cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG LIMBAH ORGANIK RUMAH MAKAN DALAM PAKAN TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN PERSENTASE KARKAS PADA AYAM JOPER Safitri, KusmiatuI; Suryanto, Dedi; Kulsum, Umi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung limbah organik rumah makan (LORM) dalam pakan terhadap pertambahan bobot badan dan persentase karkas pada ayam joper. Penelitian dilaksanakan pada 15 Mei hingga 15 Juni 2022 di Rumah Dr. Ir. Usman Ali, MP, menggunakan ayam joper berumur ±2 bulan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0 (pakan komersil), P1 (jagung 35%, bekatul 25%, konsentrat 40%), P2 (LORM 8%, konsentrat 32%), P3 (LORM 24%, konsentrat 24%), dan P4 (LORM 24%, konsentrat 16%). Variabel yang diamati meliputi pertambahan bobot badan dan persentase karkas. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan Uji BNT. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan LORM berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan, namun tidak berpengaruh terhadap persentase karkas (P>0,05). Rataan pertambahan bobot badan tertinggi diperoleh pada perlakuan P4 (15,87 g), sedangkan persentase karkas relatif stabil di semua perlakuan. Disimpulkan bahwa LORM dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif hingga 60% tanpa menurunkan kualitas karkas, serta meningkatkan pertambahan bobot badan secara signifikan pada level 20%. LORM berpotensi sebagai pakan yang ekonomis dan ramah lingkungan. Kata kunci: Ayam Joper, Limbah Organik Rumah Makan, Bobot Badan, Persentase Karkas, Pakan Alternatif.
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG LIMBAH ORGANIK RUMAH MAKAN DALAM PAKAN TERHADAP PERSENTASE LEMAK ABDOMINAL DAN NILAI EKONOMIS PAKAN AYAM JOPER Fitri Anggraini, Anastasya; Yulianti, Dyah Lestari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengevaluasi efek penggunaan tepung limbah organik rumah makan (LORM) dalam pakan terhadap kadar lemak abdominal dan efisiensi biaya pakan pada ayam Joper. Penelitian dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan dan tiga ulangan, di mana setiap ulangan memelihara lima ekor ayam. Perlakuan yang diberikan meliputi pakan komersil (P0), campuran jagung, bekatul, dan konsentrat (P1), serta substitusi konsentrat dengan LORM sebesar 8% (P2), 16% (P3), dan 24% (P4). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Berdasarkan hasil analisis, penambahan LORM tidak memberikan pengaruh signifikan (P>0,05) terhadap persentase lemak abdominal, namun memberikan dampak sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai ekonomis pakan. Peningkatan level LORM dalam pakan terbukti mampu menurunkan biaya pakan secara efektif. Penggunaan LORM hingga 60% dapat menekan biaya pakan tanpa menyebabkan peningkatan lemak abdominal yang berlebihan pada ayam Joper.Kata Kunci: ayam Joper, tepung limbah organik, lemak abdominal, nilai ekonomis pakan
ANALISIS NILAI R/C DAN IOFC PADA PRODUKSI BROILER DENGAN APLIKASI SPRAY LACTOBACILLUS SALIVARIUS DI LITTER Setiawan, Era Dwi; Sholikah, Nisa'us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha ternak broiler memiliki potensi ekonomi yang tinggi, namun peningkatan produksi juga menimbulkan dampak negatif, terutama terkait penumpukan kotoran ayam yang menghasilkan gas amonia berbahaya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak penyemprotan probiotik Lactobacillus salivarius menggunakan mesin ALAC Tech terhadap efisiensi ekonomi usaha broiler, melalui indikator Income Over Feed Cost (IOFC) dan Revenue Cost Ratio (R/C). Pelaksanaan penelitian selama 19 hari di Desa Sumber Jaya, Kabupaten Malang, dengan menggunakan 94 ekor broiler strain MB202 umur 17 hari, dibagi ke dalam dua perlakuan yaitu P0 (perlakuan tanpa spray Lactobacillus salivarius pada litter) dan P1 (perlakuan menggunakan aplikasi spray Lactobacillus salivarius pada litter). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan spray probiotik menghasilkan IOFC sebesar Rp 877.550 dan R/C sebesar 1,06, lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa spray dengan IOFC sebesar Rp 850.378 dan R/C sebesar 1,01. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi spray Lactobacillus salivarius pada litter dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi dan memberikan dampak ekonomi yang lebih baik dalam usaha pemeliharaan broiler. Kata Kunci : Broiler, Lactobacillus salivarius, amonia, IOFC, R/C, litter.
