cover
Contact Name
Gurid P.E.M
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+628132107905
Journal Mail Official
jurnalmedia.ppk@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung jl. Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Media of Health Research and Development is a journal that was developed to disseminate and discuss scientific papers on health development and other research of health. The journal is intended as a medium of communication for those who were interested to study health, among others, for researchers, educators, students, practitioners Department of Health, Public Health Service, and public generally who have an interest in it. The journal is trying to meet the growing need to study health. Vision: Being a leading national journals in the field of health research and leading a reputable international journals. Mission: Providing scientific communication media in health research in order to advance science and technology in related fields. Publishing scientific journal in the field of medical research that seeks to achieve a high impact factor in the development of science and technology.
Articles 294 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PEREMPUAN Jaya, Herawati; Rosnani, Rosnani; Athiutama, Ari; Dwi, Wahyu; Kumalasari, Intan; Afdal, Afdal; Hayati, Wirda; Rahayu, Mesra
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2551

Abstract

In 2022, 2.3 million women were diagnosed with breast cancer worldwide. In 2022, 670,000 women died of breast cancer worldwide. This study aimed to analyze the factors that determine breast self-examination behavior (sadar) in adolescent girls. This study was conducted in the city of Palembang from April to June 2024. The design of this study was cross-sectional. The research team consisted of 18 teams spread to the smallest areas. Data collection used questionnaires and direct observation, with some ratio data categorized to facilitate statistical testing. The population of this study were adolescent girls aged 15-24 years who had both parents, lived with their parents, and were enrolled in high school at the time of data collection (inclusion criteria). The Chi-Square test was used for analysis, with data processing using computerized statistics at a 95% confidence level (α = 0.05). The results of this study indicate that behavior related to breast self-examination (BSE) is influenced by age (p = 0.010), ethnicity p = 0.000), social environment (p = 0.002), internet access (p = 0.011), information media (p = 0.000), family (p = 0.000), and peer influence (p = 0.000). In conclusion, there is a relationship between breast self-examination behavior and age, ethnicity, social environment conditions, internet access, information media, family influence, and peer influence. The implications of the findings of this study are the need to increase information and education regarding the importance of BSE in the early detection of breast cancer, especially for groups that are vulnerable to the disease.
METHODS OF EARLY DETECTION FOR LOW BIRTH WEIGHT (LBW) BABIES: A SCOPING REVIEW Verina, Yuriska; Kartini, Farida
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2565

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab kematian neonatal terbanyak di Indonesia pada tahun 2022 dengan proporsi 28,2%. Salah satu upaya pencegahan yaitu dengan melakukan upaya deteksi dini. Tujuan review untuk mengidentifikasi keragaman dan keefektifan metode deteksi dini BBLR, yang dapat membantu penyedia layanan kesehatan, termasuk bidan, dalam membuat keputusan klinis yang tepat untuk mencegah komplikasi seperti kematian neonatal dan infeksi. Scoping review menggunakan framework Prisma Sc-R. Pencarian dari beberapa database seperti PubMed, Sience Direct, Wiley Online Library, EBSCO dan Google Scholar dilakukan pada tahun 2018-2023, free full text, dengan kata pencarian ((((Method*) OR (Techniques)) AND ("Early Detection")) OR (Predict*)) AND ("Low Birth Weight") dan artikel yang dipilih dilakukan Critical Appraisal menggunakan ceklist Joanna Briggs Institute dan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT). Didapatkan 7 artikel yang telah diseleksi dari 1114 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel berasal dari 4 negara berbeda. 7 artikel yang relevan menggunakan desain penelitian cross-sectional, cohort dan mix methods study. Terdapat dua tema yaitu metode deteksi dini BBLR periode pra-konsepsi dan periode antenatal. Metode deteksi dini BBLR periode pra-konsepsi menggunakan risk score berdasarkan karakteristik ibu sedangkan metode deteksi dini BBLR periode antenatal dapat menggunakan berat badan kehamilan trimester III, nomogram untuk BBLR dan antenatal risk scoring scale. Metode deteksi dini BBLR ini dapat membantu dalam mengidentifikasi wanita hamil yang memiliki resiko lebih tinggi dalam melahirkan bayi BBLR sehingga dapat diberikan intervensi yang tepat.
THE DYNAMICS OF FAMILY SUPPORT AND SOCIAL CHALLENGES IN THE MANAGEMENT OF PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS: A CASE STUDY IN BANDUNG CITY Saripah, Iip; Supriadi, Supriadi; Kamil, Mustofa; Pramudia, Joni R; Boriboon, Gumpanat
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2571

