cover
Contact Name
Deni Rahman Marpaung
Contact Email
rahmanmarpaung@gmail.com
Phone
+6282248620318
Journal Mail Official
sains.olahraga@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Jurusan Ilmu Keolahragaan Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan
ISSN : 23022388     EISSN : 25805150     DOI : https://doi.org/10.24114/so
Core Subject : Health, Science,
Tulisan yang dimuat dalam jurnal Sains Olahraga hanya berkaitan dengan sains olahraga, tidak memuat yang berkaitan dengan pendidikan olahraga.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1: April 2025" : 20 Documents clear
PERAN KEPRIBADIAN PROAKTIF DALAM MEMBANGUN SELF EFFICACY DAN MOTIVASI BEROLAHRAGA Gerin, Bonefasius Bugalama; Suroto; Heryanto Nur Muhammad
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepribadian proaktif terhadap self efficacy dan motivasi berolahraga pada mahasiswa, serta mengetahui peran mediasi self efficacy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian terdiri dari 93 mahasiswa aktif Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, meliputi skala kepribadian proaktif, self efficacy, dan motivasi berolahraga. Analisis data dilakukan dengan regresi linier dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepribadian proaktif tidak berpengaruh signifikan terhadap self efficacy (R² = 0,006, F = 0,504, p = 0,480, β = -0,074). (2) Self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berolahraga (R² = 0,174, F = 19,121, p = 0,000, β = 0,417). (3) Kepribadian proaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berolahraga (R² = 0,061, F = 5,931, p = 0,017, β = 0,247). (4) Self efficacy tidak memediasi hubungan antara kepribadian proaktif dan motivasi berolahraga (Z-hitung = -0,698, p > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepribadian proaktif secara langsung memengaruhi motivasi berolahraga tanpa peran mediasi dari self efficacy. Oleh karena itu, program pembinaan olahraga perlu difokuskan pada peningkatan motivasi secara langsung melalui dorongan proaktif, pengalaman sukses, dan dukungan sosial.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN LATIHAN DENGAN PEMBEBANAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVICE BAWAH BOLAVOLI Prasetyo, Bagus; Taufiq Hidayah
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65072

Abstract

Service merupakan pembuka dalam bolavoli, service dapat digunakan sebagai serangan awal untuk menghasilkan poin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perbedaan pengaruh latihan drill dan latihan dengan pembebanan terhadap kemampuan service bawah pada siswa ekstrakurikuler bolavoli di SMP Negeri 1 Lendah Kulon Progo tahun 2023. Penelitian ini termasuk penelitian Quasy Experiment dengan desain rancangan pretest-posttest Kontrol Group Design. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli terdiri dari 11 laki-laki dan 15 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes service bawah. Instrumen yang digunakan yaitu lembaran tes kemampuan service bawah. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, dan N-Gain Score. Hasil uji hipotesis pertama dan kedua nilai Sig. (2-tailed) 0,001. Karena 0,001 < 0,05 artinya ada pengaruh latihan drill dan latihan dengan pembebanan terhadap peningkatan kemampuan service bawah. Hasil uji hipotesis ketiga nilai Sig. (2tailed) 0,149. Karena 0,149 > 0,05 artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pengaruh latihan drill dan latihan dengan pembebanan. Latihan dengan pembebanan memiliki persentase efektivitas sebesar 44,94 % sedangkan latihan drill persentase efektivitasnya sebesar 22,91 %. Dapat disimpulkan latihan dengan pembebanan lebih baik dibanding latihan drill untuk meningkatkan kemampuan service bawah. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan drill dan latihan dengan pembebanan terhadap kemampuan service bawah, tidak ada pengaruh signifikan antara latihan drill dan latihan dengan pembebanan terhadap kemampuan service bawah, latihan dengan pembebanan lebih baik untuk meningkatkan kemampuan service bawah siswa ekstrakurikuler bolavoli di SMP Negeri 1 Lendah Kulon Progo tahun 2023.
IDENTIFIKASI BAKAT OLAHRAGA BULUTANGKIS Hariawan, Rizki; Hasibuan, Rosmaini; Hasibuan, Nurman; Ayu Elvana; Puji Ratno; Zulaini
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi bakat bulutangkis Siswa MTs Al-Washliyah Tembung tahun 2024. Subyek yang di pergunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data deskripsi kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan tes Identifikasi Keberbakatan Bulutangkis APORI. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya penghitungan dari nilai rata-rata yang didapat pada penghitugan t-skor, nilai rata-ratanya adalah 50,01. Kemudian rata-rata tersebut dimasukan kedalam tabel kategori keterbakatan dikategorian “cukup berbakat”. Hasil persentase menunjukkan bahwa siswa yang mempunyai kriteria sangat berbakat ada 1 orang atau 3,33%, yang termasuk kriteria berbakat ada 3 orang atau 10,00%, yang termasuk kriteria cukup berbakat ada 20 orang atau 66,67%, yang termasuk kriteria kurang berbakat ada 4 orang atau 13,33%, dan yang termasuk kategori tidak berbakat ada 2 orang atau 6,67%. Hasil ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: Biologis dan Psikologis, Lingkungan (guru, sarana dan prasarana, masyarakat).
ANALISIS KARAKTERISTIK KECEPATAN SHUTTLECOCK HOME INDUSTRY INDONESIA Romdona, Muhammad Zulfikar; Agus Rusdiana; Herman Subarjah; Iman Imanudin; Tian Kurniawan; Iik Hajarudin; Darandhika Jufri
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65269

