cover
Contact Name
Muhammad Asmar
Contact Email
sendamas@uai.ac.id
Phone
+6285210479291
Journal Mail Official
sendamas@uai.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Al Azhar Indonesia, Lt. 2. Ruang 207 Kompleks Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 Telp : 021 727 92753, 724 4456 ext 2012 Fax : 021 7244767 email : lp2m@uai.ac.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)
ISSN : -     EISSN : 29858747     DOI : http://dx.doi.org/10.36722/psn.v3i1.2391
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Sendamas) mempublikasikan naskah artikel yang bertemakan*, namun tidak terbatas pada:* 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan 2. Layanan Msyarakat, orang - orang, ketahanan pangan lokal 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial 5. Layanan Komunitas Mahasiswa 6. Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Penyuluhan menggunakan Whatsapp Chatbot dalam Meningkatkan Pengetahuan Anemia Remaja di SMP Al Fityan Tangerang Umami, Zakia; Hidayah, Nurul; Lubis, Syakira Kiyasa; Iskandar, S Jaceyntha Sarah; Irawan, Andi Muh Asrul; Wijihastuti, Risa Swandari; Jumianto, Syafitri
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2394

Abstract

Anemia adalah kondisi yang ditandai dengan penurunan hemoglobin dalam darah. Menurut data Riskesdas 2018, 26,8% anak berusia 5-14 tahun dan 32% anak berusia 15-24 tahun mengalami anemia. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia. Sasaran kegiatan ini adalah 92 siswa kelas 7 s.d. 9 SMP Al-Fityan Tangerang. Metode yang digunakan adalah edukasi gizi dengan cara penyuluhan menggunakan media power point dan whatsapp chatbot. Pengetahuan siswa diukur sebelum dan setelah edukasi dengan menggunakan kuesioner yang diakses melalui google form. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan secara signifikan antara sebelum dan sesudah edukasi gizi (p<0,005). Sehingga, dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan anemia pada remaja.Kata kunci: Canva, literasi komputasi, Microsoft Exce
Implementasi Hand Sanitizer Otomatis Bercatu Daya Panel Surya Untuk Pencegahan Penyebaran COVID19 pada Kelompok Karang Taruna di Tangerang Selatan Samijayani, Octarina Nur; Mujadin, Anwar; Lubis, Ahmad Husin; Syahriar, Ary
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3191

Abstract

Di masa pandemi ini, sangat diperlukan fasilitas kebersihan untuk menunjang penerapan protokol kesehatan. Di beberapa fasilitas umum, tempat dimana orang berkumpul, seperti masjid, ruang pertemuan warga, ruang olahraga dll, masih dirasa kurang adanya fasilitas kebersihan yang memadai untuk menjaga protokol kesehatan. Untuk itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai, dan menjaga jarak), serta menyediakan “TOSAN” yaitu “touchless hand sanitizer” yang dapat mengeluarkan cairan pembersih secara otomatis untuk kelompok karang taruna wilayah Kebon Bawang Jakarta Utara serta Ciputat dan Rempoa, Tangerang Selatan. Untuk keberlanjutan penggunaan alat ini, alat dilengkapi catu daya mandiri menggunakan sel surya. Selain pemberian alat, juga dilakukan edukasi teknologi mengenai cara kerja alat sehingga menambah wawasan dan menumbuhkan kreasi anak-anak muda di daerah ini. Hasil evaluasi kegiatan, dengan adanya alat TOSAN, warga lebih memperhatikan protokol kesehatan, dan tertarik terhadap produk teknologi. Program ini memberikan kontribusi dalam menambah ketersediaan handsanitizer di tempat umum sehingga warga lebih mudah dan tertarik untuk menjaga kesehatan tangan, yakni masyarakat merasa perlu menjaga kebersihan tangan (74%), berkeinginan untuk mencuci tangan dan handsanitizer (69%), mendorong perilaku mencuci tangan dan handsanitizer (86%). Selain itu, Dengan adanya Solar Cell, battere pada alat tidak perlu sering diganti, sehingga memudahkan pemeliharaan oleh warga. Warga pemuda tertarik dan antusias mengikuti workshop pembuatan alat, dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas dalam bidang teknologi.Kata kunci: Hand sanitizer otomatis, Sensor ultrasonic, Solar Cell.
Peningkatan Pengetahuan Digital Marketing UMKM Warga Rawa Badak Melalui Aplikasi Instagram Nuraini, Irma; Samiono, Bambang Eko
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3243

