cover
Contact Name
Gurid P.E.M
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+628132107905
Journal Mail Official
jurnalmedia.ppk@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung jl. Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Media of Health Research and Development is a journal that was developed to disseminate and discuss scientific papers on health development and other research of health. The journal is intended as a medium of communication for those who were interested to study health, among others, for researchers, educators, students, practitioners Department of Health, Public Health Service, and public generally who have an interest in it. The journal is trying to meet the growing need to study health. Vision: Being a leading national journals in the field of health research and leading a reputable international journals. Mission: Providing scientific communication media in health research in order to advance science and technology in related fields. Publishing scientific journal in the field of medical research that seeks to achieve a high impact factor in the development of science and technology.
Articles 294 Documents
EFEKTIVITAS BERBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENCEGAHAN KEHAMILAN REMAJA: (STUDI LITERATUR) Hardianti, Minarni; Kusuma, Widya Tresna; Adnani, Qorinah Estiningtyas Sakilah; Susiarno, Hadi
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2635

Abstract

The high rate of teenage pregnancy is a serious public health issue caused by limited reproductive health knowledge. Inadequate education makes adolescents vulnerable to risky behaviors, emphasizing the need for appropriate approaches, such as audio-visual media, to enhance understanding. This study comprehensively reviews research on reproductive health education for teenage pregnancy prevention. This study employs a literature review method. Data was collected from PubMed, Google Scholar, Semantic Scholar, and Science Direct using adolescent reproductive health and teenage pregnancy from September to October 2024. Inclusion criteria included studies in Indonesian or English, empirical studies on reproductive health education interventions, adolescents aged 10–19 years who had never been pregnant, full-text availability, and publications from 2019 to 2024. Of 854 identified articles, 7 met the inclusion criteria and were analyzed using a narrative synthesis approach. Findings indicate that reproductive health education improves adolescents' knowledge and attitudes toward pregnancy prevention. Educational interventions using media such as audio-visual content, comics, and videos are highly effective. Adolescents with previously limited awareness showed significant improvement after receiving reproductive health education. These findings highlight the importance of developing tailored educational strategies, particularly media-based programs, to effectively reduce teenage pregnancy rates
BIGDATA ANALYSIS THE IMPORTANCE OF TRACKING PHACOEMULSIFICATION SURGERY COSTS Rukanta, Hurin Aruni Medina; Pribadi, Firman
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2666

Abstract

Katarak adalah penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah secara global, dengan proporsi kasus yang signifikan terjadi di negara berpenghasilan rendah akibat keterbatasan akses terhadap solusi bedah yang terjangkau. Phacoemulsifikasi telah menjadi standar emas untuk operasi katarak karena hasilnya yang superior dan efisiensinya. Namun, biaya tinggi yang terkait dengan prosedur menjadi hambatan signifikan bagi aksesibilitas, terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini menganalisis tren global dalam studi terkait biaya phacoemulsifikasi, mengidentifikasi kontributor utama, mengevaluasi fokus tematik, dan menyoroti kesenjangan penelitian. Tujuannya untuk memberikan informasi strategi optimalisasi biaya dan akses yang adil terhadap operasi katarak. Pendekatan bibliometrik dan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari publikasi yang terindeks di Scopus (2018–2024) menggunakan kata kunci "phacoemulsification" dan "cost". Artikel berbahasa Inggris yang telah ditinjau sejawat dimasukkan, dan data dianalisis menggunakan alat Scopus dan VOSviewer untuk analisis tema dan tren. Penelitian ini menganalisis 208 publikasi, mengungkapkan peningkatan penelitian terkait biaya phacoemulsifikasi, dengan puncaknya pada tahun 2021 sebanyak 38 artikel. Jurnal berdampak tinggi, seperti Journal of Cataract and Refractive Surgery, mendominasi lanskap publikasi. Tema utama yang diidentifikasi meliputi efektivitas biaya, akses layanan kesehatan, dan hasil bedah, dengan kesenjangan signifikan pada strategi pengurangan biaya dan adaptasi untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas. Institusi dari negara berpenghasilan tinggi memimpin kontribusi, sementara upaya penelitian dari negara berpenghasilan menengah berfokus pada keterjangkauan dan aksesibilitas.Temuan ini menekankan perlunya penelitian terfokus pada pengurangan biaya, kolaborasi multidisiplin, dan kerangka kebijakan untuk meningkatkan aksesibilitas. Mengatasi kesenjangan ini dapat mengurangi disparitas dan mendukung Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC).
EDUKASI LAKTASI BERBASIS ANDROID EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU HAMIL Djamilus, Fauzia; Mulyati, Sri; Pramanik, Novita Dewi; Fitria, Dedes
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2667