Abstract

Badminton adalah olahraga yang menggunakan sarana prasarana yang cukup banyak, diantaranya ada raket, net, lapang, dan salah satunya shuttlecock. Shuttlecock ini yang cukup signifikan dalm perbincangan analisis biomekanika. Maka tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik shuttlecock home induatry Indonesia khususnya pulau jawa, dengan metode eksperimental kuantitatif, dan menggunakan instrument analisis video. Hasil dari penelitian ini membuktikan adanya kecepatan yang berbeda di antara lima shuttlecock home industri Indonesia. dari penelitian ini menghasilkan analisis karakteristik shuttlecock dengan kecepatan (velocity) tertinggi dan terendah dalam gerakan lob dan smash, dalam gerakan lob nilai kecepatan yang tertinggi adalah samurai hijau dengan nilai kecepatan sebesar 36,02 m/s, sedangkan nilai lob terendah yaitu shuttlecock romeo biru dengan nilai 21,15 m/s. Untuk gerakan smash nilai tertinggi yaitu shuttlecock mostro dengan nilai kecepatan 43,29 m/s sedangkan nilai terendah dalam gerakan smash adalah shuttlecock romeo biru dengan nilai 26,95 m/s. Kesimpulan shuttlecock samurai hijau memiliki kecepatan paling tinggi diantara lima shuttlecock home industri lainnya dalam gerakan lob dalam gerakan smash shuttlecock yang memiliki nilai tertinggi yaitu romeo biru, akan tetapi dalam gerakan smash kecepatan tertinggi adalah shuttlecok mostro dan kecepatan terendah yaitu shuttlecock romeo biru.
PEMBINAAN CABANG OLAHRAGA TENIS MEJA Berutu, Hinggut Agam; Mesnan; Sihombing, Raja Syaifullah Derita; Marpaung, Deni Rahman; Zulaini
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65270

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembinaan cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini dilaksanakan di Club PTM Gunung Meriah kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripitif kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah atlet dan pelatih cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Aceh Singkil dengan jumlah 13 responden. Instrumen penelitian ini yaitu angket menggunakan skala Guttman dalam bentuk YA dan TIDAK. Hasil penelitian yaitu pembinaan cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Aceh Singkil dalam kategori “Baik”. Dari hasil penelitian berbagai faktor seperti faktor pelatih, faktor sarana praasarana, faktor organisasi, faktor manajemen, dan faktor pendanaan cukup memuaskan.
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING BOLA BASKET Fakhriansyah Rangga Pratama; Agung Wahyudi
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65271

