cover
Contact Name
Eli Amaliyah
Contact Email
eli.amaliyah@untirta.ac.id
Phone
+6287839458825
Journal Mail Official
syafrina@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. No.71 Letnan jidun, Kepandean
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27751511     DOI : 10.62870/jik.v5i1.25858
Core Subject : Health,
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan contains publications in the field of nursing. Since 2020 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan also covers the issues of nursing. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan is published by Department of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, with the e-ISSN 2775-1511. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan has become a CrossRef Member since year 2023 with prefix 10.62870. Therefore, all articles published by Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatanwill have unique DOI number since Vol. 4, No. 1, April 2023. Since Vol. 4, No. 1, April 2023 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan uses Anti-Plagiarism Software "Turnitin" to check the authenticity article.
Articles 102 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS KASEMEN DAN KILASAH KOTA SERANG hamdiah, dedeh
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i3.14357

Abstract

Kepuasan kerja dapat dianggap sebagai cermin perasaan seseorang terhadap pekerjaannya yang dinilai dari sikap, baik positif maupun negatif terhadap pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi dalam lingkungan kerjanya. Hasil studi pendahuluan bersama 10 orang tenaga kesehatan, 7 orang diantaranya menyatakan kurang puas terhadap pekerjaan yang dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui  faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja tenaga kesehatan di Puskesmas Kasemen dan Kilasah Kota Serang tahun 2019, meliputi umur, lama kerja, dan kondisi lingkungan kerja. Jenis penelitian deskriptif analitik, dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi dan sampel penelitian adalah tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Kasemen dan Kilasah Kota Serang, yaitu 67 orang. Hasil analisa univariat, diketahui bahwa sebagian besar tenaga kesehatan memiliki kepuasan kerja (67.2%), berumur ≥ 30 tahun (59.7%), dengan  lama kerja ≥ 5 tahun (77.6%), dan kondisi lingkungan kerja yang baik (64.2%). Hasil analisa bivariat variabel yang berhubungan dengan kepuasan kerja tenaga kesehatan adalah kondisi lingkungan kerja (p = 0,000). Saran bagi puskesmas dapat meningkatkan kepuasan kerja tenaga kesehatan dengan memfasilitasi sarana prasarana yang lebih lengkap, dan menciptakan suasana kerja yang kondusif. Kata Kunci: Faktor-faktor, Kepuasan Kerja, Tenaga Kesehatan 
penerapan pursed lip breathing dalam pemenuhan kebutuhan oksigen (pola napas tidak efektif) pada pasien PPOK Supardi, Edy Supardi; Handayani, Dwi Esti; Sariama, Sariama Sariama; Astuti, Astuti Astuti
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i3.22077

Abstract

Pendahuluan, PPOK adalah pasien yang mengalami sesak napas yang berlangsung lama atau menahun dikarenakan adanya penyumbatan pada saluran udara pada paru-paru sehingga menyebabkan udara terperangkap di dalam paru-paru yang menyebabkan penderitanya sulit bernapas dengan baik. Tujuan, untuk mengetahui gambaran penerapan pursed lip breathing dalam pemenuhan kebutuhan oksigen (pola napas tidak efektif) pada pasien PPOK. Metode, deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan dua partisipan, pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil, penerapan dilakukan selama 3 kali / hari (pagi, siang dan sore) selama 3 hari. Pengukuran frekuensi napas dan SpO2 dilakukan sebelum dan setelah penerapan, kemudian dilakukan penerapan selama 15menit dalam 7 siklus, setiap siklus dilakukan 4 kali, setiap satu menit pengulangan dengan jeda istirahat 3-5 detik, lalu satu menit berikutnya istirahat. Setelah dilakukan penerapan, didapatkan penurunan frekuensi napas Tn. K 28X/menit menjadi 20X/menit dan Tn. S 28X/menit menjadi 24X/menit. Kesimpulan, Setelah dilakukan penerapan pursed lip breathing didapatkan adanya penurunan frekuensi napas dan peningkatan SpO2 pada kedua partisipan. Kata kunci: sesak napas, pursed lip breathing, PPOK
PERSEPSI PASIEN PENGGUNA BPJS KESEHATAN TENTANG PELAYANAN KEGAWATDARURATAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD dr. DRADJAT PRAWIRANEGARA SERANG Lestari, Erna
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i1.14339

