cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285213633358
Journal Mail Official
agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pertanian Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding Polewali Manda
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Agroterpadu
ISSN : -     EISSN : 28296168     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2 [Add to Citavi
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, dan Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Agroterpadu terbit tiga kali dalam setahun yaitu Maret, Juli dan November. Jurnal Agroterpadu mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian. Naskah yang diajukan adalah naskah Asli (tidak plagiat) dan belum pernah dipublikasikan.
Articles 202 Documents
Analisis Kelayakan Usaha Tani Nilam Terhadap Pendapatan Ekonomo Rumah Tangga Di Desa Ambopadang Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar Jabal Nur; Ishak Manggabarani; St Hijrah Alfiani
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 3, November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i3.6513

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kelayakan budidaya nilam untuk pendapatan rumah tangga di Desa Ambopadang, Kecamatan Tubbi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi budidaya nilam terhadap pendapatan rumah tangga dan untuk mengevaluasi kelayakan usaha ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budidaya nilam memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan petani. Berdasarkan jumlah tanaman yang ditanam, pendapatan dari budidaya nilam adalah sebagai berikut: 200 pohon, senilai Rp1.665.000 (rasio R/C 1,08), 500 pohon, senilai Rp5.365.000 (rasio R/C 2,92), dan 1.000 pohon, senilai Rp12.065.000 (rasio R/C 5,16). Mengingat semua nilai rasio R/C lebih dari 1, dapat disimpulkan bahwa budidaya nilam di Desa Ambopadang merupakan pilihan yang layak untuk menghasilkan pendapatan rumah tangga.
IDENTIFIKASI JENIS DAN MORFOLOGI TANAMAN SAGU (Metroxylon sp) DI KECAMATAN MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Siti Namriah; Harli A Karim; Masdar Fatman
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i2.6250

Abstract

Tanaman sagu atau (Metroxylon sp) tanaman asli Indonesia yang menjadi sember utama karbohidrat. dari (mogabay.co.id) salah satu media elektronik Indonesia menyatakan jumlah tumbuhan sagu belum bisa  ditetapkan, sebab awalnya tumbuhan sagu digolongkan dalam tumbuhan liar atau hutan. Penelitian ini dilaksanakan di empat desa yang berbeda diantaranya Kelurahan Matakali, Desa Barumbung, Desa Bunga-Bunga, dan Desa Pasiang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat pada bulan Februari 2023 – Maret 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di lapangan dengan pengambilan dat primer dan data sekunder untuk mendapatkan informsi yang lebih efektif.Hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat dua jenis tanaman sagu yang menunjukkan adanya penampilan morfologi yang bervariasi secara kaakter morfologis pada organ vegetatif terlihat pada karakter akar, batang maupun daun, dimana batang sagu tuni memiliki diameter batang 48-55 cm, panjang daun 160-173 cm dan lebar daun 8-10.3 cm sedangkan pada sagu molat memiliki diameter batang 41-47 cm, panjang daun 140-150 cm, dan lebar daun 7.5-8.5 cm.
PERSEPSI DAN TINGKAT PARTISIPASI PETANI TERHADAP BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA SALURURU KECAMATAN BAMBANG KABUPATEN MAMASA Siadina Siadina; Rismayani Ahmad; Mirsan Mirsan
Jurnal Agroterpadu Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Agroterpadu Volume 5, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v5i1.6391

Abstract

MIRSAN, NPM: 2023204016. Judul penelitian Persepsi Dan Tingkat Partisipasi Petani Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Di Desa Salururu Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa di Bimbing oleh . Siadina dan Rismayani Ahmad. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa melalui pemberdayaan ekonomi lokal. BUMDes didirikan dengan tujuan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya Desa dan menciptakan peluang usaha yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Di Desa Salururu, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, peran BUMDes menjadi semakin penting mengingat mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui persepsi dan tingkat partisipasi petani terhadap mamfaat pengelolaan BUMDES. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur persepsi dan tingkat partisipasi petani terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Salururu, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa. Metode kuantitatif dipilih karena memungkinkan pengumpulan data yang dapat dianalisis secara statistik untuk memberikan gambaran yang objektif tentang persepsi dan partisipasi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi petani terhadap BUMDES Salururu dengan indikator tujuan BUMDES, pelaksanaan kegiatan BUMDES dan manfaat BUMDES berada pada kategori sangat baik. Partisipasi petani terhadap BUMDES Salururu dengan indikator pengambilan Keputusan dalam BUMDES, Pelaksanaan program BUMDES serta pemantauan dan evaluasi program BUMDES berada pada kategori tinggi.
UJI EFEKTIVITAS VITAMIN B1 YANG DIAPLIKASIKAN PADA TANAMAN MONSTREA (Monstrea deliciosa ) DENGAN PERBANYAKAN MELALUI SULUR Rosdiana Rosdiana; Dahlia Nurdin; Satriani Satriani
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i2.6254

