cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
Pendugaan Ripitabilitas Berat Lahir dan Berat Sapih Kambing Peranakan Ettawa (PE) Berdasarkan Kelahiran Kembar Kusnadi Yulham; Mudawamah .; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Peternakan
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi nilai dugaan ripitabilitas berat lahir dan berat sapih kambing PE pada kelahiran kembar. Variabel yang diamati adalah berat lahir dan berat sapihanak kambing PE. Kambing PE yang diukur adalah sebanyak 86 ekor meliputi 43 jantan dan 43 betina.Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan pengambilan sampel secara purposive sampling yaitusampel yang diambil berdasarkan kriteria induk yang memiliki anak kembar jantan dan betina. Hasilpenelitian menunjukkan berat lahir anak jantan adalah 3,40 ± 0,36 kg. Dan berat lahir anak betina adalah3,30 ± 0,39 kg. Sedangkan berat sapih anak adalah 13,43 ± 1,30 kg dan anak betina adalah 12,85 ± 1,26kg. Nilai ripitabilitas berat lahir kelahiran kembar adalah 0,82 ± 0,23. Sedangkan nilai ripitabilitas beratsapih kelahiran kembar adalah 0,90 ± 0,55. Kesimpulan penelitian ini adalah nilai ripitabilitas berat lahirdan berat sapih adalah kategori tinggi.
PENGARUH TINGKAT PENGGUNAAN DAUN SENGON (Albizzia falcataria) TERALKALINASI DAN TERFERMENTASI SEBAGAI BAHAN PAKAN ITIK TERHADAP,KONSUMSI PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONVERSI PAKAN Eko Haryadi; Muhammad Farid Wadjidi; Badat Muwakhid
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian,,ini bertujuan,,untuk mengetahui berapa banyak penggunaan daun sengon teralkalinasi dan terfermentasi sebagai bahan pakan itik peranakan peking umur 22-45 hari. Materi yang digunakan dalam penelitian,,ini adalah daun sengon teralkalinasi dan terfermentasi, jagung, pollard, CP 144, konsentrat 511, dan itik peranakan peking 80 ekor jantan umur 22 hari. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan menggunakan 5 itik peranakan peking, dengan perlakuan yang terdiri dari P0 = 100% ransum tanpa menggunakan daun sengon, P1 = 95% ransum dengan menggunakan 5% daun sengon, P2 = 90% ransum dengan menggunakan 10% daun sengon, P3 = 85% dengan menggunakan 15% daun sengon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat passenggunaan daun sengon teralkalinasi dan terfermentasi dalam pakan tidak  menunjukkan pengaruh  nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan. Dari hasil diperoleh rata – rata nilai konsumsi pakan P0 = 4150,00,g/ekor. ; P1 = 4167,50 g/ekor. ; P2 = 4187,50 g/ekor. dan P3 = 4207,50 g/ekor. Pada pertambah an bobot badan menunjukan pengaruh tidak nyata (P>0,05).  Nilai rata – rata pertambahan bobot badan yaitu P0 = 1238,25 g/ekor. ; P1 = 1212,00 g/ekor. ; P2 = 1203.500  g/ekor. ; P3 = 1173,75 g/ekor. Terhadap konversi pakan juga tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) dengan konversi pakan selama penelitian yaitu P0 = 3,35. ; P1 = 3,44. ; P2= 3,48. ; P3 = 3,59. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penggunan daun sengon (Albizzia falcataria) teralkalinasi dan terfermentasi Aspergillus niger sampai 15% dalam ransum  masih menunjukan pengaruh yang sama terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan pada itik peranakan peking umur 22 - 45 hari.
