cover
Contact Name
Agna Rizky Putra Anggara
Contact Email
agnarizkyputra@gmail.com
Phone
+6281235003948
Journal Mail Official
bakticendekianusantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cempaka, Kelurahan Patokan, Kabupaten Situbondo 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lentera Edukasi
ISSN : -     EISSN : 30314321     DOI : https://doi.org/10.70305/jle.v2i3
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Lentera cendekia: pendidikan dan pembelajaran adalah jurnal ilmiah dalam pendidikan dan pembelajaran, meliputi penelitian pembelajaran baik inovasi penelitian ataupun inovasi terapan media pembelajaran, penelitian secara teoritis, kajian ilmiah penelitian tindakan kelas, penelitian terapan bimbingan konseling dan kajian penelitian yang memiliki hubungan dengan pembelajaran sekolah.
Articles 59 Documents
KESALAHAN BERBAHASA BIDANG FONOLOGI PADA PIDATO PERDANA PRABOWO GIBRAN USAI SAH DITETAPKAN KPU Azhary, Febryansyah; Adelina Ray, Sukma; Husna, Nurul; Rizalni, Marchanda; Andriyanti, Dea
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi : September
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i3.58

Abstract

Kesalahan berbahasa dalam penelitian ini disebabkan oleh perbedaan aksen pengucapan bahasa Indonesia baku dengan pencampuran bahasa jawa. Namun, kesalahan berbahasa dapat diatasi dengan upaya membiasakan berkomunikasi menggunakan tataran bahasa sesuai dengan kaidah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan berbahasa pada pidato Prabowo Gibran usai sah ditetapkan KPU jadi pemenang pilpres. Data penelitian ini adalah kesalahan berbahasa pada bidang tataran fonologi yang terdapat pada vidio Pidato Prabowo Gibran usai sah ditetapkan KPU jadi pemenang pilpres. Sumber data penelitian ini berupa dokumen, yaitu vidio. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah simak dan catat, selain itu dengan mendengarkan dengan penuh seksama terhadap pemerolehan sumber data.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN MORFOLOGI PADA TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS 7 MTS EX PGA Aulia, Dalila; Adelina Ray, Sukma; Siregar, Prety Sinta; Delima, Siti; Miska, Salsabila; Lubis, Dinda Purnama
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi : September
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i3.59

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesalahan berbahasa tingkat morfologi pada teks deskripsi siswa. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, dokumentasi karangan siswa, dan studi literature. Dokumentasi karangan teks deskripsi siswa kelas 7 MTS EX-PGA yang berjumlah 8 karangan. Teknik analaisis data terdiri dari pengumpulan data, mengindentifikasi kesalahan berbahasa, menjelaskan kesalahan berbahasa, mengkalsifikasikan, serta mengevaluasi kesalahan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan nahwa kesalahan morfologi yang paling banyak di temukan pada karangan siswa adalah kesalahan bentuk asal. Hal ini dikarenakan masih ada beberapa siswa yang belum memahami kata dasar. Untuk mengatasi hal tersebut hendaklah sebagai guru atau tenaga pengajar terkhusus wali kelas melakukanpembelajaran dengandengan metode menyenangkan seperti belajar sambil bermain. Metode tersebut terbukti mampu memudahka siswa dalam mengingat kosa kata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyusunan materi bahasa Indonesia.
EKSPLORASI DAMPAK PROGRAM MENYANYI LAGU NASIONAL TERHADAP JIWA NASIONALISME GEN ALPHA SDN TELAGA SILI-SILI Mahmudah, Mahmudah; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi : September
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i3.68