Abstract

Pelayanan gawat darurat adalah pelayanan kesehatan yang harus diberikan secepatnya untuk mencegah kematian, keparahan dan atau kecacatan sesuai dengan kemampuan fasilitas kesehatan. Pemanfaatan jaminan ini dapat digunakan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas, praktik dokter, praktik dokter gigi, klinik pratama dan rumah sakit kelas D pratama serta fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan seperti klinik utama, rumah sakit umum dan rumah sakit khusus sekalipun dalam keadaan darurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pasien penggunan BPJS Kesehatan tentang pelayanan kegawatdaruratan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Dradjat Perawiranegara Serang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif untuk melihat gambaran persepsi pasien pengguna BPJS Kesehatan tentang pelayanan kegawatdaruratan dengan sampel sebanyak 73 pasien BPJS di IGD Rumah Sakit Umum Daerah  dr. Dradjat Prawiranegara. Hasil menunjukkan dimensi reliability (keandalan), dimensi responsiveness (daya tanggap) dan dimensi empathy (empati) memilik kesenjangan terbesar. Hal ini ditunjukkan dengan nilai gap 5 dari ketiga dimensi tersebut (-0,33). Hanya ada satu dimensi yang memiliki kesenjangan kecil yaitu dimensi assurance (keamanan) dengan nilai gap 5 yaitu 0,01.  Kata kunci       : Persepsi, BPJS, Kegawatdaruratan 
MELATIH ROM PASIF DAPAT MENINGKATKAN PEMENUHAN KEBUTUHAN MOBILITAS FISIK PADA PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK DI RSUD PROVINSI BANTEN SERANG : METODE STUDI KASUS Racmatullah, Rizky; Amaliyah, Eli; Luthfia, Erinna
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21073

Abstract

Stroke merupakan suatu keadaan dimana terdapat tanda-tanda klinis yang berkembang secara cepat berupa defisit neurologik fokal dan global yang dapat memberatkan dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian. Stroke hemoragik, disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak yang bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Masalah yang ditemukan pada stroke hemoragik adalah gangguan mobilitas fisik. Gangguan mobilisasi fisik pada pasien stroke bisa diatasi dengan beberapa metode aktivitas fisik seperti Range of Motion (ROM). Tujuan dari kasus ini adalah untuk melaksanakan Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Stroke Hemoragik Dengan Tindakan Melatih ROM Pasif Untuk Meningkatkan Pemenuhan Kebutuhan Mobilitas Fisik Di RSUD Provinsi Banten. Metode dalam penulisan karya tulis ilmiah ini menggunakan metode pendekatan asuhan keperawatan dan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Dari hasil studi kasus tentang gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke hemoragik diperoleh adanya perubahan dan peningkatan pada kekuatan otot pasien setelah dilakukan tindakan melatih ROM pasif. Adapun pengaruh musik pada saat tindakan latihan ROM pasif berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa masalah keperawatan dengan gangguan mobilitas fisik sudah teratasi sebagian sehingga membutuhkan perawatan atau latihan mobilisasi lebih lanjut dengan tindakan melatih ROM Pasif pada kedua klien.Kata kunci: Stroke Hemoragik, Gangguan Mobilitas Fisik, Range of Motion (ROM).
ANALISIS OPTIMALISASI PELAKSANAAN FIVE MOMENT HAND HYGIENE PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BERKAH PANDEGLANG sulastri, tuti; Amaliah, Eli
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v3i1.17727