ANALISA PROFITABILITAS USAHA PENGGEMUKAN PETERNAKAN DOMBA POTONG DI UD. BERKAH WANGINE WHEDUS,KEDIRI Setiawan, Bagus Wahyu; Susilowati, Sri; dinasari, irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profitabilitas usaha penggemukan domba potong pada di UD. “Berkah Wangine Whedus. Penelitian ini di Desa Bringin, Kecamatan Badas , Kabupaten Kediri, selama 1 mei – 30 mei hari. Materi yang digunakan untuk penelitian ini adalah usaha peternakan domba potong di UD Berkah Wangine Wedhus yang berada desa bringin kecamatan badas  kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur. Yang berjumalah 2499 ekor pada bulan Feb-Mei 2025 yang menunjang untuk analisa profitabilitas usaha. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dianalisis menggunakan Gross Profit Margin (GPM), Revenue Cost Ratio (R/C), dan Break Even Point (BEP). Hasil menunjukkan bahwa nilai GPM sebesar 30,53%, R/C ratio sebesar 1,44, BEP produksi 1.736,63 ekor, dan BEP harga Rp1.416.517,99/ekor. Produksi aktual dan harga jual di atas titik impas, sehingga usaha ini dinyatakan menguntungkan dan layak dikembangkan. Kata Kunci : Penggemukan Domba, Profitabilitas, R/C, GPM, BEP.
PENGARUH TINGKAT PENGGUNAAN AMPAS BIR TERFERMENTASI ASPERGILLUS NIGER PADA COMPLETE FEED TERHADAP IOFC DAN NILAI EKONOMIS PAKAN DOMBA LOKAL Afthon, Muhammad Lathoiful; Kalsum, Umi; Ir, Sumartono
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penel|itian ini di|laksana|kan dengan tujuan untu|k mengevaluasi dampak penggunaan ampas bi|r yang| telah difermen|tasi menggunakan Aspergillus niger pada berbagai tingkat dalam pakan komplit terhadap Income Over Feed Cost (IOFC) dan| efisiensi ekonomi pakan pada domba lokal, serta mengidentifikasi tingkat pemberian yang paling optimal. Pene|litian ini diranca|ng secara eksperimenta|l mengguna|kan Rancangan Acak Ke|lompok (RAK) yang ter|diri atas empat perlakuan dengan tiga ulangan. Setiap unit percobaan terdiri atas satu ekor domba, yang dikelompokkan berdasarkan bobot badan menjadi tiga kategori, yaitu K1 (16–19 kg), K2 (20–22 kg), dan K3 (23–25 kg). Perlakuan yang diterapkan meliputi: P0 (pakan komplit tanpa tambahan ampas bir), P1 (90% pakan + 10% ampas bir), P2 (85% pakan + 15% ampas bir), dan P3 (80% pakan + 20% ampas bir). Variabel yang diamati meliputi IOFC dan b|iay|a pakan per kilogram pertambahan bobot badan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam satu arah (ANOVA), dan apabila terdapat pengaruh yang signifikan, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ampas bir terfermentasi memberikan pengaruh yang sangat signifikan (P<0,01) terhadap nilai IOFC dan biaya pakan per kil|ogram pertambahan bobot badan. Rata-rata IOFC selama periode 30 hari berturut-turut untuk perlakuan P0, P1, P2, dan P3 masing-masing adalah sebesar Rp218.217,60; Rp241.808,57; Rp249.559,73; dan Rp258.378,67. Sementara itu, rata-rata IOFC berdasarkan kelompok bobot badan K1, K2, dan K3 tercatat sebesar Rp232.828,43; Rp241.617,95; dan Rp251.527,05. Adapun rata-rata biaya pakan per kilogram pertambahan bobot badan untuk masing perlakuan P0, P1, P2, dan P3 yaitu sebesar Rp21.503,07; Rp20.321,64; Rp19.928,99; dan Rp19.499,78. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perlakuan P3, dengan penggunaan 20% ampas bir terfermentasi dalam pakan, mampu menurunkan biaya pakan per kilogram pertambahan bobot badan hingga Rp19.499,78 per ekor selama 30 hari, serta secara simultan meningkatkan nilai IOFC menjadi Rp258.378,67 per ekor.Kata Kunci : Ampas Bir, Aspergillus niger, IOFC, nilai ekonomis, kualitas pakan.
