cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 707 Documents
Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Teh Celup Bawang Dayak (Eleutherine Palmofilia) Kota Palangka Raya (Studi Kasus Umkm Berkat Uhat Kayu) Tasya Hulwa Laili Wahyu Putri; Nina Budiwati; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i1.8262

Abstract

Usaha Pengolahan Teh Celup Bawang dayak merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang industri minuman herbal dengan produk yang dihasilkan yaitu teh celup dari tanaman bawang Dayak. Rumah produksi teh celup bawang Dayak ini berlokasi di Kota Palangka Raya dan dipasarkan semenjak tahun 2017. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis biaya, penerimaan, keuntungan dan nilai tambah pada usaha pegolahan teh celup bawang dayak Berkat Uhat Kayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dari sumber data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari 2022 sampai dengan bulan Oktober 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini dari 05 September 2022 - 04Oktober 2022 - Oktober terhitung selama satu bulan produksi. Berdasarkan hasil penelitian biaya total yang dikeluarkan oleh usaha pengolahan teh celup bawang dayak Berkat Uhat Kayu pada 05 September 2022 - 05 Oktober 2022 sebesar Rp10.398.041,00 dengan biaya tetap yaitu sebesar Rp208.541,00 dan biaya variabel sebesar Rp10.189.500,00. Penerimaan yang diperoleh usaha pengolahan teh celup bawang dayak Berkat Uhat Kayu yakni Rp14.000.000,00 dan keuntungan sebesar Rp3.601.959,00. Nilai tambah teh celup bawang dayak sebesar Rp168.000,00/kg dengan rasio sebesar 88,42%, pendapatan tenaga kerja sebesar Rp118.652,00/kg dengan pangsa tenaga kerja sebesar 70,63%. Keuntungan teh celup bawang dayak sebesar Rp49.348,00/kg dengan tingkat keuntungan 25,79%, sumbangan input lain 0% dan keuntungan perusahaan sebesar 29,37%.
Analisis Tataniaga Gumbili Nagara di Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Mahfika Mahfika; Luthfi Fatah; Nurmelati Septiana
Frontier Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i4.6006

Abstract

Analisis tataniaga gumbili nagara di Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan bertujuan untuk menganalisis struktur dan pola saluran gumbili nagara, menganalisis perilaku pasar dalam kegiatan tataniaga komoditas gumbili nagara, dan menganalisis efisiensi saluran pemasaran gumbili nagara didaerah penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada bulan Oktober 2020. Data penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan langsung atau dari wawancara kepada petani dan lembaga tataniaga sebagai responden, sedangkan data sekunder di ambil dari instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik (BPS) Hulu Sungai Selatan, Dinas Pertanian Hulu Sungai Selatan, Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kecamatan Daha Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pemasaran gumbili nagara struktur pasar bersaing, produk yang diperjualbelikan produk homogen, dalam memasuki pasar pedagang tidak menemui hambatan yang berarti, informasi mengenai harga sangat mudah didapatkan oleh pedagang, dan pedagang tidak bisa mempengaruhi penentuan harga karena harga gumbili nagara terbentuk dari mekanisme pasar, dan pola saluran dalam penelitian ini terdapat 4 pola saluran pemasaran. Efisiensi saluran gumbili nagara adalah saluran pemasaran yang bernilai efisien secara ekonomis, dalam penelitian ini untuk grade A saluran pemasaran paling efisien adalah saluran 3 dengan nilai efisiensi sebesar 7,2% sedangkan untuk grade B dengan nilai efisiensi 4% terdapat pada saluran 1. Jika memiliki modal yang cukup besar kemudian berkeinginan untuk menjadi pedagang gumbili nagara maka pilihan yang tepat adalah sebagai pedagang besar pada saluran 3, karena pedagang besar memiliki kuantitas penjualan terbanyak sehingga akan mendapatkan keuntungan yang banyak pula.
EFEKTIVITAS PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI KECAMATAN BANJARBARU SELATAN KOTA BANJARBARU Nia Sarinastiti; Muzdalifah Muzdalifah; Taufik Hidayat
Frontier Agribisnis Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v1i4.619

