cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
isihumor@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
isihumor@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV putra publisher
ISSN : 29855454     EISSN : 29855454     DOI : https://doi.org/10.58540/isihumor.v2i1.494
Social Sciences: Anthropology, Asian Studies, Economics and Management, Education, Communication, Demography, Development, Gender Studies, Government & Public Policy, Human Ecology, International Relations, Media Studies, Peace and Conflict, Library Science, Political Science, Science, Technology & Society, Sociology, Ethics, Government Administration, Health, Humanities: Cultural Studies, Religion, History, Human Geography, Linguistics, Philosophy, Religion, Performing Arts (music, theater & dance).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
Makna Saprahan Dalam Tradisi Melayu Sambas Etriadi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i3.1001

Abstract

Tradisi Saprahan merupakan warisan budaya masyarakat Sambas yang mengandung nilai kekeluargaan dan kebersamaan yang tinggi, tercermin dalam prinsip hidup "duduk sama rendah, berdiri sama tinggi". Tradisi ini diwujudkan melalui praktik makan bersama dengan duduk bersila dalam barisan yang sama, mencerminkan solidaritas dan keharmonisan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai budaya dan fungsi sosial tradisi Saprahan sebagai wujud kearifan lokal dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat Sambas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Saprahan tidak hanya berperan sebagai aktivitas komunal, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai kekerabatan, toleransi, dan persatuan antarkomunitas. Temuan ini menegaskan bahwa Saprahan merupakan bentuk kearifan lokal yang relevan untuk terus dilestarikan dalam menghadapi tantangan modernisasi dan disintegrasi sosial
Dampak Gerakan Ideologi di/TII Dalam Kehidupan Sosial Keagamaan Masyarakat di Kelurahan Regol Asep Muzayin Aturmudi; Anhar Hizbul Ma’arif
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i3.1015

Abstract

Gerakan ideologi DI/TII senantiasa dipandang buruk oleh masyarakat luas bahkan senantiasa dimarginalkan tanpa memahami secara langsung pergerakan DI/TII itu seperti apa, memang benar adanya apa yang menjadi sejarah DI/TII ini tentu menjadi pemberontak bagi keutuhan NKRI, akan tetapi yang terjadi sekarang terkhusus Gerakan ideologi DI/TII di kelurahan Regol ini malah berdampak baik bagi kehidupan sosial keagamaan masyarakat di kelurahan Regol dan jelas itu menjawab pertanyaan peneliti ada apa dengan Gerakan DI/TII ini sehingga dipandang buruk oleh masyarakat luas dan pemerintah NKRI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami kehidupan sosial keagamaan masyarakat kelurahan Regol dan Gerakan DI/TII dalam aktivitas sehari harinya sehingga menemukan benang merah atas apa yang terjadi hari ini dengan sejarah yang membudaya dan difahami sebagai pemberontakan DI/TII Jenis penelitian ini adalah kualitatif, metode deskriptif yakni penulis ingin mengetahui dan memahami kondisi sosial keagamaan Masyarakat dikelurahan Regol yang dimaksudkan untuk mencegah adanya masalah intoleransi, diskriminasi dan intimidasi. Sumber data yang di guanakan adalah primer dan sekunder. Alat pengumpulan data menggunakan metode observasi (pengamatan), wawancara (interview), dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan dilapangan dengan hasil temuan bahwa Gerakan Ideologi DI/TII berdampak baik bagi kehidupan sosial keagamaan masyarakat di Kelurahan Regol Kecamatan Garut Kota dan tentu itu menjawab stigma buruk masyarakat luas dan pemerintahan NKRI perihal Gerakan DI/TII itu merusak keutuhan NKRI. Tentu Gerakan DI/TII juga memiliki ranahnya masing masing dalam artian mereka memiliki pernyataan yang semestinya disampaikan kepada masyarakat luas. Tentunya merekapun faham atas apa yang sedang terjadi dengan kondisi di negara ini dan merekapun menghargai dan menerima atas apa yang terjadi hari ini. Tentu merekapun sama dengan ormas Islam lainnya menginginkan negara yang adil,Makmur, dan diridhai oleh Allah SWT. Perihal ideologi mereka sudah tentu tak dapat kita paksakan sesuai denga napa yang diintruksikan oleh konstitusi NKRI, Tentu merekapun memiliki ideologi yang berbeda dan senantiasa bertoleransi atas apa yang terjadi pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peran Ulama Dalam Peningkatan Pemahaman Keagamaan Pada Pemuda Desa Mekarhurip Kecamatan Sukawening Asep Muzayin Aturmudi; Dikdik Mauludin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.1017

