cover
Contact Name
Sumardi Efendi
Contact Email
fanshurinstitute@gmail.com
Phone
+6285260083890
Journal Mail Official
jurnaljimmi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daud Dariah Komplek Perumahan Cinta Kasih Paya Peunaga Kec. Meureubo Kab. Aceh Barat – Indonesia, Kode Pos 23687
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Published by FANSHUR INSTITUTE
ISSN : 3063427X     EISSN : 30632706     DOI : -
JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin merupakan Jurnal yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh FANSHUR INSTITUTE: Research and Knowledge Sharing in Aceh. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin adalah publikasi akademis yang menyajikan karya-karya ilmiah dari mahasiswa Indonesia dalam berbagai disiplin ilmu untuk sebagai syarat kelulusan dari perguruan tinggi. Jurnal ini menjadi platform bagi mahasiswa untuk berbagi penelitian, pemikiran, dan temuan mereka dalam berbagai bidang, mulai dari ilmu sosial, ilmu alam, hingga ilmu humaniora. Dengan cakupan multidisiplinernya, JIMMI menampilkan artikel-artikel yang mencerminkan keberagaman dan inovasi di kalangan mahasiswa, memberikan kontribusi berharga bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. JIMMI tidak hanya menjadi wadah untuk mengungkapkan potensi akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat jaringan kerjasama antarpeneliti serta mendorong pertukaran ide dan pengetahuan di antara komunitas akademik di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Keterampilan Mendengarkan Aktif dalam Meningkatkan Empati Komunikasi Antarpribadi dengan Teman Sebaya Sofia, Wilda; Irma, Ade
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran keterampilan mendengarkan aktif dalam meningkatkan empati komunikasi antarpribadi pada hubungan teman sebaya. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kemampuan interpersonal dalam membangun relasi sosial yang harmonis, terutama pada remaja dan mahasiswa yang sedang berada pada fase perkembangan sosial yang intens. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur komunikasi, psikologi sosial, dan penelitian terkait mendengarkan aktif serta empati interpersonal. Hasil kajian menunjukkan bahwa mendengarkan aktif merupakan fondasi komunikasi yang efektif karena melibatkan perhatian penuh terhadap pesan verbal dan nonverbal, pemahaman konteks, serta respons empatik yang konstruktif. Temuan analitis juga menunjukkan adanya hubungan kuat antara keterampilan mendengarkan aktif dan peningkatan empati, yang tercermin melalui kemampuan memahami perspektif orang lain, validasi emosional, serta pengurangan konflik interpersonal. Selain itu, implikasi keterampilan mendengarkan aktif dalam interaksi teman sebaya terlihat pada munculnya hubungan yang lebih stabil, dukungan emosional yang lebih kuat, serta kemampuan adaptasi komunikasi di era digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengembangan keterampilan mendengarkan aktif merupakan kebutuhan penting dalam membentuk kualitas hubungan sosial yang sehat dan bermakna.
Analisis Dampak Penerapan PSAK 73 Terhadap Laporan Keuangan; Studi Kasus Pada Perusahaan Ritel Di Indonesia Al Hikam, Irfan Lutfi; Nawangsa, Ajeng Tita
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.448

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara komparatif dampak penerapan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 73 tentang Sewa terhadap laporan keuangan perusahaan ritel Indonesia periode 2018 hingga 2023. Tiga entitas ritel utama, yaitu PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) di segmen kebutuhan sehari-hari, serta PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) di segmen department store, dijadikan objek analisis. Hasilnya menunjukkan adanya divergensi kinerja ekstrem yang dipengaruhi oleh sifat bisnis dan guncangan eksternal (pandemi COVID-19). Ritel kebutuhan sehari-hari (AMRT dan MIDI) menunjukkan pertumbuhan stabil dan akseleratif di Penjualan dan Laba Bersih, didukung oleh ekspansi gerai masif, dan berhasil menyerap dampak PSAK 73 tanpa mengganggu solvabilitas. Sebaliknya, LPPF mengalami kerentanan signifikan pada tahun 2020 (mencatat kerugian besar), diikuti oleh erosi drastis pada Ekuitas yang diperparah oleh kebijakan dividen agresif dan beban liabilitas sewa baru (PSAK 73). Interpretasi menyimpulkan bahwa PSAK 73 secara umum meningkatkan total aset dan liabilitas pada semua perusahaan, namun dampaknya terhadap rasio leverage jauh lebih menekan bagi perusahaan yang sedang mengalami tekanan operasional (LPPF), sementara AMRT dan MIDI mengonfirmasi statusnya sebagai bisnis defensif yang tangguh.
Kedudukan Anak Hasil Program Embryo Adoption Dalam Nasab Dan Hak Waris Menurut Fikih Kontemporer Fauzul, Fauzul; Muqrir, Ahmad; Mustari, Abdillah
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.451