Abstract

In 2023, the national coverage of exclusive breastfeeding was just slightly above half.  The figure was even lower in West Java. The primary issue is the suboptimal practice of exclusive breastfeeding. This study aimed to analyze the effectiveness of Android-based lactation education in increasing the knowledge of third-trimester pregnant women about exclusive breastfeeding. The study employed a quasi-experimental design with a pre and post-test without a control group approach. The population consisted of third-trimester pregnant women in Bogor City, with a sample of 37 participants selected through a multi-stage random sampling technique. The intervention provided education on exclusive breastfeeding through images and animated videos on an Android application. The analysis employed includes descriptive analysis and the Wilcoxon signed-rank test. The research findings indicate a significant difference (p=0.000) in the knowledge of pregnant women, with the average knowledge increasing from 76.29 before the intervention to 83.81 after the intervention. Respondents found the application to be fairly communicative, with some suggestions for improvement. The Android application has the potential to enhance pregnant women's knowledge about lactation, serving as an innovative strategy to support the success of exclusive breastfeeding.
THE EFFECTIVENESS OF THE ROLE OF HOSPITALS IN ADDRESSING STUNTING PROBLEMS; A BIBLIOMETRIC ANALYSIS Ardian, Rendy Yoga; Ulfa, Maria
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2668

Abstract

Permasalahan stunting menjadi perhatian yang signifikan tidak hanya di Indonesia namun juga secara global. Karena itu. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui peran rumah sakit dalam penanganan stunting. Desain penelitian ini digunakan tinjauan pustaka kualitatif dengan menganalisis tren jumlah publikasi dari waktu ke waktu, mengidentifikasi penulis yang memiliki kontribusi paling signifikan dalam bidang tertentu, dan melihat kontribusi negara dan lembaga di kawasan tertentu. Memanfaatkan database Scopus, tinjauan pustaka ini mengkaji dokumen-dokumen tahun 2014 hingga 2023 tentang “stunting” dan “rumah sakit” per 19 Januari 2024. Penelusuran menghasilkan 317 dokumen berbahasa Inggris di berbagai bidang, antara lain keperawatan, psikologi, profesi kesehatan, multidisiplin. studi, dan kedokteran gigi. Para peneliti menggunakan analisis pencarian Scopus, VOSviewer, dan software RStudio untuk menganalisis data bibliometrik. Penelitian kami menunjukkan peningkatan signifikan dalam penelitian seputar peran rumah sakit dalam mengatasi stunting pada tahun 2022. Kontributor paling produktif dalam bidang studi ini adalah Amerika Serikat (59), Inggris (39), dan India (38). Studi ini mengidentifikasi intervensi berbasis rumah sakit, seperti terapi nutrisi dan program multidisiplin dengan pendekatan pendidikan, penelitian, dan layanan yang melibatkan bidang keahlian yang bekerja sama untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan dalam bidang kesehatan. Namun efektivitasnya seringkali terhambat oleh terbatasnya sumber daya, kurangnya koordinasi yang optimal dengan layanan kesehatan primer, dan aksesibilitas yang tidak merata. Untuk mengatasi kendala tersebut, perlu dilakukan penguatan kapasitas rumah sakit, kerjasama lintas sektor, dan pemanfaatan rumah sakit sebagai pusat edukasi masyarakat.
KETIDAKNYAMANAN PASCA PERSALINAN: ANALISIS KONSEPTUAL DAMPAK DIASTASIS RECTUS ABDOMINIS (DRA) TERHADAP IBU POSTPARTUM Fitriani, Hemi; Setyowati, Setyowati; Afiyanti, Yati; Rustina, Yeni
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2671