Abstract

 Lahan pekarangan mampu dimanfaatkan sebagai usaha tani skala rumah tangga dan mampu menciptakan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. KRPL merupakan suatu program pemanfaatan pekarangan melalui upaya pemberdayaan wanita. Awal pelaksanaan program KRPL disambut antusias oleh anggota KWT namun semakin lama berkurang dikarenakan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi. Sehingga dalam penelitian ini seberapa besar tingkat ketercapaian tujuan dengan proses pelaksanaan program KRPL dapat diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program KRPL, dan mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi program KRPL terhadap ketercapaian pelaksanaan program KRPL. Penelitian ini terlaksana dari bulan Maret sampai dengan bulan September 2017. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan penentuan wilayah penelitian secara purposive dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara proporsional. Analisis data yang dipergunakan yaitu metode deskriptif dengan menggunakan rumus interval serta dipergunakan uji t untuk menguji tingkat signifikansinya dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis metode deskriptif menunjukkan bahwa tingkat efektivitas program KRPL berada pada kategori sedang dengan hasil uji t adalah tidak signifikan. Hasil analisis uji korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sumberdaya dan faktor sikap terhadap ketercapaian program KRPL dan terdapat hubungan yang tidak signifikan antara faktor komunikasi dan koordinasi terhadap ketercapaian program KRPL.Kata Kunci: efektivitas, program KRPL, uji interval, korelasi Rank Spearman
Pengaruh Lucas NCT sebagai Brand Ambassador terhadap Proses Keputusan Pembelian Produk Neo Coffee (Studi pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat) Norsyifa Norsyifa; Umi Salawati; Yudi Ferrianta
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.11733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari brand ambassador terhadap proses keputusan pembelian Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah nonprobability sampling metode purposive sampling dengan jumlah sampel berjumlah 100 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online. Untuk mengidentifikasi pengaruh brand ambassador terhadap proses keputusan pembelian dan pengaruh brand ambassador terhadap proses keputusan pembelian melalui brand image sebagai variabel intervening, maka digunakan analisis jalur. Proses keputusan pembelian merupakan bagian dari perilaku konsumen. Perilaku konsumen merupakan tindakan atau proses yang mendorong tindakan pembelian dan penggunaan barang atau jasa.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) brand ambassador (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image (Y1), (2) brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap proses keputusan pembelian (Y2), (3) brand image (Y1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap proses keputusan pembelian (Y2), (4) brand ambassador tidak berpengaruh secara signifikan terhadap proses keputusan pembelian (Y2) melalui brand image (Y1) sebagai intervening.
Hubungan Interaksi Sosial Anggota Kelompok Tani dengan Partisipasi Petani dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian di Desa Lok Batu, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan Fakhrurraji Qaldry; Muhammad Fauzi; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v3i3.1274