Abstract

Monstera deliciosa merupakan salah satu tanaman hias indoor yang memiliki daun yang sangat indah yang dapat dinikmati sepanjang tahun. Seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat permintaan akan tanaman hias pun ikut meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan suatu Teknik pembudidayaan yang diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang maksimall sehingga kebutuhan dan permintaan akan tanaman Monstera deliciosa dapat terpenuhi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat berlangsung dari bulan Pebruari sampai April 2022, bertujuan untuk mengetahui Uji Efektifitas Vitamin B1 yang diaplikasikan pada tanaman hias Monstera deliciosa dengan Perbanyakan melalui Sulur Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu Faktor yaitu Pemberian berbagai dosis Vitamin B1 kepada setek sulur pucuk dengan kombinasi S0 = Tampa Perlakuan, S1 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 1 cc/l air, S2 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 2 cc/l air, S3 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 3 cc/l air, S4 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 4 cc/l air, sehingga terdapat lima kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi diulang sebanyak tiga kali dan setiap perlakuan terdapat tiga tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah 45 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 3 cc/l air (S3) berpengaruh sangat nyata pada parameter waktu munculnya tunas, namun tidak mempengaruhi Tinggi tanaman, Jumlah Daun dan Jumlah Sulur.
Studi Penetapan Harga Jual Komoditi Bawang Merah Di Pasar Tradisional Wonomulyo Muh. Arman Yamin Pagala; St. Hijrah Alfiani; Andy Saputra; Nurmadian Nurmadina
Jurnal Agroterpadu Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Agroterpadu Volume 5, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v5i1.6347

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditi hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Enrekang dan didistribusikan ke berbagai daerah seperti Kab. Polewali Mandar yang dipasrkan ke Pasar Tradisional Wonomulyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penetapan harga jual bawang merah serta faktor-faktor yang memengaruhi harga di Pasar Tradisional Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 15 pedagang sebagai responden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang menetapkan harga menggunakan metode Cost Plus Pricing, yaitu dengan menjumlahkan biaya operasional dan margin keuntungan. Rata-rata biaya total sebesar Rp33.433/kg, sedangkan harga jual rata-rata Rp37.266/kg, dengan margin keuntungan Rp3.833/kg atau sekitar 11,47%. Selain perhitungan biaya, harga jual juga dipengaruhi oleh kualitas bawang merah, tingkat permintaan pasar, dan ketersediaan pasokan dari daerah produsen.                                                               Keywords : Penetapan Harga, Bawang Merah, Pasar Tradisional, Cost Plus Pricing, Fluktuasi Harga
PENGRUH PUPUK UREA DAN PUPUK KOMPOS KULIT KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SAYUR KANGKUNG DARAT (Ipomea Reptans Poir) Semuel Gandang; Abd. Jamal; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 3, November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i3.6378

Abstract

Abstract Semuel Gandang (2019204033) “Pengaruh Pupuk Kompos Kulit Kopi dan Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan serta Hasil Sayur Kangkung Darat (Ipomea reptans poir)” Dibawah bimbingan Abd. Jamal dan H. Hasanuddin KandatongKangkung darat (Ipomea reptans poir) adalah salah satu tipe sayuran yang sangat digemari di Indonesia dan menarik perhatian berbagai kalangan, karena rasa yang nikmat. Tanaman kangkung masuk dalam klasifikasi sayuran semusim, memiliki siklus hidup yang singkat dan tidak memerlukan area yang luas untuk tumbuh, sehingga sangat mudah untuk ditanam di daerah perkotaan yang sering kali memiliki lahan yang terbatas. Faktor pertama adalah penerapan kompos kulit kopi dengan dosis: K1: Tanah+kompos kulit kopi 1:2, K2: Tanah+kompos kulit kopi 1:1, K3: Tanah+kompos kulit kopi 2:1. Faktor kedua adalah penggunaan pupuk urea dengan dosis yang berbeda: U0 = (Kontrol), U1= 2,5 gram/polybag, U2= 5,0 gram/polybag. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis statistik yang dilakukan, disimpulkan bahwa penggunaan pupuk kompos kulit kopi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tanaman kangkung, sementara pupuk urea memberikan efek yang sangat signifikan pada semua perlakuan yang diuji. Perlakuan dengan pupuk kompos kulit kopi pada dosis Tanah+kompos kulit kopi 2:1 dan pupuk urea 5,0 gram/polibag (K3U2) menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya.
PENGARUH KEDALAMAN DAN PANJANG BIBIT YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DI KELURAHAN MANDING. Fitria Fitria; Abdul Jamal; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i2.4246

