cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
PERSEPSI PETERNAK TERHADAP PENGGUNAAN TEKNOLOGI DI PETERNAKAN SAPI PERAH DESA JAMBESARI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG Hafidi, Moh.; Susilowati, Sri; Kentjonowaty, Inggit
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini di Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang tanggal 04 Juni sampai 04 Juli 2024. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi peternak ke penggunaan teknologi peternakan sapi perah. Variabel yang diteliti yaitu teat dipping, complete feed, mesin chopper dan mesin perah. Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan survey dan observasi terhadap responden. Materi penelitian ini ialah para peternak sapi perah PFH dengan menyebarkan kuesioner kepada 46 responden. Skala Likert untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi ke kejadian sosial. Hasil penelitian menunjukkan persepsi peternak terhadap penggunaan teknologi rata-rata memiliki persentase <60% dalam kategori “sangat setuju”. Karakteristik dapat diukur dari segi umur, pendidikan dan lama beternak. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan teknologi memberikan manfaat ke peternak sapi perah dalam upaya meningkatkan usaha.Kata Kunci : Persepsi Peternak, Teknologi, Sapi Perah
PENGARUH BERBAGAI JENIS GULA TERHADAP VISKOSITAS DAN TOTAL ASAM PADA YOGHURT Sadewa, Jihad Sahidan Rais; Kentjonowaty, Inggit; Puspitarini, Oktavia Rahayu
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan gula terhadap viskositas dan keasaman pada yoghurt. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu sapi segar sebanyak 4 liter, gula (gula aren, gula batu, gula tebu) dengan sebanyak 100 gram setiap jenis gula, starter susu sapi sebanyak 3%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 5 kali pengulangan. Perlakuannya meliputi penambahan gula (gula aren, gula tebu, dan gula tebu), diantaranya yaitu: P0: Yoghurt tidak ada tambahan gula, P1: Yoghurt dengan gula aren 4%, P2 : Yoghurt dengan gula batu 4%, P3: Yoghurt dengan gula batu 4%, P3: Yoghurt dengan gula batu 4%. gula palem 4% dan gula tebu 4% . Variabel penelitian ini adalah viskositas dan keasaman total yang dititrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jenis gula memberikan pengaruh yang nyata (P<0,01) terhadap viskositas yogurt, sehingga rata-rata viskositas (mPa.s) yogurt adalah P0 = 643,42a, P3 = 786.24a, P1 = 1341b, P2 = 1348.2b, penambahan jenis gula yang berbeda (gula aren, gula tebu dan gula tebu) memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap batas keasaman total susu. Keasaman total (%) pada yoghurt adalah P0 = 0,86a, P3 = 0,87a, P2 = 0,95a b, P1 = 1,10 b Hasil penelitian ini dapat dikerucutkan bahwa penambahan berbagai jenis gula berpengaruh terhadap viskositas dan keasaman total pada yoghurt dengan yang terbaik dengan tambahan gula 4%.Kata kunci: gula, viskositas, total asam, yoghurt
PENGARUH PEMBERIAN FERMENTASI KULIT NANAS DAN ASAM JAWA TERHADAP BOBOT ORGAN IMUNITAS BROILER Rianto, Anggit Prambudi; Kalsum, Umi; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap dampak atau pengaruh dari penggunaan acidifier berbahan fermentasi kulit nanas dan asam jawa terhadap bobot relatif organ imunitas broiler. Objek yang digunakan dalam Penelitian ini melibatkan jumlah broiler jantan sebanyak 60 ekor yang terdistribusi kedalam 4 perlakuan dan 3 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisa data yang digunakan adalah Analysist of Variance (ANOVA). Data yang berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan. Perlakuan pada penelitian ini adalah P0 = Perlakuan Kontrol, P1 = Pemberian minum Acidifier Asam Jawa, P2 = Pemberian minum Fermentasi Kulit Nanas, dan P3 = Pemberian minum Fermentasi Kulit Nanas dan Asam Jawa.Hasil penelitian menunjukkan penggunaan acidifier dari fermentasi kulit nanas dan asam jawa dalam air minum broiler tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap timus dan limpa namun berpengaruh nyata (P<0.05) meningkatkan ukuran bursa fabrisius. Acidifier fermentasi kulit nanas dan asam jawa aman digunakan dalam air minum broiler.Kata Kunci : acidifier, asam jawa, broiler, kulit nanas
