cover
Contact Name
Handy Asmaradinata
Contact Email
khobaandhie@gmail.com
Phone
+6285241000323
Journal Mail Official
khobaandhie@gmail.com
Editorial Address
Jl. P. Tomor, No. 1, Kab. Poso, Sulawesi Tengah
Location
Kab. poso,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28089073     DOI : -
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is published online, twice a year in April and October by the Institute for Research and Community Service, Sintuwu Maroso University, is a peer-reviewed journal containing scientific articles from various disciplines adopted in various community service activities and other applied research. Articles published in this Journal include publications on the results of community service, empowerment, and the application of science and technology to the community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Media Flashcard untuk Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Ika Paramitha Lantu; Andri Amaliel Managanta
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.775

Abstract

Abstrak Bahasa Inggris saat ini diposisikan sebagai keterampilan dasar yang perlu diperkenalkan sejak jenjang sekolah dasar untuk membekali siswa menghadapi tantangan global dan era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa melalui media yang mudah diterima dan dipahami. Diharapkan, pendekatan ini akan berdampak pada peningkatan penguasaan kosakata dasar siswa, terutama yang berkaitan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk dilaksanakan selama bulan Februari-Maret 2025, yang terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Terdapat peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris pada siswa kelas 5 SD GKST Tagolu, khususnya pada letters, numbers, animals, dan things around us. Peningkatan tersebut tercapai melalui proses pembelajaran yang mengintegrasikan media flashcard dan pendekatan berbasis permainan (game based learning) yang terbukti mampu meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan daya serap siswa terhadap materi yang diajarkan. Pelatihan disarankan tidak hanya berfokus pada kosakata, tetapi juga mencakup keterampilan membaca dan menulis bahasa Inggris agar siswa memiliki kemampuan literasi yang lebih komprehensif. Penggunaan variasi tema pembelajaran seperti profesi, transportasi, warna, dan aktivitas sehari-hari perlu diterapkan untuk memperkaya kosakata sesuai konteks kehidupan siswa. Keterlibatan aktif guru sekolah juga penting guna memastikan keberlanjutan pengajaran dengan pendekatan berbasis media dan permainan. Optimalisasi teknologi sederhana seperti audio dan video interaktif juga dapat memperkuat pengucapan dan pemahaman siswa terhadap kosakata yang dipelajari.
Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Cair Limbah Air Kelapa Sebagai Pelaksanaan P5 Di SMP GKST Poso Ita Mowidu; Yan Alpius Loliwu; Jelfian Kamawo; Tafririn Ramadhan
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.786

Abstract

Kurikulum Merdeka yang mulai diterapkan pada satuan Pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA/SMK dan yang sederajat mengharuskan untuk melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Tim P5 satuan Pendidikan, dalam hal ini SMP GKST Poso, mengalami kendala teknis dalam implementasi pelaksanaan P5. Sementara itu, air kelapa sebagai limbah usaha penggilingan kelapa, usaha penjualan santan kelapa dan usaha kopra belum dimanfaatkan. Air kelapa tersebut hanya dibuang begitu saja. Padahal limbah air kelapa dapat diolah dan digunakan sebagai pupuk bagi tanaman. Penggunaan limbah air kelapa sebagai bahan baku pembuatan pupuk organic cair (POC) digunakan sebagai salah satu implementasi pelaksanaan P5 di SMP GKST Poso, khususnya tema 1 tentang gaya hidup berkelanjutan dan tema 6 tentang berekayasa dan berteknologi untuk membangun NKRI. Karena itu, telah dilakukan kegiatan dalam bentuk ceramah, pelatihan dan pendampingan pembuatan POC limbah air kelapa. Ceramah telah dilakukan oleh Tim Pelaksana yang dihadiri oleh siswa-siswi SMP GKST Poso kelas VIII dan Wakil Kepala. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa (1) kegiatan pelatihan pembuatan POC limbah air kelapa meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi SMP GKST Poso kelas VIII dari tidak tahu atau agak tahu menjadi tahu dan sangat tahu; (2) kegiatan demonstrasi cara pembuatan POC limbah air kelapa menjadikan siswa dan siswi SMP GKST Poso kelas VIII mengetahui alat dan bahan serta cara pembuatannya; (3) kegiatan pendampingan pembuatan POC limbah air kelapa menjadikan siswa dan siswi SMP GKST Poso kelas VIII dapat menerapkan cara pembuatannya dengan baik, benar dan tepat; dan (4) hasil kegiatan pelatihan pendampingan pembuatan POC limbah air kelapa adalah bukti karya pelaksanaan P5 bagi siswa dan siswi SMP GKST Poso kelas VIII, khususnya tema 1 tentang gaya hidup berkelanjutan dan tema 6 tentang berekayasa dan berteknologi untuk membangun NKRI.
Desiminasi Mitigasi Dampak Bencana Gempa Bumi di Kecamatan Poso Pesisir Irnovia Pakpahan; Orva Wu’on; Bleiser Tanari; Marthen Tangkeallo; Ebelhart Pandoyu; Riwan Kelo
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.787