Abstract

Pernikahan merupakan institusi sosial dan agama yang mengharapkan kelanjutan generasi melalui kehadiran anak. Namun, tidak semua pasangan dapat memiliki anak kandung, sehingga pengangkatan atau adopsi anak menjadi alternatif untuk membentuk keluarga. Penelitian ini membahas perbedaan pengaturan hak waris anak angkat antara hukum Islam dan hukum perdata di Indonesia, serta implikasinya dari perspektif maqāṣid al-syarī‘ah dan fatwa kontemporer. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan pendekatan komparatif, menganalisis literatur, regulasi, dan fatwa terkait hak waris anak adopsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, anak angkat tidak memiliki hak waris karena nasab biologis tetap melekat pada orang tua kandung, tetapi dapat menerima hibah atau wasiat wajibah maksimal sepertiga harta orang tua angkat. Dalam hukum perdata, anak adopsi memiliki hak waris setara anak kandung. Dari perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, praktik pengangkatan yang melibatkan pihak ketiga dan mengaburkan nasab dilarang, karena dapat menimbulkan kemudharatan hukum dan sosial. Fatwa kontemporer menegaskan bahwa pengangkatan anak diperbolehkan hanya dalam kerangka kafalah, yakni pengasuhan, pendidikan, nafkah, dan perlindungan, tanpa mengubah nasab atau hak waris. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi harmonisasi praktik pengasuhan anak dalam masyarakat Muslim.
Trilogi Pendidikan Islam Dalam Al-Qur’an: Analisis Komparatif Al-Ta’lim, Al-Tarbiyah, Dan Al-Tazkiyah Rajiannor, Muhammad; Barni, Mahyuddin
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.454

Abstract

Pendidikan dalam pandangan Islam merupakan sebuah mekanisme fundamental dan sangat penting untuk melestarikan kesinambungan peradaban, dengan tujuan utama menanamkan nilai-nilai luhur dan membentuk karakter positif individu secara utuh. Agama Islam memberikan penekanan yang kuat terhadap keharusan menuntut ilmu sebagai sebuah proses sepanjang hayat (long life education), yang berfungsi sebagai modal esensial untuk menjalani kehidupan. Perintah pertama yang diturunkan, “iqra'”, secara eksplisit menegaskan urgensi ini. Dalam wacana keilmuan Islam, konsep pendidikan seringkali merujuk pada tiga istilah terminologis utama, yaitu Al-Ta’lim (pengajaran), al-tarbiyah (pembinaan atau pendidikan), dan al-tazkiyah (penyucian diri). Studi ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan fokus pada analisis etimologis dan terminologis untuk mengupas makna hakiki dari ketiga konsep tersebut, yang sumber acuannya bersumber dari refferensi yang relevan. Temuan penelitian ini menggarisbawahi bahwa secara substansial ketiganya saling melengkapi dan membentuk suatu kesatuan yang integral. Al-Ta’lim berpusat pada aspek kognitif melalui transfer pengetahuan (transfer of knowledge); Al-Tarbiyah mengadopsi pendekatan holistik yang meliputi dimensi moral, spiritual, sosial, dan fisik untuk mencapai pembinaan kepribadian yang seimbang; sementara Al-Tazkiyah berorientasi spesifik pada penyucian jiwa, yang mencakup proses pembersihan dari sifat buruk (al-takhalli) dan pengisian dengan sifat baik (al-tahalli) demi mewujudkan akhlakul karimah. Secara fungsional, Al-Ta’lim bertindak sebagai penyedia basis pengetahuan yang diperlukan. Al-Tarbiyah kemudian berfungsi memastikan ilmu yang diperoleh dihayati dan diamalkan secara nyata. Sementara itu, Al-Tazkiyah bertugas menyempurnakan moralitas dan etika. Sinergi harmonis dari ketiga konsep ini merupakan pencapaian ideal pendidikan Islam, yang bertujuan melahirkan individu yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan peradaban.
Harmonisasi Hukum Adat dan Hukum Nasional Dalam Pelaksanaan Sistem Pendaftaran Tanah Guna Mewujudkan Kepastian Hukum Bagi Masyarakat Adat Pramudhawardhani, Ardhia Pramesti; Yulianti, Rina Dwi; Nugeraha, Dzakwan Ardhya; Choerunisa, Tania; Pramudya, Arya Virgi; Fikri, Muhammad Adymas Hikal
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.457