Abstract

Dalam banyak penelitian, kelincahan dan kekuatan otot lengan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola basket. Namun, masih ada kekurangan pemahaman mengenai sejauh mana kombinasi dari kedua faktor ini mempengaruhi kinerja dribbling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kelincahan dan kekuatan otot lengan pemain basket jaguar academy memengaruhi kemampuan mereka untuk dribbling. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dan subyek penelitiannya adalah 40 atlet putra kelompok usia 14 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah shuttle run 100 yard untuk tes kelincahan, chinning up untuk tes kekuatan otot lengan, dan AAHPERD Basketball Test untuk kemampuan dribbling. Studi ini menggunakan analisis korelasi pearson dan regresi berganda menggunakan SPSS 25. Dari hasil penelitian ditemukan data bahwa: (1) Hubungan antara kelincahan dengan kemampuan dribbling sebesar 0,715. (2) Hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan dribbling sebesar 0,568. (3) Hasil analisis menunjukan model yang signifikan dengan nilai R-Square sebesar 57,6% menunjukan variasi yang dijelaskan cukup besar. Berdasarkan hasil studi, dapat disimpulkan bahwa ada korelasi yang positif dan signifikan antara kelincahan dan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan dribbling pemain bola basket. Ini menunjukkan bahwa kemampuan dribbling pemain sebanding dengan kelincahan dan kekuatan otot lengannya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kelincahan dan kekuatan otot lengan, diperlukan rencana latihan yang terorganisir
FREKUENSI DAN DURASI BEROLAHRAGA Nur Fadly Alamsyah; I Putu Agus Dharma Hita
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh frekuensi dan durasi berolahraga terhadap Indeks Masa Tubuh (IMT) pada subyek yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi berganda digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dengan total 136 responden penelitian selama dua bulan pada tahun 2024. Variabel independen melibatkan Frekuensi Berolahraga (X1) dan Durasi Berolahraga (X2), sedangkan variabel dependen adalah IMT (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pola berolahraga dengan frekuensi "1 - 2 Kali" per minggu dan durasi "30 - 60 Menit," sementara sebagian besar IMT berada dalam kategori "Normal." Analisis regresi berganda mengindikasikan bahwa frekuensi dan durasi berolahraga secara positif mempengaruhi IMT. Temuan ini menyoroti bahwa sebagian besar responden belum memenuhi rekomendasi WHO untuk berolahraga minimal 150 menit per minggu. Saran dari penelitian ini mencakup peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencapai tingkat kebugaran yang optimal, dengan fokus pada peningkatan frekuensi dan durasi berolahraga.
PENGARUH PEMBERIAN MASSAGE KEBUGARAN DAN PEMULIHAN AKTIF TERHADAP DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS Sianipar, Pirda Gabriella; Siregar, Nurhamida Sari; Rima Mediyana Sari; Sinaga, Rika Nailuvar; Zulaini
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65278