Abstract

Abstrak. Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok dan antara individu dengan kelompok. Partisipasi adalah suatu wujud dari peran serta masyarakat dalam aktivitas berupa perencanaan dan pelaksanaan untuk mencapai tujuan pembangunan masyarakat. Desa Lok Batu  merupakan desa yang mempunyai kelompok tani dengan klasifikasi masih pemula sehingga tepat untuk dilakukan penelitian pada topik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat interaksi sosial yang terjadi antar anggota kelompok tani dalam kegiatan penyuluhan, untuk mengetahui partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan dan mengetahui hubungan antara interaksi sosial dengan partispasi petani dalam kegiatan penyuluhan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lok Batu, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan. Sampel yang di gunakan sebanyak 30 anggota kelompok tani, penentuan jumlah sampel dilakukan secara Proportionate Random Sampling dari 4 kelompok tani yang berada di Desa Lok Batu. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan mengkategorikan (tinggi, sedang, rendah) untuk menentukan tingkat interaksi sosial anggota kelompok tani, tingkat partisipasi dalam pelaksaaan penyuluhan pertanian  dan uji korelasi Rank Spearman untuk menguji hubungan variabel. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini yaitu tingkat interaksi sosial yang terjadi antara anggota kelompok tani dalam kegiatan penyuluhan di Desa Lok Batu, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan diperoleh nilai skor rata-rata (83,88%) termasuk dalam kategori tinggi. Tingkat partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan di Desa Lok Batu, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan  diperoleh persentase (87,85%) termasuk dalam kategori tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara interaksi sosial anggota kelompok tani  dengan tingkat partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Lok Batu, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan.Kata kunci: interaksi sosial, partisipasi, kelompok tani
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TELUR ASIN DI KOTA BANJARMASIN (STUDI KASUS PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA ANNIDA BERKAH UTAMA) Syaprudin Ilham; Usamah Hanafie; Kamiliah Wilda
Frontier Agribisnis Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i4.2928

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, terjadi penambahan unit usaha industri sebanyak 3.071 unit pada tahun 2015, dengan jumlah unit industri mencapai 66.432 unit. Sedangkan nilai investasi yang terjadi pada usaha industri sebesar 6,65 triliun atau tumbuh sebesar 41,27%. Salah satu usaha Banjarmasin industri pengolahan telur asin yang berbahan baku telur itik yaitu industri rumah tangga Annida Berkah Utama. Usaha ini sudah berdiri kurang lebih 8 tahun yaitu dari tahun 2011. Tujuan penelitian untuk mengetahui perkembangan usaha telur asin pada industri rumah tangga Annida Berkah Utama, mengetahui besar biaya, penerimaan, keuntungan serta kelayakan usaha, menghitung titik impas atau break even point serta mengetahui permasalahan pada industri. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yaitu responden hanya satu orang. Analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan total biaya tetap sebesar Rp 3.992.000 yang di dapat dari total penyusutan peralatan di tambah dengan biaya pajak bumi dan bangunan.Total biaya variabel selama satu tahun Rp 135.832.500. Biaya Total sebesar Rp 139.824.500 didapat dari biaya tetap perbulan di tambah dengan biaya variabel perbulan. Penerimaan sebesar Rp 184.000.000 selama satu tahun. Keuntungan selama satu tahun sebesar Rp 44.175.500. RCR menunjukkan bahwa setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan memberikan penerimaan sebesar Rp 1,31 Juli 2017, Rp 1,31 Agustus 2017, Rp 1,32 September 2017, Rp 1,32 Oktober 2017, Rp 1,31 November 2017, Rp 1,31 Desember 2017, Rp1,32 Januari 2018, Rp1,32 Februari 2018, Rp1,32 Maret 2018, Rp1,32 April 2018, Rp 1,31 Mei 2018 dan Rp 1,32 Juni 2018. Karena RCR > 1 maka dapat ditarik kesimpulan industri pengolahan telur asin ini layak untuk diteruskan. Break even point berdasarkan jumlah produksi minimal dihasilkan sebesar 953 kotak, berdasarkan jumlah penjualan minimal dalam (Rp) sebesar Rp 15.249.452, berdasarkan break even price sebesar Rp 12.159.
Analisis Nilai Tambah dan Profitabilitas Usaha Pengolahan Amplang Ikan Tenggiri di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru (Studi Kasus Usaha Amplang Ikan Meilan) Dameria Feronica; Yudi Ferrianta; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i2.9412