PENGARUH PENAMBAHAN BIO ENZIM PLUS PROBIOTIK Lactobacillus salivarius TERHADAP PROTEIN EFISIENSI RASIO DAN INCOME OVER FEED COST (IOFC) BURUNG PUYUH Fathor Rahman; Farid Wadjdi; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 01 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pene1itian ini memiliki tujuan dalam mengana1isis pengaruhnya tingkat tambahan bio enzim plus probiotik Lactobacillus salivarius terhadap protein efisiensi rasio (PER) dἀn incȯme ȯver fệed cost (IOFC) burung puyuh. Literasi materi yang dỉgunἀkan yἀitu pakan komersial, bio enzim plus probiotik Lactobaci1lus salivἀrius, dἀn burunḡ puỷuh (Coturnix-coturnix japonica) betἀnἀ umur 90 hari sebἀnyak 320 ekȯr. Pengguanaan mệtȯdệ yἀng diterἀpkan dἀlam penelitian merupakan eksperimen, dengan menggunakaȵ Rancaἀgan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 per1akuan dan 4 u1angan, masing – masing ulἀngἀn terdapat 20 ekȯr burunḡ puyuh sệhinggἀ total sampel berjumlah 320 ekor dengan P0= pakan komersial tanpa probiotik Lactobacillus salivarius, P1= pakan komersial + probiotik Lactobacillus salivarius terenkapsu1asi plus bio enzim 1,5g/kg, P2= pἀkἀn komersia1 + probiotik Lactobacillus salivarius terenkapsu1asi + bio enzim 3g/kg, P3= pakan komersial + probiȯtỉk Lactobacỉllus salỉvarius terenkapsulἀsi plus bio enzim 4,5g/kg. Varỉabe1 yang digunἀkan adalah PER dan IOFC. Dἀtἀ yἀng diperȯleh dari penelitỉan dianἀlisa dengan menggunakan  uji ANOVA (Analysis of Varians) dan dilanjutkan dengan uji BNT. Anἀlisis ragἀm ṁenunjukkἀn bahẇa penἀmbahἀȵ bioenzim plus probiotik Lactobacillus salivarius berpengἀruh nyata (P<0,05) tỷrhἀdἀp PER dan IOFC. Rata-rata PER puyuh dari masing- masing perlakuan yaitu P0 : 1,62a, P1 : 1,69ab,P2 : 1,73ab, P3 : 1,80b. Rata – rata IOFC burung puyuh dari masing-masing perlakuan yaitu perlakuan P0 : Rp 20.613a, P1 : Rp 21.209a, P2 : Rp 21.927ab, P3 : Rp 22.804b. Kesimpulannya yaitu penambahan bio enzim plus probiotik Lactobacillus salivarius dapat meningkatkan PER dan IOFC. Penambahan probiotik Lactobacillus salivarius sebanyak 4,5 g/kg pakan dengan  hasil yang diperoleh terbaik melalui rataan PER 1,80 dan IOFC Rp 22.803,50.Kata kunci: burung puyuh (Coturnix-coturnix japon1ca), protein efisiensi rasio, income over feed cost (IOFC), bio enzim, lactobacillus salivarius.
PENGARUH PENGGUNAAN MAGGOT DALAM RANSUM AYAM PETELUR JANTAN PERIODE FINISHER TERHADAP BIAYA PAKAN PERKILOGRAM PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN IOFC Moch Widayat; Muhammad Farid Wadjidi; Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan maggot dalam ransum ayam petelur jantan periode finisher terhadap biaya pakan perkilogram pertambahan bobot badan dan IOFC. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode percobaan, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdiri 4 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan berjumlah 5 ekor ayam. Adapun perlakuan yang diberikan, yaitu P0 100% Pakan komersial. P1 85% ransum ditambah 15% tepung maggot. P2 80% ransum ditambah 20% tepung maggot. P3 75% ransum ditambah 25% tepung maggot.Hasil rata – rata biaya pakan per kilogram pertambahan bobot badan yaitu, (P0) Rp. 22335,-ᵃ. (P1) Rp. 13671,-ᵇ, (P2) Rp. 12402,-ᵃ, dan (P3) Rp. 11022,-ᶜ, diketahui bahwa penggunaan maggot 25% dalam ransum menunjujkanpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap biaya pakan per kilogram dan pertambahan bobot badan dan hasil rata – rata Income Over Feed Cost yaitu (P0) Rp.6159,-ᵃ, (P1) Rp.9581,-ᵇ, (P2) Rp.11056,-ᵇ, dan (P3) Rp.12937,-ᶜ. diketahui bahwa penggunaan maggot 25% dalam ransum berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap Income Over Feed Cost. Hasil penelitian menunjukan penggunaan 25% tepung maggot BSF (Black Soldier Fly) dalam ransum ayam petelur jantan fase finisher mampu menurunkan biaya pakan perkilogram pertambahan bobot badan sebesar Rp.11022,- dan meningkatkan Income Over Feed Cost sebesar Rp.12937,-.Kata kunci : Ayam petelur jantan, tepung maggot, ransum, biaya pakan per kilogram bobot badan, income over feed cost.