Abstract

Lagu nasional memiliki peran penting dalam membangun dan memperkuat rasa nasionalisme di kalangan masyarakat. Melalui lirik dan melodi yang menggugah, lagu ini tidak hanya menjadi alat ekspresi budaya, tetapi juga sarana untuk menyatukan rakyat dalam semangat kebersamaan. Bernyanyi lagu nasional di berbagai kesempatan, seperti upacara bendera, perayaan hari kemerdekaan, dan acara kebudayaan, dapat meningkatkan kesadaran akan identitas nasional serta memperkuat rasa cinta tanah air. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh bernyanyi lagu nasional terhadap pembentukan nilai-nilai nasionalisme, serta bagaimana interaksi sosial yang terjadi saat bernyanyi bersama dapat memperkuat kohesi sosial dalam masyarakat. Dengan demikian, lagu nasional tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga instrumen penting dalam pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
ANALISIS DOMINASI BAHASA MADURA DI KALANGAN MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO: IMPLIKASI TERHADAP PENGUASAAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 1A ANGKATAN 2024 Wahid, Ainur Rahman; Ridho Sabar Ariansyah; Levy Akbar Maulana
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi : September
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i3.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kebiasaan mahasiswa PGSD Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, khususnya kelas 1A angkatan 2024, dalam menggunakan bahasa Madura sehari-hari dan dampaknya terhadap kemampuan mereka menggunakan bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa lebih sering berkomunikasi dalam bahasa Madura, baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Kebiasaan ini dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan lingkungan tempat tinggal mereka. Namun, penggunaan bahasa Madura yang dominan ini menimbulkan tantangan dalam konteks akademik, terutama ketika mereka harus menggunakan bahasa Indonesia secara formal, misalnya dalam tugas penulisan, presentasi, atau kegiatan akademik lainnya. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis data. Observasi menunjukkan bahwa mahasiswa sering mencampur bahasa Madura dengan bahasa Indonesia, bahkan dalam situasi formal. Wawancara dengan mahasiswa mengungkapkan bahwa kebiasaan ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, teman sebaya, dan masyarakat sekitar yang mayoritas menggunakan bahasa Madura. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian merekomendasikan pelatihan bahasa Indonesia yang lebih intensif dan penerapan kebijakan kampus yang mendorong penggunaan bahasa Indonesia, terutama dalam kegiatan akademik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa Indonesia tanpa mengesampingkan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya mereka. Dengan pendekatan ini, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan akademik dan profesional tanpa kehilangan jati diri budaya mereka.
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DAN DAMPAK BAHASA GAUL KALANGAN MAHASISWA UNARS KELAS 1A PGSD Aurell Chelseata Theodora Adinda; Dinda Wahyuningsih; Melinda Dwi Yanti; Beny Restu Mauladi
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i4.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman bahasa yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa baku berperan penting dalam memastikan komunikasi yang jelas dan efektif, menghindari kesalahpahaman, serta menciptakan interaksi yang lebih profesional dan sopan. (Waruwu et al., 2024)Mahasiswa adalah orang yang sering berinteraksi dengan orang lain yang berbeda suku. Oleh karena itu, mahasiswa harus memiliki pengetahuan serta pemahaman mengenai kata baku agar proses komunikasi tidak terhambat. Namun, sekarang ini banyak mahasiswa yang rendah pengetahuan serta pemahaman mengenai kata baku dan lebih tertarik dengan kata-kata asing atau kata gaul yang dipadukan dengan bahasa Indonesia. Mahasiswa sebagai agen perubahan harusnya menggunakan kata-kata baku dalam bahasa Indonesia agar bahasa persatuan kita bisa terus terjaga dan lestari serta keberadaannya tidak digeser oleh bahasa asing. (Fatimah Azzahra Dalimunthe & Yafizham Yafizham, 2024) Salah satu penyebab pudarnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baku adalah adanya pengaruh dari bahasa luar atau modernisasi. Hal ini memicu munculnya istilah bahasa gaul di kalangan mahasiswa. Kemunculan bahasa gaul inilah yang menjadi penyebab tergesernya Bahasa Indonesia yang baku. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara menyadarkan masyarakat Indonesia terutama para generasi penerus bangsa ini bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional harus kita utamakan penggunaannya.(Zahara & Yahfizham, 2024)
ANALISIS KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA DENGAN BAIK DAN BENAR DI KALANGAN MAHASISWA UNARS Putri Fadilah, Erika; Dhaturrahmatika, Ifa; Shofiatil Widad; Kukuh Dwi Santoso
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i4.76