Abstract

Digital marketing adalah salah satu cara untuk mempromosikan dan menjual produk yang dilakukan melalui media internet. Manfaat yang didapat bagi para mitra UMKM dengan adanya digital marketing adalah menjangkau lebih banyak konsumen dari semua wilayah yang terkoneksi dengan internet. Permasalahan yang ada pada mitra UMKM di Kelurahan Rawa Badak mereka kesulitan untuk berkembang karena kurangnya pemahaman mengenai digital marketing dalam mempromosikan produknya secara online. Melihat permasalahan yang dihadapi oleh para mitra UMKM, solusi yang diberikan oleh tim KKN berupa materi ataupun edukasi mengenai manfaat digital marketing dan cara mempromosikan produk secara online melalui aplikasi instagram. Mitra UMKM yang ada Kelurahan Rawa Badak Utara menjual mulai dari junk food, healty food, cemilan ringan, makanan berat dan minuman. Selain itu, ada beberapa mitra yang menjual beberapa bahan pokok makanan. Jumlah mitra UMKM yang ikut serta dalam program KKN ini ada 11 UMKM. Pelatihan yang diberikan oleh tim KKN berupa pemaparan presentasi power point lalu sesi tanya jawab mengenai materi yang sudah diberikan. Mengenai evaluasi yang sudah dilakukan adanya peningkatan usaha 50% oleh para mitra UMKM di Kelurahan Rawa Badak dan mitra UMKM tersebut sangat antusias oleh materi mengenai digital marketing sebagai media pemasaran secara online untuk meningkatkan penjualan mereka.Kata kunci: pemasaran digital, instagram, pelaku usaha mikro kecil menengah
Pelatihan Cara Beriklan di Media Sosial Facebook dan Instagram di Panti Asuhan Al Jamiyatul Wasliyah Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai Sembiring, Ismail Wahyu Ditya; Nurhasanah, Nunung
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3274

Abstract

Panti asuhan Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Kota Binjai dibentuk sebagai wadah partisipasi sosial menampung, mengasuh, mendidik dan membina warga masyarakat yang mengalami masalah kesejahteraan sosial seperti anak yang berasal dari keluarga kurang mampu dan anak yatim maupun piatu. Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah Binjai mempunyai asrama putra dan putri yang berjumlah 122 anak panti yang terdiri dari 60 anak laki – laki dan 62 anak perempuan, Seiring berjalannya waktu penggunaan media sosial setiap tahunnya semakin bertambah. Hal itu tidak bisa dipungkiri karena hidup di zaman yang semakin modern dan canggih menuntut setiap orang harus memiliki media sosial. Anak anak di panti asuhan cenderung menggunakan media sosial untuk berkomunikasi. Namun sangat disayangkan apabila media sosial hanya digunakan untuk berkomunikasi karena media sosial banyak sekali hal bermanfaat lainnya seperti menjual produk, menjual jasa, mempromosikan sesuatu, atau lainnya. Oleh karena itu pada kesempatan KKN ini, penulis memberikan pelatihan cara beriklan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Tujuannya adalah agar pada adik - adik bisa menggunakan media sosial tidak hanya berkomunikasi melainkan bisa menggunakan hal bermanfaat lainnya.  Kegiatan KKN ini dilaksanakan di Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah Kota Binjai. Peserta KKN ini diprioritaskan bagi adik - adik yang berusia SMP hingga SMA karena pemahaman mereka lebih matang tentang penggunaan media sosial.Kata kunci: Cara Beriklan, Instagram, Facebook, Media Sosial.
Sosialisasi dan Antisipasi Virus Corona di RW 13 Kelurahan Mekarjaya Kota Depok Rahmatia, Suci; Shalsa Putra, Adhytya Dhava; Augusta, Fahmi Adam; Mujadin, Anwar; Syahriar, Ary; Samijayani, Octarina Nur
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3205

