Science: Indonesian Journal of Science
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Articles
257 Documents
Analiis Keanekaragaman dan Kelimpahan Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di Kawasan Air Terjun Lider Banyuwangi
Ferdiana, Ferdiana;
rizka, Febby
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.14
Tumbuhan paku (Pteridophyta) termasuk tumbuhan perintis yang hidup di setiap tipe kawasan hutan yang memegang fungsi dan peran penting dalam menyusun keseimbangan ekosistem hutan. Air Terjun Lider Banyuwangi, merupakan salah satu tempat wisata alam yang memiliki potensi keanekaragaman flora khususnya tumbuhan paku (Pteridophyta). Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui keanekaragamsn dan kemelimpahan tumbuhan paku (pteridophyta) di air terjun lider banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik yang digunakan dari observasi lapangan adalah dengan menggunakan purposive sampling. tumbuhan paku yang ditemukan tergolong 2 ordo, 7 famili dan 12 spesies yang ditemukan pada 3 titik yatu : setapak, sungai dan tebing. hasil analisis indeks keanekaragaman (H') Shannon-Wiener jenis tumbuhan paku-pakuan (Preridophyta) di kawasan wisata Air Terjun Lider pada ekosistem Setapak sebesar 1,36. Indeks keanekaragaman pada ekosistem ekosistem sungai sebesar 1,70, dan tebing sebesar 1,88 dan menunjukkan keanekaragaman sedang.
Daya Analgesik Ekstrak Daun Picisan (Polypodium nummulariifolium Mett) Pada Mencit Putih
Ceriana, Ria;
Mukhlisa, Ida;
Zafis, Fathiya Imaniyyah;
Safira, Ulfia;
Pratiwi, Silvia Putri;
Desi, Navira Nava;
Husni, Barada;
Rumaida, Rumaida;
Kinanti, Kinanti;
Adisah, Nur;
Putri, Virda
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.15
Pengalaman empirik tentang pemanfaatan aneka herba dalam seni pengobatan dunia timur telah menarik perhatian masyarakat barat untuk mempelajari lebih lanjut tanaman herba sebagai sumber obat- obatan masa depan. Daun picisan termasuk dalam famili Polypodiaceae. Daun picisan memiliki berbagai manfaat diantaranya dapat digunakan sebagai antinyeri atau analgesik. Penelitian ini menggunakan sampel dan konsentrasi yang berbeda dari penelitian sebelumnya dimana sampel diambil berasal dari daerah Aceh Besar dengan volume 0,5 ml. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui daya analgesik ekstrak daun picisan (Polypodium nummulariifolium Mett) pada mencit putih. Penelitian ini menggunakan 3 kelompok perlakuan yaitu akuades, ekstrak daun picisan dan obat Ibuprofen. Perlakuan tersebut diulang sebanyak 3 kali. Data dianalisis secara deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun picisan memiliki daya analgesik yang dapat terlihat dari penurunan jumlah lompatan pada mencit.
Hubungan antara Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Penggunaan APD dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan
Nurhidayah, Mila Eka;
Astuti, Dwi;
Darnoto , Sri
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.16
Proses produksi di industri penyamakan kulit memiliki kemungkinan terjadinya kejadian kecelakaan kerja yang disebabkan oleh perilaku bekerja maupun dari lingkungan tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 233 responden dengan sampel yang digunakan adalah 105 responden pekerja penyamak kulit. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling. Berdasarkan uji statistik Chi-Square yaitu pada tingkat kepercayaan 95% dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kecelakaan kerja dengan tingkat keeratan sedang (p=0,001)(CC=0,299), ada hubungan antara sikap dengan kejadian kecelakaan kerja dengan tingkat keeratan sedang (p=0,000)(CC=0,489), dan ada hubungan antara tindakan penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja dengan tingkat keeratan lemah (p=0,001)(CC=0,311).
Video Edukasi Efektif Meningkatkan Motivasi Perubahan Gaya Hidup Pasien Hipertensi
Febtrina, Rizka;
Saharudin, Saharudin;
Wardah, Wardah;
Sari, Indah Indreani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/11qg4874
Hipertensi menyebabkan kematian sedikitnya 8 juta orang setiap tahun di seluruh dunia. Perubahan gaya hidup penderita hipertensi sangat penting dalam pengelolaan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap motivasi perubahan gaya hidup pasien hipertensi di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experiment dengan pretest and post test without control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 19 orang dengan tehnik poposive sampling. Metode pelaksanaan menggunakan video edukasi tentang hipertensi berdurasi 3 menit dan diberikan dua kali dalam seminggu. Motivasi diukur sebelum dan sesudah edukasi menggunakan Treatment Self-Regulation Questionnaire (TSRQ). Analisis univariat menunjukkan rata-rata motivasi sebelum edukasi sebesar 80,56 dan meningkat menjadi 96,95 setelah edukasi. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan p value 0,000 < 0,05 dapat disimpulkan ada pengaruh edukasi terhadap motivasi perubahan gaya hidup pasien hipertensi di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru.
Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi
Andika, Rendra;
Maulani, Maulani;
Widiawati, Susi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.22
Kecemasan sebagai bentuk kekhawatiran pasien terhadap tindakan medis. Kecemasan ini dapat diatasi dengan sikap Caring perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan caring perawat dengan kecemasan pasien pre operasi. Penelitian ini merupakan penelitan kuantitatif dengan metode cross sectional. Data dikumpulkan mengunakan kuesioner dan dianalisis secara univariate dan bivariate menggunakan uji chi-Square. Populasi dalam sampel adalah seluruh pasien operasi selama 1 tahun terakhir, sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 36 responden. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 12 Juni 2023 s.d 15 Juli 2023. Hasil penelitian univariate didapatkan perilaku caring perawat dominan kurang baik 52,8% dan kecemasan pasien sebagian besar adalah cemas sedang 69,4%, hasil bivariate terdapat hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi dengan p-value 0.017 (< 0.05). Saran kepada pihak manajemen RSUD Kab. Tanjungjabung Timur, agar dapat meningkatkan sikap dan kompetensi yang dimiliki oleh perawat, sehingga perawat dapat menunjukkan perilaku caring bagi pasien yang menghadapi operasi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD)
Darwanto, Salsabilla Ma’anna Syinfa Inna;
Astuti, Dwi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.24
Bahaya tertimbun material, bahaya kejatuhan material, bahaya kebisingan dari mesin produksi, bahaya angkat-angkut, tergores, lingkungan kerja dan lain sebagainya dapat terjadi pada pekerja setiap saat. Hirarki pengendalian resiko bahaya K3 eliminasi, substitusi dan modifikasi belum bisa dilakukan dikarenakan alat berat yang digunakan memang tidak dapat di hilangkan, belum ada pengganti dan belum bisa dimodifikasi dengan alat lain. Pengendalian resiko bahaya K3 administrasi yang sudah dilakukan di PT SA yaitu prosedur pemakaian mesin, aturan wajib memakai APD, adanya hazard sign, poster K3 dll, dan terakhir yang dapat mendukung untuk mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja yaitu pemakaian APD yang harus pekerja pakai selama bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan pemakaian APD pekerja jalur 1 dan 2 pabrik PT SA. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik observasional, dengan menggunakan survei cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja produksi bagian Jalur 1 dan 2 sejumlah 48 orang dengan menggunakan Teknik total sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap dan variabel terikat penelitian ini adalah kepatuhan pemakaian APD. Hasil penelitian tingkat pengetahuan diperoleh p value sebesar 0,034 hal ini menunjukkan secara statistik bahwa adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pemakaian APD pekerja. Hasil penelitian sikap diperoleh p value sebesar 0,024, hal ini menunjukkan secara statistik bahwa adanya hubungan yang bermakna antara sikap pekerja terhadap kepatuhan pemakaian APD pekerja. Pekerja yang memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang baik. Dan pekerja yang memiliki sikap baik cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang baik juga. Maka untuk meningkatkan pengetahuan pekerja perusahaan disarankan untuk melakukan pelatihan secara berkala dan untuk meningkatkan sikap serta kepatuhan pekerja dalam pemakaian APD perusahaan dapat meningkatkan kembali pengawasan pada jam yang rawan pekerja lalai menggunakan APD.
