cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 697 Documents
Analisis Pendapatan Petani Padi Gogo (Oryza sativa L.) di Lahan Perbukitan Desa Pembakulan Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tino Hartono; Masyhudah Rosni; Umi Salawati
Frontier Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v3i4.1940

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pembakulan Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui biaya usahatani padi gogo, penerimaan, pendapatan, keuntungan, kelayakan serta permasalahan dalam usahatani padi gogo. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September 2018 sampai dengan April 2019. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara langsung sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur, dan dinas atau instansi yang terkait dengan penelitian ini yaitu Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Badan Pusat Statistik Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Batang Alai Timur. Hasil penelitian menunjukkan biaya total usahatani padi gogo per usahatani adalah Rp10.028.682,97 sedangkan dalam per hektar adalah Rp4.062.251,47. Penerimaan per usahatani padi gogo adalah Rp20.812.500,00 sedangkan per hektar adalah Rp8.426.113,36 dalam satu kali musim tanam dengan rata-rata luas lahan per usahatani adalah 2,47 ha. Produksi rata-rata per usahatani adalah 3,46 ton sedangkan per hektar adalah 1,41 ton. Pendapatan per usahatani padi gogo adalah Rp16.934.850,00 sedangkan per hektar adalah Rp6.855.419,60. Keuntungan yang didapat per usahatani sebesar Rp10.783.818,00, sedangkan keuntungan per hektar adalah Rp4.363.862,24. Berdasarkan hasil analisis RCR menunjukan bahwa usahatani padi gogo di Desa Pembakulan layak diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai RCR yang diperoleh sebesar 2,01 yang berarti setiap biaya satu rupiah diperoleh penerimaan 2,01 Rp.Kata kunci: analisis, biaya, produksi, keuntungan
Analisis Pendapatan Petani Padi Lokal pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Sri Wahyuni; Masyhudah Rosni; Mira Yulianti
Frontier Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i4.5978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya eksplisit, biaya implisit serta biaya total usaha tani padi lokal pada masa pandemi covid-19 di Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, menganalisis penerimaan dan pendapatan petani padi lokal serta mengetahui permasalahan usaha tani padi lokal pada masa pandemi covid-19 di Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata luas lahan petani adalah 1.075ha, dengan rata-rata biaya usaha tani terdiri dari biaya eksplisit sebesar Rp 7.038.848,00 per musim tanam per usaha tani rata-rata biaya implisit sebesar Rp 692.241,00. Biaya total usaha tani sebesar Rp 7.731.089,00 per musim tanam per usaha tani. Penerimaan yang didapat dalam usaha tani padi lokal berkisar antara Rp 9.450.000,00 sampai Rp 17.150.000,00 dengan rata-rata sebesar Rp 14.155.690,00 per musim tanam per usaha tani, maka didapat rata-rata pendapatan yang diperoleh petani padi lokal pada masa pandemic covid-19 tersebut sebesar Rp 7.116.842,00 per musim tanam per usaha tani di tahun 2020. Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat permasalahan usaha tani pada masa pandemi covid-19 yaitu sarana produksi usaha tani terhambat, kurangnya tenaga kerja dari luar dan kurangnya kerja sama antar kelompok tani.
Analisis Usahatani Jambu Varietas Kristal di Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Syam Abdul Majid; Nuri Dewi Yanti; Ana Fauziatun Nisa
Frontier Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i3.10309