Abstract

Penelitian ini di ajukan atas dasar kekhawatiran masyarkat terhadap para pemuda yang sekarang ini masuk dalam fase menuju dewasa. Perkembangan zaman ini akan memaksa membawa mereka untuk mengikuti perkembangan ini. Maka dengan kekhwatiaran itu ulama harus ambil peran dalam mengamankan akhlaq para remaja dan pemuda supaya tidak terjerumus kepada hal-hal yang bertentangan dengan syariat islam. Dengan menumbuhkan nilai-nilai religius untuk membentengi mereka dalam pergaulan yang bebas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang 1). peran Ulama dalam meningkatkan keagmaan terhadap pemuda di lingkungan masjid Al-Istiqomah 2) Nilai-niali apa yang harus ditanamkan kepada peemuda 3) Faktor penunjang keberhasilan dalam meningkatkan kualitas keagmaan terhadap pemuda dan faktor penghambat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif yang memiliki karakteristik alami (natural setting). Penelitian ini juga merupakan penelitian studi kasus (case study), yaitu: suatu penelitian yang dilakukan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, dan interaksi lingkungan suatu unit sosial: individu, kelompok, lembaga, organisasi dan masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh ulama atau tokoh dalam meningkatkan pemahaman keagamaan terhadap pemuda dengan mengadakan pengajian rutin setiap minggu sekali. Dan mengadakan kajian tematik setiap hari.
Otoritas dan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren Indonesia: Sebuah Kajian Interdisipliner tentang Kekuasaan, Pengetahuan, dan Modal Keagamaan Resta Tultuffia Sari; Cipta Madani; Aulya Rizky Afradini; Qorrotul Uyun; Gabriel Angel Chanigia
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.1064

Abstract

Pendidikan pesantren di Indonesia memiliki tradisi panjang yang memadukan pengajaran agama dengan struktur sosial yang khas, di mana kiai memegang peran sentral sebagai pemimpin dan pusat legitimasi. Secara khusus, praktik otoritas kiai, feodalisme internal, dan modal keagamaan dalam pesantren menimbulkan dinamika sosial yang kompleks dan membutuhkan pemahaman mendalam. Penelitian ini diinisiasi karena terdapat gap dalam literatur sebelumnya yang jarang menelaah interaksi simultan antara otoritas, feodalisme, dan modal keagamaan serta adaptasi institusi pesantren terhadap modernitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan analisis konten terhadap literatur ilmiah, buku akademik, dan dokumen daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas kiai tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berperan sebagai pusat legitimasi moral dan simbolik; praktik feodalisme dapat diminimalkan melalui sistem partisipatif yang melibatkan santri senior; serta modal sosial dan simbolik berfungsi sebagai perekat komunitas dan instrumen adaptasi terhadap perubahan sosial-digital. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperluas pemahaman relasi kuasa dan modal simbolik dalam institusi pesantren, sekaligus menawarkan panduan praktis bagi pengelola pesantren untuk menyeimbangkan otoritas, partisipasi santri, dan keberlanjutan institusi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi adaptif yang mempertahankan tradisi pesantren sekaligus responsif terhadap dinamika sosial dan teknologi modern.
The Influence of Work Facilities, Teamwork and Work Discipline on Employee Performance at the Pematangsiantar City DPRD Secretariat Office Sinaga, Cristin Enjel; Sinaga, Anton A. P.; Panggabean, Toman
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.1091

Abstract

This study aims to determine the effect of work facilities, teamwork and work discipline on employee performance at the Pematangsiantar DPRD Secretariat Office. The type of research used in this research is quantitative method. The sample in this study were employees at the Pematangsiantar City DPRD Secretariat Office as many as 35 people. The results showed that the work facility variable had a positive and significant effect on employee performance, with at value of 2.662> t table 2.039 and a sig value of 0.012 < 0.05, teamwork had a positive and significant effect on employee performance, with at value of 2.243> t table 2.039 and a sig value of 0.032 < 0.05, work discipline had a positive and significant effect on employees performance, with at value of 5.427> t table 2.039 and a sig value of 0.000 < 0.05. The results showed that work facilities, teamwork, and work discipline simultaneously had a positive and significant effect on employee performance, with a calculated F value of 29.462> F table 2.83 and a Sig value of 0.000
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Mts Al-Hikmah Sidang Aidil Fitri; Irwansyah; Andre; Rangga Lawe; Putra, Purniadi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v2i1.502

Abstract

Teachers are professional educators who have an important role in teaching, guiding, directing, training and assessing. In line with the development of the meaning of learning from teacher-oriented learning to student-oriented learning, the role of a teacher in the learning process has also shifted, one of the teacher's roles is as a motivator. Thus, the role of the teacher apart from being an educator and teacher also plays a role as a motivator for his students. Because in this way, students will not experience a saturation point and in the end students' interest and motivation in learning will continue to increase. Motivation can be said to be the overall driving force within students which creates, ensures continuity and provides direction to learning activities, so that it is hoped that goals can be achieved. This research will examine the efforts made by teachers in the field of Islamic religion to increase student learning motivation. This research is field research using descriptive analytical research methods, namely by describing and interpreting objects. Data collection techniques through observation, interviews with teachers, and documentation. Based on the results of the data analysis that has been carried out, the author concludes that the way to increase student learning motivation at MTs Al-Hikmah Sidang is to give advice, provide opportunities to show themselves, create an atmosphere of healthy competition.
Perceived Correctional Environment and Aggression on Violent Behaviors among Inmates in Rivers State Enyelunekpo E. Roberts; Oluwunmi A. Obisesan; Gift J. John; Emmanuel E.Uye
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.1028

