Nurul hidayah; Anang Sholikhudin
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/cq1br283

Abstract

Lembaga Pendidikan menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan peserta didik pada tingkat dasar. Salah satu metode pembelajaran yang digunakan adalah modul ajar berbasis kurikulum merdeka dengan menggunakan landasan kurikulum merdeka. lembaga pendidikan MI NU Miftahul Huda     adalah salah satu lembaga pendidikan yang berada di gamoh, dayurejo, kec. prigen kab. pasuruan yang telah menerapkan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Penelitian ini memfokuskan pada (1) bagaimana implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi akidah akhlak, (2) kelebihan dan kekurang implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka, serta (3) dampaknya terhadap motivasi belajar siswa MI NU Miftahul Huda kelas 1 dan 4. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam proses pembelajaran dengan implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Pada penelitian ini, penulis menggunakan Jenis Penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (a). Data primer, data yang diperoleh secara langsung dari sumber yang diteliti. (b). Data sekunder didapatkan melalui mencatat laporan-laporan yang mendukung, membaca referensi yang berhubungan objek penelitian, dan literatur melalui internet dan buku-buku yang dianggap relevan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi modul ajar berbasis kurikulum merdeka efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang dapat mencapai tujuan pembelajaran yang di inginkan. Faktor-faktor pendukung termasuk interaksi antara guru dan siswa, serta pemilihan materi yang relevan dengan kebutuhan siswa. Namun, terdapat juga beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu dan kurangnya sumber daya. Abstrak Educational institutions face challenges in improving the abilities of students at the elementary level. One of the learning methods used is a teaching module based on the independent curriculum using the foundation of the independent curriculum. MI NU Miftahul Huda    educational institution is one of the educational institutions located in Gamoh, Dayurejo, Prigen District, Pasuruan Regency which has implemented a teaching module based on the independent curriculum. This study focuses on (1) how to implement a teaching module based on the independent curriculum on the material of faith and morals, (2) the advantages and disadvantages of implementing a teaching module based on the independent curriculum, and (3) its impact on the learning motivation of MI NU Miftahul Huda    students in grades 1 and 4. The purpose of this study is to understand in depth the learning process with the implementation of a teaching module based on the independent curriculum. In this study, the author uses a descriptive qualitative field research type. The data sources used in this study are (a). Primary data, data obtained directly from the sources studied. (b). Secondary data is obtained by recording supporting reports, reading references related to the research object, and literature through the internet and books that are considered relevant. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Data analysis in this study involved four stages: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the independent curriculum-based teaching module was effective in increasing student learning motivation, which helped achieve the desired learning objectives. Supporting factors included interaction between teachers and students and the selection of materials relevant to student needs. However, several obstacles, such as time constraints and a lack of resources, also existed.
Pengembangan Kurikulum PAI Melalui Program Unggulan Kelas Tahfidz Di MI Al-Ladunni Purwosari M Ilham Sofiyulloh K
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/zngphf88

Abstract

Abstrak Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ladunni Purwosari merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar yang berupaya mencetak generasi Qur’ani melalui program tahfidz. Program ini menjadi wadah penting dalam menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an sejak dini. Namun, dalam implementasinya masih dijumpai sejumlah hambatan, seperti keterbatasan tenaga pendidik yang berkompeten, kurangnya sarana dan prasarana pendukung, serta rendahnya konsistensi sebagian peserta didik dalam menjaga hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program tahfidz di MI Al-Ladunni Purwosari, menganalisis kendala yang dihadapi, serta menawarkan pengembangan yang relevan untuk memperbaiki kualitas program. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa program tahfidz di MI Al-Ladunni Purwosari berjalan cukup baik dengan metode ziyadah, muraja’ah, dan setoran hafalan. Hambatan yang paling dominan adalah faktor internal siswa berupa motivasi yang fluktuatif dan keterbatasan waktu karena harus menyeimbangkan antara hafalan dengan pelajaran umum. Meski demikian, guru tahfidz telah berupaya mengatasi kendala tersebut dengan memberikan bimbingan personal, memotivasi siswa melalui reward, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa program tahfidz di MI Al-Ladunni Purwosari berperan signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik, meskipun masih memerlukan strategi pengembangan lebih lanjut, terutama dalam peningkatan kompetensi guru, penguatan manajemen kelas tahfidz, dan penyediaan fasilitas yang memadai. Abstract Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ladunni Purwosari is one of the elementary educational institutions that strives to produce a generation of Qur'anic students through the tahfidz program. This program is an important forum in fostering students' love for the Qur'an from an early age. However, in its implementation, several obstacles are still encountered, such as limited competent teaching staff, lack of supporting facilities and infrastructure, and low consistency of some students in maintaining memorization. This study aims to describe the implementation of the tahfidz program at MI Al-Ladunni Purwosari, analyze the obstacles encountered, and offer relevant developments to improve the quality of the program. By using a qualitative approach through observation, interviews, and documentation, this study resulted in the finding that the tahfidz program at MI Al-Ladunni Purwosari is running quite well with the ziyadah, muraja'ah, and memorization deposit methods. The most dominant obstacles are internal factors of students in the form of fluctuating motivation and time constraints due to having to balance memorization with general lessons. Nevertheless, tahfidz teachers have attempted to overcome these obstacles by providing personalized guidance, motivating students through rewards, and creating a conducive learning environment. The results of this study conclude that the tahfidz program at MI Al-Ladunni Purwosari plays a significant role in shaping students' religious character, although further development strategies are still needed, particularly in improving teacher competency, strengthening tahfidz classroom management, and providing adequate facilities.
Pengaruh Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fiqh Dan Aqidah Akhlaq Terhadap Sikap Moderasi Beragama Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Al-Hikam Jatirejo Diwek Jombang Muhamad Nurfadli
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/txxeb205