Abstract

Produksi jambu biji di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan yang signifikan produksi di tahun 2020 sebanyak 16.095 kw hingga di tahun 2021 mencapai 48.691 kw. Salah satu jenis jambu biji yang dikembangkan di Kalimantan Selatan ialah jambu biji varietas Kristal, Kelurahan Angsaumerupakan salah satu yang mengembangkan usahatani jambu kristal. Tujuan dari Penelitian ini ialah: (1) Untuk Mendeskripsikan penyelenggaraan usahatani jambu kristal diKelurahan Angsau (2) Menganalisis biaya dan pendapatan usahatani jambu kristal di Kelurahan Angsau, (3) Untuk mengetahui kelayakan usahatani jambu kristal di Kelurahan Angsau. Jenis data yang dikumpulkan berupa data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan petani menggunakan kuisioner yang telah disediakan dan data sekunder yang didapatkan dari lembaga yang terlibat dalam penelitian ini .Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus berdasarkan informasi penyuluh Kecamatan. Penyelenggaraan usahatani jambu kristal di Kelurahan Angsau meliputi persiapan lahan secara optimal, penggunaan bibit yang baik, penanaman dengan jarak tanam sesuai, pemupukan rutin, penyiraman, penyemprotan menggunakan herbisida dan insektisida serta pemangkasan, pembungkusan buah untuk melindungi hama buah, serta pemanenan. Diperoleh biayatotal sebesar Rp 131.730.275 selanjutnya total penerimaan ditahun ke 6 adalah Rp 316.800.000 lalu didapat keuntungan usahatani jambu kristal sebesar Rp 185.069.725 serta nilai kelayakan menggunakan RCR diperoleh Rp 2,40 yang menunjukkan jika nilai RCR lebih besar dari 1 maka usahatani dapat dikatakan layak untuk dikembangkan.
Persepsi Konsumen tentang Fitur Instagram Freshsayurmarket.Banjarmasin sebagai Media Pemasaran Sayuran secara Online Yuliani Yuliani; Hairin Fajeri; Luthfi Fatah
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi konsumen menurut usia, pekerjaan, lama penggunaan instagram dan frekuensi transaksi terhadap fitur instagram freshsayurmarket.banjarmasin sebagai media pemasaran sayuran secara online dan menganalisis pengaruh fitur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online terhadap persepsi konsumen. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online. Selama 20 hari, terkumpul sebanyak 37 konsumen yang bersedia mengisi kuesioner dari 57 pengunjung/konsumen yang memenuhi kriteria. Untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan persepsi konsumen menurut usia, pekerjaan, lama penggunaan dan frekuensi transaksi terhadap titur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online digunakan Uji Mann-Whitney. Sedangkan untuk menganalisis ada atau tidaknya pengaruh Fitur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online terhadap persepsi konsumen menggunakan analisis Regresi Linier sederhana. Hasil penelitian pada pengujian Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan persepsi konsumen menurut usia, pekerjaan, lama penggunaan dan frekuensi transaksi terhadap fitur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online. Pada analisis Regresi Linier sederhana nilai thitung (5,720) > ttabel (2,030), H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan fitur Instagram terhadap persepsi konsumen.
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN BUNGUR KABUPATEN TAPIN Zulkarnain Zulkarnain; Nuri Dewi Yanti; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v2i4.653

Abstract

Negara tropis seperti di Indonesia memilliki peluang yang cukup besar untuk mengembangkan sektor pertanian. Sayur-sayuran adalah salah satu komoditas pertanian yang potensial untuk memenuhi dan meningkatkan kesejahteraan hidup petani yang memikul beban berat dalam masa krisis sekarang khususnya bagi para petani kecil. Di Kecamatan Bungur dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2016 mengalami peningkatan dan penurunan dari sisi produksi dan luas panen pada usahatani bawang merah, tetapi dari sisi produktivitas Kecamatan Bungur mengalami penurunan yang signifikan dari tahun ke tahun. Dari penurunan produktivitas tersebut apakah masih banyak petani yang menanam bawang merah mengingat bahwa daya produksi yang menurun akan mempengaruhi terhadap pendapatan petani. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui biayadan penerimaan pada usahatani bawang merah, mengetahui pendapatan dan keuntungani yang diterima dari usahataniibawang merah, dan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi petani dalam proses budidaya bawang merah serta alternatifnya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proportionate Random Sampling dengan jumlah sampel 40 responden di Desa Shabah 26 orang dan Desa Purut 14 orang. Analisis yang digunakan yaitu analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan dalam satu kali periode tanam (dua bulan) rata-rata luas lahan usahatani bawang merah di Kecamatan Bungur adalah 0,514 ha dengan rata-rataiibiaya total usahataniibawang merah di Kecamatan Bungur adalah Rp 46.509.292,-/ usahatani (Rp 90.485.003,-/ha), rata-rata penerimaan bawang merah Rp 52.942.500,-/usahatani (Rp 103.000.972,-/ha), rata-rata pendapatan usahatani bawang merah Rp 33.747.924,-/usahatani (Rp 65.657.439,-/ha) dan keuntungan sebesar Rp 6.434.187,-/usahatani (Rp 12.515.966,-/ha).Kata kunci : biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan
ANALISIS USAHA PENGOLAHAN SUSU KAMBING DI DESA PEMATANG DANAU, KECAMATAN MATARAMAN, KABUPATEN BANJAR (Studi Kasus Usaha Merk Marasuka) Ryad Reynadie; Kamiliah Wilda; Rifiana Rifiana
Frontier Agribisnis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i1.2619