PENGARUH UMUR SIMPAN DEDAK PADI TERHADAP BERAT JENIS DAN KERAPATAN TUMPUKAN Lutfi, Kefin Bestiana; Kalsum, Umi; Yulianti, Dyah Lestari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan terhadap kualitas fisik dedak padi. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dedak padi yang berasal dari unit penggilingan padi di Kota Malang.  Peralatan yang digunakan adalah gelas ukur, timbangan digital, corong, dan alat tulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan, 7 ulangan. Perlakuan penelitian adalah lama penyimpanan: 0 hari (P0), 7 hari (P1), dan 14 hari (P2). Variabel penelitian adalah kualitas fisik dedak padi meliputi: berat jenis (g/liter), kerapatan tumpukan (g/ml), dan kerapatan padatan tumpukan (g/liter). Data yang diperoleh dianalisis sidik ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test. Berdasarkan hasil penelitian, lama penyimpanan memberikan pengaruh terhadap terhadap kerapatan tumpukan dan rata-rata kerapatan padatan tumpukan (P<0.05) namun tidak memberikan perbedaan terhadap berat jenis (P>0.05). Dapat disimpulkan bahwa lama penyimpanan sampai 14 hari mempengaruhi kerapatan tumpukan dan kerapatan padatan tumpukan dedak padi namun tidak mempengaruhi berat jenis dedak padi.  Rata-rata berat jenis, kerapatan tumpukan dan kerapatan padatan tumpukan selama penyimpanan 14 hari masih termasuk kategori baik. Disarankan untuk melakukan uji kualitas fisik dedak padi pada lama penyimpanan diatas 14 hari. Kata kunci: umur simpan, dedak padi, berat jenis, kerapatan tumpukan.
ANALISIS KARAKTERISTIK PETERNAK DAN POTENSI SUMBER DAYA PETERNAKAN TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG DI KECAMATAN GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG Maulida, Putri; Susilowati, Sri; Sumartono, Sumartono
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik peternak dan potensi sumber daya peternakan terhadap pengembangan usaha sapi potong di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan pada Februari–Maret 2025 menggunakan pendekatan mix methods dengan teknik pengambilan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Responden berjumlah 30 peternak dari desa-desa dengan populasi sapi tertinggi. Variabel yang diamati meliputi umur, pendidikan, pengalaman (X1), serta pakan, lahan, dan daya tampung sapi (X2), dengan jumlah sapi sebagai indikator pengembangan usaha (Y). Hasil regresi menunjukkan bahwa secara simultan X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap Y (p=0,002), dengan koefisien determinasi sebesar 0,520. Namun secara parsial, hanya variabel pakan (X2) dan umur yang berpengaruh signifikan. Potensi daya tampung sapi di wilayah ini hanya 29.262 ekor/tahun, sedangkan populasi saat ini mencapai 1.401 ekor. Simpulan: karakteristik peternak memiliki hubungan lemah, sementara potensi sumber daya berpengaruh signifikan namun belum cukup kuat untuk ekspansi usaha sapi potong. Kata kunci: karakteristik peternak, potensi sumber daya, sapi potong, regresi linier
PERBEDAAN JENIS TELUR TERHADAP KADAR AIR DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK TELUR ASIN R, Rasidin; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perbedaan jenis telur terhadap kadar air dan kualitas organoleptik pada telur asin. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang pada periode 9 Januari hingga 10 Februari 2025. Bahan yang digunakan yaitu bubuk bata merah dan garam krasak dengan perbandingan 4:1. Metode yang diterapkan yaitu metode eksperimen dengan dua jenis perlakuan, P1 (telur ayam ras) dan P2 (telur itik), masing-masing dilakukan sebanyak 15 kali ulangan. Variabel yang diamati yaitu kadar air dan kualitas organoleptik, data dianalisis menggunakan uji T tidak berpasangan (Independent Samples T-Test). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) pada kadar air, dengan nilai rata-rata sebesar 28,13% untuk P1 dan 38,47% untuk P2. Selain itu, ditemukan pula perbedaan nyata (P<0,05) pada warna kuning telur dan tingkat kesukaan, warna kuning telur memiliki nilai rata-rata 3,47 untuk P1 dan 4,47 untuk P2, sedangkan tingkat kesukaan 3,33 (P1) dan 4,53 (P2). Sementara itu, tidak terdapat perbedaan yang nyata (P>0,05) pada rasa, aroma, tekstur, dan warna putih telur antara kedua perlakuan. Nilai rata-rata untuk rasa adalah 3,6 (P1) dan 3,67 (P2); aroma 3 (P1) dan 3,13 (P2), tekstur 2,73 (P1) dan 3,4 (P2), serta warna putih telur 3,53 (P1) dan 4,43 (P2). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan jenis telur terhadap kadar air dan kualitas organoleptik pada warna kuning telur dan kesukaan telur asin. Pada rasa, aroma tekstur dan warna putih telur tidak terdapat perbedaan. Telur itik menghasilkan telur asin dengan kadar air yang tinggi dan kuning telur berwarna kuning hingga sangat kuning dan tingkat kesukaan sangat suka.Kata Kunci : Telur Itik, Telur Ayam Ras, Kadar Air, Kualitas Organoleptik.
