cover
Contact Name
-
Contact Email
tugaspsi@uhamka.ac.id
Phone
+6282255115400
Journal Mail Official
tugaspsi@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Limau 2 , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12130
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JIPP
ISSN : 26859157     EISSN : 24773158     DOI : -
The editorial board would like to receive manuscripts submitted via the online submission system. Make sure that the manuscripts meet the scope and submission guidelines of the journal. For more detailed information, please refer to the terms and conditions of Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris dan Non-Empiris. JIPP is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in empiric and non-empiric studies in psychology.
Articles 109 Documents
PENGGUNAAN CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS (CFA) DALAM PENGEMBANGAN ALAT UKUR TRAIT EMOTIONAL INTELLIGENCE QUESTIONNAIRE-SHORT FORM (TEIQUE-SF) Tresnawaty, Yulistin
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 1 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i1.9225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian validitas konstruk salah satu alat ukur yang mengukur kecerdasan emosional, yaitu Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Short Form (TEIQUE-SF) yang dikembangkan oleh Petrides et all (2001, 2003, 2009) sejumlah 30 item dan telah diadaptasikan kedalam Bahasa Indonesia oleh Tresnawaty (2014). TEIQUE-SF yang telah dikembangkan oleh Petrides et all (2009) ini terdiri dari empat dimensi utama dan dua dimensi tambahan. Empat dimensi utama nya terdiri dari dimensi well being, self control, sociability, dan emotionality. Sedangkan dua dimensi tambahannya adalah adaptability dan self motivation. Pengujian validitas konstruk ini dianalisis dengan metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan bantuan lisrel 8.70. Tujuan dari menggunakan metode CFA adalah untuk mengkonfirmasi apakah benar 30 item yang terdapat pada TEIQUE-SF dan telah diadaptasikan hanya mengukur model satu faktor (fit), yang berarti bahwa semua item pada tiap-tiap dimensi mengukur hanya satu dimensi yang didefinisikan dalam alat ukur tersebut. Hasil penelitian model fit menunjukkan bahwa terdapat 19 item yang valid mengukur emotional intelligence (EI).
Hubungan antara Helicopter Parenting dengan Kesepian pada Generasi Milenial di Masa Emerging Adulthood Khairunnisa, Ria; Trihandayani, Dewi
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 1 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i1.9226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Helicopter Parenting dengan Kesepian pada Generasi Milenial yang saat ini berada di periode Emerging Adulthood. Generasi milenial, yaitu individu yang lahir sekitar tahun 1982 hingga 2001, saat ini sebagian besar sedang memasuki periode emerging adulthood. Pada periode perkembangan yang berada di usia 18-25 tahun dan ditandai dengan ketidakstabilan, perasaan in-between, eksplorasi identitas, optimisme serta fokus pada diri ini membuat individu di generasi milenal seringkali merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Hal tersebut akhirnya menimbulkan berbagai dampak, salah satunya membuat mereka cenderung masih bergantung pada orangtuanya. Hal ini membuat orangtua dari kebanyakan generasi milenial memiliki keterlibatan yang tinggi pada kehidupan anaknya, bahkan cenderung terlalu melindungi dan memanjakan mereka. Orangtua generasi milenial tersebut seringkali diidentifikasi sebagai Helicopter Parenting. Perilaku orangtua helikopter yang terlalu terlibat, melindungi, dan mengontol anak ,meskipun mereka telah beranjak dewasa ini, telah banyak diteliti dan seringkali dihubungkan dengan berbagai dampak negatif pada perkembangan anak. Namun, saat ini belum ada penelitian mengenai Helicopter Parenting dan hubungannya dengan salah satu respons emosional negatif yang sering dikeluhkan oleh kebanyakan generasi milenial akibat dari kesulitan dan ketidakpuasaan dalam menjalin hubungan erat dengan orang lain, atau yang biasa disebut dengan kesepian. Penelitian menggunakan 70 individu generasi milenial yang berusia 18-25 tahun (Laki-laki = 12, Perempuan = 58) yang diambil dengan teknik accidental sampling. Teknik analisa data Pearson Product Moment digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. UCLA Loneliness Scale (Version 3) dengan reliabilitas 0.890 pun digunakan untuk mengukur kesepian dan Helicopter Parenting Instrument (HPI) dengan reliabilitas 0.755 untuk mengukur perilaku orangtua yang dihubungkan dengan Helicopter Parenting. Hasil penelitian dengan uji korelasi antara Helicopter Parenting dengan Kesepian ini menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0.251 (p < 0.05). Hasil menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara Helicopter Parenting dengan Kesepian yang ditemukan pada Generasi Milenial yang berada di periode Emerging Adulthood. Hal ini nampaknya disebabkan oleh orangtua yang terlalu terlibat, melindungi, dan mengontrol anak, sehingga membuat anak menjadi lebih bergantung pada orangtua, kurang mandiri, dan terhambat kemampuan sosialnya. Akibatnya, anak menjadi kesulitan untuk menjalin atau mempertahankan hubungan sosialnya dengan orang lain, yang menyebabkan mereka menjadi tidak puas dengan hubungan sosial yang dimiliki sehingga memunculkan rasa kesepian pada mereka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mengenai fenomena Kesepian yang dialami oleh kebanyakan Generasi Milenial serta memberikan sebuah gambaran baru mengenai Helicoter Parenting di Indonesia.
PERBEDAAN KONTROL DIRI DILIHAT DARI PILIHAN SANTRI PADA SAAT BERHADAPAN DENGAN DILEMMA MORAL NILAI AGAMA DI LINGKUNGAN PESANTREN Khoirunnida, Fathiya; El Hafiz, Subhan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 1 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i1.9227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kontrol diri di lihat dari pilihan seseorang pada saat berhadapan dengan dilemma moral nilai agama di lingkungan pesantren. Partisipan penelitian ini adalah seseorang remaja Sekolah Menengah Pertama dengan umur 12-14 tahun dan beragama islam sebanyak 144 responden. Alat ukur yang di gunakan adalah skala Self Control Scale (SCS) dari Tangney dan skala dilema moral. Hasil analisa dengan menggunakan rumus compare mean. Hasil menunjukkan ada perbedaan kontrol diri yang signifikan dilihat dari alasan individu untuk menentukan pilihan jama' dan tidak jama' secara rasional karena nilai p sebesar 0.048 (<0.05). Hal ini berarti ada kontrol diri mempengaruhi alasaan memilih seseorang berdasarkan alasan secara rasional saja.
PENGARUH COGNITIVE-BEHAVIOUR THERAPY DENGAN MEDIATOR DZIKIR TERHADAP STRES WARGABINAANDI LAPAS WANITA KLAS IIA BANDUNG Kuswartanti, Dyah Rachman
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 1 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i1.9228