Abstract

Sulawesi Tengah merupakan salah satu kawasan yang rentan terhadap terjadinya gempa bumi di Indonesia.Gempa bumi ini disebabkan oleh pergerakan Sesar Palu Koro (Supartoyo dan Surono, 2008). Kabupaten Poso yang masuk dalam wilayah Sulawesi Tengah termasuk wilayah sesar aktif (Sesar Tokoraru dan Sesar Sausu) sehingga rentan terhadap gempa dangkal menengah-kuat.Gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.Akumulasi energi penyebab terjadinya gempa bumi dihasilkan dari pergerakkan lempeng-lempeng tektonik. Energi yang dihasilkan dipancarkan ke segala arah berupa gelombang gempa bumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi. Gempa bumi memberikan dampak psikologis yang signifikan terhadap masyarakat terutama masyarakat pesisir pantai, menimbulkan ketakutan dan kecemasan terhadap potensi gempa bumi atau gempa susulan di masa depan. Oleh karena itu, perlu adanya mitigasi dampak bencana. Upaya-upaya yang dilakukan dilakukan pada saat terjadi gempa dan dan setelah terjadi gempa bumi untuk mengurangi dampak bencana dan meminimalkan korban jiwa dan kerusakan harta benda.Langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan penilaian resiko pada daerah yang terkena dampak.Salah satu untuk mengurangi resiko bencana genpa bumi yaitu pembangunan infrastruktur fisik tahan gempa dan peningkatan kesadaran serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman gempa bumi.Dari permasalahan diatas Rencana Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang akan dilakukan adalah memberikan Diseminasi Mitigasi Dampak Bencana Gempa Bumi berupa teori dan pemahaman tentang bencana gempa bumi dan mitigasi bencana yaitu upaya-upaya yang dilakukan pada saat terjadi gempa dan dan setelah terjadi gempa bumi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat.  
Strategi Hilirisasi Produk Kopi Lokal Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Petani Di Kecamatan Lore Peore Kabupaten Poso Holmes Rolandy Kapuy; Abdi Sakti Walenta; Endang Sri Dewi HS; Dewi Tomadiawe; Ratno Ratno
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.861

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan edukasi dan memotivasi para petani kopi lokal dimana pentingnya strategi hilirisasi dalam mengolah bahan baku lokal yaitu tanaman kopi. Hilirisasi produk kopi menjadi peluang bagi petani yang diwilayah Kecamatan Lore Peore, karena didukung oleh letak geofrafis yang dapat menghasilkan jenis tanaman kopi terbaik dengan jenis kopi yang ada yaitu Arabica dan Robusta. Berdasarkan peluang yang ada, maka hilirisasi merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan dan memperluas segmen pasar kopi lokal. Strategi hilirisasi yang diberikan kepada petani mengenai kualitas produk kopi, standarisasi kualitas kopi, mendesain kemasan atau merek produk serta pembuatan iklan dalam bentuk storytelling. Hilirisasi dan pembuatan pemasaran digital dalam bentuk storytelling bertujuan untuk memotivasi para petani agar dapat memanfaatkan bahan baku lokal dengan maksimal pasca panen. Pengetahuan ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi serta meningkatnya pendapatan petani, selain itu diharapkan petani tidak lagi hanya memproduksi bahan baku mentah berupa biji kopi, tetapi mampu melakukan hilirisasi.
BELANJA DARING YANG AMAN Jemielka Roosje Satyana Pilongo
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.863

Abstract

In the past, people had to visit markets or stores to shop; today, however, advancements in information technology have made the process much easier and more convenient. Yet, these new methods also present challenges and risks for consumers who lack vigilance or sufficient knowledge regarding online shopping. Some of the main issues associated with online shopping include products failing to meet expectations, fraud, delivery delays, and complicated refund processes. Common obstacles encountered during online transactions include: items that do not match the description or are defective (where the actual product differs from the description); delivery delays (where courier estimates are missed due to logistical issues); fraud and fake discounts; and critical purchasing errors (such as a lack of attention to terms and conditions, which often leads to disappointment).Incidents of online fraud are on the rise, and the methods used by perpetrators are becoming increasingly diverse. Online fraud can and should be reported, and Indonesian law provides a robust legal basis for prosecuting offenders. Victims’ hesitation generally stems not from a lack of applicable laws, but rather from a lack of knowledge regarding procedures, the relevant authorities, and what to expect from the legal process.Given the numerous issues the public faces regarding online shopping, I intend to provide guidance—specifically legal awareness—to help people shop online safely. My focus is on teaching how to recognize online shopping scams so that consumers can shop securely.
Menumbuhkan Jiwa Kewirusahaan Sejak Dini Pada Siswa SMA Negeri 3 Poso Melalui Pengenalan Urban Farming Endang Sri Dewi HS; I Gusti Ngurah Putu Widyana; Toyip Toyip; Jean R. Mansa; Lucky S. Liloy
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.864

