cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+62857-3233-1291
Journal Mail Official
pengabdianmasyarakatmentari@gmail.com
Editorial Address
Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0857-3233-1291 email : pengabdianmasyarakatmentari@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari
ISSN : -     EISSN : 30637066     DOI : https://doi.org/10.59837/jpmm
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari publishes articles every month (12 times a year). It disseminates thoughts and ideas based on the results of research and the use of technology implemented in the public sector. The fields of study include but are not limited to Mathematics and Natural Sciences, Social Sciences, Law, Cultural Studies, Economics, Health, Food and Agriculture, Education, Information Technology, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 8 (2025): Maret" : 8 Documents clear
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Anak Usia Dini sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Lingkungan dan Diri Sunarno, Rita Dewi; Firmanda, Giovanni Iga; Pratiwi, Wahyu Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.60

Abstract

Pendahuluan: Anak usia dini merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan, baik fisik maupun psikologis. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini merupakan salah satu cara untuk mencegah masalah kesehatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan anak usia dini, orang tua, guru, dan pengasuh tentang pentingnya perilaku hidup bersih sehat. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan edukasi yang berbasis pada pendekatan yang menyenangkan dan interaktif agar anak-anak dapat lebih mudah memahami dan mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi dilaksanakan di TKK Soyus Madiun. Hasil: Anak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, cerita, dan demonstrasi lebih mudah memahami dan menerapkan kebiasaan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, orang tua dan pendidik juga berperan penting dalam mendukung implementasi PHBS ini dengan memberikan contoh dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Program edukasi PHBS ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan diri anak serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Diskusi: Edukasi PHBS pada anak usia dini tidak hanya berfokus pada kesehatan diri anak itu sendiri, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan tempat anak tinggal dan beraktivitas. Program edukasi ini dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, baik di rumah, sekolah, maupun komunitas sekitar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi prevalensi penyakit yang disebabkan oleh perilaku tidak sehat, serta menciptakan budaya kebersihan dan kesehatan yang berkelanjutan dalam masyarakat.
Manajemen Surveilans Vaksinasi Covid 19 Bagi Kader Kesehatan Gustaman, Rian Arie; Novianti, Siti; Lina, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.63

Abstract

Vaksinasi merupakan salah satu bentuk pencegahan kesehatan dalam upaya memutus rantai infeksi. Vaksinasi Covid-19 merupakan bagian dari pengendalian pandemi Covid-19. Rendahnya pemahaman masyarakat, persepsi terhadap kerentanan dan tingkat keseriusan penyakit akibat infeksi Covid-19, serta ketakutan terhadap efek samping vaksinasi menjadi beberapa faktor penyebab rendahnya penerimaan masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19. Akibatnya, cakupan vaksinasi minimal 80% yang diperlukan untuk pembentukan kekebalan kelompok dan pemutusan rantai infeksi di masyarakat tidak tercapai. Puskesmas Purbaratu dan Puskesmas Cigeureung merupakan dua wilayah kerja Puskesmas dengan cakupan vaksinasi Covid-19 terendah. Hasil diskusi dengan mitra menghasilkan kesepakatan bahwa model kegiatan pengabdian masyarakat dalam skema kesehatan (PbM-SK) yang akan dilakukan meliputi penyuluhan informasi, edukasi, dan komunikasi (IEC) tentang vaksinasi bagi kader dengan model Training of Trainer (ToT), pelatihan manajemen surveilans vaksinasi berbasis masyarakat, serta pemberian alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) untuk mendukung kegiatan kader dalam melakukan seleksi sasaran vaksinasi dan surveilans Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Peserta kegiatan PbM-SK terdiri dari 60 kader dari Puskesmas Cigeureung dan 30 kader dari Puskesmas Kawalu, dengan total 90 kader yang telah mendapatkan pelatihan. Target luaran dari kegiatan PbM-SK adalah publikasi di media massa serta publikasi jurnal pengabdian masyarakat dengan ISSN.
Pengabdian Kepada Masyarakat : Sosialisasi Budaya Organisasi Tentang Kerjasama Organisasi Kesiswaan Pebiani, Misa; Istiqomah, Siti; Susilawati, Indah; Safitri, Della Nur; Rahmatuloh, Muhamad; Wahyudi, Heru; Al- Ra’zie, Zakaria Habib
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.64