Abstract

Amplang ikan adalah kerupuk atau cemilan yang terbuat dari ikan tenggiri, ikan gabus atau ikan belida (ikan pipih) yang bercita rasa renyah dan gurih. Salah satu usaha yang memproduksi amplang ikan di Kabupaten Kotabaru yaitu usaha amplang ikan Meilan. Penelitian yang dilakukan pada usaha amplang ikan Meilan bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dan profitabilitas dari pengolahan ikan tenggiri menjadi amplang ikan. Analisis nilai tambah dihitung dengan menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan input sebesar 30 kg/hari akan menghasilkan output sebesar 90kg/hari dengan perolehan nilai tambah sebesar Rp 246.440/kg dan rasio nilai tambah sebesar 60,85% yang termasuk dalam kategori nilai tambah tinggi karena nilainya lebih dari 40 persen. Selanjutnya analisis profitabilitas dilakukan dengan menghitung nilai dari Break Even Point (BEP), Margin Income Ratio (MIR) dan Margin of Safety (MOS). Berdasarkan hasil penelitian, nilai BEP unit yang diperoleh sebesar 34 bungkus kemasan 100 gram dengan pendapatan sebesar Rp465.124,54 per hari agar usaha berada diposisi tidak mengalami kerugian maupun keuntungan. Sedangkan untuk nilai MIR yang diperoleh adalah sebesar 50,76 persen dan nilai MOS sebesar 96,17 persen. Persentase dari profitabilitas perusahaan didapatkan dengan mengalikan nilai MIR dan MOS. Persentasi profitabilitas yang diperoleh usaha amplang ikan Meilan adalah sebesar 48,81 persen. Hal ini menunjukkan apabila usaha tersebut mampu menjual seluruh hasil produksi, maka persentase keuntungan dari hasil penjualan yang diperoleh adalah sebesar 48,81 persen.
Analisis Finansial Industri Jamur Tiram (Oyster Mushroom) (Studi Kasus pada CV. Banjar Jaya Mushroom Banjarbaru) Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Muzdalifah Muzdalifah; Yusuf Azis
Frontier Agribisnis Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i2.6042

Abstract

Komoditas hortikultura dipandang sebagai sumber pertumbuhan yang potensial untuk dikembangkan dalam sistem agribisnis karena mempunyai keterkaitan yang kuat baik ke hulu maupun ke hilir. Salah satu produk hortikultura yang cukup menjanjikan adalah jamur. CV. Banjar Jaya Mushroom (BJM) merupakan salah satu industri yang mampu memproduksi baglog, bibit dan jamur, serta merupakan salah satu industri yang berkembang hingga saat ini yang berada di Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan industri jamur tiram, mengetahui biaya, penerimaan dan keuntungan serta kontribusi usaha yang terbesar, dan mengetahui bagaimana sensitivitas harga terhadap jumlah output jamur yang dihasilkan dari industri jamur tiram BJM. Pemilihan tempat ini dilakukan dengan sengaja, dengan pertimbangan industri ini merupakan salah satu sentra produksi jamur tiram yang cukup besar di Banjarbaru. Waktu penelitian 5 bulan atau satu periode yaitu pada bulan Agustus-Desember 2019. CV. Industri Banjar Jaya Mushroom merupakan usaha yang sangat kompleks, dimana usahanya terdiri dari pembuatan baglog jamur untuk media tumbuh jamur tiram, pembuatan bibit jamur tiram serta pembudidayaan jamur tiram juga. Tahun 2015 telah memulai memproduksi media baglog dan bibit jamur untuk diperjual belikan secara komersil hingga sekarang. Bentuk usaha ini adalah usaha perseorangan dengan modal sendiri. Usahanya mampu bertahan dan terus mengalami peningkatan volume produksi usaha ini dikelola dengan cukup baik sehingga relative mampu bersaing dalam di pasar, terutama untuk daerah Kota Banjarbaru. Total biaya sebesar Rp 594.771.114 total penerimaan sebesar 1.061.825.000 sehingga hasil keuntungan keseluruhan sebesar Rp 467.053.886. Dari analisis sensitivitas didapatkan bahwa industri ini hanya mampu bertahan jika terjadi penurunan harga jamur tiram sampai 90%. Namun, tidak menutup kemungkinan jika industri mengalami penurunan produksi atau pun harga dan jamur tiram dipasaran yang sangat drastis maka akan mengalami kerugian
Sikap dan Persepsi Pedagang Pengumpul Terhadap Keberadaan Sub Terminal Agribisnis Muara Taniran (Studi Kasus : Muara Taniran Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan) Muhammad Zaki Yamani; Taufik Hidayat; Luki Anjardiani
Frontier Agribisnis Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v1i2.774