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah infeksi paru yang membutuhkan pengobatan jangka panjang, dan ketidakpatuhan terhadap pengobatan dapat menyebabkan komplikasi dan kematian. Saat ini, banyak keluarga yang tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk merawat pasien tuberkulosis di rumah, sehingga tidak memadai dukungan, penghentian pengobatan, komplikasi, kematian, dan penularan ke anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika dukungan keluarga dan tantangan sosial yang dihadapi keluarga dalam merawat pasien TBC untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan untuk mengamati fenomena secara luas dan mendalam, seperti yang terjadi dalam pengaturan sosial. Responden untuk penelitian ini terdiri dari 37 kasus (33%). Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam. Narasumber adalah 30 keluarga pasien tuberkulosis paru di wilayah Desa Dunguscariang dan observasi terstruktur berdasarkan pedoman wawancara yang telah disusun, sebagaimana terjadi dan berkembang dalam konteks sosial Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepatuhan pasien terhadap pengobatan tuberkulosis, menunjukkan bahwa dukungan keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan. Beberapa tantangan yang dihadapi oleh keluarga dan tenaga kesehatan dalam memberikan dukungan keluarga bagi pasien tuberkulosis berhasil diatasi.
WEDANG KACANG MERAH MENINGKATKAN HEMOGLOBIN, HEMATOKRIT, DAN ERITROSIT IBU HAMIL DENGAN KASUS ANEMIA Handayani, Wahyu; Anwar, M. Choirul; Santjaka, Aris
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2583

Abstract

Effective nutritional management is needed because anemia during pregnancy has a major impact on the mother and fetus. Iron, folic acid, and vitamin B are abundant in red beans and play a role in erythrocytes, hemoglobin, and hematocrit production. Vitamin B and folic acid promote the development of red blood cells to increase the levels of hemoglobin, hematocrit, and erythrocytes in pregnant women.Researchers created a red bean drink.This study aimed to determine the effect of red bean drink on hemoglobin, hematocrit, and erythrocyte levels in pregnant women.This study used a quasi-experimental design with pretest-posttest with control group design,consisting of 2 groups.The population was 33 pregnant women who experience anemia in the Garung Health Center Working Area taken by purposive sampling.The data collected are hemoglobin, hematocrit, and erythrocyte levels. The intervention was the consumption of 100 g of red bean drink for 14 days.Analysis used Wilcoxon and Paired Sample Test. The average hemoglobin before and after intervention in the intervention group was 10.14 and 11.62, and in the control group,10.64 and 11.05.The average hematocrit of the intervention group was 29.11 and 30.38, and in control group, it was 32.92 and 33.08.The average erythrocytes before and after intervention in intervention group were 3.38 and 3.81,and in the control group,3.72 and 3.95. There was a significant effect of red bean drink on increasing hemoglobin (p=0.040), hematocrit (p=0.000), and erythrocytes (p=0.007). Consuming 100 grams of red bean drink for 14 days effectively increased hemoglobin, hematocrit, and erythrocyte levels in pregnant women with anemia.
PENGARUH POST CURING TIME TERHADAP PERBEDAAN KEKERASAN, DIAMETRALTENSILE STRENGTH DAN WATER SORPTION: (KAJIAN TERHADAP BAHAN RESIN KOMPOSIT 3D PRINTING) Joseph, Joseph; Dwisaptarini, Ade Prijanti; Melaniwati, Melaniwati; Tjandrawinata, Rosalina
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2613

Abstract

Teeth that have undergone endodontic treatment often lose significant structure, requiring strong and durable restorations to prevent clinical failure and support long-term function. This study aimed to evaluate the effect of post-curing time on the hardness, diametral tensile strength (DTS), and water sorption of 3D-printed resin composites. An experimental study was conducted using 80 disc-shaped resin composite specimens divided into four groups based on post-curing time duration (5 minutes, 10 minutes, no curing, and control). Hardness was measured using the Vickers Hardness test, DTS with a Universal Testing Machine, and water sorption through immersion in artificial saliva. Hypothesis testing was performed using ANOVA and Post Hoc Tamhane tests. The results showed that increasing the post-curing time significantly improved hardness but did not affect DTS and water sorption. The group with 10 minutes of post-curing time achieved the best results in hardness improvement. The findings indicate that post-curing time positively influences the mechanical and physical properties of resin composites, particularly the hardness of 3D-printed materials. This process enables better polymer densification, resulting in stronger materials resistant to degradation in the oral environment. The duration of post-curing time significantly contributes to optimizing the mechanical and physical properties of 3D-printed resin composites, making it an essential step in manufacturing restorations for the long-term success of dental restorations.
ACTION RESEARCH: INFLUENCE NEURO-LINGUISTIC PROGRAMMING (NLP) ON RESILIENCE AND STRESS OF CENTRAL SURGERY INSTALLATION NURSES Sekarsiwi, Anggraini Respati; Dewi, Arlina
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2618