PENGARUH PERENDAMAN DAGlNG AYAM KAMUNG DENGAN CAMPURAN SARl DAUN DAN BlJI PEPAYA (Carica papaya L) VARIETAS CALIFORNIA TERHADAP NILAl SUSUT MASAK DAN KUALITAS ORGANOLEPTlK Syafirah, Nurmaya; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Retnaningtyas, Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perendaman campuran sari daun dan biji papaya terhadap niIai susut masak dan kualitas organoleptik daging ayam kampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan dengan rancangan Iengkap (RAL). Perlakan dan perendaman berbagai konsentrasi campuran sari daun dan biji pepaya dengan 5 ulangan dan 4 perlakuan yaitu P0 = tanpa perendaman (kontrol), P1 = perendaman dengan konsentrasi 15%, P2 = perendaman dengan konsentrasi 20%, dan P3 = perendaman dengan konsentrasi 25% dengan Iama perendaman 45 menit. Variabel yang diamati berupa susut masak dan kualitas organoleptik (warna, aroma, rasa dan kesukaan). Data hasil pengamatan dianalisa dengan anaIisis ragaman (ANOVA) dengan taraf nyata 1% dan dilanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman campuran sari daun dan biji papaya berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai susut masak dan kualitas organoleptik daging ayam kampung. Perendaman campuran sari daun dan biji papaya dengan konsentrasi 15% menghasilkan nilai susut masak dalam taraf normal, warna agak putih, beraroma daging ayam, tidak terasa pahit, dengan tingkat kesukaan panelis agak suka. Perendaan campuran sari daun dan biji papaya 15% direkomendasikan untuk merendam dagingng ayam kampung dalam menghasikan nilai susut masak dan kualitas organoeptik normal.Kata Kunci : Dada Daging Ayam kampung, susut masak, dan kualitas organoleptik.
PENGARUH UMUR SIMPAN DAN JENIS KEMASAN TERHADAP DENSITAS DAN BERAT JENIS DEDAK PADI DI MALANG Galang Sukma Pratama; Umi Kalsum; M. Farid Wadjdi; Brahmadhita Pratama Mahardhika
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis pengaruh umur simpan dan jenis kemasan terhadap densitas dan berat jenis dedak padi di Malang. Obejek penelitian ini adalah dedak padi yang di ambil dari 4 kecamatan dikemas dalam 3 kemasan berbeda, disimpan selama 8 minggu, diukur tiap 2 minggu sekali di mulai dari minggu 0 dan mengalami 4 ulangan. Setiap sample di ulang pengukuran sebanyak 4 kali. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Tersarang (Nested). Analisa data yang digunakan adalah Analysist of Variance (ANOVA). Data yang berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji BNT. Perlakuan pada penelitian ini adalah jenis kemasan meliputi, K1 = karung goni, K2 = plastik polietilena, K3 = Plastik polipropena, dan untuk umur simpan di simpan dari M0 = Minggu 0, M2 = Minggu 2, M4 = Minggu 4, dan M6 = Minggu 6.   Hasil penelitian ini adalah kombinasi umur simpan dan jenis kemasan berpengaruh sangat nyata (P>0.01)  terhadap densitas dedak padi di Malang. Sedangkan pada pengukuran berat jenis tidak berpengaruh nyata namun ada penurunan tiap kombinasinya. Kemasan yang mampu mempertahankan kualitasnya hanya plastik polietilena pada pengukuran densitas KP, sedangkan pada pengukuran KPT yang mampu mempertahankan kualitasnya sampai M2 adalah kemasan polietilen dan karung goni.Kata Kunci : densitas, berat jenis, dedak padi
HUBUNGAN ANTARA BIAYA PAKAN DENGAN PENDAPATAN SUSU SAPI PERAH PFH DI WILAYAH DESA KEMIRI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Agus Santoso; Sri Susilowati; Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara biaya pakan dengan pendapatan susu sapi perah PFH di Desa Kemiri Kec. Jabung Kab. Malang. Materi yang digunakan adalah 10 orang peternak di Desa Kemiri, dengan 3 kali ulangan (selama 3 Bulan). Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi sederhana. Pengambilan sampel secara acak menggunakan sampling/survey. Hasil analisis data didapatkan hasil persamaan y= 6936 + 12611 x yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kilogram maka akan meningkatkan pendapatan peternak sebesar Rp. 12.611. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana didapatkan hasil multiple R sebesar 0,79 yang berarti bahwa hubungan antara biaya pakan dengan pendapatan susu mempunyai korelasi yang kuat. Uji R square diperoleh hasil 0,62 yang berarti bahwa pakan mempengaruhi 62% pendapatan susu sapi perah PFH sedangkan 38% dipengaruhi oleh produksi susu, harga susu, tata laksana pemeliharaan serta obat-obatan. Hasil Uji F (Fisher test)didapatkan hasil F hitung sebesarf 46,5583> F table 4,20, ini menunjukkan bahwa variable factor biaya pakan (x) mempunyai pengaruh terhadap pendapatan susu sapi perah (y).
