cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
MODEL PENGEMBANGAN PETERNAKAN DI NUSA TENGGARA BARAT TERHADAP PRODUKTIVITAS SAPI BALI (Article Review) Yulianti Yulianti; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 01 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempunyai potensi pengembangan peternakan Sapi Bali yang bagus. Pengembangan potensi ini harus sesuai dengan kondisi sosiogeografis masyarakat. Oleh karena itu perlu mengidentifikasi model pengembangan peternakan Sapi Bali sehingga dapat meningkatkan produktivitas Sapi Bali. Model pengembangan peternakan Sapi Bali di NTB tergantung dari kondisi geografis, kepadatan penduduk,lingkungan dan budaya setempat terutama budaya pertanian peternakan. Di Pulau Lombok ketersediaan padang penggembalaan yang terbatas cocok menggunakan model pemeliharaan ternak secara semi intensif dan intensif. Sedangkan di Pulau Sumbawa ternak model ekstensif. Perlu penguatan edukasi kepada peternak tentang pentingnya penyediaan hijauan yang ekstensif, efisien dan berkelanjutan, manajemen pemeliharaan ternak yang produktif, teknologi pengolahan tanah dan irigasi dekat lokasi ternak, teknologi pengolahan limbah pertanian dan manajemen reproduksi terutama seleksi pejantan unggul di model pemeliharaan ekstensif dan inseminasi buatan pada model semi intensif dan intensif.Kata Kunci: Model, Peternakan, Sapi, Bali, NTB
PENAMBAHAN PROBIOTIK Lactobacillus fermentum DALAM AIR MINUM TERHADAP PERFORMANS PRODUKSI BROILER mohammad Rofi'i; Sunaryo Sunaryo; Muhammad Farid Wadjdi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan probiotik Lactobacillus fermentum. Materi Penelitian yang digunakan pada penelitian sebagai berikut: 1 Probiotik Lactobacillus fermentum Penelitian percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. P0 = tampa perlakuan (kontrol) P1 = dengan probiotik Lactobacillus fermentum 1 ml/l. P2 = 2 ml/l. P3 = 3 ml/l. Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, mortalitas, bobot badan dan indek performans. Berdasarkan analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan probiotik (Lactobacillus fermentum) berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap semua variabel kecuali mortalitas umur 20-35 hari. Rata-rata konsumsi pakan selama penelitian, P0 = 2015a, P1 = 2080ab, P2 = 2140b dan P3 = 2030a (g/ekor), rata-rata pertambahan bobot badan: P0 = 986a, P1 =1213c, P2 = 1313d dan P3 = 1091b. (g/ekor), rata-rata konversi pakan : P0 = 2,0d, P1 = 1,7b, P2 = 1,6a dan P3 = 1,9c, rata-rata bobot badan: P0 = 1785a, P1 = 1988b, P2 = 2175c dan P3 = 1841a (g/ekor), rata-rata indeks performans: P0 = 136a, P1 = 202c, P2 = 229d dan P3 = 166b. Sedangkan pemberian probiotik menunjukkan pengaruh nyata (P<0.05) terhadap mortalitas dengan rata-rata mortalitas, P0 = 1.25b, P1 = 1b, P2 = 0.25a dan P3 = 0.0a. Kesimpulan penelitian penambahan probiotik mulai umur 20 hari memberikan respon positif terhadap performans broiler. disarankan menambahkan probiotik dengan dosis 2 ml/l air minum mulai umur 20 hari. Untuk mendapatkan performans broiler disarankan dilakukan penelitian dengan penambahan probiotik Lactobacillus fermentum dosis yang sama mulai umur setelah fase indukan.Kata kunci : probiotik Lactobacillus fermentum, broiler fase finisher, performans produksi