Abstract

Kasus positif Covid-19 pada akhir Juni 2021 meningkat secara signifikan. Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit penuh di datangi masyarakat yang ingin berobat dan tes antigen/swab. Apotik, toko obat, toko penyedia oksigen, dan toko alat kesehatan juga diserbu masyarakat untuk mengobati keluarga dan tetangga mereka. Pertambahan kasus positif Covid-19 juga sangat terasa di lingkungan RW.13, Kelurahan Mekarjaya, Depok. Data awal kasus hanya 5 orang perbulan tertular virus, namun pada akhir bulan Juni mengalami peningkatan signifikan sebanyak 40 orang. Kenaikan 8 kali lipat ini membuat warga panik dan bingung apabila salah satu anggota keluarga mereka tertular. Oleh karena itu, tim abdimas Universitas Al Azhar Indonesia bekerjasama dengan Pengurus RW 13 membentuk tim Satgas Covid untuk memberikan edukasi mengenai sosialisasi dan antisipasi Covid-19, bantuan alat handsanitizer otomatis berbasis sensor, penghubung pasien Covid-19 dengan fasilitas kesehatan dan pertolongan pertama saat warga mengalami kondisi darurat. Metode-metode tersebut efektif menekan laju pertumbuhan pasien Covid-19 dan meningkatkan kepedulian warga terhadap keluarga pasien yang melakukan isolasi mandiri. Kata kunci: Sosialisasi 3M, Hand Sanitizer Otomatis, Edukasi Kesehatan, Isolasi Mandiri
Pelatihan Computational Thinking bagi Guru SMA Islam Terpadu Pesantren Nurrurrahman Kota Depok Hermawan, Denny; Safitri, Riri; Rahmatia, Suci
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3268

Abstract

Computational Thinking (CT) merupakan kemampuan dasar yang wajid dikuasai oleh semua orang di semua bidang saat ini. CT merupakan perpaduan antara berfikir kritis dan pemanfaatan kekuatan komputasi/informatika. Di era permasalahan yang kompleks kemampuan CT sangat diperlukan sehingga harus dilatih dan diberikan di sekolah. SMAIT Pesantren Nururrahman Depok memerlukan pelatihan ini untuk para guru dalam melakukan transformasi digital di sekolah. Pelatihan dilakukan secara hybrid dengan beberapa kali pertemuan dan berbagai macam kegiatan seperti webinar, simulasi daring dan luring, serta penyelesaian soal CT. Dari hasil evaluasi yang dilakukan melalui umpan balik dan post test, terdapat peningkatan dan pemahaman para guru mengenai CT dari nilai rata-rata hasil post test 46 menjadi 60.Kata kunci: Computational Thinking, Pelatihan, Simulasi, Informatika
Pemberdayaan Masyarakat Desa Jampang Melalui Biokonversi Sampah dengan Maggot BSF Jumianto, Syafitri; Rahayu, Kun Mardiwati; Sasaerila, Hidayat Yorianta
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3199

Abstract

Maggot atau larva (belatung) yang berasal dari lalat tentara hitam (black soldier fly/BSF/Hermetia Illucens) asli Amerika Utara ini aman untuk dikembangbiakan. Dengan maggot BSF yang mampu mengurai sampah, menjadi alternatif solusi terhadap masalah sampah. Sampah organik merupakan makanan bagi maggot dan sanggup mengurai 80% sampah. Sisa penguraian sampah oleh maggot yang disebut kasgot (berkas maggot) bisa dijadikan pupuk organik/kompos. Potensi maggot dengan karakter yang dimilikinya tersebut merupakan salah satu agen biokonversi sampah organik yang berdampak positif. Telah dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat  di Desa Jampang yaitu pelatihan budidaya maggot sebagai pengurai sampah organik dan bahan pakan ternak serta berpotensi ekonomi. Pelatihan ini diikuti oleh 28 peserta dari perwakilan masyarakat di Desa Jampang. Berdasakan hasil survei dari peserta, rata rata tingkat kepuasan peserta dalam kegiatan ini yaitu sekitar 94 persen peserta merasa puas dan mengusulkan untuk dilaksanakan program selanjutnya.Kata Kunci: Sampah organik, Maggot, Black soldier fly, Biokonversi
Pendampingan Guru “PAUD Bintang Bintang” untuk Menumbuhkan Karakter Sociopreneur Soeharto, Triana Noor Edwina Dewayani; Witanti, Arita; Rengganis, Domnina Rani Puna
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3263

