cover
Contact Name
Yohanes Bowo Widodo
Contact Email
ojslppmumht@gmail.com
Phone
+6281219750110
Journal Mail Official
jkmp.umht@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. H. Bokir Bin Dji’un No.23-25, Kramatjati, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
ISSN : 27760952     EISSN : 27760944     DOI : 10.37012/jkmp
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting health sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. The scope of this journal encompasses to study health research regarding of: 1. Public Health 2. Occupational Health and Safety 3. Communicable Disease 4. Non Communicable Disease 5. Health promotion 6. Hospital Services Management 7. Health Policy 8. Health Behavior 9. Epidemiology and Biostatistics 10. Environmental Health
Articles 125 Documents
Pembuatan Dawet Daun Kelor (Moringa Oleifera L.), Daya Terima dan Peluangnya Sebagai Pangan Bernutrisi Parlin Dwiyana; Fadhillah Miftahul
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v1i2.1196

Abstract

Dawet mudah dibuat dan dapat dikreasikan dengan berbagai macam bahan serta modal yang tidak terlalu banyak, sehingga dawet dapat dimodifikasikan dengan bahan yang mempunyai nilai gizi yang akan membuat mutu dawet yang dihasilkan dapat menjadi lebih tinggi. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh penambahan daun kelor terhadap sifat organoleptik dan daya terima dawet. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun kelor terhadap sifat organoleptik produk dawet daun kelor dilakukan di Laboratorium Gizi Universitas MH Thamrin. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 2 kali pengulangan. Ada pengaruh penambahan daun kelor terhadap aspek warna, rasa, aroma, dan tekstur pada dawet daun kelor. Penambahan daun kelor pada tingkat kesukaan aspek rasa lebih disukai pada produk dengan penambahan daun kelor sebanyak 35%. Pada tingkat kesukaan aspek warna, aspek aroma, dan aspek tekstur lebih disukai pada produk dengan penambahan daun kelor sebanyak 50%. Produk yang lebih disukai oleh panelis adalah produk dengan penambahan daun kelor sebanyak 50%.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi di RW 08 Wilayah Kerja Puskesmas Kampungtengah Kramat Jati Nurma Dewi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v2i2.1316

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang paling umum di derita oleh masyarakat. Seseorang dikatakan hipertensi bila hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Tekanan darah tinggi seringkali disebut “silent killer” karena tidak memiliki tanda dan gejala. Kurangnya pengetahuan dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah dan dapat menjadi komplikasi penyakit jantung, gagal ginjal dan stroke. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Kampungtengah Kramat Jati. Metode penelitian menggunakan desain Deskriptif Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional Survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 83 responden. Uji statistika menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi (p = 0,002), terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi (p = 0,000). Direkomendasikan untuk menugaskan tenaga kesehatan terutama perawat dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang pengetahuan hipertensi, memperbaiki cara gaya hidup yang baik agar dapat mencegah terjadinya komplikasi. Selain itu dapat meningkatkan program senam hipertensi dan skrining hipertensi untuk pencegahan terjadinya komplikasi.
Perbandingan Efektivitas Antara Critical-Care Pain Observation Tool (CPOT) dengan Wong-Baker terhadap Skor Nyeri Pasien di ICU Martha Katharina Silalahi; Seven Sitorus; Anatasia Hardiyanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v1i2.1550

Abstract

Latar Belakang: Nyeri dikenal sebagai suatu pengalaman sensori subjektif, objektif, dan emosional yang tidak menyenangkan terutama berkaitan dengan kerusakan jaringan yang aktual atau potensial sebagai stimulus yang dirasakan setiap saat kejadian kerusakan. Tujuan: Cara mendapatkan standar emas dalam pengkajian skor nyeri adalah deskripsi dari pasien itu sendiri atau self-reported. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan pengkajian skor nyeri yang tepat dan valid yang sangat dibutuhkan untuk mengetahui adanya rasa sakit di ruang ICU RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional dan metode pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Hasil: Dari 33 responden rata-rata usia yang didapat adalah 51,30 ±12,588 tahun dengan berjenis kelamin perempuan 54,5% kemudian untuk diagnosa medis lebih besar terdapat pada gangguan neurologi 45,5% dan 84,8% adalah responden yang tidak menggunakan sedasi. Perbandingan antara instrumen CPOT dengan Wong-Baker terhadap skor nyeri pada saat istirahat dengan nilai p value = 0,000 dan pada saat intervensi keperawatan dilakukan dengan nilai p value = 0,016. Kesimpulan: Instrumen pengkajian nyeri Wong-Baker lebih efektif, namun CPOT lebih unggul karena indikatornya lebih kompleks dan mudah dipahami serta CPOT lebih mengalami peningkatan skor nyeri yang cukup besar. Rumah sakit dapat menggunakan instrumen pengkajian nyeri CPOT.
Beban Kerja Perawat terhadap Ketepatan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang IGD RSUD Dr. Chasbullah Abdul Madjid Bekasi Siti Djubaedah; Anastasia Hardyati; Tri Mulia Herawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v1i2.1551