Abstract

Diastasis rectus abdominis (DRA) in postpartum mothers has a high prevalence, with 85% experiencing this condition, leading to various complaints. However, clinical management remains limited due to the lack of consensus on symptom boundaries and clinical impacts. This study aims to analyze the concept of discomfort due to DRA in postpartum mothers using Walker and Avant’s approach. A descriptive method with concept analysis was applied. Literature search using international electronic databases with a global scope including Scopus, ScienceDirect, MEDLINE, EBSCO, ProQuest, and SAGE, using keywords such as "diastasis rectus abdominis," "interrectus abdominis," "postpartum," and "impact." Inclusion criteria were open-access, including literature review, and full-text articles published from 2018 to 2024. Articles that did not address antecedents, attributes, or consequences of discomfort were excluded. A total of 28 out of 88 identified articles were analyzed, covering various fields such as obstetrics, gynecology, surgery, physiotherapy, radiology, nursing, and public health. The study concludes that discomfort due to DRA consists of primary and secondary symptoms. Primary symptoms include a distended abdomen, abdominal pain, kinesiophobia, impaired self-concept, disturbed social interaction, and reduced quality of life. Secondary discomfort includes hunched posture, back and pelvic pain, spinal and pelvic instability, pelvic floor disorders, and gastrointestinal issues. This categorization of discomfort is expected to establish clearer symptom boundaries. Defining these symptoms can help develop standardized clinical practice guidelines, ensuring more effective diagnosis and treatment for postpartum mothers with DRA.
PENGEMBANGAN APLIKASI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI CALON PENGANTIN Mulyati, Sri; Sasnitiari, Ni Nyoman; Yanti, Risna Dewi; Djamilus, Fauzia
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2672

Abstract

Marriage is an effort to get offspring and protect them to stay healthy both physically and spiritually. The Ministry of Religious Affairs has held a pre-marital guidance program for prospective brides, one of which is in the city of Bogor. One of the ministry of religion's programs is premarital guidance which is attended by 60% of prospective brides by 2022. The low participation of prospective brides in the pre-marital course is a serious problem that requires a solution. The purpose of the study was to determine the effect of android- based reproductive health education media on the knowledge of prospective brides in the Bogor City area. Research using the application development method was conducted from August to October 2024 in Bogor City. The research population was brides-to-be as many as 36 respondents, research informants, material experts and media experts. Data were collected through questionnaires. The results of the validation of the application material validator value 89% in the media aspect and 88% in the design aspect are categorized as very feasible to use. The results of the trial on bride-to-be respondents in the aspects of material suitability 100%, quality of learning design 86.1%, clarity of language use 88.9% and ease of installing the application 86.1%. the conclusion of the bride-to-be reproductive health education application is very feasible to use in increasing reproductive health knowledge. It is recommended that media applications can be developed for other health problems.
FACTORS AFFECTING NURSE WORKLOAD IN PROVIDING NURSING CARE IN INPATIENT WARDS; A LITERATURE REVIEW Pratama, Gustian Satria; Rosa, Elsye Maria
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2678

Abstract

Beban kerja perawat yang tinggi menjadi faktor penurunan kinerja unit keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tinjauan pustaka berdasarkan Arksey dan O’Malley. Tujuannya adalah menganalisis faktor yang memengaruhi beban kerja perawat di ruang rawat inap. Data diperoleh dari 1404 dokumen literatur Scopus (2020-2024), menggunakan kata kunci “beban kerja perawat,” dan dianalisis dengan VOSViewer. Hasil menunjukkan adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup jumlah pasien yang meningkat, jam kerja panjang, kerja shift, infrastruktur tidak memadai, serta kekurangan staf, yang terkait dengan manajemen rumah sakit dan sumber daya manusia. Faktor eksternal meliputi kendala anggaran dan kebijakan kesehatan nasional yang berdampak pada rumah sakit. Beban kerja fisik terlihat dari ketidakseimbangan rasio perawat-pasien dan tugas tambahan. Beban kerja mental muncul dari perbedaan volume pekerjaan antar shift, dengan shift pagi lebih berat dibanding shift lainnya. Beban kerja sosial berkaitan dengan konflik rekan kerja di satu ruangan. Penggunaan teknologi menjadi kunci untuk mengurangi beban kerja perawat. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mengoptimalkan kinerja, dan memastikan kepuasan pasien terhadap asuhan keperawatan.  
UNIVERSAL HEALTH COVERAGE (UHC): TURNING EQUITABLE AND QUALITY HEALTH CARE ACCESS FOR ALL Lestari, Tesisiana Dwi; Kusumo, Mahendra Prasetyo
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2679