Abstract

Permasalahan yang dialami guru-guru PAUD adalah kegiatan yang diwadahi dalam “Kangen Dolan” belum berkembang optimal. Guru-guru Paud belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang optimal untuk menjadikan kegiatan dalam Kangen Dolan menjadi kegiatan yang produktif. Guru- guru PAUD ingin menjadi pribadi yang kreatif, produktif, berdaya guna, dan menginspirasi guru-guru PAUD lain untuk mengembangkan dirinya. Berdasarkan hal tersebut maka solusi yang ditawarkan adalah memberikan pengetahuan tentang psikologi konsumen dan pemasaran, memberi pengetahuan dan ketrampilan tentang media online selain sebagai media pemasaran. Metode yang dilakukan diawali dengan membangun kerjasama dengan mitra, memberi pengetahuan dan pelatihan pemasaran berdasar psikologi konsumen dan pemasaran serta menggali produk unggulan berbasis kearifan lokal, membekali dengan kemampuan dasar teknologi informasi salah satunya dengan penggunaan Instagram supaya lebih efektif untuk pemasaran, dan sharing session berbagi ilmu dengan pakar sociopreneur. Keberhasilan yang dicapai “Kangen Dolam” setelah mengikuti kegiatan ini adalah guru memiliki pengetahuan tentang psikologi konsumen dan pemasaran sekaligus dapat dipraktekkan; memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang media online selain sebagai media pemasaran.Kata kunci: Pendampingan, Karakter, Sociopreneur
Peningkatan Mutu UMKM melalui Penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) pada UPH Olahan Susu di Pondok Ranggon Jakarta Timur Rahayu, Kun Mardiwati; Puspa, Amalina Ratih
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3193

Abstract

Indonesia dengan penduduk muslim terbesar yaitu 229 juta atau 87% memberikan peluang besar pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya pangan dalam menyediakan pangan halal dan thoyib. Pengakuan atas jaminan halal bukan hanya dibutuhkan oleh produsen sebagai jaminan keamanan pangan namun juga dibutuhkan sebagai kepercayaan kepada konsumen.  Paguyuban UPH Olahan Susu Pondok Ranggon merupakan kumpulan UMKM yang memproduksi olahan hewani khususnya produk olahan susu sapi namun belum memiliki sertifikat halal. Sertifikat halal suatu produk diperoleh bila produsen menerapkan sistem jaminan halal (SJH) dalam produknya. Manual SJH diperlukan saat pengajuan sertifikasi produk halal baik baru maupun perpanjangan. Kompleksitas 11 kriteria dalam system jaminan halal harus dipersiapkan oleh pelaku usaha selain data pendukung lainnya yang menjadi satu bagian tidak terpisahkan. Selain itu beberapa hal yang menjadi alasan mereka belum melakukan proses sertifikasi produknya adalah: 1) ketidak tahuan akan pentingnya sertifikat halal suatu produk; 2) belum mengetahui cara pengisian manual SJH sebagai syarat pengajuan sertifikasi halal; 3) kurangnya informasi mengenai alur sertifikasi halal sehingga mereka menganggap proses pengajuan sertifikasi halal mahal, rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Solusi dan metode yang dilakukan adalah 1) melakukan edukasi melalui penyuluhan mengenai sertifikasi halal dan alur sertifikasi halal suatu produk; 2) melakukan workshop pengisian manual SJH. Hasil yang didapat seluruh peserta (100%) mengetahui pentingnya sertifikasi halal suatu produk, mampu mengisi manual sistem jaminan halal sebagai syarat sertifikasi halal dan mengetahui alur pendaftaran sertifikasi halal. Kata Kunci: Sistem jaminan halal, Olahan susu, Pondok ranggon
Program Pembentukan Koperasi pada UMKM di Kelurahan Rawa Badak Utara Oktaviani, Dina; Samiono, Bambang Eko
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3244

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan bisnis yang dijalankan individu, rumah tangga, atau badan usaha dengan ukuran kecil. UMKM memainkan peran penting bagi dunia perekonomian, hal ini karena UMKM adalah penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar serta paling banyak menyerap lapangan kerja. Namun pada awal tahun 2020 sejak adanya pandemi Covid-19 yang terjadi secara global, UMKM menjadi sektor yang paling terdampak karena mengalami banyak kerugian terutama pada sumber daya modal yang sulit diakses lantaran tidak sedikit UMKM yang belum bankable. Hal ini membuat UMKM terpaksa melakukan pinjaman dana kepada rentenir karena sulitnya meminjam pembiayaan melalui lembaga keuangan formal. Adanya permasalahan tersebut tim pemberdayaan masyarakat memberikan solusi serta praktek langsung kepada 15 orang mitra UMKM di Kelurahan Rawa Badak Utara dengan merencanakan pembentukan koperasi yang dilakukan secara online dan offline. Indikator keberhasilan dari program ini diantaranya yaitu para mitra yang ikut serta dalam program koperasi ini merasa sangat terbantu karena akhirnya mitra bisa mendapatkan modal usaha tanpa melalui bank ataupun rentenir yang merupakan masalah selama pandemi berlangsung, dan mitra bisa menghadapi tantangan operasional sehari-hari.Kata kunci : UMKM, Sumber Daya Modal, Koperasi

Page 7 of 15 | Total Record : 149