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor kunci dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis. Dalam konteks organisasi kesiswaan, budaya organisasi yang baik sangat penting untuk mendorong kerjasama antara anggota dalam mencapai tujuan bersama. Sosialisasi budaya organisasi tentang kerjasama organisasi kesiswaan menjadi langkah penting untuk mengatasi tantangan yang ada pada sebuah organisasi dengan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya membangun kerjasama yang solid serta memperkuat budaya organisasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMKN 7 Kota Serang dengan tujuan memberikan edukasi tentang budaya organisasi dan memperkuat kerjasama antar organisasi kesiswaan di SMKN 7 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam sosialisasi meliputi penyampaian materi edukatif, sesi diskusi interaktif , dan game interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa budaya organisasi yang transparan, inklusif, dan berbasis nilai-nilai kepercayaan serta penghargaan dapat meningkatkan kerjasama antar anggota organisasi kesiswaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi untuk memperkuat budaya organisasi yang positif dan mendukung kerjasama yang solid di kalangan organisasi kesiswaan.
Edukasi Posisi Kerja Ergonomi terhadap Kejadian Low Back Pain Karyawan Bengkel Montor di Kabupaten Kediri Nurudin, Moch Dava Iman; Rosidah, Nikmatur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.65

Abstract

Penyakit akibat kerja merupakan suatu penyakit yang diderita oleh pekerja dalam hubungan dengan kerja, sedangkan ergonomi adalah ilmu tentang perilaku manusia dalam bekerja dan sikap dalam bekerja. Pekerjaan montir atau karyawan bengkel membuat pekerja menghadapi banyak risiko dan bahaya, contohnya mengangkat mesin montor, mobil atau alat lainya yang memiliki beban besar, tidak sedikit karyawan mengeluhkan nyeri pada punggung bawah. Namun, para montir jarang mempertimbangkan keselamatan kerja dibandingkan dengan bahaya kesehatan. Setiap pekerjaan memiliki bahaya akibat kerja, yang disebabkan oleh lingkungan kerja atau tempat kerja. Salah satu potensi bahaya di tempat kerja adalah posisi ergonomi terhadap low back pain. Tujuan dari penelitian ini Untuk memberikan edukasi kepada para karyawan bengkel tentang posisi ergonomi dan low back pain mengenai definisi, gejala, penyebab, pencegahan dan sikap ergonomi yang tepat serta penanganan low back pain dengan metode yang digunakan dengan memberikan edukasi penyuluhan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan menggunakan media poster dan pelaksanaan sesi tanya jawab terhadap karyawan bengkel untuk meminimalisir resiko kecelakaan kerja. Terdapat hasil peningkatan pengetahuan dan wawasan para pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja pada sikap postur tubuh ergonomi dan low back pain ketika bekerja serta cara penanganan ketika mengalami keluhan sakit.
Menggali Potensi Asesmen: Sosialisasi Buku AfL, AsL, AoL untuk Mahasiswa Pendidikan Fisika Baihaqi, Habibah Khusna; Arimurti, Dyah Arum; Harijanto, Alex; Anandita, Aulia Silvina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.67

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan asesmen mahasiswa pendidikan fisika semester 4 melalui sosialisasi buku "Kontekstualisasi Asesmen dalam Pembelajaran Fisika: AfL, AsL, AoL". Metode yang digunakan adalah Forum Group Discussion dengan rincian observasi awal, identifikasi masalah, penyusunan materi, edukasi, dan pelaporan hasil kegiatan. Melalui metode ini, pada bagian edukasi, mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam memahami konsep dan praktik asesmen, khususnya Assessment for Learning (AfL), Assessment as Learning (AsL), dan Assessment of Learning (AoL). Hasil kegiatan menunjukkan keantusiasan dan pemahaman mahasiswa tentang berbagai jenis asesmen dan penerapannya dalam pembelajaran fisika. Mereka mampu memberikan umpan balik yang konstruktif, dan mengubah soal lama menjadi ada kebaruan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berhasil meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif mahasiswa, serta mendapatkan umpan balik positif. Diharapkan sosialisasi buku ini dapat berdampak positif pada kualitas pembelajaran fisika di masa depan.
Optimalisasi Pemasaran Hasil Pertanian melalui Digitalisasi Agribisnis bagi Kelompok Tani di Wilayah Perdesaan Afridhianika, Annisa Nugraheni; Yudhianto, Kresna Agung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.68