PENGARUH PERENDAMAN DAGING AYAM PETELUR AFKIR DALAM BERBAGAI KONSENTRASI SARI DAUN NANGKA TERHADAP KADAR AIR DAN WHC (WATER HOLDING CAPACITY) Sihabudin, Agus; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perendaman daging ayam petelur afkir menggunakan sari daun nangka pada berbagai tingkat konsentrasi terhadap kadar air dan kemampuan daya ikat air (Water Holding Capacity/WHC). Eksperimen dilakukan di Laboratorium Universitas Islam Malang antara tanggal 25 Mei hingga 15 Juni 2025. Sampel penelitian terdiri atas daging dada ayam petelur afkir strain Lohman Brown serta daun nangka yang telah tua. Metode yang diterapkan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam kali ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi: P0 (kontrol/tanpa perlakuan), P1 (konsentrasi 25%), P2 (35%), dan P3 (45%) dengan lama perendaman 45 menit. Parameter yang diamati meliputi kadar air dan WHC, yang dianalisis melalui uji ANOVA, serta dilanjutkan dengan uji BNT apabila ditemukan pengaruh yang signifikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perendaman dengan sari daun nangka tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar air (P>0,05), namun memberikan efek sangat signifikan terhadap peningkatan WHC (P<0,01). Kadar air berkisar antara 75,82% hingga 77,65%, sedangkan WHC meningkat nyata dari 17,83% (P0) menjadi 47,36% (P3). Simpulan dari studi ini adalah perendaman menggunakan sari daun nangka 45% terbukti meningkatkan WHC tanpa mengubah kadar air. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji parameter lain seperti jumlah bakteri total, kadar protein, dan variasi durasi perendamanKata kunci: Ayam petelur afkir, Sari daun nangka, Kadar air, Daya ikat air, Mutu daging.
PENGARUH PERENDAMAN DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI SARI DAUN JAMBU BIJI TERHADAP KUALITAS INTERIOR TELUR AYAM RAS Sultoni, Muhammad; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penyimpanan telur ayam ras menjadi aspek signifikan yang berdampak pada mutu interior ayam. Tujuannya yaitu menilai efek perendaman dengan berbagai konsentrasi ekstrak daun jambu biji terhadap mutu interior telur ayam ras. Materi yang dipergunakan pada studi ini meliputi 24 telur ayam ras Lohman Brown berumur 1 hari, daun jambu biji merah tua, dan air. Variabel yang dianalisis mencakup Indeks Putih Telur, Indeks Kuning Telur, serta nilai Haugh Unit. Telur akan melalui perendaman dengan sari daun jambu biji selama 5 jam, selanjutnya disimpan di suhu ruang hingga 28 hari. Metode dari penelitian ini adalah eksperimen. Data yang didapat akan melalui analisis dengan mempergunakan uji ANOVA, jika diperoleh perbedaan secara signifikan maka diteruskan oleh pelaksanaan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Sesuai hasil yang didapat, perendaman telur ayam ras tidak memberi pengaruh signifikan (P > 0,05) terhadap Indeks Putih Telur (IPT). Rata-rata nilai IPT pada setiap perlakuan yaitu: P0 sebesar 0,013; P1 sebesar 0,019; P2 sebesar 0,020; serta P3 sebesar 0,024. Perendaman pada telur ayam ras tidak menunjukkan pengaruh signifikan (P > 0,05) terhadap Indeks Kuning Telur (IKT). Rata-rata nilai IKT pada perlakuan P0, P1, P2, serta P3 secara berurutan yaitu 0,190; 0,239; 0,207; serta 0,241. Hasil penelitian mengindikasikan perendaman telur ayam ras tidak menunjukkan pengaruh signifikan (P > 0,05) pada Haugh Unit. Rata-rata Haugh Unit yang diperoleh yaitu P0 : 34,03. P1 : 44,37. P2 : 45,85. P3 : 53,47. Kesimpulannya perendaman telur ayam ras dengan sari daun jambu biji tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas interior telur, yang meliputi IPT, IKT, serta Haugh Unit. Telur yang melalui perendaman dalam larutan konsentrasi 30% memperlihatkan kualitas interior lebih baik.Kata Kunci : Telur ayam ras Lohman Brown, sari daun jambu biji merah