Abstract

Keterampilan berbahasa Indonesia yang baik dan benar sangat penting untuk dikuasai oleh mahasiswa, karena merupakan salah satu kompetensi dasar yang mendukung keberhasilan dalam pendidikan dan dunia profesional. Dalam konteks akademik, keterampilan berbahasa Indonesia mencakup kemampuan menyampaikan ide secara jelas, terstruktur, dan sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku. Mahasiswa dituntut untuk mampu menulis, berbicara, serta membaca dan mendengarkan dengan efektif, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan. Keterampilan menulis yang baik, misalnya, mencakup kemampuan dalam menyusun esai, laporan penelitian, dan artikel ilmiah dengan memperhatikan aspek kebahasaan yang sesuai dengan tata bahasa Indonesia yang benar. Ini meliputi penggunaan ejaan yang tepat, pemilihan kata yang sesuai, serta pengorganisasian paragraf yang logis. Sementara itu, keterampilan berbicara melibatkan kemampuan berkomunikasi secara lisan dengan jelas dan efektif, baik dalam diskusi kelompok, presentasi, maupun seminar, yang membutuhkan penguasaan terhadap intonasi, ekspresi, serta kemampuan berargumentasi. Kemampuan membaca dan mendengarkan juga merupakan bagian integral dari keterampilan berbahasa Indonesia. Mahasiswa perlu dapat memahami teks akademik, menganalisis informasi yang terkandung di dalamnya, serta menjawab pertanyaan atau merespon diskusi berdasarkan pemahaman yang akurat. Begitu pula dalam mendengarkan, mahasiswa diharapkan dapat menyerap informasi dengan baik, menyimak dengan seksama, dan mampu memberikan tanggapan yang relevan. Secara keseluruhan, keterampilan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar di kalangan mahasiswa tidak hanya berhubungan dengan kemampuan berkomunikasi, tetapi juga mencerminkan tingkat pemahaman mereka terhadap budaya bahasa, norma-norma sosial, dan etika komunikasi yang berlaku. Penguasaan bahasa yang baik akan mendukung mahasiswa dalam mencapai tujuan akademik, meningkatkan kualitas komunikasi di masyarakat, serta mempersiapkan mereka untuk terjun ke dunia profesional yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan untuk memberikan pelatihan dan pengajaran yang efektif dalam rangka mengembangkan keterampilan berbahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan mahasiswa.
ANALISIS PERAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA Dewata, Noval; Nur Bahtiar, Fikri; Prayoga, Muzaki; Saputra, Ferdi; Valentine, Ifa
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i4.80

Abstract

Sejak dideklarasikan dalam Sumpah Pemuda tahun 1928, bahasa Indonesia memainkan peran penting dalam menjaga persatuan di antara berbagai suku, bahasa, dan budaya Indonesia. Namun, fungsi bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu mulai terpengaruh oleh tantangan globalisasi dan dominasi bahasa asing, seperti bahasa Inggris. Orang-orang muda lebih sering menggunakan bahasa asing, terutama saat berbicara secara informal dan di media sosial. Meskipun upaya untuk mempertahankan bahasa Indonesia terus berlanjut, upaya ini biasanya terbatas pada konteks formal seperti pendidikan dan administrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana bahasa Indonesia relevan di dunia sosial dan teknologi saat ini, menemukan masalah utama yang dihadapinya, dan menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan peran bahasa sebagai simbol persatuan. Selain itu, penelitian ini menyelidiki bagaimana bahasa Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan sosial yang cepat. Hasilnya penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam mendukung pelestarian bahasa Indonesia di era kontemporer.
ANALISIS KEEFEKTIFAN DAMPAK POSITIF DALAM PENGGUNAAN KALIMAT PERSUASIF POSTINGAN MOTIVASI INSTAGRAM PADA AKUN @SENJAKA.IG Mutmainah, Siti; Hilda Ramadhani
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi : September
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i3.81

Abstract

Kemajuan perkambangan teknologi yang saat ini sangat berperan penting dalam kehidupan baik dari segi pekerjaan, sebagai sarana hiburan, komunikasi, informasi dan edukasi. Terdapat salah satu jenis teknologi yang mengalami perkembangan yang sangat pesat dan signifikan dalam beberapa aspek dan sarana salah satunya yaitu media social. media social merupakan medium di internet yang memungkinkakn pengguna mempresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain membentuk ikatan social secara virtual dengan beberapa media yaitu facebook, whatsapp, YouTube, twitter, Instagram dan lain sebagainya. Saat ini Instagram membawa masyarakat berevolusi sebagai media edukasi, hiburan, inspirasi, bisnis, dan motivasi sehingga masyarakat saat ini dapat bergerak bebas dalam ruang lingkup media massa. Motivasi mengandung banyak makna yang dapat membangkitkan jiwa semangat seseorang untuk beranjak. Dalam kalimat motivasi sendiri mengandung sebuah kalimat persuasif sebagai kalimat ajakan. Kalimat persuasif sebuah kalimat yang bertujuan meyakinkan seseorang serta membujuk guna mau mengikuti, membujuk, dan meyakinkan apa yang dituju dari produsen inginkan dan di terima oleh konsumen secara tepat. Terdapat salah satu contoh motivasi yang terdapat di sebuah karya motivasi di Instagram dari akun @senjaka.ig yang banyak sekali kalimat kalimat motivasi atau quots dalam bentuk kalimat persuasif yang kerap kali di tunggu tunggu oleh pengikutnya sebagai bahan pemikiran diri tentang apa yang akan dilakukan serta mengambil tindakan dan keputusan.
PENTINGNYA PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DILINGKUNGAN MAHASISWA FKIP KELAS 1A UNIVERSITAS ABDURRAHMAN SALEH SITUBONDO Rusgianto, Novita Anggreani; Dwi Ayu Nur Syaqinah; Ayu Nur Fadilah
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i4.84