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat optimalisasi perawat dalam melakasanakan salah satu pedoman patient safety dengan five moment hand hygiene di RSU Berkah Pandeglang . Desain penelitian korelasi deskriptif dengan cross sectional. Sampel 45 perawat. Analisis data  dengan Regresi  uji  Anova . Tujuan dari pnelitian ini untuk menganalisis optimalisasi perawat dalam menerapkan salah satui pedoman patient safety   yaitu five moment hand hygiene untuk mencapai keselamatan klien di rumah sakit. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuesioner dan observasi pada responden dalam melaksanakan standar prosedur operasional  five moment hand hygiene di masing-masing perawat tersebut dinas. Hasil  penelitian   teridentifikasi optimalisasi padaa pelaksnaan cuci tangan pada 3 moment yaitu sebelum tind Sedangkan untuk sebelum kontak dengan pasien dan setelah kontak dengan lingkungan pasien tidak optimal. yang diharapkan baik untuk Rumah sakit  mapun perawat adalah pelayanan yang maksimal dan mencegah terjadinya kejadian infeksi nasokomial bagi klien yang dirawat dengan menggunakan standar patient safety yang maksimal di lakukan oleh perawat khususnya dan seluruh karyawan Rumah sakit pada umumnya. Kata Kunci                : five moment hand hygiene , perawat.
HUBUNGAN PERAN PERAWAT SEBAGAI EDUKATOR DENGAN KEPATUHAN DIET RENDAH KALIUM PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RUANG DIALISIS RSUD DR. ADJIDARMO RANGKASBITUNG Fitria, Putri Ayu; Umar, Ernawati; Mulyanasari, Fertin
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v5i1.25855

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pasien hemodialisis dalam melakukan diet rendah kalium saat ini masih tergolong jarang dilakukan secara rutin, sehingga berdampak pada kondisi kesehatan pasien. Pada permasalahan tersebut, peran perawat dinilai sangat penting dalam memengaruhi perilaku pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan diet rendah kalium pada pasien gagal ginjal kronis di Ruang Dialisis RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey berupa pemberian kuesioner dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 pasien yang dihitung menggunakan rumus Slovin, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling melalui cara atau pertimbangan yang khusus. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan diet rendah kalium di Ruang Dialisis RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung (P-value = 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan diet rendah kalium pada pasien gagal ginjal kronis di Ruang Dialisis RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung.Kata Kunci: Hemodialisis, peran perawat sebagai edukator, kepatuhan pasien, diet rendah kalium
HUBUNGAN MANAJEMEN CONTROLING KEPALA RUANGAN TERHADAP MOTIVASI PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD Dr. DRAJAT PRAWIRANEGARA SERANG aminah, aminah; Amaliah, Lili
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.17715

Abstract

Manajemen keperawatan adalah proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman kepada pasien, keluarga dan masyarakat. Kepala ruangan sebagai pimpinan pelayanan diruang rawat inap bertanggung jawab dalam merencanakan, mengorganisir, memotivasi dan mengendalikan perawat serta tenaga penunjang lainnya dalam memberikan pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi Hubungan manajemen controlling kepala ruangan terhadap motivasi perawat dalam pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang rawat inap RSUD. Penelitian merupakan cross sectional dengan 177 perawat pelaksana. Hasil menunjukkan  fungsi kontroling 71,2%, motivasi perawat 58,2%, dan pelaksanaan pendokumentasian 94,9%.
KESIAPAN PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA KLIEN HIPERTENSI DENGAN TINDAKAN EDUKASI LEAFLET : STUDI KASUS Alawiyah, Tuty; Mulyanasari, Fertin; Amaliah, Lili
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i3.23397

Abstract

Latar belakang :  Wold Heald Organization (WHO,2015) menyatakan bahwa jumlah masyarakat yang memiliki penyakit hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Sekitar 1,13 miliar orang dunia menyandang hipertensi. Peran keluarga dianggap penting dalam menyediakan perawatan bagi anggota keluarga yang memiliki hipertensi. Kesehatan dalam keluarga dapat dipengaruhi oleh peran anggota keluarga. Jika keluarga mampu mengenal, merawat, mengambil sesuatu keputusan saat salah satu anggota keluarga sedang sakit maka kesiapan  peningkatan pengetahuan yang ada di keluarga adalah efektif. Tujuan : untuk menggambarkan tindakan asuhan keperawatan keluarga pada klien yang menderita hipertensi dengan kesiapan peningkatan pengetahuan yang meliputi : pengkajian penentuan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi serata evaluasi hasil. Hasil : setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga didapatkan hasil kesiapan peningkatan pengetahuan teratasi. Kesimpulan : Asuhan keperawatan dengan intervensi dan implementasi yang tepat dapat mengatasi masalah kesiaoan peningkatan pengetahuan .Kata kunci : Keluarga, Hipertensi, Leaflet
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MAHASISWA PRAKTEK DALAM MELAKSANAKAN LIMA MOMENT CUCI TANGAN DI RUANG INTERNA DAN BEDAH RSUD DR. DRAJAT PRAWIRANEGARA sulastri, tuti
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.14347