Abstract

Rumput laut (Eucheuma cottonii) merupakan komoditas perdagangan yang di mana ratusan produk telah di kembangkan dari bahan baku rumput laut dan sebagai sumber pendapatan petani dan devisa Negara, di gunakan di berbagai bidang industry makanan, farmasi, kedokteran, dan kosmetik. Penelitian ini di laksanakan di kelurahan manding, kecamatan polewali, kabupaten polewali mandar, provinsi Sulawesi barat telah berlangsung dari bulan januari 2023 sampai maret 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kedalaman dan panjang bibit yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi rumput laut (Eucheuma cottonii). Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Kelompok Faktorial(RAK) yang di susun terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama kedalaman yang terdiri dari tiga taraf yaitu: kedalaman 15 cm, 30 cm, 45 cm. faktor kedua panjang bibit yang terdiri dari tiga taraf yaitu 4 cm, 6 cm, 8 cm.hasil penelitian dan analisis data statistik maka dapat di tarik kesimpulan bahwa interaksi antar kedalaman 15 cm dan panjang bibit 8 cm (P3D1) memberikan hasil terbaik pada parameter lainnya. Penggunaan kedalaman 15 cm memberikan hasil terbaik dan berbeda pada parameter lainnya. Penggunaan panjang bibit 8 cm memberikan hasil terbaik pada parameter lainnya.
Penerapan Modal Sosial Dalam Peningkatan Produktivitas Kelompok Tani Rantai Bersama Di Desa Kurma Kecamatan Mapilli ISHAK MANGGABARANI; Andi Baso; YENNI IRWANDA LORINANTO
Jurnal Agroterpadu Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Agroterpadu Volume 5, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v5i1.6359

Abstract

Produktivitas kelompok tani dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah modal sosial yang mencakup kepercayaan, interaksi sosial, dan kemitraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial dalam mendukung kerja sama dan produktivitas Kelompok Tani "Rantai Bersama" serta mengidentifikasi strategi yang efektif dalam meminimalisir kendala dan memaksimalkan pemanfaatan modal sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 20 responden anggota kelompok tani, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif (persentase dan mean) serta koefisien hubungan sederhana. Hasil menunjukkan bahwa modal sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas dengan rata-rata 88%, dan hubungan yang sangat erat dengan produktivitas kelompok (K = 0.9987). Strategi efektif meliputi pelatihan dan penyuluhan, peningkatan kerja sama, serta pemanfaatan teknologi dan akses pasar dengan capaian rata-rata 79,5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan modal sosial melalui strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas kelompok tani
Pengaruh Penambahan Maggot Hermetia illucens dalam Pakan terhadap Pertumbuhan dan Distribusi Bobot Ayam Broiler Widya Rahayu; Muqriana Muqriana; Ibnu Annisa Surya; Nyansir Admaga; Santi Santi; Andi Tenri Bau Astuti Mahmud
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 3, November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i3.6863

Abstract

Penggunaan maggot Hermetia illucens sebagai sumber protein alternatif semakin banyak diaplikasikan dalam industri unggas karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta potensinya sebagai bahan pakan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh suplementasi maggot dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kondisi fisiologis ayam broiler. Sebanyak 40 ekor broiler dibagi ke dalam dua perlakuan, yaitu pakan komersial (P1) dan pakan dengan penambahan 60% maggot (P2). Pengamatan dilakukan selama 35 hari, meliputi bobot badan mingguan, sebaran pertumbuhan individu, kelincahan, warna bulu, dan warna jengger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2 menghasilkan peningkatan bobot badan yang lebih tinggi mulai minggu ketiga, disertai sebaran bobot yang lebih seragam dibanding P1. Ayam pada P2 juga menunjukkan indikator fisiologis yang lebih baik berupa aktivitas yang lebih tinggi, bulu lebih cerah, dan jengger lebih merah. Temuan ini mengindikasikan bahwa maggot H. illucens mampu meningkatkan pemanfaatan nutrien dan mendukung percepatan pertumbuhan pada fase grower–finisher. Dengan demikian, maggot berpotensi menjadi sumber protein alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam formulasi pakan broiler. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi parameter kesehatan internal dan menentukan tingkat inklusi optimum pada berbagai fase produksi.
Nilai pH, Overrun, Daya Leleh Dan Organoleptik Dengan Penambahan Ekstrak Jahe Pada Pembuatan Es Krim Megawati Megawati; Santi Santi; Adly Ismirandi
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6105

Abstract

Jahe (Zingiber Officinale) merupakan tanaman rempah yang umumnya dimanfaatkan sebagai minuman atau campuran pada bahan pangan, memiliki rasa pedas apabila dalam pengolahan dapat memberi sensasi sebagai pelega dan penyegar tenggorokan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan esktrak jahe yang berbda terhadap kualitas organoleptik, overrun, daya leleh dan pH Parameter yang diukur dalam penilitian ini tingkat kesukaan, waktu leleh, overrun, dan pH. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Sampel yang digunakan dalam pengujian adalah 4 jenis es krim dengan penambahan ekstrak jahe yang berbeda yaitu,   P0 kontrol, P1 10% ekstrak jahe, P2 20% ekstrak jahe, P3 30% ekstrak jahe. Peningkatan penggunaan ekstrak jahe dalam pengolahan es krim akan mengalami penurunan aroma susu, tekstur dan nilai kesukaan sedangkan aroma jahe mengalami peningkatan. Hasil penilitian menujukkan bahwa penambahan ekstrak jahe 20% dalam pembuatan es krim menghasilkan kualitas es krim yang baik.