Abstract

Hubungan antara prinsip hukum adat dan hukum nasional dalam sistem pendaftaran tanah di Indonesia menunjukkan adanya pengakuan normatif terhadap hak ulayat, namun implementasinya masih menghadapi hambatan konseptual dan administratif. Melalui metode penelitian hukum normatif yang dilengkapi data empiris, ditemukan bahwa perbedaan karakter antara kepemilikan tanah komunal dalam hukum adat dan kepastian administratif dalam hukum nasional sering menimbulkan konflik agraria, tumpang-tindih klaim, serta rendahnya tingkat pendaftaran tanah adat. Harmonisasi yang ideal membutuhkan penguatan pengakuan hak adat dalam regulasi nasional, prosedur pendaftaran yang adaptif terhadap karakteristik tanah komunal, mekanisme penyelesaian sengketa yang partisipatif, serta sinergi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan komunitas adat. Temuan ini menegaskan pentingnya rekonstruksi kebijakan pertanahan berbasis pluralisme hukum untuk mewujudkan pendaftaran tanah yang memberikan kepastian hukum dan keadilan substantif bagi masyarakat adat.
Analisis Hukum terhadap Pembatalan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang Izin Penggunaan Tanah (SIPPT): Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 122 K/TUN/201 Miftahulloh, Muhamad; Fauzan, Muhamad Nabeel; Irawan, Muhamad Elnico Fadil; Rahmania, Najma El-Ulya
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum pembatalan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 308/-1.711.534 tanggal 22 Februari 2010 tentang Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) sebagaimana diputus dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 122 K/TUN/2015. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan asas legalitas dan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) dalam penerbitan keputusan tata usaha negara, serta sejauh mana pengawasan yudisial melalui PTUN dapat menjamin akuntabilitas keputusan pejabat pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan Gubernur DKI Jakarta dalam kasus ini dinilai cacat hukum secara procedural karena tidak memenuhi asas kecermatan dan kepastian hukum, sehingga Mahkamah Agung menguatkan pembatalan SK tersebut. Putusan ini menjadi preseden penting dalam mempertegas batas wewenang pejabat administrasi negara dalam menerbitkan izin penggunaan tanah di wilayah pemerintahan daerah.
Pengaruh Media Sosial Di Era Digital Terhadap Nilai Toleransi Yang Ada Dikalangan Generasi Muda Anwar, Mohamad Aditya Haidar; Ramadan, Muhammad Fajri; Amelia, Kayla; Nugroho, Reyhana Fitria
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.459

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh media sosial di era digital terhadap nilai toleransi di kalangan generasi muda. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola interaksi sosial, menjadikan media sosial sebagai ruang utama untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Di satu sisi, media sosial memberikan dampak positif berupa akses informasi yang luas, kampanye keberagaman, dan gerakan sosial yang mendorong inklusivitas. Namun, di sisi lain, media sosial juga memunculkan tantangan seperti polarisasi, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta terbentuknya ruang gema yang memperkuat pandangan eksklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur untuk menganalisis fenomena ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital, pengaruh figur publik, dan dinamika politik menjadi faktor penting yang mempengaruhi sikap toleransi generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolektif melalui pendidikan literasi digital, kampanye positif, dan kolaborasi multi-pihak agar media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat nilai toleransi dalam masyarakat yang majemuk.
Integrasi Sila Kedua Pancasila Dalam Menumbuhkan Empati Masyarakat Melalui #Wargajagawarga Cahyani, Amalia Gita; Piri, Davelyne Nathania; Rahma, Dhea Auliya; Afany, Zaskia Mifta
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.461