ANALISIS KELAYAKAN USAHA SAPI POTONG DI DESA PETUNGSEWU KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Sahril sahril; Sumartono sumartono; Sri Susilowati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk   menganalisis kelayakan usaha sapi potong di Desa Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Metode  penelitian  yang digunakan  survey,  pengambilan data melalui  angket (kuesioner) dan Wawancara. Pengambilan sampel peternak dilakukan secara purposive sampling. Variabel  yang diamati yaitu biaya total, penerimaan, keuntungan, dan Aspek finansial usaha (BEP, RCR, BCR). Data  dianalisis menggunakan  analisis deskriptif. Hasil penelitian dari pemeliharaan sapi potong selama 6 bulan dan jumlah sapi yang dipelihara 2-3 ekor dari 8 peternak, didapatkan data sesuai variabel berikut per peternak: Rata rata biaya total Rp 50.773.376;  rata-rata penerimaan Rp. 58.385.000, keuntungan  Rata rata                       Rp 7.611.624, BEP Produksi rata- rata 2,252 ekor, BEP Harga Rata rata Rp. 20.233,08,  RCR rata-rata 1,154 dan rata-rata BCR 0,018. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulakan bahwa usaha ternak sapi potong di Desa Petungsewu, kecamatan Dau, Kab, Malang secara finansial masih menguntungkan akan tetapi masih kurang efisien.Kata Kunci : Analisis kelayakan usaha, ternak sapi potong
PENGARUH PERENDAMAN BERBAGAI KONSENTRASI DAN JENIS CUKA TERHADAP NILAI pH DAN SUSUT MASAK DAGING AYAM PETELUR AFKIR Ilmayana Husnia; Irawati Dinasari; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenganalisa dari pengaruh perendaman berbagai konsentrasi dan jenis cuka terhadap nilai pH dan susut masak daging ayam petelur afkir. Pada Penelitian kali ini dilaksanakan di Lab. Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan UNISMA pada tanggal 12 Maret- 12April 2020.  Dalam penelitian terdapat bahan materi yitu jenis cuka, ayam petelur afkir, dan aquades. Alat yang digunakan beaker glass. pH meter, waterbath, stopwatch, serta alat tulis. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan pola tersarang orthogonal Faktoor A adalah konsentrasi (4%, 6%, 8%). Fakktor B  adalah jenis cuka (cuka madu dan cuka makan). Yang diamati dalam penelitian ini adalah nilai pH dan susut masak. Data hasil penelitian menganalisi menggunakan (ANOVA) Analysis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) apabila ada pengaruh. Berdasarkan penelitian hasil menunjukan kontrol dengan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai pH dan susut. Perendaman berbagai jenis cuka (P<0,01) berpengaruh sangat nyata terhadap nilai pH dan (P<0,05) berpengaruh nyata terhadap susut masak. Perendaman berbagai konsentrasi dalam jenis cuka pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH daging dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) susut masak daging. Penelitian ini berkesimpulan menunjukkan bahwa perendaman dengan konsentrasi 8% pada berbagai jenis cuka akan menghasilkan nilai pH dan nilai susut masak yang masih dalam batas normal terhadap daging afkir. Disarankan dengan perendaman konsentrasi 8% pada berbagai jenis cuka  akan menghasilkan nilai pH dan susut masak yang terbaik pada daging ayam petelur afkir. Perlunya penelitian lanjutan tentang pengaruh berbagai konsentrasi dengan mengunakan berbagai jenis cuka terhadap uji daya ikat air, uji kualitas organoleptik dan keempukan pada daging ayam petelur afkir.
