cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
PENGARUH PENGGANTIAN PAKAN KOMERSIAL DENGAN AMPAS SAGU TERFERMENTASI MULTI PROBIOTIK PLUS BUNGKIL KEDELAI TERHADAP NILAI EKONOMI PAKAN BROILER FINISHER Rifa’i, Muhammad; Susilowati, Sri; Kalsum, Umi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observasi dilakukan untuk menganalisis penggantian pakan komersial dengan fermentasi ampas sagu dengan multiprobiotik plus bungkil kedelai terhadap nilai ekonomi pakan broiler finisher. Materi yang digunakan meliputi 64 ekor broiler cobb fase finisher umur 22 hari, dengan pemberian pakan yang terdiri dari pakan komersial, fermentasi ampas sagu dengan multiprobiotik, serta bungkil kedelai.. Metode penelitian ini menggunakan percobaan dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan perlakuan sebagai berikut: P0: Pakan komersial tanpa tambahan, P1: 90% Pakan komersial ditambah ASFBK 10%, P2: 85% Pakan komersial  ditambah ASFBK 15%, dan P3: 80% Pakan komersial  ditambah ASFBK 20%.. Untuk variabel yang diamati sebagai berikut biaya pakan perkilogram PBB dan IOFC. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ASFBK berpengaruh sangat signifikan terhadap biaya pakan perkilogram PBB dan ada pengaruh yang signifikan terhadap IOFC. Adapun nilai rata-rata pada biaya pakan perkilogram PBB yaitu P0: 15.768b, P1: 15.147ab, P2: 14.877a, P3: 14.537a sedangkan rata-rata IOFC (Rp/kg) yaitu P0: 6.079a, P1: 6.770ab, P2: 7.071b, P3: 7.449b. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian pakan komersial dengan ASFBK hingga 20% dapat meningkatkan nilai ekonomi pakan broiler finisher. Biaya pakan per kilogram PBB terendah sebesar 14.537 (Rp/kg) tercatat pada perlakuan penggantian pakan komersial sebesar 20%. Selain itu, terjadi peningkatan Income Over Feed Cost (IOFC) sebesar 7.449 (Rp/ekor) dengan penggantian pakan komersial sebesar 20%. Kata Kunci : Broiler; Bungkil kedelai; Fermentasi ampas sagu; Biaya pakan perkilogram; Income over feed cost
PENGARUH LAMA PENCAHAYAAN TERHADAP KONSUMSI, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONVERSI PAKAN TERNAK BROILER PERIODE FINISHER Rafi, Muhamad
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hasil pengaruh pemberian lama pencahayaan terhadap konsumsi, pertambahan bobot badan dan konversi pakan pada ternak broiler dengan hasil performa terbaik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai pedoman dan informasi tentang Pengaruh Lama Pencahayaan pada performa broiler dengan hasil yang lebih baik. Objek penelitian ini menggunakan Broiler (Gallus domesticus) sejumlah 160 ekor umur 21 hari, Pakan ayam komersial, lampu 4 buah, alat kelistrikan mencakup kabel, fitting lampu, terpal, skat, drum pemanas, kayu. Penelitian ini terdiri dari 16 kotak unit percobaan dengan 10 ekor ayam per unit percobaan. Perlakuan berupa lama pemberian pencahayaan dengan durasi yang berbeda dengan susunan P0= 21 jam, P1= 22 jam, P2= 23 jam, P3= 24 jam.Metode penelitian ini adalah percobaan, dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pencahayaan pada broiler berpengaruh nyata (P