Abstract

Gerakan #WargaJagaWarga hadir sebagai wujud solidaritas masyarakat yang memanfaatkan ruang maya untuk menyalurkan empati di tengah tantangan individualisme dan arus digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sila kedua Pancasila “Kemanusiaan yang adil dan beradab,” dapat diintegrasikan dalam praktik sosial digital guna memperkuat kepedulian masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis isi dan deskriptif atas literatur, artikel ilmiah, serta berbagai aktivitas digital yang terkait dengan #WargaJagaWarga. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan berhasil diwujudkan dalam berbagai bentuk aksi, mulai dari donasi daring, kampanye kesehatan mental, dukungan terhadap UMKM lokal, hingga advokasi sosial yang menjangkau kelompok rentan, sehingga ruang digital berfungsi sebagai arena moral sekaligus sosial. Kesimpulannya, integrasi sila kedua melalui #WargaJagaWarga efektif memperkuat moralitas publik, kohesi sosial, dan solidaritas lintas komunitas, sekaligus menjadi strategi penting untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih peduli, adil, dan beradab di era modern.
Study Fenomena Kejahatan Perambahan Taman Nasional Tesso Nilo Di Provinsi Riau Zulhairi, Muhammad Al Fayyed; Sobri, Sobri
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.463

Abstract

Hutan memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menopang kehidupan manusia. Namun, aktivitas perambahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah menyebabkan kerusakan ekologis dan sosial yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena perambahan hutan di TNTN dari perspektif teori viktimisasi struktural, dengan meninjau dimensi sosial, ekonomi, dan hukum yang melatarbelakanginya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perambahan tidak hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga oleh kelompok sosial dan aktor lokal yang memiliki kepentingan ekonomi. Faktor utama penyebab perambahan adalah tekanan ekonomi, ketimpangan sosial, lemahnya penegakan hukum, dan tumpang tindih kebijakan pemerintah. Dampak yang ditimbulkan mencakup degradasi lingkungan, hilangnya habitat satwa langka, serta konflik sosial di masyarakat sekitar kawasan hutan. Upaya penanggulangan harus dilakukan secara integratif, melalui penguatan hukum, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kesadaran ekologis. Pendekatan keadilan sosial dan ekologis diperlukan untuk menciptakan tata kelola hutan yang berkelanjutan dan mencegah terulangnya kejahatan lingkungan di Provinsi Riau.
Peran BBKSDA Riau Dalam Pengawasan Dan Perlindungan Terhadap Perburuan Satwa Liar Kurniawan, Reski; Novarizal, Riky
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.481

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk di Provinsi Riau yang menjadi habitat penting bagi harimau Sumatera, gajah Sumatera, dan orangutan. Namun, maraknya perburuan liar dan deforestasi telah mengancam kelestarian satwa dilindungi serta menimbulkan konflik manusia–satwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau dalam upaya pengawasan dan pencegahan perburuan satwa liar melalui penerapan Situational Crime Prevention Theory (SCP) yang dikembangkan oleh Ronald V. Clarke.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lingkungan BBKSDA Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori SCP dilakukan melalui empat strategi utama, yaitu pengawasan patroli rutin, pemasangan kamera tersembunyi (camera trap), edukasi masyarakat lokal, dan penerapan desain lingkungan aman di kawasan konservasi. Strategi ini meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkecil peluang perburuan, serta memperkuat kolaborasi antara BBKSDA, aparat penegak hukum, dan masyarakat.Meskipun masih terkendala keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, dan anggaran, penerapan teori SCP terbukti efektif dalam menekan aktivitas perburuan liar, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta membangun sistem pengawasan satwa liar yang adaptif dan berkelanjutan di Provinsi Riau.