Abstract

Perawat yang bekerja di instalasi bedah sentral kerap mengalami beban kerja yang tinggi termasuk fisik dan emosional serta paparan radiasi berbahaya yang dapat menyebabkan stress kerja dan kejenuhan. Neuro-Linguistic Programming (NLP) adalah pendekatan yang berfokus pada mengubah pola pikir dan perilaku untuk meningkatkan kemampuan coping stress dengan memodifikasi respons individu ketika stress. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Neuro-Linguistic Programming (NLP) terhadap resiliensi dan stres perawat instalasi bedah sentral di Rumah Sakit Umum Diponegoro Dua Satu Klaten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian tindakan partisipan (action research). Penelitian ini melibatkan kolaborasi antara peneliti, instruktur NLP, dan 32 perawat yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. 6  perawat melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan NLP. Hasil penelitian ini bahwa NLP dapat meningkatkan resiliensi perawat dengan mengembangkan strategi coping yang efektif, keterampilan komunikasi, dan manajemen stress. Teknik reframing dan visualisasi positif membantu perawat melihat tantangan sebagai peluang, sementara teknik pacing dan leading meningkatkan hubungan dengan rekan kerja dan pasien.  Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan NLP dapat meningkatkan kepuasan kerja dan kualitas pelayanan sekaligus menurunkan tingkat turn-over perawat. Dengan demikian, pelatihan NLP diharapkan menjadi investasi strategis untuk kesejahteraan mental perawat dan meningkatkan efisiensi layanan kesehatan di lingkungan yang penuh tekanan seperti Instalasi Bedah Pusat
EFFECTIVENESS OF STRESS MANAGEMENT IN NURSES WITH NEURO-LINGUISTIC PROGRAMMING (NLP) AND ITS INFLUENCE ON IMPROVING NURSES PERFORMANCE Widyatmoko, Danar; Dewi, Arlina
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2620

Abstract

Perawat merupakan pekerjaan dengan tingkat stres tinggi, apabila beban tidak secara proporsional sesuai dengan kemampuan fisik, keahlian dan ketersediaan waktu maka dapat menjadi sumber stress yang dapat menyebabkan penurunan yang signifikan pada Kesehatan fisik dan mental perawat hingga berdampak negatif kepada kesejahteraan perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Neuro-Linguistic Programming (NLP) terhadap pengelolaan stres dan pengaruhnya pada peningkatan kinerja perawat. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan one pretest-postest group design untuk penilaian stress (skor ENSS) pada kedua kelompok dan one pretest -postest group design untuk penilaian kinerja perawat pada kelompok intervensi. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling, didapatkan tiga puluh perawat bangsal RSU Diponegoro Dua Satu Klaten yang kemudian dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Variabel independent penelitian berupa pelatihan NLP. Variabel dependen berupa stress dan kinerja perawat. Instrumen penelitian menggunakan formulir penelitian kinerja pegawai dan Expanded Nursing Stress Scale (ENSS). Intervensi pelatihan NLP selama 1 minggu. Analisis data skor kinerja perawat dengan Paired T-test sedangkan skor ENSS dengan dependent t test yang dilanjutkan dengan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan rerata skor kinerja perawat pada kelompok perlakuan sebesar 3.8 (p<0.05). Terdapat perbedaan penurunan rerata yang signifikan skor ENSS pada kelompok perlakuan sebesar -20.66 (p<0.05). Tidak ada perbedaan yang signifikan skor ENSS pada kedua kelompok setelah diberikan intervensi NLP (p>0.05). Implikasi penelitian bahwa pelatihan Neuro-Linguistic Programming (NLP) dapat menurunkan stress (penurunan skor ENSS) pada perawat bangsal dengan kelompok perlakuan secara signifikan dan meningkatkan kinerja perawat bangsal pada kelompok kontrol secara signifikan.
PENGARUH ANGULASI PEMBENTUKAN DAN AKHIRAN PREPARASI TERHADAP KEAKURATAN TEPI DAN INTERNAL OVERLEI RESIN KOMPOSIT 3D PRINTING Sinatra, Talisa Claudiary; Dwisaptarini, Ade Prijanti; Stefani, Rosita; Eddy, Eddy
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.2621