Abstract

Voli merupakan salah satu olahraga yang melibatkan kontraksi otot eksentrik salah satunya ialah smash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage kebugaran terhadap Delayed Muscle Onset Soreness (DOMS) pada PPKS Volley Club, untuk mengetahui pengaruh pemulihan aktif terhadap DOMS pada PPKS Volley Club, dan untuk mengetahui perbedaan massage kebugaran dan pemulihan aktif terhadap DOMS pada PPKS Volley Club. Penelitian ini meruapakan penelitian eksperimen dengan desain Quasi Experimental dengan rancangan Two Group Pretest-Posttest Design. Subyek pada penelitian ini adalah atlet PPKS Volley Club yang berjumlah 12 orang, yang dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok massage kebugaran dan kelompok pemulihan aktif. Instrumen pengumpulan data DOMS menggunakan Visual Analogue Scala (VAS), dan dianalisis menggunakan statistika inferensial dengan uji t pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian pada hipotesis menunjukkan bahwa 1) pada kelompok massage kebugaran diperoleh nilai sig. 0,001 < 0,05, sehingga memiliki pengaruh dan 2) pada kelompok pemulihan aktif diperoleh nilai sig. 0,001 < 0,05, sehingga memiliki pengaruh dan 3) Pada kelompok massage kebugaran dan kelompok pemulihan aktif diperoleh nilai sig. . 0,001 < 0,05, sehingga memiliki perbedaan, berdasarkan nilai rata rata, penurunan nyeri pada kelompok massage kebugaran dari 7,17 menjadi 1,67 dan pada kelompok pemulihan aktif juga menunjukkan penurunan tingkat nyeri yaitu dari 7,00 menjadi 4,00. Hasil menunjukkan bahwa massage kebugaran memberikan penurunan yang lebih signifikan dibandingankan pemulihan aktif terhadap DOMS pada PPKS Volley Club.
MOTIVASI ATLET BERPRESTASI Ratna Dewi; Noviana Putri Djua; Ardin Abdul Gani
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingginya motivasi atlet cabang olahraga bulutangkis ditinjau dari faktor intrinsik dan faktor ektrinsik di PB Pelatkot Trisaka Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis deskriptif dimana dalam hal ini yang pertama dilakukan adalah mencari kevalidan data dan dilanjutkan dengan menggunakan standar deviasi variabel. Subyek dalam penelitian ini adalah Pelatkot pada PB Trisaka Kota Gorontalo yang berjumlah 20 atlet. Motivasi atlet berprestasi memiliki nilai dengan rata – rata 75,05. Jika ditinjau dari faktor intrinsik memiliki nilai dengan rata - rata sebesar 37,70 sedangkan ditinjau dari faktor ekstrinsik memiliki nilai dengan rata-rata sebesar 37,35.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN RONDO SOCCER DAN PASSING TRIANGLE TERHADAP AKURASI PASSING SEPAK BOLA Manik, Syahputra; Manullang, Lindung; Filli Azandi; Sagala, Ramlan Sahputera
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan rondo soccer dan passing triangle terhadap akurasi passing sepak bola anak usia 14 – 15 tahun di SSB Bhineka Tahun 2024. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pelatih di SSB Bhineka ditemukan masalah tentang akurasi passing yang masih rendah saat bertanding dan tes pendahuluan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain two group pretest and posttest design. Subyek penelitian ini adalah atlet SSB Bhineka yang berjumlah 24 orang. Pengambilan data mengunakan tes passing sebelum dan setelah dilakukan perlakuan. Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifian latihan rondo soccer terhadap akurasi passing sepak bola Anak Usia 14 – 15 Tahun di SSB Bhineka Tahun 2024 dengan nilai t-hit = 2,61 > t-tabel = 2,20 pada taraf taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan (db) = n-1 (12-1) = 11. (2) Terdapat pengaruh yang signifian latihan passing triangle terhadap akurasi passing sepak bola Anak Usia 14 – 15 Tahun di SSB Bhineka Tahun 2024 dengan nilai t-hit = 11,48 > t-tabel = 2,20 pada taraf taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan (db) = n-1 (12-1) = 11. (3) Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifian antara latihan rondo soccer dan passing triangle terhadap akurasi passing sepak bola Anak Usia 14 – 15 Tahun di SSB Bhineka Tahun 2024 dengan nilai t-hit = -24,00 > t-tabel = 2,07 pada taraf taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan (db) = n-1+n2-2 (12+12-2) = 22.

Page 1 of 2 | Total Record : 20