Abstract

Indonesia is currently facing complex challenges in developing its human resources (HR). The current mindset of human resources tends to be more oriented toward becoming job seekers, with the aspirations of many young Indonesians focused on becoming civil servants or working for private companies. This mindset may further weaken the competence of human resources in the era of Industry 4.0. To enable human resources to compete in the Industry 4.0 era, education is needed that promotes individual innovation practices and empowers students to generate innovations, thereby fostering an entrepreneurial spirit from an early age. However, entrepreneurship education at an early age has not yet been fully incorporated into the lower secondary education curriculum. Therefore, activities are needed to instill and develop an entrepreneurial spirit among secondary school students from an early age. One sector with significant potential and entrepreneurial value that is often overlooked is agriculture. The agricultural sector can serve as a starting point for fostering an entrepreneurial spirit among secondary school students, as several agricultural systems that are environmentally friendly and easy to develop are currently available, one of which is urban farming. Urban farming, also known as urban agriculture, is an agricultural development approach that can be implemented by anyone with limited land and capital. This system does not require substantial capital or large areas of land and can be developed by utilizing school grounds. Therefore, the objective of this activity is to foster an entrepreneurial spirit among secondary school students from an early age through the introduction of urban farming. The implementation of this activity consists of several stages, including counseling, training, mentoring, and evaluation. Another output of this activity is the publication of a community service journal article
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Sirkular Perempuan Desa Melalui Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur untuk Produk Ramah Lingkungan Fahmi Jahidah Islamy; Tutik Inayati; Abi Sopyan Febrianto; Rika Nurrizkiana; Hilda Rahmi Putri
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.865

Abstract

This Community Service Program was implemented to enhance the economic independence of rural women through the development of environmentally friendly products derived from eggshell waste. The utilization of organic waste is essential not only for reducing environmental pollution but also for opening opportunities for circular household-based enterprises. The activities were carried out in Ciparay Village by involving women’s groups as the primary partners. The methods applied included the dissemination of circular economy concepts, technical training on processing eggshell waste into value-added products, production assistance, and digital marketing training. The results indicate a significant increase in participants’ knowledge of waste management, technical skills in producing cleaning products from eggshell waste, and motivation to initiate independent entrepreneurial activities. Participants successfully produced several product prototypes, such as cleaning powder for household equipment and water-purifying powder. This community service program contributes to strengthening the economic empowerment of rural women through waste-based innovation and enhanced entrepreneurial capacity.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN, PENILAIAN KEANDALAN DAN REKOMENDASI PERBAIKAN SERTA PERKUATAN BANGUNAN GEREJA GKST JEMAAT GLORIA TANGKURA Ebelhart Pandoyu; Marthen M. Tangkeallo; Yulisnawati Lawodi; Bleiser Tanari; Irnovia Pakpahan; Orva Elisabeth Wu’on; Elce Bansambua
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.866

Abstract

The earthquake on August 17, 2025, caused damage to the GKST Gloria Church, primarily classified as moderate non-structural, with overall damage intensity ranging from light to moderate. Structural shear cracks were found in the balcony beams supporting the tower columns, approximately 10 meters high. Moderate to severe non-structural damage to the brick walls occurred on part of the rear wall, resulting in corner failure and diagonal cracks. These visually observable damages led to the temporary suspension of the building's use for worship services. An inspection and outreach program was held on April 17, 2026, at the GKST Gloria Church in Tangkura, Poso Pesisir District, Poso Regency. The post-earthquake inspection included a visual inspection of the general condition of the building's installed components, such as columns, walls, floor slabs, and other structures. The inspection results provided four recommendations: A vertical crack in the wall separation area near the first-floor stairs with a gap width of ≈ 20 mm should be repaired with anchors; other horizontal, diagonal, and vertical cracks with a gap width of ≤ 5 mm should be repaired; other horizontal, diagonal, and vertical cracks with a gap width of > 5 mm should be repaired using wire mesh; and three reinforced concrete columns with damage to the outer covering (brick and mortar) should be repaired and reinforced. Keywords: inspection, church building, earthquake, structural assessment.
Implementasi Sustainable Entrepreneurship Modern Di Dusun Tulung Rejo, Desa Pujon Kidul Kabupaten Malang aulia dawam; ruski; sahrul hidayat; linda aulia
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.867

Abstract

This community service program aims to implement Modern Sustainable Entrepreneurship to develop the economic, environmental, and cultural potential of the community in Tulung Rejo Hamlet, Pujon Kidul Village, Malang Regency. The program was carried out using a participatory approach by directly involving the community in observation, education, practice, and mentoring activities. The main programs included utilizing cow manure as biogas, improving small and medium-sized enterprises (SMEs) through the production of ginger drinks made from ginger, sugar, and water, and introducing and preserving Angon Sapi Dance as a local cultural heritage. Data were collected through observation, interviews, documentation, and direct practice. The results showed that utilizing local potential can improve the community's knowledge and skills in managing resources more productively and sustainably. Converting cow manure into biogas can reduce livestock waste while producing alternative energy, while developing ginger drinks can increase the economic value of local products. The preservation of Angon Sapi Dance also contributes to strengthening the cultural identity of the local community. This program demonstrates that the implementation of Modern Sustainable Entrepreneurship can contribute to increasing community independence, protecting the environment, developing SMEs, and preserving local culture in a sustainable manner. Keywords: Sustainable, Entrepreneurship, Modern, Village