Hubungan Postur Kerja, Usia Pekerja dan Masa Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Pengecoran Logam di Ceper, Klaten
Fathika, Rizqiana Nur Fathika;
Astuti, Dwi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.25
Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh kurang atau tidak diterapkannya prinsip-prinsip ergonomi. Usaha sektor informal umumnya belum terlalu memperhatikan masalah yang berhubungan dengan ergonomi salah satunya yaiu postur kerja. Industri pengecoran logam merupakan salah satu industri informal di Ceper, Klaten. Industri ini melakukan pembuatan barang menggunakan logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara posturkerja, usia pekerja, dan masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja pengecoran logam di ceper, klaten. Metode penelitian ini mengunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja pengecoran logam di PT. XYZ di Ceper, Klaten sebanyak 100 responden. Pemilihan sampel dengan Teknik total sampling. Uji statistik menggunakan uji chisquare dengan menggunakan SPSS. Pengumpulan data pada penelitian ini Dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan pengukuran pada responden. Hasil uji bivariat menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan nilai p=0,003. Ada hubungan usia pekerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan nilai p=0,000. Ada hubungan antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan nilai p=0,000. Hasil tersebut diketahui bahwa semakin tinggi risiko postur kerja, bertambah usia, dan semakin lama masa kerja maka semakin tinggi risiko keluhan muskoskeletal. Saran pekerja bisa melakukan pereganggan otot sebelum bekerja, melakukan pereganggan selama 3 menit setelah 2 jam bekerja, dan memperbaiki posisi tubuh jika sudah bekerja dengan posisi yang lama, selain itu perusahaan bisa memperbaiki work area supaya lebih ergonomis dan mengurangi jamkerja bagi pekerja yang memasuki usia lansia
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru di Poli Klinik Paru RSUD Bangkinang
Septiani, Nadia;
Nurman, Muhammad;
Riani, Riani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.26
Beberapa faktor yang menjadi dasar dan dominan menyebabkan TB paru yaitu pengetahuan, perilaku merokok, status gizi dengan kejadian TB paru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian TB Paru di Poli Klinik Paru RSUD Bangkinang. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Jumlah sampel 60 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian di ketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 dengan p value 0,000. Hasil penelitian di ketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 dengan p value 0,001. Hasil penelitian di ketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 dengan p value 0,000. Diharapkan kepada pasien agar meningkatkan pengetahuan tentanag TB paru serta mengatur pola makan, memperbaiki status gizi dan berhenti merokok yang dapat mempengaruhi kesembuhan sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup pasien dan diharapkan ada peningkatan peran serta pasien untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dalam pencegahan resiko kejadian TB Paru yang di berikan oleh Puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat.
Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Pneumonia di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang
Lestari, Puja;
Apriza, Apriza
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.27
Pneumonia merupakan masalah infeksi saluran pernafasan bawah akut disebabkan oleh mikroorganisme yang sensitif baik bagi perokok aktif maupun pasif. Hal ini dapat menimbulkan gejala sesak nafas dan batuk berdahak karena produktivitas dahak. Tujuan dari penelitian ini adalah meninjau dan menerapkan perawatan untuk pasien dengan pneumonia pada tahun 2024. Penelitian ini mengambil desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjek laporan kasus adalah Tn. A, umur 74 tahun dengan pneumonia. Data diperoleh melalui wawancara, pemeriksaan fiisk dan pemeriksaan penunjang. Selama pengkajian pasien mengalami kesulitan bernapas, batuk berdahak yang sulit dikeluarkan. Oleh karena itu peneliti dapat merumuskan masalah utama dengan diagnosa keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif b.d sekresi yang tertahan (D.0001). intervensi yang diberikan yaitu lakukan latihan batuk efektif selama kunjungan dengan pasien. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn. A dengan pneumonia dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada pasien telah didapatkan dengan masalah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dipertahankan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar menjadikan sebagai pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya.
Hubungan Aktifitas Fisik dengan Kecemasan Mahasiswa Transfer Sarjana Keperawatan
Muslim, Muslim;
Harkomah, Isti;
Saswati, Nofrida
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i2.28
Kecemasan mahasiswa salah satunya disebabkan oleh proses pembelajaran online atau daring, untuk mengatasi kecemasan tersebut dapat melakukan aktivitas fisik. Kecemasan apabila dibiarkan bendampat kepada motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kecemasan mahasiswa selama pembelajaran daring. Jenis penelitian adalan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 43 mahasiswa yang dipilih dengan metode total sampling. Alat ukur Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Global Physical Activity Questionaire. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian univariate didapatkan sebagian besar 31 (72,1) responden aktifitas fisik sedang dan sebagian besar 29 (67,4%) responden dengan kecemasan sedang. Analisis bivariat dengan hasil p-value 0.000 (< 0.05), artinya terdapat hubungan aktifitas fisik dengan kecemasan pada mahasiswa transfer S1 Keperawatan tahun 2023. Disarankan kepada mahasiswa saat pembelajaran daring untuk dapat melakukan aktivitas fisik sebagai upaya mengurangi kecemasan.