Abstract

Di Lapas Wanita klas IIA Bandung, terdapat sekitar 310 wargabinaan (WBP) pada tahun 2014.Sebagian besar dari mereka belum dapat menerima kenyataan bahwa mereka harus jauh dari keluarga, suami dan anak-anak mereka. Tidak jarang mereka mengalami stress yang berakibat memiliki bermasalah pada psikis, fisiologi maupun sosialnya. Salah satu cara menurunkan stress pada seseorang adalah dengan menggunakan Cognitive Behaviour Therapy (CBT). Yang membedakan penelitian ini dengan penelitian lain adalah menggunakan mediator dzikir dalam proses CBT, diharapkan klien dapat lebih cepat mengubah pikiran-pikiran negative menjadi pikiran-pikiran positive serta lebih mendekatkan diri dengan Allah SWT.Subjek berjumlah 3 orang wargabinaan beragama islam, seorang istri dan ibu, masa hukuman lebih dari 1 tahun, tidak pernah dikunjungi keluarga serta mengalami stress sedang hingga tinggi. Desain penelitian ini menggunakan eksperimental kuasi dengan pre-test and pos-ttest design (one grup pre-test dan post-test design).Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner riwayat hidup, skala stress, interview dan observasi. Pada skala stress yang dibuat sendiri oleh peneliti bahwa hasil uji reliabilitas terhadap skor stress, maka didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0, 855.Hasil penelitian dari ketiga subjek setelah diberikan CBT dengan mediator dzikir menyatakan bahwa terjadi penurunan stress berkisar antara 57,63% - 80,35%.
Perilaku Prososial Perspektif Islam Mudzir, Ilham
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 2 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i2.9242