Abstract

Dirjen Pendidikan RI memutuskan memasukkan Bahasa Indonesia sebagai salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan di semua perguruan tinggi dan jurusan. Tujuannya untuk mengasah kemampuan berbahasa dan mengembangkan keperibadian siswa. Sudah menjadi kewajibanbagi kita sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) untuk menguasai dan menerapkan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dengan baik dan benar, agar Bahasa Indonesia tetap terjaga keasliannya.Artikel ini membahas pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa FKIP 1A UNARS sebagai upaya untuk memperkuat identitas budaya dan meningkatkan kemampuan komunikasi. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa resmi negara, memegang peranan penting dalam menjembatani komunikasi antar mahasiswa dari berbagai latar belakang. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam lingkungan akademik tidak hanya memfasilitasi pemahaman materi pembelajaran, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara mahasiswa. Selain itu, artikel ini juga mengangkat tantangan yang dihadapi yang dapat mengurangi penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. mahasiswa untuk mempromosikan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bagian dari pengembangan karakter dan budaya bangsa
KONTRIBUSI MAHASISWA PKKM UNESA PADA PEMERINTAH KALURAHAN WUKIRSARI DALAM MENUNJANG ADMINISTRASI, PENGARSIPAN, DAN PUSTAKA DESA Syahidul Haq, Mohammad; Salsabila Dwi Cahyaningrum; Darmawan, Diki; Nadhifa Ardiana Maharani
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v2i4.90

Abstract

Kalurahan Wukirsari di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah berupaya meningkatkan pelayanan publik melalui implementasi teknologi digital dan pendekatan partisipatoris. Teknologi seperti Sistem Informasi Desa (SID), Dukcapil Smart Bantul, dan Senayan Library Management System (SLiMS) digunakan untuk mempercepat proses administrasi, pengelolaan pustaka desa, dan manajemen aset berbasis digital. Pelayanan administrasi, seperti pembuatan KTP, KK, dan surat keterangan, menjadi lebih efisien dengan adanya teknologi ini. Meski demikian, tantangan berupa rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat, terutama kelompok lansia, masih menjadi hambatan dalam pemanfaatan teknologi secara optimal. Selain itu, pustaka desa menghadapi tantangan rendahnya minat baca masyarakat, sedangkan pengelolaan aset membutuhkan transparansi lebih lanjut untuk mendukung pembangunan desa. Mahasiswa Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Universitas Negeri Yogyakarta mengambil peran signifikan dalam membantu mengatasi kendala-kendala tersebut. Dengan pendekatan partisipatoris, mahasiswa tidak hanya mendukung pelayanan administrasi dan manajemen pustaka, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam kegiatan kreatif yang berfokus pada pelestarian budaya lokal, seperti Festival Anak Wukirsari. Festival ini dirancang untuk mengasah kreativitas anak-anak sekaligus mendorong interaksi sosial yang lebih kuat di masyarakat.Program ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat lokal dalam menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan desa. Artikel ini mengeksplorasi implementasi inovasi digital dalam pelayanan administrasi dan pengelolaan aset yang dilakukan di Kalurahan Wukirsari, dampak dari kegiatan partisipatoris yang melibatkan masyarakat, serta peluang keberlanjutan dari program ini. Dengan demikian, hasilnya memberikan gambaran tentang bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai lokal untuk mendukung pembangunan desa secara holistik.