PENGARUH TINGKAT PENGGANTIAN JAGUNG DENGAN CASSAVA TERFERMENTASI PLUS CORN GLUTEN MEAL TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN LEMAK ABDOMINAL BROILER FINISHER Madani, Malik; Wadjdi, M.Farid; Sholikah, Nisa’us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggantian jagung dengan cassava terfermentasi ditambah Corn Gluten Meal (CGM) terhadap karkas dan lemak abdominal. Materi yang digunakan meliputi 100 ekor broiler fase finisher, pakan komersial, cassava terfermentasi, dan CGM. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing terdiri dari 5 ekor ayam. Variabel yang diamati adalah persentase karkas dan lemak abdominal. Data dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan uji BNT jika terdapat pengaruh signifikan. Hasil penelitian menunjukkan penggantian jagung dengan cassava terfermentasi dan CGM tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas. Peningkatan proporsi cassava dan CGM cenderung menurunkan persentase karkas, dengan rataan berturut-turut: P0 = 71,8±0,039%, P1 = 69±0,028%, P2 = 68,7±0,026%, dan P3 = 67,1±0,018%. Demikian pula, persentase lemak abdominal tidak terpengaruh signifikan (P>0,05), meskipun menunjukkan peningkatan berturut-turut: P0 = 0,282±0,008%, P1 = 0,284±0,009%, P2 = 0,306±0,025%, dan P3 = 0,312±0,011%. Kesimpulannya, penggantian jagung dengan cassava terfermentasi dan CGM hingga 3% tidak memengaruhi karkas dan lemak abdominal pada broiler fase finisher.Kata Kunci : broiler, Cassava, Fermentasi, Corn Gluten Meal
PERBEDAAN TEKNIK PEMBERIAN AIR MINUM TERHADAP KADAR LEMAK DAN BKTL PADA SUSU SAPI PERAH PFH Rojana, Dugi Syahri; Kentjonowaty, Inggit; Ali, Usman
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji - Kota Batu, serta di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang, pada tanggal 6 Juni hingga 6 Juli 2024. Analisis dalam penelitian digunakan sebagai pengkajian pengaruh Teknik pemberian air minum terhadap kadar lemak dan bahan kering tanpa lemak (BKTL) dalam susu sapi perah PFH serta menentukan sistem pemberian air minum yang optimal. Objek penelitian adalah 20 ekor sapi PFH berumur 2 tahun dalam laktasi pertama bulan ke 3-4, yang diberi pakan hijauan 30 kg/ekor/hari, konsentrat 10 kg/ekor/hari, dan air minum 45 liter/ekor/hari untuk pemberian air minum terjadwal. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan Uji t tidak berpasangan (Independent Samples t test) pada dua perlakuan: P1 (pemberian air minum adlibitum) dan P2 (pemberian air minum terjadwal pada pukul 07.00, 12.00, dan 16.00 WIB) masing-masing 15 liter setiap pemberian. Variabel yang diamati adalah kadar lemak dan kadar BKTL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pemberian air minum secara adlibitum dan terjadwal tidak memberikan perbedaan signifikan (P>0,05) terhadap kadar lemak dan BKTL, dengan nilai rata-rata kadar lemak P1 sebesar 5,014% dan P2 sebesar 4,966%, serta rata-rata BKTL P1 sebesar 8,365% dan P2 sebesar 8,548%. Disimpulkan bahwa teknik pemberian air minum baik secara adlibitum maupun terjadwal tidak berbeda signifikan dalam memengaruhi kadar lemak dan BKTL, namun pemberian air minum secara adlibitum menghasilkan kadar lemak yang sedikit lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan menjadi pedoman bagi peternak dalam memilih teknik pemberian air minum pada sapi perah PFH.Kata Kunci: pemberian air adlibitum  dan terjadwal, kadar lemak susu, bahan kering tanpa lemak, sapi perah PFH