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali akar nilai perilaku prososial dalam agama Islam. Salah satu surat yang memuat perintah keras bagi seorang Muslim untuk berperilaku prososial adalah surah al-Ma'un, yang secara harfiah berarti menolong dengan barang-barang yang berguna. Surah pendek yang hanya memuat 7 ayat ini untuk mendorong munculnya kesadaran berperilaku prososial bisa dikatakan menggunakan pendekatan manajemen terror (terror management theory). Orang yang memiliki kemampuan materiil tapi tidak mau menunjukkan empati dan mencegah dirinya membantu orang lain yang membutuhkan dikecam dua kali. Pertama, sebagai orang yang mendustakan agama. Kedua, ia kelak akan memperoleh kesengsaraan pada hari kiamat meski sudah melakukan ibadah normatif. Dengan demikian, tampak jelas bahwa dalam Islam terdapat anjuran yang sangat kuat untuk menggabungkan dimensi ketaatan dan kesalehan individu kepada Tuhan dengan dimensi kesalehan sosial. Abstract: This paper aims to see the fundamental value of prosocial behavior in Islam. One of surah which asks believers as Muslim to do prosocially is al-Maun which literally mean helping using useable resources. The surah contains seven verses which endorse awareness of prosocial behavior using terror management approach. Believers who had enough with material resources but not showing empathy and prevent themselves from helping others will be coursed twice. First, they coursed as deniers of religion and second, they coursed will be miserable in the afterlife. Therefore, Islam is highly recommended to integrate obedience and pious to God and social.
Kepuasan Perkawinan Pada Ibu Yang Mengalami Depresi Pasca Persalinan di Komunitas Motherhope Indonesia Yulianty, Novy
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 2 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i2.9243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kepuasan perkawinan pada ibu yang mengalami depresi pasca persalinan di komunitas Motherhope Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologis dengan tipe penelitian Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Pada peneltian ini, penentuan subjek dilakukan pada ibu yang mengalami depresi pasca persalinan di Komunitas Motherhope Indonesia melalui tahap screening menggunakan metode observasi, wawancara dan skala. Skala yang digunakan adalah Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwa aspek kepuasan perkawinan yang mempengaruhi munculnya gejala depresi pasca persalinan pada kedua subyek adalah terutama pada aspek kepribadian, kesetaraan peran, komunikasi, penyelesaian konflik, serta pengasuhan anak. Abstract: Aims of this research was to get a picture of marital satisfaction on mother who had depression on postnatal in the community of Motherhope Indonesia. This research using phenomenology methodology using a type of research is interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The subject of this research was a mother who had postnatal depression in the community using the screening phase by observation, interview, and scale. The scale was Postnatal Depression Scale (EPDS). Findings show an aspect of marital satisfaction affecting depression postnatal on both subjects. Especially on personality, gender equality, communication, conflict resolution, and parenting.
Efektivitas Token Economy pada Anak ADHD di Pondok Pesantren Nuurudzholaam, Purwakarta Putra, Rama Adhi; Putrie, Cempaka
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 2 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i2.9244

Abstract

Token economy merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran khususnya sebagai upaya dalam pembentukan perilaku anak. Terdapat dua subjek di Yayasan Raudhah Syarifah dengan rentang usia 6-8 tahun, yang diidentifikasi adanya kecenderungan mengalami ADHD. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi anak dalam hal pembelajaran didalam kelas, dan mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas hingga selesai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi, dengan teknik pengambilan data observasi dan wawancara Hasil penelitian menunjukkan bahwa token economy cukup efektif di terapkan pada anak-anak dan membantu anak-anak dalam kegiatan pembelajarannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan token economy dinilai efektif pada anak ADHD, karena dapat meningkatkan konsentrasi anak dan mampu mengurangi efek dari perilaku anak ADHD. Abstract A token economy is a way that can be used to achieve learning objectives, especially in order to made children behavior. There are two subjects in Yayasan Raudhah Syarifah with age 6-8 years identified to have ADHD. Aim of this research is to promote the concentration of children in the learning process in the class dan to follow learning activities until the class is finished. This research using a qualitative methodology of phenomenology and technique to get the data were observation and interview. Results show that a token economy is effective to be applied to children and to help children in the learning process. Findings conclude token economy effective to help ADHD to increase the concentration of the children and reducing the effect of ADHD.
Citra Tubuh, Kepuasan Seksual dan Kebahagiaan Perkawinan pada Perempuan Kumala, Anisia; Hidayah, Rohmatul
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 2 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i2.9245