HUBUNGAN LINGKAR SKROTUM DENGAN VOLUME, KONSENTRASI DAN MOTILITAS SEMEN SEGAR SAPI LIMOUSIN Yudhi Mahendra; Sumartono sumartono; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan lingkar skrotum dengan volume, konsentrasi dan motilitas semen segar sapi Limousin. Lokasi penelitian di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari. Materi yang digunakan yaitu data volume, konsentrasi, motilitas dan lingkar skrotum sapi Limousin yang memiliki catatan kelahiran pada tahun 2016. Metode yang digunakan yaitu observasi dengan analisis korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara lingkar skrotum dengan volume semen segar yaitu r = 0,0446. Hubungan lingkar skrotum dengan konsentrasi semen segar yaitu r = 0,4138. Hubungan lingkar skrotum dengan motilitas semen segar yaitu 0,1413. Kesimpulan yang didapatkan menunjukkan bahwa keeratan hubungan lingkar skrotum dengan volume dan motilitas semen segar sangat rendah. Lingkar skrotum memiliki keeratan hubungan yang sedang dengan konsentrasi semen segar.Kata Kunci :  Lingkar skrotum, volume, konsentrasi, motilitas, semen segar
PENGARUH PENAMBAHAN DOSIS MULTI ENZIM PADA PROSES ENKAPSULASI PROBIOTIK Lactobacillus salivarius TERHADAP JUMLAH MIKROBA, KADAR ASAM LAKTAT DAN NILAI pH Bambang Setio Aji; Usman Ali; Badat Muwakhid
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari adanya pengaruh penambahan multi enzim dalam proses enkapsulasi probiotik Lactobacillus salivarius terhadap jumlah mikroba, kadar asam laktat dan nilai pH, sehingga diperoleh hasil penggunaan multi enzim yang optimal dalam proses enkapsulasi probiotik Lactobacillus salivarius. Materi penelitian ini adalah isolat bakteri Lactobacillus salivarius, tepung maizena, maltodekstrin dan multi enzim. Metode penelitian prcobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan penelitian penambahan multi enzim pada enkapsulasi probiotik Lactobacillu salivarius meliputi P0= kontrol/ tanpa multi enzim, P1= multi enzim 0,1%,  P2= multi enzim 0,2%, P3= multi enzim 0,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan dosis multi enzim dalam enkapsulasi probiotik Lactobacillus salivarius memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah mikroba dan kadar asam laktat, sedangkan pada nilai pH berpengaruh nyata (P<0,05). Adapun rataan jumlah mikroba pada P0 = 7,7.108, P1 = 1,58.109, P2 = 1,79.109, P3 = 2,22.109, rataan kadar asam laktat (%) pada P0 = 0,96a, P1 = 1,14b, P2 = 1,20b dan P3 = 1,23b. Rataan nilai pH pada P0 = 3,97b, P1 = 3,93b, P2 = 3,87ab, P3 = 3,77a. Kesimpulan penelitian adalah penambahan dosis multi enzim dalam proses enkapsulasi probiotik Lactobacillus salivarius menunjukkan daya guna terhadap produk probiotik. Daya guna probiotik yang terbaik pada perlakuan penambahan multi enzim dosis 0,1% dalam enkapsulasi. Disarankan perlu diadakan penelitian lanjut aplikasi dengan penambahan multi enzim dosis 0,1% pada enkapsulasi  probiotik Lactobacillus salivarius sebagai suplemen dalam pakan ternak unggas.