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk: (1) mengetahui seberapa besar prestasi belajar mata pelajaran fiqh berpengaruh terhadap sikap moderasi beragama siswa; (2) seberapa besar prestasi belajar mata pelajaran aqidah akhlaq terhadap sikap moderasi beragama siswa; (3) seberapa besar prestasi belajar mata pelajaran fiqh dan aqidah akhlaq secara bersama-sama terhadap sikap moderasi beragama siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskiptif jenis ex post facto yang dilakukan di MA Al-Hikam kelas XI Jatirejo Diwek Jombang dengan jumlah populasi sebanyak 42 siswa. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan dokumen nilai ujian akhir dan angket. Nilai digunakan untuk mengungkap prestasi belajar sedangkan angket digunakan untuk mengungkap sikap moderasi beragamanya. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar mata pelajaran fiqh berpengaruh terhadap sikap moderasi beragama siswa dengan sumbangan sebesar 12%, (2) prestasi belajar aqidah akhlaq juga berpengaruh terhadap sikap moderasi beragama siswa sebesar 38%, (3) prestasi belajar mata pelajaran fiqh dan aqidah akhlaq berpengaruh terhadap sikap moderasi beragama siswa sebesar 38%. Abstract This study aims to: (1) determine how much the learning achievement of the fiqh subject influences students' religious moderation attitudes; (2) how much the learning achievement of the aqidah akhlaq subject influences students' religious moderation attitudes; (3) how much the learning achievement of the fiqh and aqidah akhlaq subjects together influence students' religious moderation attitudes. This study is a quantitative descriptive ex post facto study conducted at MA Al-Hikam class XI Jatirejo Diwek Jombang with a population of 42 students. The data in this study were taken using final exam score documents and questionnaires. The scores were used to reveal learning achievement while the questionnaire was used to reveal religious moderation attitudes. The analysis techniques used in testing the hypothesis were simple linear regression analysis techniques and multiple linear regression analysis techniques. The results of the study show that: (1) learning achievement in the subject of fiqh has an effect on students' religious moderation attitudes with a contribution of 12%, (2) learning achievement in aqidah akhlaq also has an effect on students' religious moderation attitudes by 38%, (3) learning achievement in the subjects of fiqh and aqidah akhlaq has an effect on students' religious moderation attitudes by 38%.
Peran Guru PAI dalam Menguatkan Moderasi Beragama di SMK PGRI 2 Ponorogo Yushima Ifatus Sa’diyah
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/3ngs8z56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskrpsikan peran guru PAI sebagai educator dalam menguatkan moderasi beragama di SMK PGRI 2 Ponorogo, (2) Mendeskrpsikan peran guru PAI sebagai leader dalam menguatkan moderasi beragama di SMK PGRI 2 Ponorogo. (3) Mendeskripsikan peran guru PAI sebagai evaluator dalam menguatkan moderasi beragama di SMK PGRI 2 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Untuk mengumpulkan data, peneliti menerapkan tiga teknik, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai educator, leader, dan evaluator, Guru PAI berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai perbedaan.Sebagai educator, Guru PAI menerapkan kebiasaan menyapa dan berkomunikasi dengan bahasa yang ramah kepada semua siswa tanpa membedakan agama, menjadi teladan dalam menjalankan ibadah, dan memberikan nasehat tanpa memaksakan agama. Dalam pengajarannya, guru PAI memberikan peringatan dan pilihan keluar kelas bagi non-Muslim saat