PENGARUH TINGKAT PENGGANTIAN JAGUNG DENGAN CASSAVA TERFERMENTASI PLUS CORN GLUTEN MEAL TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONVERSI PAKAN PADA BROILER Ozhi Saputra, Rizal; Wadjdi, M.Farid; Kalsum, Umi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat penggantian jagung dengan Cassava Plus Corn Gluten Meal terhadap bobot badan dan konversi pada broiler. Materi yang digunakan yaitu Broiler dengan umur 21 hari sebanyak 100 ekor. Metode yang digunakan yaitu metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Broiler dipelihara selama 2 minggu dibagi menjadi 4 perlakuan dan 5 ulangan meliputi P0 = Pakan Komersial 100% + Jagung 10%. P1 = Pakan Komersial 100% + jagung 9% + Cassava + CGM 1%. P2 = Pakan komersial 100% + jagung 8% + Cassava + CGM 2%. P3 = Pakan komersial 100% + jagung 7% + Cassava + CGM 3%. Data hasil penelitian dianalisis dengan Analysis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian Cassava terfermentasi Plus Corn Gluten Meal tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap presentase konsumsi pakan, penambahan bobot badan, dan konversi pakan terhadap broiler fase finisher. Nilai rata-rata konsumsi pakan P0 = 2.389±0,0105. P1 = 2.395±0,0478. P2 = 2.408±0,0216. P3 = 2.425±0,0237. Nilai rata-rata penambahan bobot badan P0 = 1.572±0,046. P1 = 1.538±0,072. P2 = 1.485±0,106. P3 = 1.472±0,025. Nilai rata-rata konversi pakan P0 = 1.525±0,068. P1 = 1.568±0,07. P2 = 1.616±0,124. P3 = 1.647±0,032. Kesimpulan penelitian ini adalah Cassava terfermentasi Plus Corn Gluten Meal dapat digunakan sebagai pengganti Jagung hingga 3% yang tetap menghasilkan performans broiler yang baik pada fase finisher.Kata Kunci : Cassava Plus Corn Gluten Meal, Performans
PERBEDAAN TEKNIK PEMBERIAN AIR MINUM TERHADAP PRODUKSI DAN BERAT JENIS SUSU PADA SAPI PERAH PFH Rofi, Achmad; Kentjonowaty, Inggit; Ali, Usman
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di peternakan rakyat yang dimulai pada tanggal 06 juni sampai 06 Juli 2024, bertempat di di Dusun Brau, Desa Gunungsari Kec. Bumiaji, Kota Batu, dan Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang. Tujuan dari penelitian untuk menguji perbedaan berbagai teknik pemberian air minum terhadap produksi dan berat jenis sapi perah PFH. Penelitian ini diharap memberikan pengetahuan dan menjadi pedoman dalam pemeliharaan sapi perah yang efektif dan efisien, khususnya dalam hal kebutuhan minum untuk sapi perah. Materi yang digunakan sebanyak 20 ekor sapi PFH umur 2 tahun, laktasi 1, bulan 3-4. P1 = Pemberian air minum adlibitum, P2 = Pemberian air minum terjadwal (pagi pukul 07.00, siang pukul 12.00, dan sore pukul 16.00 masing-masing sebanyak 15 liter) setiap perlakuan diulang sebanyak 10 kali. Variabel yang diamati adalah produksi dan berat jenis susu. Data yang dianalisis menggunakan uji-t tidak berpasangan. Produksi susu dan berat jenis adlibitum bernilai 15,39 liter dan 1,03046 g/ml, sementara terjadwal bernilai 14,56 l dan 1,03053 g/ml. Berdasarkan hasil analisa dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan antara teknik pemberian air minum secara adlibitum dan terjadwal. Saran dari penelitian ini yaitu pemberian air minum sebaiknya secara adlibitum karena efisiensi waktu dan tenaga. Saran untuk penelitian ini adalah melakukan kajian lebih mendalam mengenai pemberian air minum secara adlibitum dan terjadwal sehingga dapat mengetahui konsumsi air minum yang dibutuhkan ternak dalam rangka beternak secara yang efektif dan efisien dalam hal pemberian air minum.Kata Kunci : susu, air minum, produksi, berat jenis, sapi perah.