Abstract

Violence behavior among inmates in correctional facilities is a significant problem in many countries around the world. Studies linking perceived correctional environment and aggression on violent behavior among inmates tend to be lacking. Therefore, this study examines the predictive role of perceived correctional environment and aggression on violent behavior among inmates in correctional facilities in Rivers State, Nigeria. Cross-sectional survey design was adopted while purposive sampling technique was used to select one correctional facility in Rivers State. A convenience sampling method was used to collect data from 223 inmates using validated questionnaires and analyzed using multiple regression statistics to test one hypothesis which was accepted at p
Dekolonisasi Tanpa Revolusi: Strategi Diplomasi, Ekonomi, dan Monarki Brunei Darussalam dalam Lepas dari Kolonialisme Inggris (1888-1984) Rudi Hartono
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.1147

Abstract

Penelitian ini membahas proses dekolonisasi Brunei Darussalam sebagai salah satu kasus unik dalam sejarah Asia Tenggara. Berbeda dengan negara-negara tetangga yang menempuh jalur perjuangan nasionalis dan konflik bersenjata, Brunei memperoleh kemerdekaan melalui diplomasi elit, perjanjian internasional, serta pemanfaatan kekuatan ekonomi minyak dan gas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-historis dengan menelaah dokumen perjanjian, konstitusi, literatur akademik, dan laporan internasional. Analisis dilakukan dengan kerangka teori kedaulatan dan studi dekolonisasi yang menekankan peran aktor lokal (monarki), aktor eksternal (Britania Raya), serta struktur material (sumber daya ekonomi). Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun berada di bawah perlindungan Inggris sejak 1888, Brunei berhasil mempertahankan eksistensi monarki, menegosiasikan otonomi melalui Konstitusi 1959, serta menolak integrasi dengan Malaysia pada 1962. Puncak proses dekolonisasi ditandai dengan Perjanjian Persahabatan 1979, yang membuka jalan menuju proklamasi kemerdekaan 1 Januari 1984. Pasca-kemerdekaan, Brunei meneguhkan ideologi Melayu Islam Beraja (MIB), menjaga stabilitas politik, serta memanfaatkan kekayaan minyak untuk membangun negara kesejahteraan, meski masih menghadapi tantangan diversifikasi ekonomi dan kritik internasional terkait reformasi hukum Islam. Dengan demikian, pengalaman Brunei memperlihatkan bahwa dekolonisasi di Asia Tenggara tidak seragam, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal yang unik.   
The Effect Of The Think Pair Share Learning Model To Improve PKN Learning Outcomes Of Grade III Students Butar-butar, Jesica; Lumbantobing, Minar T.; Thesalonika, Emelda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.1200

Abstract

This study aims to determine the effect of the Think Pair Share learning model on the learning outcomes of third-grade students in Elementary School 124398 Pematang Siantar. This study uses a quantitative approach with the One Group Pretest-Postest pre-experimental design method. This study was conducted at Elementary School 124398 Pematang Siantar. Based on data analysis, a significant increase in student learning outcomes was obtained after the implementation of the Think Pair Share learning model. This is indicated by an increase in the average student score from the Pretest of 47.48 to 85.74 on the posttest. So, after using the Think Pair Share learning model, the learning outcomes obtained were higher compared to before using the Think Pair Share learning model. Furthermore, the value resulting from the Normality test is 0.323. This test is used to determine whether the data is normally distributed or not. Then the t-test can be seen t_(hitung>) t_(tabel ), with a significance level of 0.05. So the results show that t_(hitung>) = 18.21 fromt_(tabel )= 1.714 which means there is a significant difference. This means that there is an Effect of the Think Pair Share Learning Model to Improve Civics Learning Outcomes of Grade III Students of SD Negeri 124398 Pematang Siantar in the 2025/2026 Academic Year
The Effect of Wordwall Media Use on The Science Learning Outcomes Of Grade IV Students Sinaga, Harry Jason; Sihombing, Lisbet N.; Sidabutar, Yanti Arasi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i4.1201

Abstract

This study aims to determine the effect of using wordwall media on the social studies learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri 091544 Pardomuan in the 2025/2026 academic year. This study employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 21 fourth-grade students at SD Negeri 091544 Pardomuan. The instrument used was multiple-choice questions. Statistical data analysis using the N-Gain test showed that most students experienced an increase in understanding, with an average N-Gain score of 0.6473 and an average N-Gain percentage of 64.7255%, making it categorized as quite effective. Therefore, it can be concluded that the use of wordwall media significantly improved student learning outcomes in fourth-grade students at SD Negeri 091544 Pardomuan in the 2025/2026 academic year

Page 7 of 13 | Total Record : 126