EVALUASI PERFORMANS BROILER PADA SISTEM KANDANG CLOSE HOUSE DAN OPEN HOUSE DENGAN ALTITUDE BERBEDA Ahmad Toyibul Marom; Umi Kalsum; Usman Ali
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi performans broiler pada sistem kandang close house dan open house dengan ketinggian tempat yang berbeda. Kegunaan penelitian ini memberi gambaran kepada masyarakat tentang keunggulan dan kelemahan sistem kandang close house maupun open house serta memberi informasi tentang ketepatan penggunaan kedua sistem kandang di ketinggian tempat yang berbeda yang didasarkan performans broiler. Materi yang digunakan adalah masing-masing kandang berisi 6000 ekor. Data primer menggunakan kuisioner kepada peternak yang mempunyai kandang close house dan open house di kecamatan Rembang dan Turen masing-masing tiga peternak. Data sekunder yang didapat dari Technical Service kandang close house dan open house tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Kasus. Penelitian yang dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Data dalam penelitian ini ditabulasi dengan menggunakan analisa deskriptif dan diuji menggunakan analisa ragam dua arah pola tersarang. Hasil peneltian menunjukan bahwa ketinggian tempat dan tipe kandang berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, bobot panen, FCR dan deplesi. Nilai konsumsi pakan paling rendah (3,26 kg/ekor) pada kandang open house dataran rendah, bobot panen paling tinggi (2,121 kg/ekor) pada kandang close house dataran tinggi, nilai FCR paling rendah (1,551) pada kandang close house dataran rendah dan nilai deplesi paling rendah (1,8%) pada kandang close house dataran tinggi.Performansbroiler yang dipelihara pada kandang close house lebih baik dibandingkan dengan kandang open house. Pemeliharaan broiler kandang close house di dataran tinggi memiliki performans yang paling optimal. Kata kunci : Performan broiler, close house, open house, ketinggian tempat
STUDI KASUS KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN DENGAN STRAW BELGIAN BLUE PADA AKSEPTOR SAPI PFH DAN PO Johan Sumarsono; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan daging yang cenderung meningkat salah satunya dilakukan dengan introduksi jenis sapi baru.  Introduksi melalui Inseminasi Buatan dengan menggunakan straw Belgian Blue. Sapi Belgian Blue dikenal memiliki prosentase karkas tinggi. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisa tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan dengan straw Belgian Blue pada akseptor breed berbeda. Breed akseptor adalah Sapi PFH dan PO. Materi yang digunakan adalah Data recording akseptor yaitu Conception Rate (CR) dan Service per conception (S/C). Jumlah data masing-masing sapi adalah 36. Metode yang digunakan studi kasus. Data dianalisis dengan uji Chi square untuk melihat perbedaan tingkat keberhasilan IB pada masing-masing akseptor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan IB dengan straw Belgian Blue pada Induk breed PFH tidak berbeda nyata (P˃0,05) dengan Induk breed PO. Rata-rata nilai SC Sapi PFH = 2,6 ; Sapi PO = 5,1. Rata-rata nilai CR Sapi PFH=39% dan PO=19%. Kesimpulannya adalah Tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) dengan menggunakan straw Belgian Blue tidak berbeda antara Induk PFH dan PO.
PENGARUH PERENDAMAN ASAM GELUGUR TERHADAP KADAR AIR, WATER HOLDlNG CAPAClTY (WHC), DAN SUSUT MASAK PADA DAGlNG SAPI BRAHMAN CROSS Nadyah Maharani Amir Hamzah; Dedi Suryanto; Irawati Dinasari Retnaningtyas
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi dampak perendaman asam gelugur terhadap Kadar Air, Water HoIding Capacity (WHC), dan Susut Masak pada daging sapi Brahman Cross. Sampel yang digunakan dalam peneIitian ini adalah daging sapi Brahman Cross jantan berumur 4-5 tahun, khususnya pada bagian paha, dengan berat 506 gram, serta menggunakan 75 gram asam gelugur kering. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang melibatkan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Keempat perlakuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: P0 = daging sapi Brahman Cross + tanpa asam gelugur (0%), P1 = daging sapi Brahman Cross + konsentrasi asam gelugur 10%, P2 = daging sapi Brahman Cross + konsentrasi asam gelugur 12,5%, dan P3 = daging sapi Brahman Cross + konsentrasi asam gelugur 15%. VariabeI yang diamati dalam peneIitian ini mencakup kadar air, Water HoIding Capacity (WHC), dan susut masak pada daging sapi Brahman Cross. Data penelitian dianaIisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Jika hasil ANOVA menunjukkan pengaruh yang signifikan, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dengan konsentrasi asam gelugur sebanyak 15% pada daging sapi Brahman Cross memiliki pengaruh yang sangat signifikan (P˂0,01) terhadap kadar air, WHC, dan susut masak. Rata-rata nilai kadar air (%) pada setiap perlakuan adalah (P0) 59,15a , (P1) 65,45b , (P2) 70,15c , (P3) 75,25d . Nilai WHC (%) adalah (P0) 30,15a , (P1) 29,41b , (P2) 28,29c , (P3) 25,22d . Sementara nilai susut masak (%) adalah (P0) 46,64a , (P1) 49,14b , (P2) 49,66c , (P3) 50,89d . Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perendaman dengan asam gelugur dapat signifikan meningkatkan kadar air dan susut masak, namun sebaliknya dapat menurunkan nilai WHC pada daging sapi Brahman Cross jantan berumur 4-5 tahun. Meskipun demikian, nilai-nilai ini masih dalam kisaran normal. Kata kunci: asam gelugur, daging sapi Brahman Cross, kadar air, WHC, susut masak.
PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN KUPANG ( Musculata senhausia) TERHADAP KONSUMSI, PRODUKSI TELUR, KONVERSI PAKAN DAN INCOME OVER FEED COST (IOFC) PADA ITIK MOJOSARI Fanda Fristanti; Muhammad Farid Wadjdi; Irawaati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Peternakan
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2015 sampai 1 April 2015 di Peternakan itik milik Bapak Bahrul Ma’arif Desa Balongdowo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui adakah pengaruh dengan tingkat pemberian kupang terhadap konsumsi, produksi telur, konversi pakandan IOFC terhadap itik Mojosari betina dewasa. Adapun kegunaan dari penelitian ini diharapkan dapat bergunasebagai pedoman dan informasi bagi peternak itik tentang penggunaan pakan kupang di dalam ransum itik petelur. Materi yang digunakan penelitian adalah 80 ekor itik Mojosari betina dewasa yang terbagi dalam 4 perlakuandengan 4 ulangan terdiri dari 5 ekor itik. Pengumpulan data selama 30 hari dengan perlakuan R0 (pakan tanpakupang), R1 (pakan dengan pemberian kupang 5%), R2 (pakan dengan pemberian kupang 10%) dan R3 (pakandengan pemberian kupang 15%). Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA (Analysis of Variant) dengan RALdilanjutkan dengan menggunakan uji lanjut Beda Nyata Terkecil dengan taraf uji 5 % dan 1 % pada masing –masing variabel pengamatan.Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, produksi telur, konversi pakan danIncome Over Feed Cost (IOFC). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian kupang berpengaruh sangatnyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, pemberian kupang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi berattelur tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah produksi telur, pemberian kupang tidak berpengaruhnyata (P>0,05) terhadap konversi pakan dan pemberian kupang sebesar 15% memberikan nilai IOFC tertinggi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kupang sebesar 15% adalah yang terbaik dalamhal meningkatkan konsumsi, produksi telur, konversi pakan dan IOFC, sehingga pemberian kupang sebesar 15%sangat direkomendasikan untuk diaplikasikan dalam pemeliharaan itik Mojosari betina dewasa.
PENGARUH PENAMBAHAN BIO ORGANIK SUPLEMEN PADA AIR MINUM TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN PRODUKSI TELUR BURUNG PUYUH Handrian Firmansah; Sumartono Sumartono; Muhammad Farid Wadjdi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis pemberian Bio Organik Suplemen (BOS) terhadap performance burung puyuh petelur. Materi penelitian ini burung puyuh petelur lokal sebanyak 160 ekor umur 6 bulan dan pakan lengkap puyuh BP 104 dengan kandungan nutrisi PK 20%. Metode penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali, setiap ulangan berisi 10 ekor. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0= tanpa bio organik suplemen ( kontrol ) P1 = menggunakan bio organik suplemen dengan dosis 0,5 ml per liter air minum P2 = menggunakan bio organik suplemen 1ml per liter air minum dan P3 = menggunakan bio organik Suplemen 1,5 ml/liter air minum. Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, produksi telur, Feed convertion Ratio (FCR), berat telur per butir dan Quail day Production (QDP). Hasil analisa ragam diperoleh bahwa penggunaan campuran BOS dalam air minum berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada produksi telur, FCR, dan QDP. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik pada air minum dengan dosis 1,5 ml per liter air minum dapat mengoptimalkan terhadap Produksi telur, Feed convertion Ratio, Quail Day production pada puyuh petelur.Kata kunci : Puyuh, Bio organik suplemen, Konsumsi pakan, Produksi telur