pembahasan materi yang sensitif. Sebagai leader, Guru PAI membudayakan pengamalan ajaran Islam melalui kegiatan keagamaan dengan mengajak tanpa paksaan dan melibatkan non-Muslim sebagai pengamat. Sebagai evaluator, Guru PAI menjalin kerja sama dengan pemuka agama lain dalam menyusun tugas dan penilaian bagi non-Muslim, memberikan umpan balik yang adil, dan memberikan remidi bagi yang membutuhkan. Abstract This research aims to: (1) Describe the role of Islamic Education (PAI) teachers as educators in strengthening religious moderation at SMK PGRI 2 Ponorogo, (2) Describe the role of PAI teachers as leaders in strengthening religious moderation at SMK PGRI 2 Ponorogo, (3) Describe the role of PAI teachers as evaluators in strengthening religious moderation at SMK PGRI 2 Ponorogo. This study uses a qualitative approach with descriptive research type. To collect data, researchers applied three techniques: interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that as educators, leaders, and evaluators, PAI teachers strive to create an inclusive environment that respects differences. As educators, PAI teachers implement the habit of greeting and communicating in a friendly language to all students regardless of religion, become role models in performing worship, and provide advice without imposing religion. In their teaching, they give warnings and options to leave the class for non-Muslims when discussing sensitive material. As leaders, PAI teachers cultivate the practice of Islamic teachings through religious activities by inviting without coercion and involving non-Muslims as observers. As evaluators, PAI teachers collaborate with other religious leaders in preparing assignments and assessments for non-Muslims, provide fair feedback, and offer remedial lessons for those in need.
PENTINGNYA PENDIDIK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Zumazi Aulia Rahma; Saiful Anwar
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidik merupakan orang yang diamanahi tanggung jawab dalam membimbing  siswanya dengan menyebarkan berbagai pengetahuan untuk membantu mereka mencapai potensi maksimalnya. Pendidikan dapat dilaksanakan di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pentingnya peran pendidik dalam perspektif filsafat pendidikan islam.  penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan studi literatur dan metode pengumpulan datanya menggunakan studi dokumen. Hasil penelitian ini antara lain hakikat pendidik dalam perspektif pendidikan islam, pendidik merupakan tenaga kerja profesional yang diamanahkan untuk mengajarkan ilmu pengetahua, membimbing dan membentuk karater peserta didik di segala tempat, baik di rumah, di sekolah, ataupun di masyarakat, sehingga tercipta generasi muda yang menjanjikan untuk masa depan bangsa. Peran pendidik adalah sebagai tutor dan fasilitator yang mengarahkan anak didiknya agar berhasil dalam kehidupan. Pendidik memiliki peran penting dalam perkembangan pengetahuan dan karakter anak. Pendidik harus senantiasa mencontohkan sikap yang baik kepada anak, sehingga anak dapat meneladani sikap dan perilaku yang dilihat oleh anak dalam berinteraksi dengan semua orang. Pendidik memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam islam, karena sumber segala pendidikan itu berasal dari allah, dan pendidik yang paling tinggi adalah Allah, sehingga wajib hukumnya bagi peserta didik untuk menghormati orang yang telah mendidiknya.
Analisis Kompetensi Guru dalam Menunjang Keberhasilan dalam Proses Belajar Dan Mengajar Pada Siswa MI Al-Kifayah Pekanbaru Rahel Adawiyah; Nurul Faizah; Ade Irma
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/9wxwsk41