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor yang berkontribusi pada kinerja perawat adalah beban kerja. Sedangkan kegiatan yang menjadi bagian dari beban kerja perawat adalah melakukan pendokumentasian secara lengkap. Kelengkapan pendokumentasian keperawatan merupakan bagian dari kualitas yang mendukung pelayanan keperawatan di rumah sakit. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat terhadap ketepatan pendokumentasian asuhan keperawatan di IGD RSUD dr. Chasnullah Abdulmadjid Bekasi. Metode: Sample pada penelitian ini sebanyak 38 perawat IGD Chasbullah Abdulmadjid Bekasi di ambil dengan teknik total sampling. Metode purposive sampling digunakan untuk mengobservasi lengkap atau tidak lengkap suatu pendokumentasian asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat IGD RSUD dr. Chasnullah Abdulmadjid Bekasi dengan jumlah sampel 138 lembar dokumentasi. Dilaksanakan pada tanggal 3 agustus – 17 agustus 2019. Menggunakan analisis univarit dan bivariat (dengan uji Chi Square) menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Dari hasil penelitian pada perawat IGD RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi menunjukan 73,7% beban kerja tinggi dan 26,3 beban kerja rendah. Pada observasi pendokumentasian didapatkan dokumentasi lengkap 63,8% dan tidak lengkap 36,2%. Didapatkan hasil beban kerja perawat tinggi namun dokumentasi tidak lengkap 57,1% dan pada perawat beban kerja ringan hasil yang didapatkan dokumentasi lengkap 80,0%. Hal ini menunjukan adanyan hubungan bermakna anatara beban kerja perawat dengan ketepatan pendokumentasian. Hal ini didukung dengan hasil p. Value = 0,027 lebih kecil dibandingkan α 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian bahwa ada hubungan yang bermakna antara beban kerja perawat dengan ketepatan pendokumentasian.
Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Perawat dalam Menangani Cardiac Arrest di Ruang ICU RSUD Dr. Chasbullah Abdulmajid Seven Sitorus; Siti Djubaedah; Anastasia Hardyati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v1i2.1552

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor yang berkontribusi pada kinerja perawat adalah beban kerja. Sedangkan kegiatan yang menjadi bagian dari beban kerja perawat adalah melakukan pendokumentasian secara lengkap. Kelengkapan pendokumentasian keperawatan merupakan bagian dari kualitas yang mendukung pelayanan keperawatan di rumah sakit. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat terhadap ketepatan pendokumentasian asuhan keperawatan di IGD RSUD dr. Chasnullah Abdulmadjid Bekasi. Metode: Sample pada penelitian ini sebanyak 38 perawat IGD Chasbullah Abdulmadjid Bekasi di ambil dengan teknik total sampling. Metode purposive sampling digunakan untuk mengobservasi lengkap atau tidak lengkap suatu pendokumentasian asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat IGD RSUD dr. Chasnullah Abdulmadjid Bekasi dengan jumlah sampel 138 lembar dokumentasi. Dilaksanakan pada tanggal 3 agustus – 17 agustus 2019. Menggunakan analisis univarit dan bivariat (dengan uji Chi Square) menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Dari hasil penelitian pada perawat IGD RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi menunjukan 73,7% beban kerja tinggi dan 26,3 beban kerja rendah. Pada observasi pendokumentasian didapatkan dokumentasi lengkap 63,8% dan tidak lengkap 36,2%. Didapatkan hasil beban kerja perawat tinggi namun dokumentasi tidak lengkap 57,1% dan pada perawat beban kerja ringan hasil yang didapatkan dokumentasi lengkap 80,0%. Hal ini menunjukan adanyan hubungan bermakna anatara beban kerja perawat dengan ketepatan pendokumentasian. Hal ini didukung dengan hasil p. Value = 0,027 lebih kecil dibandingkan α 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian bahwa ada hubungan yang bermakna antara beban kerja perawat dengan ketepatan pendokumentasian.
Pengaruh Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) Melalui Massage terhadap Pencegahan Luka Tekan terhadap Pasien Tirah Baring di Ruang ICU RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Fatimah Fatimah; Siti Djubaedah; Dwinara Febrianti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v2i2.1553