ANALISIS USAHA LEBAH MADU (Apis mellifera) DI KECAMATAN GUNUNG WUNGKAL KABUPATEN PATI JAWA TENGAH Afi Dhotul Qoilidiyah; Usman Ali; Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha lebah madu Apis mellifera di Kecamatan Gunung Wungkal Kabupaten Pati Jawa Tengah. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dari pengisian kuisoner peternak lebah madu selama 1 tahun. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan analisis deskriptif meliputi harga pokok, BEP, dan B/C ratio. Jumlah rerponden 80 menjadi 34 responden. Pembagian responden berdasarkan 2 kategori jumlah stup untuk kategori sedang ∑stup (101-160) dan kategori tinggi ∑stup (>160). Pengambilan responden berdasarkan metode purposive sampling dengan rata-rata jumlah penerimaan. Kategori sedang jumlah penerimaan diatas Rp 200.000.000,00 didapatkan 12 reponden dan kategori tinggi jumlah penerimaan diatas Rp 330.000.000,00 didapatkan 22 responden. Hasil rata-rata total biaya pengeluaran 1 tahun kategori sedang Rp 241.064.166,6 dan kategori tinggi Rp 408.613.977,27. Jumlah madu kategori sedang 5.062 kg dan tinggi 9.543,2 kg. Total penerimaan madu 1 tahun ketagori sedang Rp 297.870.833,33 dan kategori tinggi Rp 565.468.181,82 dengan tingkat bunga (diskonto) 0%. Harga jual kategori sedang Rp 57.184,17 dan kategori tinggi Rp 57.889,36. Hasil dari 2 kategori menunjukkan bahwa analisis usaha lebah kategori sedang didapatkan harga pokok produksi Rp 47.621,53, nilai BEP 3.799,08 kg, dan nilai B/C ratio 1,2. Kategori tinggi didapatkan harga pokok produksi Rp 42.817,37, nilai BEP 5.948,33 kg, dan nilai B/C ratio 1,4. Kesimpulan dari hasil Analisis Usaha Lebah Madu Apis mellifera di Kecamatan Gunung wungkal Kabupaten Pati Jawa Tengah dengan  kategori tinggi ∑ stup (> 160) memperoleh hasil yang terbaik. Semakin banyak jumlah stup maka dapat menghasilan nilai harga pokok, BEP, B/C ratio yang terbaik.Kata Kunci: Analisis Usaha, Lebah madu, Apis mellifera.
PENGARUH PEMBERIAN LENGKUAS (Alpinia galanga) DALAM PEREBUSAN BAKSO SAPI TERHADAP pH DAN UJI ORGANOLEPTIK Maulana, Robby Rizaldi; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Retnaningtyas, Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pemberian lengkuas (Alpinia galanga) dalam perebusan bakso sapi terhadap pH dan uji organoleptik. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biokimia Universitas Islam Malang dari 24 September hingga 24 Oktober 2023 dengan menggunakan daging sapi (4000 gram), lengkuas (225 gram), air (3 liter), tepung tapioka, es batu, bawang putih, garam, merica, penyedap, dan putih telur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan  5 ulangan, P0 = tanpa lengkuas, P1 = lengkuas 50g, P2 = lengkuas 75g, P3 = lengkuas 100g. Variabel yang diamati adalah nilai pH dan uji organoleptik. Analisis data di uji menggunakan ANOVA. Hasil analisis ragam pemberian lengkuas berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pH dan uji organoleptik. Adapun nilai rata-rata nilai pH  masing-masing perlakuan yaitu P0 = 6,38d, P1 = 6,32c,  P2 = 6,22b, P3 = 6,18a. Nilai rata – rata organoleptik rasa pada masing-masing perlakuan yaitu  P0 = 3,34a, P1 = 3,54b, P2 = 3,66c P3 = 3,72c. Nilai warna  P0 = 2,54a P1 = 3,34b, P2 = 4,24c, P3 = 4,94d. Nilai Aroma P0 = 1,78a, P1 = 2,42b, P2 = 4,24c, P3 = 4,88d. Nilai kesukaan P0 = 2,74c, P1 = 3,76d, P2 = 2,46b, P3 = 2,16a. Kesimpulan penelitian bahwa pemberian lengkuas dalam perebusan bakso sapi mempengaruhi nilai pH dan nilai organoleptik rasa, warna, aroma dan kesukaan. Pada pemberian 50g lengkuas di setiap 3 liter air pada proses perebusan bakso, lengkuas dapat menurunkan pH dan meningkatkan kualitas bakso sapi menjadi lebih optimal.Kata kunci : bakso sapi, lengkuas, nilai pH, uji organoleptik. 
PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN JAMU HERBAL DAN MULTI PROBIOTIK TERHADAP PROTEIN, SOLID NON FAT DAN TOTAL SOLID SUSU SAPI PERAH PFH Wenny Nur Azizahi; Nurul Humaidah; Inggit Kentjonowaty
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik terhadap protein, solid non fat (SNF) dan total solid (TS) susu sapi perah PFH dan mengetahui dosis terbaik pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik pada sapi perah PFH. Ini dilakukan di Desa Sukomulyo Pujon Malang. Materi yang digunakan yaitu sapi perah PFH periode dan bulan laktasi ke 4-5, BB 300-350 kg dan produksi susu 10-12 liter/hari sebanyak 12 ekor, sampel susu, lactoscan milk analyzer, jamu herbal dan multi probiotik. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0 = tanpa pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik, P1 = pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik 100 ml/ekor/hari, P2 = pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik 150 ml/ekor/hari dan P3 = pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik 200 ml/ekor/hari. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan ANOVA dan jika ada perbedaan pengaruh dilakukan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap protein dan SNF serta berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap TS. Untuk mendapatkan hasil terbaik pada kualitas susu sapi perah PFH disarankan pemberian dengan dosis 150 ml/ekor/hari dengan rata-rata protein = 3,22%, SNF = 8,52%  dan TS = 13,43%. Kesimpulan adalah pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik mempengaruhi dan meningkatkan nilai protein susu, solid non fat dan total solid. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap Income Over Feed Cost pada sapi perah PFH.kata kunci: jamu herbal, multi probiotik, protein, solid non fat, total solid
HUBUNGAN BODY CONDITION SCORE (BCS), pH DAN KEKENTALAN SEKRESI ESTRUS TERHADAP NON RETURN RATE (NR) DAN CONCEPTION RATE (CR) PADA INSEMINASI BUATAN (IB) SAPI PERANAKAN FRIES HOLLAND Arisqi Furqon
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Peternakan
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keeratan hubungan Body Condition Score(BCS), pH dan kekentalan sekresi estrus terhadap Non Return Rate (NR) dan Conception Rate(CR) pada Inseminasi Buatan (IB) sapi Peranakan Fries Holland. Materi penelitian ini adalah 30ekor sapi Peranakan Fries Holland yang minimal sudah beranak 1 kali dan menunjukkan tanda -tanda birahi yang akan  disuntik Inseminasi Buatan (IB). Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode survai (survey method) dengan menggunakan analisis regresikorelasi sederhana dan sampel di ambil secara purposive sampling yang didasarkan atas sapiperanakan fries holland yang telah memenuhi syarat. Hasil analisa korelasi regresi sederhanuntuk BCS dengan NR terdapat hubungan positif yang rendah dengan koefisien korelasi (r) =0.28. Terdapat hubungan yang positif cukup kuat antara BCS dengan CR dengan koefisienkorelasi (r) = 0.48. Terdapat hubungan negatif yang rendah antara pH dengan NR denganKoefisien korelasi (r) = 0.33. Terdapat hubungan negatif yang rendah antara pH dengan CRdengan koefisien korelasi (r) = 0.37. Terdapat hubungan negatif yang rendah antara kekentalansekresi estrus dengan NR dengan koefisien korelasi (r) = 0.21. Terdapat hubungan negatif yangsedang antara kekentalan sekresi estrus dengan CR dengan koefisien korelasi (r) = 0.10.