PENGARUH CAMPURAN AMPAS BEER DAN JAGUNG + TEPUNG IKAN SEBAGAI CAMPURAN PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERFOMANS AYAM JANTAN PERIODE FINISHER Firmansyah, Agung; Suryanto, Dedi; Wadjdi, M.Farid
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  Mengevaluasi pengaruh penggantian pakan komersial dengan campuran ampas beer dan jagung yang telah difermentasi, ditambah dengan tepung ikan, terhadap pertumbuhan berat badan ayam jantan pada periode finisher Penelitian dilaksanakan di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Materi yang digunakan antara lain 64 ekor ayam jantan periode finisher strain lohmann umur 30 hari. dengan bobot rata-rata bobot awal 643,17g ± 11,071g yang berumur 30 hari fase finisher, dengan pakan ampas beer dan jagung fermentasi, tepung ikan, pakan komersial finisher dengan menggunakan kandang susun dan tempat minum, tempat pakan. Metode yang digunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap. Penelitian ini menggunakan Analysis of Varian (ANOVA) sebagai metode analisa data. Jika ada perbedaan data diperlukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = 100% pakan komersial, P1 = 90% pakan komersial + 10% pakan campuran, P2 = 80% pakan komersial + 20 pakan campuran, P3 = 70% pakan komersial + pakan campuran. terfermentasi Aspergillus niger + tepung Ikan (JABFTi) berpengaruh sangat nyata pada konsumi pakan (P<0,01) sedangkan terhadap pertambahan bobot badan juga berpengaruh nyata (P<0,05). Dan pada konversi pakan juga di dapat berpengaruh nyata (P<0,05) Adapun hasil rerata konsumsi pakan (gram) P0: 1150,25,a P1: 1155,a P2 : 1170,31abP3: 1171,83b,bsedangkan rataan pada pertambahan bobot badan yaitu P0 : 0,0540,a g, P1 :0,570,b g, P2 : 0,560,b g, P3 : 0,550,ab g dan rataan untuk konversi pakan yaitu P0: 2,150,b P1 : 2.022,a , P2 : 2,092,ab , P3 : 2,138,bKata Kunci : pakan campuran, ampas berr, jagung, tepung ikan, konsumsi pakan, pertambahan bobot  badan, konversi pakan 
PERBEDAAN DAGING AYAM PETELUR JANTAN DAN DAGING AYAM JOPER TERHADAP NILAI pH DAN KEEMPUKAN BAKSO Prasetya Gusti Samiaji; Oktavia Rahayu Puspitarini; Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan daging ayam petelur jantan dan daging ayam Joper jantan terhadap pH dan keempukan bakso. Materi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi daging ayam petelur jantan white leghorn umur 45 hari (3kg), daging ayam Joper jantan lohman umur 45 hari (3kg), tepung tapioka (3kg), es batu (3kg), merica (180g), bawang putih (360g), garam (360g). Penelitian akan dilakukan menggunakan metode studi komparatif dengan 2 perlakuan dan 15 ulangan. Perlakuan yang terdiri dari (P1) daging ayam petelur jantan dan (P2) daging ayam Joper jantan. Variabel yang dikaji adalah nilai pH dan keempukan. Analisis data menggunakan Uji t tidak berpasangan. Hasil nilai pH bakso ayam petelur jantan dan ayam joper jantan menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan nyata (P>0,05), yakni dengan rataan pH P1 (7,01), rataan pH P2 (7,09). Hasil analisis uji t tidak berpasangan nilai keempukan bakso ayam petelur jantan dan ayam joper jantan menunjukkan perbedaan sangat nyata (P<0,01) dengan rataan nilai keempukan P1 (9,32N) dan rataan nilai keempukan P2 (10,32N). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa nilai pH bakso ayam petelur jantan tidak berbeda dengan bakso ayam Joper jantan, namun berbeda pada nilai keempukan. Bakso daging ayam petelur jantan lebih empuk dibandingkan ayam Joper jantan. Saran dari penelitian ini sebaiknya membuat bakso daging ayam jantan petelur dan perlu penelitian lanjutan terkait WHC, susut masak bakso daging ayam petelur jantan dan ayam Joper.Kata Kunci: Daging ayam petelur jantan, daging ayam joper jantan, pH, keempukan.
PERAN KOPERASI PENAMPUNGAN SUSU DALAM PENINGKATAN EKONOMI PETERNAK SAPI PERAH SKALA RAKYAT (ARTICLE REVIEW) Agustian Dian Rahma Safitri; Sri Susilowati; Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 01 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi penampungan susu adalah koperasi yang beranggotakan semua peternak sapi perah yang berlokasi di sekitar area kerjanya dengan tujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk mereview Peran Koperasi Penampungan Susu dalam Peningkatan Ekonomi Peternak Sapi Perah Skala Rakyat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau article review. Dari hasil penelitian terlihat bahwa koperasi berperan penting dalam menunjang kesejahteraan peternak sapi perah di sekitar area kerjanya. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa koperasi penampungan susu sangat berperan dalam peningkatan ekonomi peternak sapi perah skala rakyat. Bukan hanya sebagai penyalur susu segar ke IPS, tetapi koperasi penampungan susu juga menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan baik dari modal, fasilitas simpan pinjam, kredit barang untuk peternakan, bibit, pakan, pelayanan kesehatan ternak dan IB, serta pembinaan dan pendampingan bagi peternak sapi perah agar peternak lebih terampil dalam teknis pemeliharaan. Kata Kunci : Koperasi Penampungan Susu, ekonomi peternak sapi perah skala rakyat

Page 10 of 43 | Total Record : 429