Abstract

Latar belakang : Pemberian VCO dapat menurunkan angka kejadian luka tekan pada pasien tirah baring lama. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh peberian VCO melalui massage terhadap pencegahan luka tekan pada pasien tirah baring di ruang ICU. Metode : Desain studi ini menggunakan quasi-experimen penelitian dilakuakan pada bulan juli 2018 untuk mengetahui pengaruh VCO terhadap pencegahan luka tekan yang diukur menggunakan skor skala braden. Penelitian ini dilakukan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi khusunya di ruang ICU yang merupakan adanya pasien tirah baring lama. Dalam menentukan sampel, penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 26 responden terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Hasil : Dari 26 responden variabel usia dalam kelompok intervensi rata-rata 55 tahun sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata 53 tahun. Pada variabel jenis kelamin dalam penelitian ini untuk kelompok intervensi dan control sebagian besar berjenis kelamin laki-laki yaitu 7 (53,8%) responden dan 8 (61,5%) responden. Sedangkan pada variabel suhu tubuh rata-rata suhu tubuh responden pada kelompok intervensi 36,5 0C tetapi pada kelompok kontrol adalah 36,7 0C. Kesimpulan : Pencegahan luka tekan mengunakan VCO, usia, sangat mempengaruhi karena bertambahnya umur akan mengalami penuaan pada kulit sehingga ke elastisan kulit menjadi menurun maka akan berisiko untuk terjadinya luka tekan, sedangkan pada jenis kelamin dalam penelitian ini menunjukan jenis kelamin laki-laki yang tinggi dibandingkan dengan jenis kelamin perempuan, dan suhu tubuh pada kelompok intervensi maupun kontrol masih dalam batas normal.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes Mellitus di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Ilah Muhafilah; Seven Sitorus; Anastasia Hardiyanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v2i2.1554

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu sindrom gangguan metabolisme dan ditandai dengan hiperglikemia yang disebabkan defesiensi absolut atau relatif dari sekresi insulin, akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin. Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita Diabetes Mellitus dengan prevalensi 8,6% dari total penduduk, memperkirakan pada tahun 2030 nanti sekitar 21,3 juta orang Indonesia terkena diabetes (WHO, 2012). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui adanya hubungan edukasi, pola makan, komsumsi obat dan aktivitas fisik dalam upaya pencegahan komplikasi diabetes mellitus. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling terdapat 37 responden. Hasil : hasil penelitian menunjukan jumlah 37 responden dengan rata-rata usia responden adalah 44,27 ± 8,971 tahun. usia termuda adalah 30 tahun dan usia tertua adalah 60 tahun. sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan 27 responden (73.0%), dari latar belakang tingkat pendidikan menunjukkan bahwa sebagian besar 14 responden (37.8%) adalah pendidikan SD dan mempunyai pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebanyak 19 responden (51.4%). Ada hubungan antara edukasi nilai hasil (p = 0.011), ada hubungan antara komsumsi obat nilai hasil (p = 0.002), ada hubungan antara pola makan nilai hasil (p = 0.004), ada hubungan antara aktivitas fisik nilai hasil (p = 0.001) dengan upaya pencegahan komplikasi Diabetes Mellitus pada pasien DM. Simpulan : Adanya hubungan  yang bermakna  antara edukasi, komsumsi obat, pola makan, aktivitas fisik dengan upaya pencegahan komplikasi Diabetes Mellitus pada   pasien DM.
Pengaruh Terapi Musik terhadap Tingkat Ansietas pada Pasien Pre Operasi di Ruang Rawat Inap RSAU Dr Esnawan Antariksa Jakarta Timur Suwarningsih Suwarningsih; Dwinara Febrianti; Tri Mulia Herawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v2i2.1555