Abstract

Marginal and internal fit accuracy are critical factors for the success of indirect restorations. With advancements in Liquid Crystal Display (LCD)-based 3D printing technology, this study evaluates the effects of build angle and preparation margin design on the accuracy of 3D-printed resin composite overlays. This study aims to analyze differences in the marginal and internal fit accuracy of 3D-printed resin composite overlays based on build angle (150° and 180°) and preparation margin designs (shoulder and functional cusp bevel). This experimental study used 40 overlay samples divided into four groups based on combinations of build angle and preparation margin design. Marginal and internal fit accuracy was assessed using the silicone weight technique, and using the silicone replica technique with a digital optical microscope. Data were statistically analyzed using Two-way ANOVA and Post Hoc Tukey tests. Build angle statistically influenced both marginal and internal fit accuracy (p<0.05). The 180° angulation group showed better results compared to 150°. Preparation margin design did not significantly affect internal fit accuracy, although the functional cusp bevel design exhibited larger marginal gaps than the shoulder design in specific measurements. Conclusion: The build angle affects the marginal and internal fit accuracy for 3D-printed resin composite overlays using the LCD method and 180° yields better marginal and internal fit accuracy. Preparation margin design did not significantly affect internal fit accuracy.
EFEKTIVITAS METODE SHOT BLOCKER DAN HELFER SKIN TAP KOMBINASI ASI TERHADAP RESPON NYERI BAYI PADA IMUNISASI PENTAVALEN Atikah, Atikah; Sumarni, Sri; Simbolon, Demsa
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2622

Abstract

Immunization injections are often the main cause of pain in babies, which can cause anxiety and discomfort for both the baby and the family. Pain due to vaccination can affect the baby's heart rate, oxygen saturation, breathing, pain sensitivity, and neurological development. Therefore, efforts to reduce pain in infants have the potential to prevent fear of needles and increase satisfaction and trust in health services. Non-pharmacological methods, such as the use of Shot Blocker and Helfer Skin Tap combined with ASI, are methods that help reduce pain during immunization injections. The study aimed to test the effectiveness of the combination of Shot Blocker and Helfer Skin Tap methods combined with ASI in reducing the pain response in babies during Pentavalent immunization and analyzing the founding variables in influencing the baby's pain response. This study was a true experiment study with posttest-only control group design. The sampling technique was simple random sampling by using RAND in Microsoft Excel, so the sample size was 78 divided into 3 groups namely the Shot Blocker group with a combination of breast milk, the Helfer Skin Tap group with a combination of breast milk, and the breastfeeding group. The analysis test used Wilcoxon test and Ancova test. The result showed there was a significant difference in pain response between the intervention group and the control group with a p-value=0.000. The study concluded Shot Blocker method combined with ASI was more effective in reducing pain than the Helfer Skin Tap method combined with ASI, with p-value=0.001.
BIBLIOMETRIC ANALYSIS: EXPLORING THE RELATIONSHIP BETWEEN REMUNERATION AND NURSES' JOB SATISFACTION TO IMPROVE HEALTH CARE QUALITY Restiana, Rizqi; Pribadi, Firman
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2625

Abstract

Sistem remunerasi yang adil merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pelayanan pasien.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara remunerasi dan kepuasan kerja perawat serta mengeksplorasi perkembangan penelitian di bidang ini melalui pendekatan bibliometrik. Analisis bibliometrik dilakukan terhadap 162 artikel terindeks Scopus yang relevan, dipublikasikan antara tahun 2018 hingga 2023. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa Vosviewer untuk mengidentifikasi tren dan pola perkembangan penelitian. Topik ini diambil karena pentingnya sistem remunerasi yang adil dalam meningkatkan kepuasan kerja perawat dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan pasien. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kompensasi finansial berperan penting, faktor-faktor lain seperti lingkungan kerja, dukungan manajemen, dan peluang pengembangan karir juga sangat mempengaruhi kepuasan kerja. Jurnal terkemuka seperti International Journal of Environmental Research and Public Health menunjukkan kontribusi signifikan dalam penelitian ini. Studi ini menekankan bahwa untuk meningkatkan kepuasan kerja perawat, perlu adanya pendekatan holistik yang mencakup berbagai aspek, bukan hanya remunerasi. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penggabungan analisis bibliometrik dengan fokus pada faktor-faktor non-finansial yang mempengaruhi kepuasan kerja, memberikan wawasan baru bagi pengelola rumah sakit dan pembuat kebijakan dalam merancang sistem remunerasi yang lebih efektif.