Abstract

Industri pengolahan merupakan suatu kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan mengubah barang dasar menjadi barang jadi atau setengah jadi dan atau barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya. Penelitian dilaksanakan pada usaha pengolahan susu kambing di Desa Pematang Danau Kecamatan Mataraman yang dimulai dari bulan Desember 2018 sampai dengan April 2019. Hasil penelitian menunjukan produk susu olahan merk Marasuka yaitu susu bubuk, susu varian rasa dan yoghurt. Proses pengolahannya masih manual, menggunakan tenaga kerja manusia. Peralatan untuk pengolahan produk susu merk Marasuka masih sederhana. Biaya total usaha pengolahan susu kambing selama Bulan Februari 2019 untuk tiga jenis produk adalah sebesar Rp 2.499.899,78 dengan penerimaan total sebesar Rp 3.300.000,00, maka keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 800.100,22 serta nilai tambahnya sebesar Rp 36.374,20. Kata kunci: analisis pengolahan, susu kambing, nilai tambah.  
Kinerja Kelompok Tani dalam Fungsi Kelompok Tani Sebagai Kelas Belajar di Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Halim Hidayat; Abdurrahman Abdurrahman; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i1.5958

Abstract

Tingkat kinerja suatu lembaga atau kelompok tani dapat diketahui dengan penilaian kinerjanya. Kemampuan kelompok tani atau gapoktan dalam pemberdayaan anggotanya dapat dilihat dari kinerja kelompok atau gapoktan. Tujuan penelitian mengetahui kinerja kelompok tani dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi kelompok tani dalam pelaksanaan fungsi kelompok tani dalam kelas belajar. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 41 petani dari total populasi 347 petani anggota kelompok tani di kelas belajar. Analisis dilakukan dengan analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dan analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kinerja kelompok tani dalam fungsi kelompok tani sebagai kelas belajar berada pada kategori tinggi dengan persentase 86%. Permasalahan yang dihadapi kelompok tani sebagai kelas belajar, yaitu tingkat kehadiran atau keaktifan dalam musyawarah kelompok tani.
Tingkat Kesejahteraan Petani Cabai di Desa Hiyung Kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin Muhammad Rifqi Haidar Muslim; Mira Yanti; Hairi Firmansyah
Frontier Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i3.10341

Abstract

Kabupaten Tapin memiliki potensi hasil yang cukup bagus dan juga Kabupaten Tapin memiliki kearifan lokal dalam tanaman cabai yang bernilai ekonomi tinggi tentang cara menanam cabai rawit Hiyung. Cabai rawit Hiyung bermula di Desa Hiyung yang ada di sebuah kabupaten yaitu Kabupaten Tapin. terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Balai Perizinan Pertanian dan Perlindungan Varietas Tanaman. Republik Indonesia pada tanggal 12 April 2012, No. 09/PLV/2012. Tetapi walau pun nilai memiliki ekonomi yang tinggi, tidak semua petani dapat menikmati tingkat kesejahteraan yang memadai karena penghasilan yang mereka peroleh sering kali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka, sedangkan kesejahteraan merupakan tujuan dari seluruh masyarakat. Tujuan dari studi ini ialah untuk mengevaluasi tingkat kesejahteraan petani cabai di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin. Data primer dan data sekunder adalah dua jenis data yang digunakan didalam studi ini. Data primer didefinisikan sebagai data yang terkonsentrasi dengan indikator-indikator BKBBN yang berkaitan dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Data primer didapatkan saat wawancara langsung dengan kuisioner yang sudah dipersiapkan. Data sekunder diambil dari penelitian literatur kelembagaan dan lembaga terkait. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik presentase dan teknik sistem gugur. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesejahteraan yang berada di Desa Hiyung belum merata secara menyeluruh. Hasil persentase tertinggi didapat dari tahap kesejahteraan keluarga I, di mana 15 orang memiliki presentase 51,72%; tahap kesejahteraan keluarga II, di mana 10 orang memiliki presentase 34,48%; dan tahap kesejahteraan keluarga III, di mana 4 orang memiliki presentase 13,80%.
Kajian Usaha Pengolahan Kerupuk Ikan Gabus (Studi Kasus di Poklak Mawar Kembang Cempaka) Listia Ayu Annisa; Hairin Fajeri; Muhammad Fauzi
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.7861