Abstract

Operasi atau pembedahan adalah salah satu prosedur medis invasif yang dilakukan dalam mendiagnosis atau mengobati penyakit, cedera atau kecacatan. Angka kejadian operasi terus meningkat setiap tahunnya di dunia. Individu yang akan menjalani operasi akan mengalami ansietas. Ansietas merupakan suatu kekhawatiran yang tidak jelas berkaitan dengan perasaan pasien yang tidak pasti dan tidak berdaya. Terapi musik merupakan terapi yang digunakan untuk memperbaiki atau meningkatkan fisik, emosional dan kondisi sosial untuk semua orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh terapi musik terhadap tingkat ansietas pada pasien pre operasi di ruang rawat inap RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan quasi experiment dengan desain pre dan post test without control. Sampel diambil sebanyak 30 responden secara total sampling. Berdasarkan hasil uji T Independen didapatkan bahwa p value 0,014. Hasil p value ini menunjukkan bahwa Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi musik terhadap tingkat ansietas pada pasien pre operasi di ruang rawat inap RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur. Jadi, adanya pemberian terapi musik mampu membantu menurunkan tingkat ansietas.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lamanya Waktu Tanggap (Response Time) Perawat di IGD RSUD DR. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Tri Mulia Herawati; Siti Djubaedah; Anastasia Hardiyanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v2i2.1556

Abstract

Latar Belakang: Kejadian gawat darurat banyak terjadi setiap harinya. Waktu tanggap tergantung kepada kecepatan yang tersedia serta kualitas pemberian pertolongan untuk menyelamatkan nyawa/mencegah cacat. Pelayanan pasien gawat darurat memegang peranan yang sangat penting berdasarkan kaidah time saving is live saving. Mekanisme waktu tanggap, disamping menentukan keluasan rusaknya organ-organ dalam, juga dapat mengurangi beban pembiyayaan. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan lamanya waktu tanggap (response time) perawat di IGD RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif, deskritif analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan kuesioner, dengan metode analisa data chi square. Hasil Penelitian: Sebagian besar perawat memiliki waktu tanggap tepat < 5 menit sebanyak 15 (58,0%). Uji statistik menunjukkan ada hubungan antara pelatihan kegawatdaruratan ( p = 0,014) dengan waktu tanggap, ada hubungan antara beban kerja ( p = 0,001) perawat dengan waktu tanggap. Kesimpulan: Waktu tanggap perawat dalam pelayanan gawat darurat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi rata-rata tepat. Pelatihan kegawatdaruratan ada hubungan, beban kerja perawat ada hubungan, ketersediaan alat dan obat tidak ada hubungan, rasio perawat dan pasien tidak ada hubungan. Saran kepada profesi keperawatan agar mempertahankan waktu tanggap yang ada sehingga dapat meningkatkan pelayanan keperawatan.
Analisis Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Riwayat Keterpaparan Covid-19 Terhadap Perilaku Petugas Medis, Paramedis dan Penunjang Medis dalam Penanganan Limbah Medis Brian Sri Prahastuti; Ajeng Tias Endarti; Dian Kusdian
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v3i2.1601

Abstract

Data di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI) Bogor menunjukkan jika volume limbah medis meningkat dua kali lipat pada tahun 2021 dibandingkan pada tahun 2020. Hal ini terjadi karena adanya Covid-19. Pasien suspek Covid-19 di RS PMI ditangani 96 petugas kebersihan, 6 petugas laboratorium pinere, 43 paramedis dan 19 dokter jaga di ruang IGD dan 28 tenaga medis ruang perawatan isolasi pinere. Perlunya pengelolaan yang baik pada limbah karena hasil observasi yang dilakukan menemukan bahwa perilaku penanganan limbah yang buruk dari para petugas menyebabkan mereka terkena Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi perilaku penanganan limbah medis di RS PMI Bogor. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional dan melibatkan responden sejumlah 200 orang. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah kuesioner. Tahap pengumpulan data meliputi pengecekan data (editing data), pemberian kode (coding), proses (processing), dan pembersihan data (cleaning). Analisis data pada penelitian ini meliputi analisa univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value=0,002), sikap (p-value= 0,001), dan keterpaparan Covid-19 (p-value= 0,000) terhadap perilaku petugas medis, paramedis dan penunjang medis dalam penanganan limbah medis di RS PMI Bogor. Rekomendasi utama atas hasil penelitian adalah perlunya sosialisasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam upaya penanganan limbah medis dan memberikan penyuluhan inklusif tidak hanya sebatas alternatif tapi sebagai prinsip mengenai tata kelola atas limbah.

Page 2 of 13 | Total Record : 125