Abstract

Rumah sakit sebagai instansi pelayanan kesehatan yang harus mengutamakan  pelayanan kesehatan, dan mencegah terjadinya infeksi nosocomial. Pencegahan dimulai dari seberapa maksimalnya para petugas, perawat dan mahasiswa yang praktik  melaksanakan lima moment cuci tangan. Penelitian yang dilakukan kepada mahasiswa yang sedang praktik ini menggunakan metode diskriptif Korelasi untuk mengetahui  tingkat kepatuhan Mahasiswa dalam melakukan lima moment cuci tangan saat mereka praktik di rumah sakit dr. drajat Prawiranegara berdasarkan tingkatan, jenis kelamin, asal daerah dan fasilitas kesehatan. Responden yang dilakukan penelitian sebanyak 55 mahasiswa. Hasil penelitian bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan dalam pelaksanaan cuci tangan berdasarkan jenis kelamin, Mahasiswa Perempuan  lebih patuh disbanding dengan mahasiswa laki-laki dengan nilai uji statistic nilai P ; α :0.05. Tidak ada hubungan yang signifikan  kepatuhan mahasiswa praktik terhadap kepatuhan cuci tangan dalam lima moment. Saran untuk para  mahasiswa praktik untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya cuci tangan  sebagai langkah awal pencegahan infeksi nasokomial. Kata Kunci :  lima moment cuci tangan, Mahasiswa praktik.
EDUKASI MENYUSUI DAPAT MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG CARA MENYUSUI DENGAN BENAR PADA PASIEN POST SECTIO CAESARIA ATAS INDIKASI CEPHALOPELVIC DISPROPORTION DENGAN PENDEKATAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG WIJAYA KUSUMA RSUD dr. DRAJAT PRAWIRANEGARA SERA Aminah, Aminah; Nurlaela, Ela; Ramadan, Nopia
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i2.21079

Abstract

Menyusui tidak efektif merupakan suatu keadaan dimana ibu dan bayi mengalami ketidakpuasan atau kesulitan pada saat menyusui (Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2016). Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara menyusui yang baik dan benar bisa menyebabkan bayi mengalami aspirasi ASI, diare, dan infeksi. Tujuan edukasi menyusui dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara menyususi dengan baik dan benar. Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan dengan subyek penelitian pada studi kasus ini adalah 2 pasien ibu Post Op Sectio Caesarea atas indikasi Cephalopelvic Disproportion dengan masalah menyusui tidak efetif. Hasil pada saat pengkajian penulis memperoleh data pada 2 pasien mengatakan ASInya belum keluar dan belum mengetahui tentang cara menyusui yang baik dan benar, pada kasus ini ditemukan diagnosa keperawatan yaitu Menyusui tidak efektif berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Peneliti menentukan perencanaan keperawatan bagi kedua pasien yang dibuat sesuai dengan diagnosa yang telah ditetapkan berdasarkan buku panduan standar diagnosis keperawatan indonesia, standar intervensi keperawatan Indonesia dan standar luaran keperawatan Indonesia. Simpulan melakukan evaluasi pada kedua pasien bahwa menyusui tidak efektif dapat teratasi. Saran bagi pendidikan keperawatan dapat memotivasi mahasiswa tentang pentingnya peran perawat dalam memberikan dan menerapkan intervensi keperawatan pada pasien post op sectio caesarea dalam pemenuhan kebutuhan edukasi menyusui. Kata Kunci : Menyusui Tidak Efektif, Sectio Caesarea, Cephalopelvic Disproportion, Edukasi Menyusui.

Page 6 of 11 | Total Record : 102