Abstract

Citra tubuh merupakan hal yang tidak bisa terlepas dari wanita Hal ini diperkuat dengan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa wanita lebih memperhatikan penampilan dan menunjukkan ketidakpuasan fisik dibandingkan dengan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh citra tubuh terhadap kebahagiaan perkawinan yang dimediasi oleh kepuasan seksual pada istri. Responden dalam penelitian ini berjumlah 108 responden di wilayah Jabodetabek. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan the body esteem scale, Index of Sexual Satisfaction dan Marital Happiness Scale. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan seksual sebagai variabel mediator, memediasi partial/sebagian antara pengaruh citra tubuh terhadap kebahagiaan perkawinan. hadirnya variabel mediator kepuasan seksual melemahkan pengaruh citra tubuh terhadap kebahagiaan perkawinan dan hadirnya variabel mediator kepuasan seksual meningkatkan kebahagiaan perkawinan. Abstract : Body image is something that can not be separated from women This is reinforced by a study shows that women pay more attention to appearance and show physical discontent compared with men. This study aims to determine the effect of body image on the happiness of marriage mediated by sexual satisfaction on the wife. Respondents in this study amounted to 108 respondents in Jabodetabek area. Instruments in this study using the body esteem scale, Index of Sexual Satisfaction and Marital Happiness Scale. The results of this study indicate that sexual satisfaction as a mediator variable, mediate partial / partial between the influence of body image to marital happiness. The presence of sexual satisfaction undermines the influence of body image on the marita; happiness and the presence of sexual satisfaction mediator increases the marital happiness
Hubungan Kecanduan Internet dengan Prestasi Belajar Siswa-siswi SMP X Karina, Tyas; Novianty, Anita
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 4 No 2 (2018): 2018
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v4i2.9246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan internet dengan prestasi belajar siswa-siswi SMP X. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VI dan VII berjumlah 252 orang (120 laki-laki, 132 perempuan, dengan rentan usia 12-14 tahun). Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan Skala Kecanduan Internet dari Kuss dkk (2014) dengan reliabilitas 0,7 untuk mengukur kecanduan internet dan nilai rapor untuk mengukur prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan Product Moment Correlation. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kecanduan internet dengan prestasi belajar pada siswa siswi SMP X (r = -0,096, p = 0,129). Hasil uji korelasi dari per-mata pelajaran dengan kecanduan internet menununjukkan adanya hubungan negatif pada mata pelajaran Agama & Budi Pekerti (r = -0,144, p= 0,022) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (r = -0,154, p = 0,014), sedangkan mata pelajaran lain tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kecanduan internet. Abstract. This research aimed to determine the relationship between internet addiction and learning achievements of junior high school students. The participants in this study were 252 students at grade VI and VII, consisted of 120 males, 132 females, aged 12-14 years old. Data collection used the Internet Addiction Scale by Kuss et al (2014) ( = 0,7) to measure internet addiction and school academic report to measure learning achievement. Data were analyzed using Product Moment Correlation. The results showed relationship between internet addiction and learning achievement was not significant (r = -0,096, p = 0,129). On the other hand, there was significant relationship between internet addiction towards some material subjects such as Religion & Character Subject (r= -0,144; p= 0,022) and Social Sciences Subject (r= -0.154; p= 0.014).
Tawaran Konsep Jiwa menurut HAMKA: Kajian Psikologi Islami El Hafiz, Subhan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2019): 2019
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v5i1.9247

Abstract

HAMKA adalah seorang tokoh yang banyak menyampaikan gagasan tentang manusia dan kebahagiaan dalam perspektif Islam. Tulisan ini bertujuan untuk menyusun konsep HAMKA mengenai jiwa yang lebih terstruktur dengan konsep ilmu jiwa modern. Data yang digunakan adalah tulisan-tulisan HAMKA yang terkait dengan manusia dan kebahagiaan. Berdasarkan kajian tersebut, HAMKA memberi tawaran yang khas mengenai konsep jiwa dan kebahagiaan manusia dibanding konsep yang ditawarkan peneliti lain, terutama pada penekanannya terhadap aspek akal. Abstract HAMKA is a scholar who had proposing many ideas about human and happiness in Islamic perspective. Aim of this research is to draw a psychology concept by HAMKA which is more structured and inline with modern science. Data used in this research was HAMKA papers about human and happiness. Based on the study, HAMKA arguing a distinctive concept of soul and happiness compare to other scholars, especially on his stressing on the concept of minds.

Page 4 of 11 | Total Record : 109