Abstract

Program optimalisasi pemasaran hasil pertanian melalui digitalisasi agribisnis merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pemasaran produk tani di wilayah perdesaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan kelompok tani agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan distribusi hasil pertanian secara lebih luas dan efisien. Metode pelaksanaan yang dirancang meliputi edukasi literasi digital, pelatihan penggunaan media sosial dan platform agribisnis, serta pendampingan dalam pembuatan konten promosi. Rencana kegiatan ini berbasis pada pendekatan partisipatif dengan mengedepankan kolaborasi antara tim pengabdi dan kelompok tani sebagai mitra utama. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kapasitas petani dalam memasarkan produk mereka secara mandiri melalui kanal digital, serta terciptanya model pemasaran pertanian digital yang dapat direplikasi di wilayah perdesaan lainnya. Kegiatan ini menunjukkan potensi besar dari transformasi digital sebagai solusi untuk keterbatasan akses pasar di kalangan petani perdesaan.
Edukasi Dan Pendampingan Terhadap Pengetahuan Dan Pengambilan Keputusan Pencegahan Stunting Pada Calon Pengantin di Aceh Besar Quranayati, Quranayati; Yohana, Laura; Wardani, Mia; Putri, Rosalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.69

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 21,6% menurut Survei Status Gizi Indonesia 2022. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman calon pengantin mengenai stunting dan pentingnya pengambilan keputusan kesehatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi dan pendampingan terhadap pengetahuan serta pengambilan keputusan pencegahan stunting pada calon pengantin di wilayah kerja Puskesmas Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan calon pengantin setelah intervensi, di mana 90,9% peserta awalnya memiliki pengetahuan kategori sedang dan meningkat menjadi kategori tinggi. Semua peserta menunjukkan intensi tinggi untuk mencegah stunting, meskipun masih terdapat kesenjangan antara intensi dan perilaku nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi gizi berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan tindakan pencegahan stunting pada calon pengantin
Hamilton Anxiety Rating Scale Untuk Mengetahui Gangguan Kecemasan Pada Lansia Di Puskesmas Mulyorejo, Kota Malang Utami, Ni Kadek Indryawati Putri; Irawan, Dimas Sondang; Gamar, Gamar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 8 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i8.70

Abstract

Seiring dengan bertambahnya usia, setiap manusia akan mengalami perubahan baik secara anatomis, fisiologis, psikologis dan sosial. Penurunan kemampuan jaringan baik secara fisik, psikologis dan sosial inilah yang dapat menyebabkan adanya gangguan kesehatan jiwa khususnya pada lansia. Gangguan kesehatan psikologis yang paling sering terjadi pada lansia yaitu gangguan kecemasan. Kecemasan merupakan suatu kondisi dimana emosi yang ditandai dengan perasaan yang tegang, pikiran menjadi cemas, timbulnya rasa tidak nyaman yang belum pasti dan perubahan fisik seperti adanya peningkatan tekanan darah, nyeri kepala, gemetar dan lain-lainnya. Sehingga, pengukuran tingkat kecemasan pada lansia sangat penting untuk dilakukan. Kegiatan pengukuran atau skrining ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah adanya gangguan kecemasan pada lansia di Puskesmas Mulyorejo. Metode yang digunakan berupa wawancara terhadap lansia dengan menggunakan kuesioner hamilton anxiety rating scale (HARS). Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat 15 dari 20 lansia yang telah diwawancarai mengalami gangguan kecemasaan dengan tingkat yang berbeda-beda.

Page 1 of 1 | Total Record : 8