Abstract

Universal Health Coverage (UHC) merupakan sistem pembiayaan kesehatan yang memastikan setiap warga negara dapat mengakses layanan kesehatan yang adil dan berkualitas. Penelitian ini menganalisis literatur ilmiah tentang UHC dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menggunakan analisis bibliometrik terhadap artikel 2019-2023 yang terindeks di Scopus, dengan alat VOS viewer. Temuan menunjukkan adanya 419 artikel, dengan tren publikasi yang meningkat dan sitasi terbanyak pada tahun 2019 (1.432) serta h-index tertinggi 23. Negara dengan kontribusi terbesar adalah Amerika Serikat (104 artikel). Peneliti teratas berasal dari negara Swiss. Kontribusi jurnal terbesar adalah Jurnal BMC Health Services Research denga 7,64% dari total publikasi. Sumber pendanaan utama adalah Bill and Melinda Gates Foundation (30 artikel), WHO (25 artikel), dan Komisi Eropa (20 artikel). Dengan pendanaan utama ini, negara-negara berpendapatan rendah dan menengah dapat memanfaatkan peluang ini untuk mendanai penelitian yang relevan dengan tantangan kesehatan spesifik mereka, seperti implementasi Universal Health Coverage (UHC) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Negara berpendapatan rendah perlu memperkuat kapasitas penelitian lokal, memanfaatkan pendanaan global, dan berkolaborasi untuk mendukung kebijakan kesehatan berbasis bukti dan reformasi sistem yang adil. Keterbatasan penelitian ini mencakup penggunaan hanya artikel yang terindeks di Scopus, periode analisis terbatas pada 2019-2023, dan fokus pada artikel akademik, yang mengabaikan data sektor non-akademik atau kebijakan praktis. 
EDUKASI GIZI BERBASIS VIDEO LEBIH EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Mahmudah, Umi; Priawantiputri, Witri; Rahmat, Mamat
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2680

Abstract

Adolescents are a vulnerable group when it comes to nutrition-related obesity issues. Obesity is a chronic disease resulting from excessive fat accumulation and is a major risk factor for non-communicable diseases (NCDs). Nutrition knowledge is an important factor as it impacts attitudes and behaviors. This study aimed to assess the differences in nutrition education using video and PowerPoint media on knowledge, attitudes, and behaviors related to balanced nutrition in the prevention of non-communicable diseases among adolescents. The research design was quasi-experiment with a pre-posttest control group design. The study was divided into two groups: the treatment group at SMAN 1 Cimahi, and the control group at SMAN 3 Cimahi in August – November 2024. The results showed a significant effect of nutrition education using video media on knowledge (p = 0.000), attitudes (p = 0.001), and behavior (p = 0.010). The average knowledge score before and after education using video media was 54.24 to 76.97, there was an increase of 22.73 points, the average attitude score was 49.93 to 52.24 increased 2.31 points and the average behavior score was 43.39 to 46.45 increased 3.06 point. The difference in average knowledge was 9.2 points, attitude 1.61 points and behavior 0.67 points higher in the treatment group than the control group. Conclusion: Nutrition education using video media is more effective in improving knowledge of balanced nutrition in the prevention of non-communicable diseases among adolescents compared to PowerPoint media, but it is not more effective in improving attitudes and behaviors related to balanced nutrition.
ANALYSIS OF SECONDARY METABOLITE LEVELS AND ANTIOXIDANT ACTIVITY OF THE COMBINED EXTRACT OF RAJA BANANA PEEL AND PONTIANAK SWEET ORANGE PEEL Hasibuan, Wahyu Aulia; Wiboworini, Budiyanti; Susilawati, Tri Nugraha
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2684

Abstract

Ekstrak kulit pisang raja dan ekstrak kulit jeruk manis Pontianak mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan antosianin, yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif dengan aktivitas antioksidan. Kombinasi ekstrak kedua bahan ini belum pernah dianalisis sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar total flavonoid, antosianin, aktivitas antioksidan, fenol dan tanin pada ekstrak kombinasi kulit pisang raja dan kulit jeruk manis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen, yang dilakukan di Laboratorium Setia Budi pada bulan Juli tahun 2024, dengan menggunakan pelarut etanol 80 % dengan perbandingan 1:10 melalui remaserasi sebanyak lima kali untuk meningkatkan rendemen dan kualitas senyawa yang dihasilkan. Formulasi ekstrak yang digunakan terdiri dari F1 (15:85%), F2 (25:75%), F3 (50:50%), F4 (75:25%). Kadar flavonoid dan tanin dianalisis dengan spektrofotometri, antosianin dengan metode pH diferensial, serta aktivitas antioksidan dan fenol dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula F1 memiliki kadar flavonoid tertinggi (59,53 mgQE/g), F4 menunjukkan aktivitas antioksidan terbaik (91,47% inhibisi), dan F1 mengandung antosianin (361,45 ppm), fenol (1,80%), dan tanin (0,84%) tertinggi. Penambahan kulit jeruk manis meningkatkan kadar antosianin, fenol, dan tanin dalam ekstrak, sedangkan penambahan ekstrak kulit pisang raja meningkatkan aktivitas antioksidan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi senyawa fitokimia lainnya dan potensi kesehatan dari kombinasi ekstrak ini.