PENGARUH PENGGUNAAN MINYAK LEMURU DAN JUS DAUN AFRIKA DALAM BERBAGAI LEVEL TERHADAP HEMATOLOGI AYAM PETELUR Afrizal, Ananda; Humaidah, Nurul; Suryanto, Dedi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak Lemuru adalah hasil limbah pengolahan ikan Lemuru dari proses pengalengan dan tepung ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan minyak ikan Lemuru dan jus daun Afrika terhadap hematologi ayam petelur. Materi yang digunakan yaitu minyak Ikan Lemuru, Daun Afrika, pakan dan ayam petelur fase pullet  umur 16-18 minggu berjumlah 27 ekor. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan 2 faktor percobaan dan 3 kali pengulangan. Variabel yang diamati ialah hematologi pada ayam petelur meliputi, hemoglobin, eritrosit dan hematokrit. Perlakuan adalah kombinasi pemberian minyak Ikan Lemuru dan jus Daun Afrika. Dosis minyak Ikan Lemuru dalam pakan adalah L0=Kontrol (tanpa minyak Ikan Lemuru), L1= minyak Ikan Lemuru 1,5%, L2= minyak Lemuru 3%, sedangkan dosis jud Daun Afrika dalam air minum adalah P0= Kontrol (tanpa pemberian jus Daun Afrika), A1= jus Daun Afrika 1mL, A2 = jus daun Afrika 10mL. Hasil diuji menggunakan uji two-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak ikan Lemuru dan jus Daun Afrika memberikan interaksi yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar hemoglobin ayam petelur. Kadar hemoglobin rata-rata (g/dL) adalah : L0A2=7,68, L0A1=7,85, L2A2=8,03, L1A2=8,40, L1A1=9,03, L2A1=9,08, L0A0=9,55, L1A0=12,17, L2A0=12,53. Pemberian campuran jus daun Afrika dan minyak Ikan Lemuru tidak berinteraksi (P>0,05) terhadap eritrosit ayam, akan tetapi masing-masing factor memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01). Rata-rata kadar eritrosi Minyak Lemuru (x10⁶/mm3) adalah : L0=2,38, L1=2,67, L2=2,91. Rata-rata kadar eritosit jus Daun Afrika (x10⁶ mm3) adalah A0=3,01, A1=2,57, A2=2,38. Penambahan jus Daun Afrika dan minyak Ikan Lemuru tidak berinteraksi (P>0,05) dengan nilai hematokrit. Rata-rata kadar hematokrit (%) adalah : L1A1=22,37, L0A0=22,50, L0A1=22,73, L2A0=22,9, L1A2=23,11, L2A1=23,18, L2A2=23,84, L1A0=24,23, L0A2=24,40. Kesimpulan penelitian adalah bahwa  Penambahan Minyak Lemuru memberikan pengaruh terhadap hemoglobin, tetapi tidak mempengaruhi terhadap kadar eritrosit dan hematokrit ayam petelur. Kadar Minyak Lemuru terbaik adalah 3% dalam fungsinya meningkatkan haemoglobin.Kata Kunci : Hematologi, Layer, Minyak lemuru, Daun Afrika
PERFORMA REPRODUKSI SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN (PFH) DI DESA KEMIRI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Najib, Muhammad; Humaidah, Nurul; Sholikah, Nisa’us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sapi peranakan Friesian Holstein (PFH) adalah salah satu jenis sapi perah di Indonesia yang berasal dari persilangan antara sapi Friesian Holstein dan sapi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis performa reproduksi sapi (PFH) di Desa kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan dengan membandingkan sapi PFH umur muda dan tua. Metode penelitian adalah survey. Data diperoleh langsung dari wawancara peternak serta mengamati kegiatan peternak guna mengetahui management pemeliharaan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Materi penelitian terdiri dari 51 ekor sapi PFH betina dengan rentang umur 3 – 7 tahun yang telah mengalami partus setidaknya 1 kali. Hasil penelitian menunjukkan lama hari post partum mating <60 hari sejumlah 13 ekor, persentase 25,49%, post partum mating 60 – 80 hari sejumlah 7 ekor, persentase 13,72%, dan post partum mating lebih dari 80 hari, berjumlah 31 ekor, persentase 60,79%. Days open <60 hari berjumlah 6 ekor, persemtase 11,77%,  Days open 60 – 90 hari berjumlah 5 ekor, persemtase 9,80%, Days open <90 hari berjumlah 40 ekor, persemtase 78,43%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa performa reproduksi sapi PFH betina di Desa Kemiri tergolong kurang baik di tandai dengan  Post Partum Mating dan Days Open yang panjang.Kata Kunci : Sapi PFH, Days Open, Post Partum Mating