PENGARUH UKURAN MANGKOK BUATAN TERHADAP PANJANG SAYAP DAN CUBITAL INDEX CALON RATU APIS CERANA Fatimah Azzahra; Mudawamah mudawamah; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai ukuran mangkok buatan terhadap panjang sayap dan cubital index calon lebah ratu Apis cerana java genotype. Materi yang digunakan adalah larva Apis cerana umur 1 hari, lilin Apis cerana dan gas CO2, mikrometer okuler dan kaca objektif. Metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dengan 6 kotak koloni sebagai ulangannya dan masing-masing 4 unit. Analisa data dengan analisis ragam dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan mangkok buatan terdiri dari P1(ukuran kecil) dengan ukuran berikut: tinggi 7,5 mm; diameter atas dan bawah adalah 6,5 mm dan 4,4 mm. P2 (ukuran sedang) tinggi 8,5 mm, diameter atas dan bawah adalah 7,1 mm dan 5,8 mm, dan P3 (ukuran besar) tinggi 10 mm, diameter atas dan bawah 7 mm dan 6,2 mm. Hasil penelitian menunjukkan berbagai ukuran mangkok berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap panjang sayap dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap cubital index. Panjang sayap diperoleh senilai 14,93 mmb pada ukuran mangkok buatan besar (P3), 13,47 mmab pada ukuran sedang (P2) dan terakhir 12,80 mma pada ukuran kecil (P1). Cubital index tertinggi dengan ukuran mangkok buatan besar (P3) senilai 4,24 mmb, P2 senilai 3,71 mmab dan P1 senilai 3,17 mma. Dapat disimpulkan bahwa panjang sayap dan cubital index calon lebah ratu Apis cerana java genotype dipengaruhi oleh ukuran mangkok buatan. Mangkok buatan dengan tinggi 10 mm, diameter atas 7,1 mm dan diameter bawah 6,2 mm dijadikan patokan agar calon lebah ratu yang dibuat selanjutnya memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan optimal.Kata kunci : Ukuran mangkok buatan, calon lebah ratu, Apis cerana java genotype, panjang sayap cubital index.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAMUR TIRAM PADA NUGGET AYAM PETELUR AFKIR TERHADAP KADAR LEMAK DAN ORGANOLEPTIK Nisak, Siti; Kentjonowaty, Inggit; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang dari 26 Juni hingga 26 Juli 2024. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dampak penambahan tepung jamur tiram pada nugget ayam petelur afkir terhadap kadar lemak dan kualitas organoleptik. Bahan-bahan yang digunakan meliputi daging ayam petelur afkir berusia 80 minggu (bagian dada) seberat 2000 gram, tepung jamur tiram, tepung tapioka, tepung panir, es batu, bawang putih, garam/kaldu jamur, merica, air, dan putih telur. Metode yang diterapkan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang mencakup 4 perlakuan dengan 5 ulangan masing-masing, yaitu (P0: 0%, P1: 10%, P2: 20%, P3: 30%). Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan tepung jamur tiram berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap kadar lemak dan uji organoleptik. Nilai rata-rata kadar lemak tertinggi ditemukan pada perlakuan P0 sebesar 3,03% dan nilai terendah pada P3 sebesar 1,63%. Kualitas organoleptik rasa nugget menunjukkan nilai terendah pada P3 (3) dan nilai tertinggi pada P0 (5). Untuk aroma nugget, nilai terendah tercatat pada P3 (1) dan nilai tertinggi pada P0 (4). Sedangkan untuk tekstur nugget, nilai terendah ditemukan pada P0 (2) dan nilai tertinggi pada P3 (5). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penambahan tepung jamur tiram dalam berbagai konsentrasi memengaruhi kadar lemak dan kualitas organoleptik nugget. Perlakuan P3 memberikan kualitas terbaik dengan kadar lemak 1,63% dan kualitas organoleptik, khususnya rasa, dengan nilai 3 (agak gurih). Disarankan untuk menggunakan tepung jamur tiram dengan konsentrasi 30% dalam pembuatan nugget untuk menurunkan kadar lemak dan meningkatkan kualitas organoleptik nugget ayam petelur afkir.Kata Kunci : nugget, daging ayam petelur afkir, tepung jamur tiram, kadar lemak dan organoleptik

Page 11 of 43 | Total Record : 429