Abstract

Dampak keberadaan Subterminal Agribisnis  di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan menitik beratkan pada produksi komoditas yang dominan yaitu tanaman sayur-sayuran, dan STA sendiri menjadi salah satu fungsi infarastruktur sentral bagi petani dan pedagang bertemu dalam melaksanakan kegiatan pemasaran, Apakah dampak keberadaan Subterminal ini bisa menunjang dan menjadi salah satu kemudahan petani dalam memasarkan hasil pertaniannya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap, persepsi dan harapan dari para pedagang dan pengumpul yang melakukan kegiatan di lingkungan Subterminal Agribisnis. Metode yang digunakn dalam penelitian ini adalah studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap dari pedagang dan pengumpul adalah setuju dapat disimpulkan bahwa hasil dari perhitungan Thit tentang rentang skor individu responden mengasilkan nilai 17, dan melebihi dari skor rentang batasan antara positif dan negatif adalah 3, maka skor skala sikap dari responden menghasilkan skor sikap positif. Persepsi pedagang dan pengumpul menghasilkan hasil positif dan penilaian kebermanfaatannya dengan rata-rata rentang jawaban sangat setuju dan setuju dari 3 kategori pernyataan yaitu situasional, pengetahuan dan kepribadian. Harapan dari pedagang dan pengumpul yang berada dilingkungan Subterminal Agribisnis adalah mengharapkan instansi-instansi terkait agar mengambil peran masing-masing dalam pengembangan dan perbaikan SubTerminal Agrbisnis Muara Taniran.Kata kunci: subterminal agribisnis, sikap, persepsi
ANALISIS PERILAKU ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN PADA ERA DIGITALISASI DI KOTA BANJARBARU Muhammad Fariz Akbar Pahlevi; Hairi Firmansyah; Karimal Arum Shafriani
Frontier Agribisnis Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v8i2.13030

Abstract

Berkembangnya akses internet dan konektivitas di Banjarbaru, BPP telah memanfaatkan teknologi digital untuk menyediakan informasi terbaru kepada petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian. Namun, dalam pelaksanaannya masih belum diketahui apakah para anggota kelompok wanita tani mampu menyerap dan menerapkan materi penyuluhan pertanian melalui media digital tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku anggota KWT dalam kegiatan penyuluhan pertanian pada era digitalisasi. Metode penarikan contoh dalam penelitian ini dilakukan secara two-stage random sampling, dengan tahap pertama yaitu menggunakan metode purposive sampling dan untuk tahap kedua menggunakan metode proportionate stratified random. Metode pengumpulan ata menggunakan kuesioner. Teknik analisis untuk tujuan pertama adalah analisis desktriptif kuantitatif dan tujuan kedua adalah analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan perilaku para anggota KWT berupa unsur sikap memiliki tingkat “Tinggi”(71,64%), sedangkan untuk pengetahuan dan keterampilan memiliki tingkat “Cukup Tinggi” dengan masing-masing(65,12%) dan (57,32%), serta untuk faktor yang mempengaruhi perilaku anggota KWT dalam kegiatan penyuluhan pertanian padaera digitalisasi menunjukkan bahwa: (1) Faktor internal berpengaruh positif sebesar 0,430 dan signifikan (H1 diterima) terhadap perilaku anggota KWT dalam kegiatan penyuluhan pertanian pada era digitalisasi di Kota Banjarbaru, (2) Faktor eksternal berpengaruh positif sebesar 0,455 dan signifikan (H1diterima) terhadap perilaku anggota KWT dalam kegiatan penyuluhan pertanian pada era digitalisasi di Kota Banjarbaru.