Abstract

Ikan selain dapat dikonsumsi sebagai lauk pauk, ikan dapat diolah menjadi suatu produk seperti kerupuk yang nantinya dapat diusahan untuk menambah pendapatan masyarakat. Di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru, terdapat industri rumah tangga yang merupakan kelompok pelaksana untuk meningkatkan pendapatan yaitu usaha pengolahan kerupuk ikan gabus Mawar Kembang Cempaka. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk mengkaji usaha pengolahan kerupuk ikan gabus di POKLAK Mawar Kembang Cempaka. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan juga kelayakan usaha dan untuk mengetahui permasalahan apa saja yang dihadapi oleh pengusaha kerupuk ikan gabus Mawar Kembang Cempaka. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian Total biaya yang dikeluar oleh usaha pengolahan Kerupuk Ikan Gabus Mawar Kembang Cempaka sebesar Rp 3.219.000 dalam satu bulan, dan penerimaaan yang diperoleh adalah sebesar Rp 4.800.000 dalam satu bulan. Sehingga diperoleh keuntungan dari usaha pengolahan kerupuk ikan gabus dalam satu bulan sebesar Rp 1.543.935. Kelayakan usaha pengolahan kerupuk ikan gabus Mawar Kembang Cempaka berada pada nilai RCR sebesar 1,47, angka tersebut lebih dari 1 yang artinya usaha tersebut layak untuk terus dijalankan. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha pengolahan kerupuk ikan gabus miliki Ibu Iyah ada 2 yaitu harga bahan baku yang berubah-ubah serta serangan wabah penyakit covid-19. Hal tersebut mengakibatkan kurangnya pemasaran produk kerupuk ikan gabus tersebut.
Indeks Kepuasan Masyarakat Peserta Program Upsus Pajale (Upaya Khusus Padi, Jagung, Kedelai) di Desa Balau Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Agus Tri Handayani; Abdussamad Abdussamad; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v3i1.697

Abstract

Upsus Pajale (Upaya Khusus Padi, Jagung, Kedelai) merupakan program pemerintah agar terwujudnya swasembadai pangani dengan meningkatnya jumlah produksi padi, jagung dan kedelai. Desa Balau merupakan salah satu desa yang menjalankan program Upsus Pajale. Keberhasilan suatu program bukan hanya dapat dilihat dari peningkatan jumlah produksi, akan tetapi dapat juga dilihat dari sisi kepuasan petani. Penelitian inii bertujuan untuk mengetahui indeks kepuasan masyarakat terhadap program Upsus Pajale dan masalah yang dihadapi petani selama program Upsus Pajale berlangsung. Data yang ada dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan data primer serta data sekunder. Penelitian dilaksanakan dari bulan Mei 2018 sampai bulan November 2018 di Desa Balau Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Pemilihan lokasi  dilakukan secara  bertahap (multistage sampling) yaitu tahap pertama memilih Kecamatan Karang Intan, tahap kedua memilih Desa Balau karena menjalankan Program Upsus Pajale, tahap ketiga yaitu menentukan kelompok tani sebanyak 3 kelompok tani, selanjutnya tiap kelompok tani diambil 50% anggota dengan secara acak (simple random sampling) kemudian ditambah 3 orang secara sengaja (purposive sampling) yaitu nggota pengurus kelompok tani. Analisis data yang digunakan pada penelitian ialah dengan importance performance analysis, customer satifaction index serta untuk mengetahui masalah dengan metode survey wawancara. Berdasarkan hasil perhitungan indeks kepuasan masyarakat dapat diketahui bahwa petani sangat puas dengan program Upsus Pajale. Masalah yang dihadapi adalah keterlambatan datangnya bantuan dan kurangnya jumlah bantuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan petani.Kata kunci: indeks kepuasan masyarakat, Upsus Pajale, tingkat kepuasan, tingkat kepentingan