Abstract

This study aims to analyze teacher competency in supporting the success of the teaching and learning process at MI Al-Kifayah Pekanbaru. The teacher competencies studied encompass four main aspects: pedagogical, professional, personality, and social competencies, which are believed to have a direct influence on student achievement. This study used a qualitative approach, collecting data through observations and interviews with teachers, students, and relevant stakeholders at the school. In-depth data analysis was conducted to illustrate the relationship between teacher competency and student learning outcomes. The results indicate that high teacher competency significantly contributes to increased student motivation and achievement. Teachers who master the material, use a variety of learning methods, and build positive relationships with students successfully create a conducive and enjoyable learning environment. Furthermore, teacher personality competencies, such as discipline, role modeling, and empathy, strengthen the emotional bond between teachers and students, thus encouraging active student engagement in the learning process. Furthermore, this study also found that a supportive school environment and parental involvement play a crucial role in supporting effective learning. Effective collaboration between teachers, schools, and parents can build synergy in supporting both student academic and character development. Therefore, this research recommendation emphasizes the importance of continuous teacher professional development through training and workshops, as well as strengthening school-parent collaboration to achieve optimal educational goals. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi guru dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar di MI Al-Kifayah Pekanbaru. Kompetensi guru yang diteliti mencakup empat aspek utama, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, yang diyakini memiliki pengaruh langsung terhadap prestasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru, siswa, serta pihak terkait di sekolah. Analisis data dilakukan secara mendalam untuk menggambarkan keterkaitan antara kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru yang tinggi terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi dan prestasi siswa. Guru yang mampu menguasai materi, menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, serta membangun hubungan positif dengan siswa, berhasil menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Selain itu, kompetensi kepribadian guru, seperti kedisiplinan, keteladanan, dan sikap empati, menjadi faktor yang memperkuat ikatan emosional antara guru dan siswa, sehingga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Lebih jauh, penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan lingkungan sekolah yang kondusif serta keterlibatan orang tua memiliki peran penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran. Kolaborasi yang baik antara guru, sekolah, dan orang tua mampu membangun sinergi dalam mendukung perkembangan akademik maupun karakter siswa. Oleh karena itu, rekomendasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan melalui pelatihan dan workshop, serta penguatan kerja sama sekolah dengan orang tua demi mencapai tujuan pendidikan yang optimal.
Pengaruh Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Pelaksanaan Model Pembelajaran Online di SMAN 1 Pangkalpinang Dicky Ruchyat Shidik; Aulia Fitri; Zulkipli Lessy
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/35x54a77

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini diambil berdasarkan kondisi dunia pendidikan yang merubah proses pembelajaran menjadi dalam jaringan atau daring yaitu pembelajaran online yang tidak dilakukan secara tatap muka dan digantikan, karena terjadi pandemi Covid-19. Seorang guru terkhusus guru pendidikan agama Islam tentunya banyak mengalami kesulitan dan hambatan saat proses pembelajaran berlangsung. Dalam proses pembelajaran online ini masih banyak ditemukan peserta didik yang tidak paham secara menyeluruh khususnya pada materi Fiqih karena perlu metode demonstrasi. Selain itu, kendala pada sinyal yang dialami oleh guru. Walaupun terdapat hambatan pembelajaran harus tetap dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. Dengan begitu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profesionalisme guru pendidikan agama Islam terhadap pelaksanaan model pembelajaran online era pandemi Covid-19 di SMA N 1 Pangkalpinang. Menggunakan penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana, hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan profesionalisme guru pendidikan agama Islam terhadap model pembelajaran online era pandemi Covid-19 di SMA N 1 Pangkalpinang. Hasil analisis data memperoleh nilai t hitung sebesar 6.855, sedangkan t tabel dengan n= 102 taraf signifikan 0,05 adalah 1.660 berarti t hitung > t tabel, 6.855 > 1.660. Dapat ditarik kesimpulan Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil persamaan regresi linier sederhana yaitu Y=32,818+0,436X bernilai positif. Besar kontribusi pengaruh profesionalisme guru pendidik agama Islam terhadap model pembelajaran online sebesar 32% dan 68% dipengaruhi oleh faktor lain.AbstractThe problem in this study was taken based on the conditions of the world of education that changed the learning process to online or online, namely online learning that is not carried out face-to-face and replaced, due to the Covid-19 pandemic. A teacher, especially an Islamic religious education teacher, certainly experiences many difficulties and obstacles during the learning process. In this online learning process, there are still many students who do not understand thoroughly, especially in the Fiqh material because a demonstration method is needed. In addition, there are obstacles to the signal experienced by the teacher. Even though there are obstacles, learning must still be carried out to meet educational needs. Thus, the purpose of this study is to determine the effect of the professionalism of Islamic religious education teachers on the implementation of the online learning model during the Covid-19 pandemic at SMA N 1 Pangkalpinang. Using quantitative research with simple linear regression analysis, the results of this study indicate that there is a significant influence of the professionalism of Islamic religious education teachers on the online learning model during the Covid-19 pandemic at SMA N 1 Pangkalpinang. The results of the data analysis obtained a t-value of 6.855, while the t table with n = 102 significant level of 0.05 is 1.660 meaning t count> t table, 6.855> 1.660. It can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. The results of the simple linear regression equation, namely Y = 32.818 + 0.436X, are positive. The large contribution of the influence of the professionalism of Islamic religious education teachers on the online learning model is 32% and 68% is influenced by other factors.