DAMPAK PENERAPAN BIOSECURITY DAN RECORDING TERHADAP PERFORMA AYAM PETELUR PADA PETERNAKAN RAKYAT DI DESA SURUHWADANG KECAMATAN KADEMANGAN BLITAR JAWA TIMUR Wahyu Saputra, Fany; Susilowati, Sri; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biosecurity dan recording merupakan faktor penting yang mempengaruhi performa produksi ayam petelur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan biosecurity dan recording terhadap performa ayam layer pada peternakan rakyat di desa Suruhwadang kecamatan Kademangan Blitar Jawa Timur. Penelitian dilakukan dengan membandingkan performa produksi peternakan ayam petelur dari tiga peternak yaitu Bapak Murdi, Bapak Hengky, dan Ibu Karmini. Variabel yang diamati meliputi feed intake, hen day production, dan mortalitas. Metode penelitian adalah studi kasus. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT (beda nyata terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biosecurity dan recording berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap feed intake dan hen day production masing-masing peternak. Rata-rata feed intake (g) pada peternakan Ibu Karmini : 132,95, Bapak Hengky : 132,90, dan Bapak Murdi : 126,20. Rata-rata hen day production (%) pada peternakan Ibu Karmini : 90, Bapak Hengky : 83, dan Bapak Murdi : 77. Penerapan biosecurity dan recording tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap mortalitas. Rata-rata mortalitas (%) pada peternakan Bapak Murdi : 3,91, Bapak Hengky : 0,33, dan Ibu Karmini : 0,23. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan biosecurity dan recording sangat berpengaruh terhadap feed intake dan hen day production, tetapi tidak berpengaruh pada  mortalitas.Kata Kunci : biosecurity, recording, feed intake, hen day production, mortalitas
PERFORMA PRODUKSI DAN KADAR KOLESTEROL TELUR PUYUH YANG DIBERI PAKAN MENGANDUNG MINYAK LEMURU DAN AIR MINUM MENGANDUNG EKSTRAK DAUN AFRIKA Irwan Supriyanto, Nur; L, Dyah; Pratama Mahardhika, Brahmadhita
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kolesterol dalam telur puyuh melalui pemberian pakan yang mengandung minyak ikan lemuru dan jus daun Afrika (Vernonia amygdalina. Penelitian dilaksanakan selama 43 hari dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, melibatkan dua faktor perlakuan: perbandingan minyak ikan lemuru 0%, 1,5% dan 3% dalam pakan dan dosis jus daun Afrika 0 ml, 4ml, dan 6 ml dalam air minum. Analisis data yang digunakan adalah analisis data Anova, apabila hasil berbeda nyata dilakukan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jus daun Afrika secara signifikan meningkatkan produksi telur harian (HDP) dan massa telur, serta menurunkan nilai FCR (Feed Conversion Ratio). Namun, pemberian minyak ikan lemuru tidak mempengaruhi konsumsi pakan, produksi telur, maupun massa telur secara signifikan. Meski demikian, interaksi antara jus daun Afrika dan minyak ikan lemuru berpengaruh pada peningkatan produksi telur dan efisiensi pakan. Sementara itu, hasil analisis kadar kolesterol menunjukkan bahwa baik minyak ikan lemuru maupun jus daun Afrika justru menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam telur puyuh, yang menunjukkan bahwa dosis dan interaksi antara kedua bahan tersebut mempengaruhi metabolisme kolesterol dalam tubuh puyuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan jus daun Afrika dapat meningkatkan produksi telur dan efisiensi pakan, namun penambahan minyak ikan lemuru dalam dosis tinggi dapat menurunkan kadar kolesterol dalam telur puyuh, memerlukan perhatian lebih lanjut mengenai dosis dan durasi pemberian bahan pakan tersebut.Kata Kunci: Kolesterol, Telur Puyuh, Performa.